Tags » PUISI 2

Merunut Nasib

Mataku menentang layar,

layar-layar kehidupan,

terbagi dalam ribuan buku,

buku-buku bayangan. 92 more words

Puisi Anomalika

REDUP

Memandang jalan dari sudut sofa

Kita mengerti bahwa hidup kadang sepi

Ah, setidaknya cangkirku belum kosong

Puisi

Cinta Tak Pernah Salah

cinta tak pernah salah

hak cinta untuk datang kapan pun waktunya

datang untuk siapa pun

dan cinta tak pernah membatasi waktu

tapi, bukan berarti cinta benar sepenuhnya… 43 more words

Curhatanku

Sudut Kota Jogjakarta

Akhir pekan di satu masa
Seperti biasa, aku berdiri di satu sudut yang sama
Menunggu dia. Si pencipta rindu dan asa

Kukayuh langkah kaki semakin cepat… 103 more words

Cinta