Tags » Puisi

Pria dan Sepasang Matanya

Kepada pria, dan sepasang matanya yang bernyawa..

Di suatu hari ketika langit dipenuhi bintang berbentuk hati, tepat hari ke-14 bulan februari..

Saat itu, Bayangannya tepat berpunggungan dengan lengan bulan.. 84 more words

Puisi

Setangkai mawar pengingat

Kisanak, jika kamu melintas di depan toko bunga itu, berhentilah sejenak. Sempatkanlah menikmati ranum mawar yang wanginya menawan, lalu pilihlah setangkai. Ambillah dengan niat penuh seluruh dan tukarlah dia dengan selembar uang pengganti keringatmu, lalu ciumlah penuh sukacita. 291 more words

Geodesi UGM

Puisi Tentang Kematian - Malaikat Tidak Tidur

Dingin merambah tubuh

Lidah Kelu terjegal kaku

Biru menghias tubuh yang kian pilu

Malaikat datang menjemputmu

Nafasmu yang tak pernah kau syukuri

Kini tertahan tanpa kau hindari… 178 more words

Kematian

Seminggu Akhir Februari

Senin
Baru tersadar hiruk pikuk yang kau buat
Entah fatamorgana atau hanya kebetulan
Kembaliku padaku
Pada ketenangan dan keanggunan
Kucoba diam sejenak, berbaikan dengan waktu… 159 more words

Ngacak

Kamu

Kamu yang buat aku tersenyum melulu
Galau kadang hantui hatiku
Kamu memang lucu, anak sekarang bilang kalo kamu unyu
Pinta hati bisa memiliki dirimu
Agar ada yang mengisi kekosongan hatiku
Iya, kamu…

Puisi

My Words

This time, I can’t arrange word by word to say,
No words, except….
Only one word to describe my feel,
“Believe”..

Yeach, I believe on you .. 111 more words

Puisi

Untuk Tuan - Puan (1)

Tuan penikmat alam dan puan penikmat coklat,
Sudahkah rasa kehilangan meracuni pikiran?
Disebutnya cinta, namun perpisahan adalah nyata
Disebutnya maaf, namun kesendirian adalah nyata
Salahkah bahwa keadaan yang membuat ini semakin mengular? 98 more words

Poems