Tags » Puisi

Pavlova

Waiting the bell rings, open the door to
His hugs and after work smells
Arm and arm on the sofa until
The oven clink

I eat, he eats the frikasse…

81 more words
Puisi

Rindu yang memaksa

Kurasakan degup jantungku hebat ketika dekat,seakan ku takut terdengar olehmu
Tinggalkan aku biar ku bisa bersamamu lagi
Melayang-layang dalam khayalku
sendiriii…

Sekarang dimana kau berada… 67 more words

PUisi

Burung cendrawasih

 

Di ujung timur kau berada

Kecil tapi bermakna,

Jengkal demi jengkal gunung-gunung pun sirna, di keruk dan dikikukan

Papua… oh papua, cendrawasih …oh yang di kasih… 54 more words

PUisi

Aku di sini…
Tetap di sini…
Memastikan bahwa kau tak sendiri…

Aku menunggumu meski kantuk menyergapku tanpa permisi,
Berusaha menunggu meski sinar rembulan beranjak dan berlalu pergi, 22 more words

Puisi

April adalah Engkau

bagai kepak sayap burung pulang
perkasa di selasar bintang,
laksana camar menjelajah riang
selami laut penuh tawa

waktupun betah berlabuh: menunggumu di bulan april

kuharap, engkau belumlah petang merah jingga di detik menit… 30 more words

Personal

Kembang Api

Kamu kembang api.

Meledak warna-warni.
Di tengah malam yang sepi.
Merayakan datangnya pagi.

Aku korek api.

Menyalakan kembang api
agar meledak warna-warni.
Ditiup angin tak ada yang peduli.

Fiksi Dan Imajinasi

Hari mendoa malam mengajak

Hari mendoa malam mengajak

Telah berlalu hari kini sudah dini lagi
Bermacam hal telah terlalui setiap individu hari ini
Juga aku, malam menemaniku.
Dengan lagu dengan irama yang menuntun ke kedalaman jiwa. 89 more words

Puisi