Tags » Daily Reflection

Lebay sama Hukum

Pentakosta mengakhiri masa Paska dan mengawali masa biasa dalam penanggalan Liturgi Gereja Katolik. Jelas tidak berarti Roh Kudus habis dikonsumsi para rasul, tetapi Roh Kudus senantiasa mencari bentuk manifestasi dalam hidup yang serba biasa, entah biasa di dalam (lingkup Gereja) maupun biasa di luar (lingkup Gereja). 284 more words

Daily Reflection

May 24, 2015 - 24 Mayo 2015

SUBMARINE

“It was in one Spirit that all of us, whether Jew or Greek, slave or free, were baptized.” —1 Corinthians 12:13 591 more words
Daily Reflection

Ribut Melulu di Dalam?

Ini contekan dari kotbah tetangga sebelah yang mempermainkan kata luar biasa dan biasa di luar. Poinnya, peristiwa Pentakosta itu ya sebetulnya peristiwa biasa saja. Selama tujuh minggu pasca kebangkitan, para rasul tetap diliputi rasa takut terhadap orang-orang Yahudi (padahal mereka itu ya orang Yahudi) sehingga mereka… 174 more words

Daily Reflection

Always Forgiven

All, from the least to greatest, shall know me, says the Lord,
for I will forgive their evildoing and remember their sin no more.

Jeremiah 31:34… 254 more words

Devotionals

Keterbukaan Kreatif, Keyakinan Naif

Kalau pada ayat penutup Injil Yohanes saja dikatakan: Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu… 209 more words

Daily Reflection

Makin Suci, Makin Banyak Dosa

Teks Injil hari ini termasuk familiar: Yesus tiga kali menanyai Petrus apakah ia mencintai Yesus. Mari kita buat yang tidak familiar. Bayangkanlah, ketika Yesus bertanya untuk pertama kalinya, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” dan langsung sedihlah hati Petrus karena pertanyaan itu lalu berkata kepada Yesus: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” (Yoh 21,17) Apa kira-kira respon Yesus? 199 more words

Daily Reflection