<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>tip-and-trick &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/tip-and-trick/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "tip-and-trick"</description>
	<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 12:22:44 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Broken CD's won't works on your players?]]></title>
<link>http://dani8008.wordpress.com/?p=13</link>
<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 10:52:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>dani8008</dc:creator>
<guid>http://dani8008.wordpress.com/?p=13</guid>
<description><![CDATA[It is nightmare when we have an old CD that works at the beginning but stuck after a long days. In t]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">It is nightmare when we have an old CD that works at the beginning but stuck after a long days. In the term of reliability it's natural, because any product will go lacking with the time of our usage. But we still can fix it with a single tips. And also we can save our money rather than purchase a new one. Here you are...<br />
1. Rub your CD with a smooth fabric like your shirt.<br />
2. Go to bathroom and have a small amount of toothbrush.<br />
3. Polish the damaged area on the scratched CD with the toothbrush.<br />
4. Run it on the player, console and other compatible device.<br />
5. Have a nice time
</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[How to remove RoboPDF menu from MS Office 2003 application menubar]]></title>
<link>http://ehsstudio.wordpress.com/2008/05/21/how-to-remove-robopdf-menu-from-ms-office-2003-application-menubar/</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 02:29:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>ehsstudio</dc:creator>
<guid>http://ehsstudio.wordpress.com/2008/05/21/how-to-remove-robopdf-menu-from-ms-office-2003-application-menubar/</guid>
<description><![CDATA[I was trying RoboPDF a couple months ago. When I had it uninstalled, there&#8217;s still a RoboPDF m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div>I was trying RoboPDF a couple months ago. When I had it uninstalled, there's still a RoboPDF menu persisted in Office 2003 application toolbar. Here's a magic tip to get it out:</p>
<ol>
<li>Download <a href="http://download.macromedia.com/pub/robopdf/files/robopdfcleanup.zip" target="_blank" title="get free RoboPDF cleaning tool here">RoboPDF cleaning tool</a> for free.</li>
<li>Run it, follow the instructions, then restart your PC.</li>
<li>Congrats! You're now free from that annoying menu.
</li>
</ol>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips menghilangkan noda atau coretan di furniture.]]></title>
<link>http://syant.wordpress.com/?p=17</link>
<pubDate>Tue, 15 Apr 2008 03:35:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>syant</dc:creator>
<guid>http://syant.wordpress.com/?p=17</guid>
<description><![CDATA[Noda atau coretan memang datang tanpa diundang, apalagi bagi yang di rumahnya dipenuhi si kecil yang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Noda atau coretan memang datang tanpa diundang, apalagi bagi yang di rumahnya dipenuhi si kecil yang nakal suka mencorat coret furniture kesayangan anda, mungkin efek dari salah satu iklan TV yang bilang 'berani kotor itu baik'. Sayang sekali bukan? (Bahasanya kok jadi kayak di majalah ibu-ibu gini? :b). Iseng-iseng blog walking saya kira tips berikut cukup berguna untuk di share dengan blogger sekalian. Senjata andalannya ? cuma pasta gigi ama baking soda. Lebih jelasnya simak aja demonya berikut ini :</p>
<p> <span style='text-align:center; display: block;'><object width='425' height='350'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/33DvnW7oLfA'></param><param name='wmode' value='transparent'></param><embed src='http://www.youtube.com/v/33DvnW7oLfA&rel=0' type='application/x-shockwave-flash' wmode='transparent' width='425' height='350'></embed></object></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TOP 10 Firefox Add On, Menjadikan Firefox Super Powerfull Browser!!!]]></title>
<link>http://syant.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 03:32:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>syant</dc:creator>
<guid>http://syant.wordpress.com/?p=14</guid>
<description><![CDATA[Bagi yang sudah mencoba berbagai browser yang ada, mulai dari IE , Opera, Mozilla, Firefox, safari ,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang sudah mencoba berbagai browser yang ada, mulai dari IE , Opera, Mozilla, Firefox, safari , Netscape atau bahkan <a title="Browser dalam browser" href="http://palary.org/" target="_blank">Palary</a>? Pasti sudah membandingkan dan tahu keunggulan masing-masing browser. Dari pengalaman mencicipi berbagai browser tersebut, maka pilihanku sekarang mantap untuk memakai Firefox, karena memang browser ini free, ampuh dan <em>customable</em>. Yang paling terakhir ini yang membuatku jatuh cinta, pengguna firefox yang lain juga kan? hehe.</p>
<p>Fenomena Firefox memang luar biasa, dari data statistik tahun 2004 IE masih menjadi <em>incumbent </em>dengan merajai <em>market share browser</em> sebanyak 79.26% untuk IE 6 dan 8.24% untuk IE 5. FIrefox? cuma kebagian 1 %. Namun dalam kurun waktu 4 tahun keadaan berubah drastis, berdasarkan data <a title="w3schools" href="http://www.w3schools.com/browsers/browsers_stats.asp" target="_blank">w3school</a> peta <em>market share</em> browser saat ini berubah menjadi seperti di tabel berikut :</p>
<table class="ex" border="1" cellspacing="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="20%" bgcolor="#c0c0c0"><strong>2008</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>IE7</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>IE6</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>IE5</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>Fx</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>Moz</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>S</strong></td>
<td bgcolor="#c0c0c0"><strong>O</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>February</td>
<td>22.0%</td>
<td>30.7%</td>
<td>1.7%</td>
<td>36.5%</td>
<td>1.1%</td>
<td>2.0%</td>
<td>1.4%</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em>Amazing rite</em>? Nah...Berbicara mengenai <em>add on</em> yang dimiliki Firefox, versiku sendiri ada di <em>list</em> di bawah ini, tapi karena kebutuhan setiap orang akan berbeda-beda (biasanya tergantung web yang paling sering dibuka apa), maka angka atau urutan disini tidak menunjukkan rating :</p>
<p>1.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1672">ImgLikeOpera</a> : Ini adalah<em> add on</em> yang paling <em>recommended</em> buat yang koneksi internetnya ngos-ngosan, atau langganan internet <em>volume based</em>, <em>dial up</em>, cocok deh buat masyarakat Indonesia yang <em>bandwith</em>nya kecil-kecil. Add on yang satu ini bisa menggantikan tombol 'show image' andalan opera, tamat deh riwayat opera. :b</p>
<p>2. <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/748">Greasemonkey </a>: Yang satu ini adalah add on untuk <em>custom script</em>, biasanya aku menggunakan ini untuk <a href="http://userscripts.org/scripts/show/11639" target="_blank">bypass megaupload country slot limit</a>, atau <a href="http://userscripts.org/scripts/show/9116" target="_blank">rapidshare delay time</a>.</p>
<p>3.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1865"><img class="icon" src="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/images/addon_icon/1865" alt="" /> Adblock Plus</a> : Jelas <em>add on</em> yang satu ini penting untuk menyapu bersih semua iklan, <em>pop up, banner</em> dan semacamnya yang semakin banyak bertebaran di website-website ramai semacam <a href="http://www.detik.com" target="_blank">detik.com</a> atau kaskus.us. SSsssstttttt.....<em>Add on</em> yang satu ini juga bisa dipakai untuk Download lagu dari <a href="http://syant.wordpress.com/wp-admin/www.esnips.com" target="_blank">Esnips</a> loh.</p>
<p>4.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/125">SwitchProxy Tool</a>: Dengan diblokirnya beberapa situs (youtube.com.rapidshare.com) yang memuat film 'you know that', <em>add on</em> yang satu ini makin banyak dicari untuk dipakai aonymous proxies. Meskipun <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/125"></a><a href="http://www.freeproxies.org/" target="_blank">http://www.freeproxies.org/</a>menawarkan begitu banyak web <em>anonymous proxy,</em> namun yang satu ini juga cukup <em>powerfull</em> jika anda memiliki banyak <em>proxy</em> yang anda gunakan tanpa memasukkannya secara manual tiap kali anda ingin berganti <em>proxy</em>.</p>
<p>5.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/427"><img class="icon" src="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/images/addon_icon/427" alt="" /> ScrapBook</a>: Jika Opera punya <em>notes</em>, Office punya <em>onenote</em>, maka ini lebih dari keduanya (lagi-lagi menurut ku). Add on yang satu ini bisa meng<em>caputure </em>tulisan yang anda blok untuk disimpan sebagai catatan, bahkan bisa untuk <em>capture</em> satu halaman penuh agar anda bisa membacanya secara <em>offline</em>. Nice.....</p>
<p>6. <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/26">Download Statusbar</a> : <em>Add on</em> yang ini sebagai pengganti <em>default</em> punya firefox yang gak terlalu nyaman, Dengan memakai <em>add on</em> ini, semua download akan ditampilkan pada <em>status bar</em> tanpa membuka pop up baru, praktis.</p>
<p>7.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1407">Clipmarks</a> : Beda dengan <em>scrapbook</em>, <em>Add on</em> ini melakukan <em>capture</em> pada <em>web page</em>, dan anda bisa memilih area yang ingin di <em>share</em> (tidak harus satu halaman penuh), hebatnya lagi anda bisa langsung share dengan siapapun yang anda inginkan, baik melalui email, clipmark.com, bahkan blog anda. Try this.....</p>
<p>8. <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/1269">Fasterfox </a>: Sesuai dengan namanya, add on ini untuk melakukan tweak pada performa network, biar browsing lebih ngacirrrr.........</p>
<p>9.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/424"><img class="icon" src="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/images/addon_icon/424" alt="" /> Wizz RSS News Reader</a>:Fenomena <em>Really Simple Syndication</em> emang tak terbendung, <em>add on</em> ini akan mengakomodir kebutuhan anda untuk berbagai RSS yang anda pilih. Arus informasi yang semakin cepat dan padat membuat <em>add on</em> yang satu ini menjadi barang wajib jika anda ingin tetap <em>up to date</em>. <em>Recommended</em>.</p>
<p>10.<a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3006">Video DownloadHelper </a>: Layaknya RSS, web 2.0 tidak kalah fenomenal, <em>youtube </em>dan <em>youtube-like</em> situs bermunculan seperti jamur. <em>Add on</em> ini mempermudah mengunduh video-video dengan <em>one click</em>, <em>work for images and audio too</em>, kurang apa coba?</p>
<p>Sebenarnya masih banyak sekali <em>top firefox add on</em> yang lain, mungkin anda punya yang terbaik menurut versi anda tapi terlewat oleh saya?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berbagai Jurus Menjebol Password Admin di Windows XP SP2]]></title>
<link>http://syant.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 12:42:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>syant</dc:creator>
<guid>http://syant.wordpress.com/?p=3</guid>
<description><![CDATA[Akhirnya bisa juga menembus sekuriti komputer kantor, hehe. Sebenarnya bukan berniat jahat atau meru]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya bisa juga menembus sekuriti komputer kantor, hehe. Sebenarnya bukan berniat jahat atau merusak, melainkan adanya keadaan yang aku rasa nggak 'fair' yang dilakukan admin. Komputer lain memiliki full access, sedangkan aku cuma power user, walhasil aq cuma bisa memakai komputer dengan segala keterbatasan install menginstall, bete donk!!!</p>
<p>Akhirnya dimulailah perjalanan dengan misi menemukan login admin di komputer sendiri, hehe. Gengsi donk anak IT nanya password ma orang lain, hehe. Jalannya memang nggak mulus seperti yang aku perkirakan sebelumnya. Dan memang disini berlaku pepatah banyak jalan menuju Roma, hehe.</p>
<p><strong>Jurus I :</strong></p>
<p>Bisa dibaca disini</p>
<p><strong><a href="http://firex.wordpress.com/2007/12/07/belajar-hack-yuck-3-hack-windows-xp-sp2/" target="_blank">KLIK DI SINI</a></strong></p>
<p>Dengan cara yang ini, kita berusaha mengambil hash password yang tersimpan di database SAM file windows menggunakan software <strong><a href="http://www.foofus.net/fizzgig/pwdump" target="_blank">pwdump</a></strong>. Hash file yang terenkripsi setelah itu akan di decript menggunakan program <strong><a href="http://www.openwall.com/john/e/john171w.zip" target="_blank">John The Ripper.</a></strong></p>
<p>tapi...kelemahannya , kamu musti punya akses sebagai admin di komputer yang bakal kamu serang. Bisa dengan pura-pura pinjem login, atau...instal key logger pas adminnya lagi benerin komputer.Kadang juga hasil ditampilkan semua Uppercase, padahal kan password case sensitive.</p>
<p><strong>Jurus II :</strong></p>
<p>Artikel komplitnya bisa dibaca di sini</p>
<p><strong><a href="http://chaidir.wordpress.com/2007/01/24/hack-windows-xp-password-dengan-ophcrack/" target="_blank">KLIK DI SINI</a></strong></p>
<p>Intinya kita nggak perlu menginstall apapun, cukup ubah setting bios agar loading ke CD (biasanya sih setting memang CD dulu, baru HD) , setelah itu tinggal ikuti wizard yang ada. Semua pekerjaan sudah di handle kok.</p>
<p>Tapi.....ternyata nggak mau jalan aplikasi ini dengan error screens not found (spec PC ku DELL, dan katanya emang agak bermasalah, yah...), dan setelah aku cobain di komputer lain berhasil muncul window, tapi dengan tulisan hash file not found, Emmm...kayaknya emang nggak berjodoh dengan cara yang menurut orang-orang paling ampuh ini.</p>
<p><strong>Jurus III :</strong></p>
<p>Buat aku ini benar-benar jurus maut, haha. Pertama dibandingkan dengan jurus ke II , yang musti mendownload <a href="http://sourceforge.net/project/showfiles.php?group_id=133599&#38;package_id=167699" target="_blank">OphCrakLiveCD </a>dengan ukuran 480an mega (Untung aku di surga bandwith , haha) , jurus ke III ini cuma butuh file 2 mega an(Jauh banget kan...).</p>
<p>Artikelnya bisa di baca di sini :</p>
<p><strong><a href="http://weblogs.hianoto.net/2006/04/reset-admin-password-di-winxp/" target="_blank">KLIK DI SINI</a></strong></p>
<p>dan , begitu dicoba...langsung tokcer, oh ya...aku nggak perlu reset password loh, malah mengupgrade accountku yang bukan admin menjadi admin. Hmmm...masih banyak loh fitur lain yang ditawarkan kalau mau beriseng-iseng ria, atau bernakal-nakal ria. tapi jangan bilang aku yang merekomendasikan loh...</p>
<p>:)</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Cara melepas Battery(accu)]]></title>
<link>http://axickarate.wordpress.com/2008/03/19/cara-melepas-batteryaccu/</link>
<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 08:04:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>reza-2454</dc:creator>
<guid>http://axickarate.wordpress.com/2008/03/19/cara-melepas-batteryaccu/</guid>
<description><![CDATA[CARA MELEPAS BATTERY YANG BENAR.
Pada kendaraan yang mengunakan immobiliser untuk pekerjaan melepas ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>CARA MELEPAS BATTERY YANG BENAR.</p>
<p>Pada kendaraan yang mengunakan immobiliser untuk pekerjaan melepas dan<br />
memasang battery harus melakukan prosedur di bawah ini.<br />
Prosedur ini di maksud untuk menjaga kondisi ECU / Komputer mesin dalam<br />
keadaan unlocked ( tidak terkunci ).<br />
<!--more--><br />
Langkah - langkah sbb :<br />
1. Buka kap mesin.<br />
2. Posisikan kunci kontak "ON" ( semua pintu dalam keadaan tertutup ).<br />
3. Turunkan kaca ( power window ) sisi pengemudi.<br />
4. Tunggu selama 10 detik.<br />
5. Buka pintu pengemudi.<br />
6. Tutup pintu pengemudi.<br />
7. Kunci kontak "OFF" ( tanpa membuka pintu ).<br />
8. Lepas pole battery negatif ( - ).<br />
9. Lepas pole battery postif ( + )</p>
<p>NOTE :<br />
- Waktu pekerjaan No. 7 s/d 9 maximun 10 menit.<br />
- Jika pengerjaan No. 7 s/d 9 dengan kondisi pintu terbuka waktunya 5<br />
lima) detik.</p>
<p>Source : peugeotindo.com</p>
<p>Mengganti Baterai Mobil Ber-immobilizer</p>
<p>Semakin canggih mobil, memang memerlukan sejumlah tatacara khusus untuk<br />
melakukan banyak hal teknis. Misalnya, untuk melepas baterai (populer<br />
disebut aki) dan menggantinya dengan yang baru, terdapat perbedaan antara<br />
mobil canggih dan kendaraan biasa. Kali ini yang dimaksud mobil berteknologi<br />
canggih antara lain bila kendaraan tersebut telah dilengkapi immobilizer<br />
(sistem pengunci khusus sehingga mesin mobil tak bisa hidup bila dilakukan<br />
tanpa prosedur resmi).</p>
<p>Melepaskan baterai pada mobil tanpa immobilizer dapat dilakukan seketika<br />
Anda mau. Tidak demikian dengan mobil canggih. Karena, bila pencopotan<br />
dilakukan serta merta, sistem komputer -- khususnya menyangkut penguncian<br />
pintu dan stater -- langsung akan mematikan sejumlah fungsi teknis. Dan,<br />
untuk kembali mengaktifkan dipastikan memerlukan bantuan bengkel, bila masih<br />
beruntung tidak membuat ECU (electronic cumputer unit) melakukan perintah<br />
yang salah.</p>
<p>Guna menghindari ECU 'ngambek' berikut ini informasi penting yang harus<br />
diketahui sehingga mesin dan seluruh rangkaian elektriknya tak terkunci.<br />
Paling tidak ini perlu Anda sampaikan pada penjual aki yang tak semua tahu<br />
tentang perlakukan khusus penggantian aki pada mobil ber-immobilizer.</p>
<p>Persiapkan alat untuk penggantian baterai<br />
Penggantian baterai pada mobil jenis ini harus dilakukan dalam waktu relatif<br />
cepat. Karena itu sejumlah peralatan pencopot terminal positip dan negatip<br />
harus dipersiapkan dengan seksama. Termasuk kesiapan baterai baru yang akan<br />
dipasangkan kemudian.</p>
<p>Kontak dalam posisi on<br />
Setelah membuka kap mesin dan mempersiapkan segala sesuatunya, posisikan<br />
kunci kontak mobil dalam keadaan on. Biarkan semua pintu mobil tertutup<br />
rapat. Pada keadaan ini, sistem ECU akan menangkap pesan bahwa seakan mobil<br />
bakal segera difungsikan. Karena, mesin hidup dan seluruh pintu tertutup.</p>
<p>Turunkan kaca jendela<br />
Sesaat setelah posisi kontak on dan Anda berada di dalam kabin, turunkan<br />
kaca jendala kanan hingga seluruhnya terbuka lebar. Ini paling penting,<br />
setelah kaca turun, tunggu 10 detik, kemudian buka pintu kanan itu dan<br />
secepat itu pula ditutup kembali. Tak ada pengaruh Anda tetap di dalam atau<br />
di luar mobil.</p>
<p>Kontak dalam posisi off<br />
Setelah pintu tertutup dan jendela tetap terbuka, segera geser posisi kontak<br />
menjadi off atau mati. Karena pintu tertutup maka ECU akan menangkap pesan<br />
bahwa mobil seakan tidak akan difungsikan. Namun karena jendela pintu<br />
terbuka maka komputer pun dibuat 'bingung'. Dan, pada posisi ini kepala<br />
baterai positip maupun negatip aman untuk dilepas.</p>
<p>Perhatikan batas waktu penggantian<br />
Sejak posisi kontak dibuat off, penggantian baterai harus dilakukan tak<br />
lebih dari sepuluh menit. Bila batas ini terlanggar maka komputer<br />
'terlanjur' kembali bisa mendeteksi adanya sesuatu yang harus membuat<br />
perintah mengunci. Silakan mencoba. Bila tak yakin penggantian baterai<br />
sebaiknya dilakukan pada bengkel resmi mobil bersangkutan.</p>
<p>Source : Republika  dikutip dari email ryan.swarangga@gmail.com DI milis AXIC</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berenang pada periode kehamilan]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/berenang-pada-periode-kehamilan/</link>
<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 03:26:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/berenang-pada-periode-kehamilan/</guid>
<description><![CDATA[Kehamilan Anda normal? Aha! Ayo berenang. Tubuh makin bugar dan persalinan bakal lancar.
Ibu hamil m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kehamilan Anda normal? Aha! Ayo berenang. Tubuh makin bugar dan persalinan bakal lancar.</p>
<p>Ibu hamil mesti memiliki tubuh bugar. Nah, untuk memelihara kebugaran itu, Anda mesti rajin olahraga. Tahukah Anda, berenang merupakan olahraga terbaik bagi ibu hamil?<br />
<!--more--><br />
<span style="font-weight:bold;">Banyak keuntungan</span></p>
<p>Supaya bisa bergerak melayang di air, tubuh kita memanfaatkan kekuatan kelompok otot-otot besar di lengan dan kaki. Gerakan otot besar inilah yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran tubuh. Seperti olahraga aerobik lainnya, berenang juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan memroses oksigen.</p>
<p>Kalau tubuh ibu sanggup menyedot lebih banyak oksigen, maka kebutuhan janin akan oksigen pun tercukupi. Ini artinya, janin juga menikmati kebugaran yang optimal.</p>
<p>Selain itu, berenang sangat bagus karena merupakan kegiatan non-weight bearing, yaitu kegiatan yang gaya gravitasi buminya rendah. Di dalam kolam, tubuh terasa lebih ringan karena ‘ditopang’ air. Ketika berenang, kita tidak merasakan adanya beban, sekalipun sebenarnya berat kita bertambah karena hamil.</p>
<p>Hal ini benar-benar sangat menguntungkan. Seperti diketahui, selama hamil, tubuh mengeluarkan hormon relaksin, yaitu hormon yang membuat otot-otot di persendian selama hamil lebih lentur dari biasanya. Kelenturan inilah yang sangat menolong lancarnya proses persalinan kelak. Namun di *sisi lain, kondisi ini juga rentan bagi ibu hamil untuk overstretching (terlalu regang), sehingga mudah keseleo atau terkilir ketika berolahraga. Nah, dengan olahraga yang non-weight bearing, diharapkan risiko terjadinya keseleo atau terkilir juga rendah.</p>
<p>Yang jelas, sekalipun non-weight bearing, namun gerakan-gerakan renang sangat tepat untuk meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru, serta melancarkan sistem peredaran darah.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Aturan main</span></p>
<p>Tunggu dulu! Jangan langsung nyebur ke kolam. Anda sebaiknya memeriksakan dulu kondisi kehamilan Anda ke dokter. Biarkan dokter Anda mengecek tuntas kesehatan dan kebugaran Anda. Jangan lupa tanyakan boleh tidaknya Anda berenang. Asal Anda tahu, sampai saat ini belum ada bukti bahwa berenang bisa mengakibatkan keguguran, persalinan prematur maupun hambatan proses persalinan lainnya. Dengan syarat tubuh Anda sehat dan bugar, lho!</p>
<p>Jika sebelum hamil terbiasa berenang, maka Anda dapat meneruskan kebiasaan ini dengan mudah. Jika Anda tidak terbiasa berenang sebelumnya, maka Anda harus memulainya dengan perlahan-lahan, seperti melakukan senam aerobik dalam air kolam setinggi dada.</p>
<p>Jika semuanya oke, mulailah berenang dengan memperhatikan beberapa hal berikut.</p>
<p>* Waktu berenang terbaik adalah pagi hari pukul 6.00–8.00, atau sore setelah pukul 15.00.</p>
<p>* Jangan lupa mengoleskan tabir surya, agar kulit Anda terlindung dari sengatan sinar matahari.</p>
<p>* Lakukan pemanasan terlebih dahulu disertai peregangan (dan tentu saja, lakukan juga pendinginan sesudahnya). Anda dapat melakukan pemanasan dan peregangan di luar atau dalam air.</p>
<p>* Minumlah banyak cairan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda ketika berenang, agar terhindar dari dehidrasi (tubuh kekurangan cairan).</p>
<p>* Konsumsi makanan yang baik dan bergizi seimbang sesuai kalori yang dibutuhkan.</p>
<p>Selain itu, mengingat kondisi kehamilan tiap trimester berbeda, tak ada salahnya Anda simak tip berenang berikut ini.<br />
<br /><span style="font-weight:bold;">* Trimester pertama</span></p>
<p>Untuk keuntungan yang maksimal, Anda dapat berenang setiap hari sekitar 20 menit. Berenang di pagi hari, diperkirakan biasa mengatasi morning sickness (mual dan muntah yang biasa terjadi di trimester pertama).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">* Trimester kedua</span></p>
<p>Anda tak perlu menurunkan frekuensi latihan renang sekalipun perut semakin membesar. Namun, sebaiknya tetap disesuaikan dengan kemampuan Anda. Beristirahatlah bila Anda merasa lelah.<br />
<br /><span style="font-weight:bold;">* Trimester ketiga</span></p>
<p>Bila perut semakin besar dan gerakan Anda mulai terasa terbatas, perhatikan juga keseimbangan tubuh Anda. Jika khawatir berenang ke tengah kolam, Anda bisa melakukan latihan di tepi kolam sambil berpegangan pada bibir kolam.</p>
<p>Hal yang perlu diperhatikan adalah baju renang Anda yang mungkin sudah semakin sempit. Cobalah mencari baju renang yang sesuai dengan ukuran tubuh Anda, sehingga Anda nyaman mengenakannya.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Retno Wahab Supriyadi</span><br />
Konsultasi ilmiah: dr. Tanya Rotikan, Sp.KO, staf pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menyetir saat hamil]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/menyetir-saat-hamil/</link>
<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 02:34:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/menyetir-saat-hamil/</guid>
<description><![CDATA[ Jangan khawatir berlebihan terhadap keselamatan janin. Anda tetap bisa beraktivitas, termasuk meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> Jangan khawatir berlebihan terhadap keselamatan janin. Anda tetap bisa beraktivitas, termasuk mengemudikan mobil.</p>
<p>Ya, selama kehamilan Anda tidak bermasalah dan tidak berisiko tinggi, sebenarnya boleh-boleh saja mengemudikan mobil. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengingat tubuh Anda pada saat ini memang tidak seperti biasanya.<br />
<!--more--><br />
<br /><span style="font-weight:bold;">Waktunya musti pas</span></p>
<p>Saat paling aman untuk duduk di belakang setir mobil adalah ketika kehamilan Anda berada pada rentang usia 14-27 minggu (trimester ke-2). Pasalnya, pada usia kehamilan ini, keluhan berupa mual dan muntah akibat morning sickness sudah Anda lewati. Selain itu, janin Anda belum terlalu besar, sehingga tidak akan menekan perut.</p>
<p>Hanya saja, kalau Anda mengemudikan mobil untuk perjalanan jauh, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut.</p>
<p>* Lakukan pemeriksaan lengkap terhadap kandungan Anda. Jika dokter menyatakan Anda dan si kecil dalam kondisi aman, ya silakan menyetir.<br />
* Stop mengemudi begitu Anda pusing, kecapaian, dan sebagainya. Berhentilah atau minta teman seperjalanan untuk menggantikan Anda.<br />
* Ganjal bagian belakang tubuh dengan bantal, sehingga Anda lebih nyaman menyetir.<br />
* Jangan salah pakai baju hamil dan alas kaki agar nyaman. Idealnya, Anda memakai celana panjang. Selain itu, kenakan sepatu atau sandal yang tidak berhak dan solnya tidak licin.<br />
* Begitu usia kehamilan agak lanjut, sebaiknya Anda selalu didampingi. Bukan apa-apa. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kontraksi atau perdarahan, Anda bisa segera mendapat pertolongan.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Aman dengan sabuk pengaman</span></p>
<p>Demi keselamatan Anda, mengenakan sabuk pengaman adalah sebuah keharusan. Nah, biar perut Anda tetap “aman”, ini kiatnya.</p>
<p>* Sabuk pengaman untuk menahan bagian atas tubuh ditempatkan menyilang pada celah antara kedua payudara. Jadi, jangan sampai menekan salah satu payudara.<br />
* Sabuk pengaman untuk menahan bagian bawah tubuh ditempatkan di bawah perut Anda. Dengan begitu, perut tidak tertekan.</p>
<p>Nah, selamat menyetir dengan aman dan nyaman.<span style="font-weight:bold;"></p>
<p>Sri Lestariningsih </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pembengkakan dan kram kaki]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/pembengkakan-dan-kram-kaki/</link>
<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 02:31:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/pembengkakan-dan-kram-kaki/</guid>
<description><![CDATA[Sepasang kaki Anda sering jadi sasaran berbagai gangguan ketika hamil. Bisa kok diantisipasi&#8230;
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sepasang kaki Anda sering jadi sasaran berbagai gangguan ketika hamil. Bisa kok diantisipasi...</p>
<p>Tubuh Anda mengalami banyak perubahan ketika menyiapkan diri untuk menyambut si jabang bayi. Perubahan ini pun memunculkan masalah dan rasa tidak nyaman. Di antaranya, gangguan pada kaki.<br />
<!--more--></p>
<p><span style="font-weight:bold;">Kram kaki</span></p>
<p>Kram kaki banyak dikeluhkan ibu hamil, terutama pada trimester kedua. Bentuk gangguan berupa kontraksi keras pada otot betis atau otot telapak kaki. Kram kaki cenderung menyerang pada malam hari selama 1-2 menit. Walau singkat, tapi bisa mengganggu tidur nyenyak Anda, karena rasa sakit yang menekan betis atau telapak kaki.</p>
<p>Hingga kini, penyebab kram belum diketahui pasti. Diduga kadar kalsium, kalium (potasium), dan magnesium terlalu rendah, sementara fosfor dalam darah terlalu tinggi. Ketidakseimbangan mineral tersebut memicu gangguan pada sistem persarafan otot-otot tubuh.</p>
<p>Penyebab lainnya adalah, kelelahan yang berkepanjangan, serta tekanan rahim pada beberapa titik persarafan yang berhubungan dengan saraf-saraf kaki.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Trik mengatasi kram kaki</span></p>
<p>* Meningkatkan konsumsi makanan kaya kalsium dan magnesium, seperti susu dan produk olahannya, serta aneka sayuran berdaun. Kalau ini sulit dipenuhi, Anda dapat mengonsumsi suplemen dalam bentuk tablet, sesuai petunjuk dokter.</p>
<p>* Berolahraga secara teratur. Olahraga dapat memperlancar aliran darah dalam tubuh.</p>
<p>* Jika kram menyerang pada malam hari, bangkitlah dari tempat tidur. Lalu, berdiri selama beberapa saat. Tetap lakukan meski kaki terasa sakit.</p>
<p>* Bisa juga Anda lakukan pijatan. Luruskan kaki. Minta bantuan suami untuk menarik telapak kaki ke arah tubuh dengan sebelah tangan, sementara tangan satunya menekan lutut ke bawah. Tahan selama beberapa detik sampai kramnya hilang.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Pembengkakan di kaki</span></p>
<p>Pembengkakan (edema) yakni penimbunan cairan akibat kadar garam (natrium) yang terlalu tinggi dalam tubuh. Natrium memang bersifat menahan air. Kelebihan air dalam tubuh jadi sulit dikeluarkan karena diikat oleh ion-ion natrium. Biasanya, edema muncul di trimester ketiga kehamilan.</p>
<p>Sebenarnya, pembengkakan dapat terjadi di seluruh tubuh. Tapi, bagian tubuh yang sering jadi “sasaran” berkumpulnya cairan adalah tangan dan kaki. Itu semua karena sifat air yang selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah.</p>
<p>Walau wajar tapi jangan dianggap sepele. Karena edema bisa merupakan gejala tekanan darah tinggi dan urin mengandung protein, selain gejala keracunan kehamilan (preeklampsia). Padahal, preeklampsia yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi eklampsia, yang sangat fatal bagi Anda dan janin.<br />
<br /><span style="font-weight:bold;">Mengatasi edema</span></p>
<p>* Mengurangi makanan asin.</p>
<p>* Setelah bangun pagi, angkat kaki selama beberapa saat. Bisa juga Anda mengganjal kaki dengan bantal agar aliran darah tidak sempat berkumpul di pergelangan dan telapak kaki.</p>
<p>* Sering-seringlah mengangkat kaki, agar cairan di kaki mengalir ke bagian atas tubuh.</p>
<p>* Bagi ibu yang bekerja di kantor dan banyak duduk, jaga agar posisi kaki lebih tinggi. Gunakan bangku kecil atau tumpukan buku sebagai penopang kaki.</p>
<p>* Jangan berdiri terus-menerus untuk waktu yang lama.</p>
<p>* Banyak-banyak minum air putih (± 2 liter sehari). Jangan pikir bahwa minum air malah memperburuk kondisi edema ini! Justru, memasukkan cairan ke dalam tubuh akan membuat tubuh sedikit menyimpan air. Bukankah Anda jadi rajin buang air kecil?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Laila Andaryani Hadis</span></p>
<p>Konsultasi ilmiah: dr. I.P.G. Kayika, Sp.OG, POGI Jaya, Divisi Obstetri dan Ginekologi Sosial, Departemen Obstetri dan Ginekologi, FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Zat yg harus dihindari bagi ibu hamil]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/zat-yg-harus-dihindari-bagi-ibu-hamil/</link>
<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 02:28:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/zat-yg-harus-dihindari-bagi-ibu-hamil/</guid>
<description><![CDATA[Zat kimia dan jasad renik dalam produk-produk rumah tangga dan makanan memang bisa saja jadi musuh j]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Zat kimia dan jasad renik dalam produk-produk rumah tangga dan makanan memang bisa saja jadi musuh janin. Asal patuh pada rambu-rambunya, janin Anda tetap bisa selamat kok.</p>
<p>Terpaparnya tubuh dengan berbagai zat kimia dan jasad renik memang bisa terjadi melalui berbagai cara. Misalnya, terhirup lewat udara, terserap lewat kulit atau mata, bahkan bisa juga tertelan.<br />
<!--more--></p>
<p>Dan, dari www.marchofdimes.com disebutkan, ada lebih dari 4 juta jenis zat kimia yang digunakan di lingkungan rumah dengan informasi yang sedikit tentang efeknya terhadap kehamilan dan janin. Padahal, dampaknya tidak main-main. Zat kimia tersebut bisa mengancam kesehatan janin Anda.</p>
<p>Juga, bila Anda mengonsumsi jasad renik yang ‘kebetulan’ berada di dalam makanan, dampak ke janin akan sama buruknya. Ingin tahu produknya? Adakah aturan mainnya agar Anda bisa terbebas dari risiko ini?</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Berbagai produk yang perlu diwaspadai</span></p>
<p>Untuk mudahnya, produk-produk yang ada di rumah dibedakan menjadi dua, yakni:</p>
<p>Produk-produk rumah tangga</p>
<p>A. Tiner dan cat minyak</p>
<p>Kandungan : Logam berat, seperti timbal dan cadmium.</p>
<p>Risiko :</p>
<p>- Bila terpapar logam berat dalam waktu yang lama:<br />
     * Bayi lahir dengan berat badan rendah.<br />
     * Bayi dengan cacat tubuh.<br />
     * Bayi lahir sebelum waktunya (prematur).<br />
     * Keguguran.</p>
<p>- Dalam tingkatan yang paling ringan, uap dari cat dan bensin bisa menyebabkan mual dan pusing-pusing.</p>
<p>B. Produk-produk aerosol, pemutih, pembersih lantai, lem, penyegar udara, serta pembersih kaca</p>
<p>Kandungan : Semua produk rumah tangga ini memakai bahan-bahan kimia organik yang mudah menguap, seperti toluene, xylenes dan phenol. Bahan-bahan kimia ini adalah bahan disinfektan untuk membunuh kuman.</p>
<p>Risiko :</p>
<p>* Bayi lahir dengan kelainan saraf dan retardasi mental.<br />
* Bayi lahir dengan cacat tubuh.</p>
<p>C. Cat rambut</p>
<p>Kandungan : Ter (belangkin) dan zat kimia keras lainnya</p>
<p>Risiko : Keguguran.</p>
<p>Catatan : Menurut www.health.discovery.com, sejauh ini belum ada kasus ibu yang keguguran akibat menggunakan cat rambut. Meski begitu, belum ada pula bukti yang jelas-jelas menyatakan bahwa zat kimia yang terkandung di dalamnya juga aman. Jadi? Kesimpulannya, beberapa ahli menyarankan agar wanita hamil sebaiknya menunda dulu keinginannya untuk mengecat rambut, terutama di trimester pertama.</p>
<p>D. Insektisida (cairan pembasmi serangga) dan insect repellant (cairan penangkal serangga yang dioleskan ke tubuh)</p>
<p>Kandungan : Pestisida</p>
<p>Risiko : Terpapar dalam jumlah banyak:</p>
<p>• Keguguran.</p>
<p>• Bayi lahir prematur.</p>
<p>• Bayi lahir cacat.</p>
<p>• Mempengaruhi sistem reproduksi janin.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Makanan</span></p>
<p>A. Ikan mentah</p>
<p>Biasanya, ikan mentah digunakan dalam makanan Jepang, seperti sashimi dan sushi.</p>
<p>Kandungan : Dikhawatirkan mengandung merkuri.</p>
<p>Risiko : Ibu hamil yang terkontaminasi merkuri berpotensi:</p>
<p>* Bayi lahir dengan kerusakan saraf.<br />
* Bayi lahir dengan cacat tubuh.<br />
* Bayi menderita kanker.</p>
<p>Catatan : Saat hamil, sebisa mungkin hindari mengonsumsi ikan mentah. Tapi, kalau Anda tetap ingin mengonsumsinya, pastikan ikan tersebut tidak berasal dari laut yang tercemar limbah pabrik.</p>
<p>B. Daging sapi atau ayam mentah atau dimasak setengah matang</p>
<p>Kandungan : Parasit toksoplasmosis dan bakteri salmonella.</p>
<p>Risiko :</p>
<p>* Toksoplasmosis: menyebabkan kerusakan pada organ dalam, sistem saraf pusat, serta kebutaan janin.</p>
<p>* Salmonella: menyebabkan diare dan dehidrasi. Diare yang terus menerus dapat menimbulkan kontraksi rahim, sehingga membahayakan janin Anda. Sedangkan dehidrasi dapat mengganggu keseimbangan cairan elektrolit di dalam tubuh.</p>
<p>Catatan: Kalau Anda ingin tetap makan daging sapi dan ayam, sebaiknya dimasak hingga benar-benar matang. Dengan begitu, kedua jasad renik ini tidak ‘sempat’ bercokol.</p>
<p>C. Sosis</p>
<p>Kandungan : Nitrat yang digunakan sebagai pengawet.</p>
<p>Risiko : Terlalu banyak nitrat dikhawatirkan akan menimbulkan suatu kondisi yang disebut methemoglobinemia , yaitu gangguan darah dimana janin tidak menerima cukup oksigen. Pasalnya, karena nitrat bersifat mengikat oksigen.</p>
<p>Catatan : Jangan takut makan sosis. Anda kan tidak akan makan sosis sebanyak 1 kg setiap harinya? Jika hanya makan 1-2 potong sosis, tak usah terlalu cemas.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Ini kiatnya!</span></p>
<p>Sebenarnya, asal pemakaian berbagai zat kimia dalam produk-produk rumahtangga tidak melewati batas, yakni dipakai sesuai dosis yang dianjurkan serta tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus, Anda tak perlu cemas terhadap kesehatan janin Anda.</p>
<p>Proses gangguan pada perkembangan janin terjadi karena akumulasi atau penimbunan zat-zat itu. Akibat terpapar terlalu lama, akhirnya zat-zat kimia tadi tidak bisa lagi dikeluarkan oleh tubuh. Nah, akumulasi dari zat-zat yang toksik itulah yang berbahaya bagi tubuh dan janin.Akibatnya? Ya, janin ikut-ikutan “menyimpan” racun-racun tadi di dalam tubuhnya.</p>
<p>Bagaimana dengan jasad-jasad renik yang ada di makanan? Yang pasti, waspadai makanan yang tidak higienis. Bisa jadi, makanan itu tercemar jasad renik, seperti bakteri salmonella. Memang, jasad renik yang mencemari makanan memang tidak bersifat akumulatif. Meski begitu, bila Anda terkontaminasi jasad renik melalui makanan, biasanya akan langsung timbul gejala. Misalnya, diare. Padahal, jika ibu hamil diare, janin pun ikut “menanggung” akibatnya. Sebab, diare bisa menyebabkan kontraksi rahim.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Laila Andaryani Hadis</span><br />
Konsultasi ilmiah: Bambang Wispriyono, Apt.,Ph.D, staf pengajar Toksikologi, Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengatasi nyeri pinggang]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/mengatasi-nyeri-pinggang/</link>
<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 02:24:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/12/mengatasi-nyeri-pinggang/</guid>
<description><![CDATA[Duduk Tepat, Nyeri Hilang
Punggung pegal, pinggang dan panggul nyeri, itu memang keluhan rutin ibu h]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Duduk Tepat, Nyeri Hilang</p>
<p>Punggung pegal, pinggang dan panggul nyeri, itu memang keluhan rutin ibu hamil. Mau tahu “resepnya”? Jaga sikap duduk Anda.</p>
<p>Sejalan dengan membesarnya kehamilan, keluhan pun mulai bermunculan. Mula-mula, mungkin hanya berupa sakit punggung, lalu merembet ke yang lain-lain. Semua gangguan itu sebenarnya karena perubahan kadar hormon progesteron di tubuh yang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi persalinan. Kadar hormon ini tiba-tiba melonjak!<br />
<!--more--><br />
<br /><span style="font-weight:bold;">Kalau progesteron meningkat</span></p>
<p>Tingginya kadar hormon progesteron menyebabkan terjadinya peregangan pada sendi-sendi tulang belakang, sehingga daya lentingnya pun berkurang. Untuk mengatasinya, otot-otot punggung harus mengimbangi pengurangan daya lenting tersebut, sehingga menimbulkan pegal dan nyeri.</p>
<p>Rasa pegal dan nyeri tersebut bisa juga terjadi karena pergeseran titik keseimbangan tubuh akibat beban berat pada perut. Setengah dari berat tubuh Anda saat ini memang terletak pada bagian depan tubuh. Nah, agar tubuh tetap seimbang, biasanya Anda mencondongkan bahu ke belakang serta menonjolkan perut. Posisi tubuh seperti ini akan menyebabkan terbentuknya “celah” di antara ruas-ruas persendian tulang belakang, yang justru menimbulkan rasa pegal dan nyeri.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Ini kiatnya!</span></p>
<p>Ada beberapa kiat untuk mengatasi atau mengurangi keluhan nyeri pinggang, panggul dan pinggul. Salah satunya adalah dengan menjaga sikap tubuh Anda ketika duduk.</p>
<p>* Saat duduk, tulang belakang harus selalu tegak.<br />
* Jangan membungkukkan tubuh ketika duduk.<br />
* Naikkan kaki di atas bangku kecil atau sofa selama duduk. Lakukan sesering mungkin untuk memperkecil kemungkinan terjadinya sumbatan pada aliran darah di kaki. Kalau aliran darah pada kedua kaki lancar-lancar saja, berbagai keluhan akan langsung hilang.<br />
* Jangan menyilangkan kaki ketika duduk tegak, sebab akan menghambat aliran darah di kaki.<br />
* Hindari duduk terlalu lama, karena punggung Anda akan merasa lelah. Atasi dengan cara meletakkan kepala di atas meja selama beberapa waktu. Lalu, cobalah untuk meregangkan bagian belakang leher.<br />
* Ganjal belakang punggung dengan bantal yang empuk. Dengan begitu, tulang belakang Anda selalu tersangga dengan baik</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Sri Lestariningsih</span><br />
Konsultasi ilmiah: dr. Lastiko Bramantyo, Sp.OG, POGI Jaya, RSIA Hermina, Jatinegara, Jakarta</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Berat Badan Ibu vs Pertumbuhan Janin]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/07/berat-badan-ibu-vs-pertumbuhan-janin/</link>
<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 04:43:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/07/berat-badan-ibu-vs-pertumbuhan-janin/</guid>
<description><![CDATA[Berat badan sebelum hamil dan kenaikan berat badan selama hamil, ternyata berpengaruh terhadap keseh]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Berat badan sebelum hamil dan kenaikan berat badan selama hamil, ternyata berpengaruh terhadap kesehatan dan pertumbuhan janin. Jadi, harus bagaimana dong? Kesehatan dan pertumbuhan janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibunya. Salah satu faktor penting kesehatan ibu itu adalah pengaturan berat badan. Akan lebih baik lagi, bila hal ini dilakukan sejak Anda merencanakan kehamilan.</p>
<p><!--more--></p>
<p align="justify">Khusus wanita Asia dewasa, bila menggunakan indeks massa tubuh (lihat boks “Menghitung Indeks Massa Tubuh”) , maka berat badan normal berada dalam rentang 19-23. Jadi, bila berat badan Anda sebelum hamil termasuk kurang atau berlebih, naikkan atau turunkan dulu. Asal tahu saja, berat badan calon ibu yang kurang (kurus) atau berlebih (gemuk) akan membuat kehamilannya berisiko (lihat boks “Perhatian!”). Dan, berat badan sebelum hamil juga mempengaruhi jumlah kenaikan berat badan selama hamil. Makanya, konsultasikan lebih dulu hal ini dengan dokter Anda. Dengan begitu, bisa ditentukan kenaikan berat badan selama hamil yang paling pas. Inilah beberapa hal yang bisa dijadikan bahan pertimbangan:</p>
<p>* Bila berat badan sebelum hamil normal, maka kenaikan berat Anda sebaiknya antara 9-12 kg.<br />
* Kalau sebelumnya berlebih, kenaikan berat badan cukup antara 6-9 kg.<br />
* Bila sebelum kehamilan berat badan Anda kurang, kenaikan berat badan sebaiknya antara 12-15 kg.<br />
* Jika mengandung bayi kembar dua atau lebih, kenaikan berat badan selama hamil harus lebih banyak lagi, tergantung jumlah bayi Anda.</p>
<p>Yang pasti, bila kenaikan berat badan Anda selama hamil masih dalam rentang yang ideal, tak usah khawatir. Karena, kenaikan berat badan tersebut bukan hanya disebabkan oleh terjadinya timbunan lemak, melainkan juga akibat proses tumbuh-kembang janin, pertambahan berat rahim, plasenta, volume darah, cairan ketuban, cairan dalam jaringan tubuh Anda, dan membesarnya payudara.</p>
<p>Jeli Pilih makanan</p>
<p align="justify">Sebenarnya, yang penting adalah pola kenaikan berat badan Anda selama hamil, dan bukan total kenaikan berat badan Anda. Apa artinya?</p>
<p align="justify">* Selama trimester pertama , biasanya terjadi kenaikan berat badan minimal, yaitu 1-2 kg. Jadi, walau Anda sering merasa mual dan hilang nafsu makan, berat badan harus tetap naik. Karena, pada trimester ini, otak, pancaindera dan alat kelamin janin sedang dibentuk. Biasanya, rasa mual bisa dihindari dengan menghindari makanan yang berlemak, makanan dingin, atau terlalu asam.</p>
<p align="justify">* Menginjak trimester kedua , nafsu makan Anda biasanya sudah pulih. Makanya, mulai saat ini, Anda harus ekstra hati-hati. Idealnya, kenaikan berat badan rata-rata 0,35-0,4 kg per minggu. Yang baik memang kenaikan berat badan Anda terjadi secara perlahan dan kontinyu. Sebagai catatan, kenaikan yang berlebih atau sangat cepat bisa jadi indikasi awal terjadinya keracunan kehamilan atau diabetes.</p>
<p align="justify">Juga, sebaiknya Anda tetap berusaha mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan bahan makanan yang bervariasi, sesu ai kebu t u han tubuh saat hamil. Dengan perkiraan kenaikan berat badan selama hamil rata-rata sekitar 12,5 kg, maka tubuh Anda butuh tambahan energi sebesar 70.000-80.000 Kal. Pertambahan kalori ini, terutama diperlukan pada 20 minggu terakhir masa kehamilan, yaitu ketika pertumbuhan janin berlangsung sangat pesat. Bila 80.000 Kal dibagi 40 minggu (280 hari), maka tambahan kalori yang Anda perlukan adalah antara 285-300 Kalori per hari.</p>
<p align="justify">Lalu, mengingat Anda sedang ‘menumbuhkan’ bayi, upayakan agar kalori yang Anda peroleh berasal dari makanan yang bergizi. Hindari mengonsumsi terlalu banyak junkfood atau makanan yang hanya mengandung kalori tinggi, seperti karbohidrat, lemak, dan gula. Selain hanya mengandung sedikit zat gizi, jenis makanan ini bisa membuat berat badan melonjak secara drastis. Jadi, perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin dan mineral. Misalnya, daging, ikan, telur, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan segar. Jenis makanan tersebut sangat diperlukan janin.</p>
<p align="justify">Dewi Handajani<br />
Reff : Ayahbunda</p>
<p></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memantau Ukuran Bayi]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/07/memantau-ukuran-bayi/</link>
<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 04:21:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/07/memantau-ukuran-bayi/</guid>
<description><![CDATA[Pahamilah standar ukuran fisik bayi. Ini penting untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan.
Ada banya]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Pahamilah standar ukuran fisik bayi. Ini penting untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan.</p>
<p>Ada banyak cara memantau kesehatan bayi. Tapi yang termudah dan terjelas adalah dengan mengukur kondisi fisiknya. Untuk itu, Anda perlu tahu ukuran idealnya – sehingga Anda bisa menduga status kesehataan si kecil. Ini semua dapat dilakukan melalui pengukuran antropometri (berkaitan dengan tubuh), seperti berat badan, panjang badan (tinggi badan), serta lingkar kepala. Nah, Departemen Kesehatan sudah menentukan standar atau angka ideal status gizi bayi menurut berat dan lebar badannya, serta ukuran lingkar kepalanya. Tentunya faktor usia dan jenis kelamin bayi juga harus ditentukan. Standar ini adalah adalah keputusan resmi yang menjadi panduan seluruh dokter di Indonesia untuk memantau kesehatan bayi. Anda pun patut “melek” standar ini.<br />
<!--more--><br />
<span style="font-weight:bold;">Berat Badan menurut Umur (BB/U)</span></p>
<p>Bila berat badan yang tidak sesuai dengan umur, atau tidak ada kenaikan berat badan dalam jangka waktu tertentu (1-3 bulan), bisa menjadi petunjuk adanya gangguan kesehatan.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Gizi Anak Menurut Berat Badan dan Umur (BB/U)</span></p>
<p align="justify" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
<table>
<tr>
<td width="85" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Jenis </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">kelamin </font></p>
</td>
<td width="60" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Umur </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">(bulan) </font></p>
</td>
<td width="84" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Gizi buruk </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">(kg) </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
<td width="120" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Gizi kurang </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">(kg) </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
<td width="114" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Gizi baik </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">(kg) </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
<td width="90" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Gizi lebih </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">(kg) </font></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="85" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Perempuan </font></p>
</td>
<td width="60" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3 </font></p>
</td>
<td width="84" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">1,7 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,6 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,1 </font></p>
</td>
<td width="120" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">1,8 –2,1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,2 – 2,7 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,7 – 3,2 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,2 –3,8 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
<td width="114" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,2 – 3,9 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,8 – 5,0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,3 – 6,0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,9 – 6,9 </font></p>
</td>
<td width="90" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">4,0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">5,1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">6,1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">7,0 </font></p>
<p style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="85" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">Laki-laki </font></p>
</td>
<td width="60" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3 </font></p>
</td>
<td width="84" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">1,9 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,1 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,5 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,0 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
<td width="120" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,0 – 2,3 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,2 – 2,8 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,6 – 3,4 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,1 – 4,0 </font></p>
</td>
<td width="114" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,4 – 4,2 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">2,9 – 5,5 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">3,5 – 6,7 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">4,1 – 7,6 </font></p>
</td>
<td width="90" vAlign="top">
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">4,3 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">5,6 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">6,8 </font></p>
<p align="center" style="margin-top:0;margin-bottom:0;"><font size="2">7,7 </font></p>
<p style="margin-top:0;margin-bottom:0;">&#160;</p>
</td>
</tr>
</table>
<p align="justify"><span style="font-style:italic;">Sumber: Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 920/Menkes/SK/VIII/2002 [J1]</span></p>
<p><span style="font-weight:bold;"><span style="font-style:italic;"></span><span style="font-weight:bold;">Lingkar Kepala</span></span></p>
<p>Banyak penelitian membuktikan, ada korelasi antara ukuran kepala bayi dan besar otak yang tersimpan di dalamnya. Itu sebabnya, pengukuran lingkar kepala juga perlu dilakukan secara rutin dan berkala. Apalagi, melalui pengukuran ini, secara kasar dokter dapat mengetahui gambaran tingkat kecerdasannya kelak.&#60;/Sayangnya, sampai saat ini, belum ada ukuran baku mengenai lingkar kepala. Namun, di beberapa buku kesehatan anak atau di Kartu Menuju Sehat (KMS) dapat ditemui kurva-kurva yang menggambarkan perkembangan ukuran lingkar kepala anak. Misalnya, bayi yang lahir cukup bulan akan memiliki ukuran lingkar kepala sekitar 35 cm.</p>
<p>Bila Anda tidak yakin atas status gizi si kecil, jangan segan berkonsultasi dengan dokter. Yang patut diingat, setiap hasil pengukuran antropometri ada rentang normalnya. Jadi bisa saja bayi Anda terlihat lebih kurus dari bayi teman Anda yang sama usia, berat dan jenis kelaminnya. Ini bukan berarti anak Anda tidak normal, karena bisa jadi panjang badan bayi Anda di atas rata-rata. Yang penting, selama bayi Anda selalu aktif, bahagia, dan ciri-ciri tumbuh kembangnya normal, jangan terlalu khawatir dengan bentuk tubuhnya!</p>
<p>Dewi Handajani<br />
Reff : Ayahbunda</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[About Us]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/about-us/</link>
<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 12:00:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/about-us/</guid>
<description><![CDATA[
Howdy Friends !
Welcome to Erwin &amp; Adela family&#8217;s Blog
Praise the Lord with the grace of ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><a href="http://blessingkids.wordpress.com/files/2008/02/web-dsc_2141-copy.jpg" title="Our fam"><img src="http://blessingkids.wordpress.com/files/2008/02/web-dsc_2141-copy.thumbnail.jpg" alt="Our fam" /></a></p>
<p align="center"><b>Howdy Friends !</b></p>
<p align="center">Welcome to Erwin &#38; Adela family's Blog</p>
<p align="center">Praise the Lord with the grace of God</p>
<p align="center">our 1st sweet and cute baby girl</p>
<p align="center"><strong><font color="#ff00ff"><em>Frances Arcelia Adimartana</em></font></strong></p>
<p align="center">Born 06.58 am at Hermina Sunter Hospital</p>
<p align="center"><strong><em><font color="#ff00ff"><a href="http://blessingkids.wordpress.com/files/2008/03/arcelia-web11.jpg" title="Arcelia"><img width="306" src="http://blessingkids.wordpress.com/files/2008/03/arcelia-web11.jpg" alt="Arcelia" height="433" /></a></font></em></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Metode menidurkan bayi]]></title>
<link>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/06/tis-menidurkan-bayi/</link>
<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 11:48:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>Erwin &#38; Adela</dc:creator>
<guid>http://blessingkids.wordpress.com/2007/12/06/tis-menidurkan-bayi/</guid>
<description><![CDATA[5 Metode menidurkan bayi agar orangtua dapat tidur dengan nyenyak.
Apa pun cara yang dipilih jangan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">5 Metode menidurkan bayi agar orangtua dapat tidur dengan nyenyak.<br />
Apa pun cara yang dipilih jangan abaikan kebutuhan rasa aman pada bayi.</p>
<p align="justify">Kualitas tidur bayi tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari. Bayi yang tidur cukup tanpa sering terbangun akan lebih bugar dan tidak gampang rewel. Manfaatnya juga bisa dirasakan ibu dan ayah. Kualitas tidur orangtua bisa lebih baik jika bayi bisa tidur pulas sepanjang malam. Aktivitas dari pagi hingga sore hari pun bisa dijalani dengan lancar.</p>
<p><!--more--></p>
<p align="justify">Masalahnya, bayi sering terbangun di malam hari bukan lantaran lapar atau gangguan lain, tetapi seperti diungkapkan Siobhan Stirling dalam bukunya Sleep, sebagian besar bayi terbangun di tengah malam karena perubahan fase tidur, dari tidur lelap ke tidur ringan.<br />
Tidur ringan atau tidur REM (rapid eye movement) merupakan kondisi tidur dengan ciri-ciri antara lain, napas tidak teratur, tubuh cenderung tegang, dan bola mata bergerak-gerak di bawah kelopak mata. Dalam kondisi ini, bayi mudah terbangun dari tidurnya. Tidur jenis ini dialami bayi sejak berusia 6-7 bulan dalam kandungan. Sebagian besar bayi normal tidur dalam keadaan REM.<br />
Sebaliknya, tidur nyenyak atau non-REM ditandai dengan keadaan sangat santai, relaks, berbaring tenang dengan detak jantung dan tarikan napas yang teratur, dan hampir tidak ber-mimpi. Sulit membangunkan bayi dalam fase tidur ini.<br />
Bayi akan mengalami perubahan fase tidur dari REM ke non-REM. Bayi yang baru lahir, misalnya, begitu tertidur akan memasuki fase REM, tapi 20 me-nit berikutnya mengalami fase tidur non-REM. Terbangun saat perpindahan fase adalah hal biasa. Saat terbangun, mungkin bayi akan menangis dan mencari sang ibu. Tak jarang, ibu lantas menyusui atau menggendong bayi berkali-kali yang tentu saja mengganggu kualitas tidurnya. Tiap beberapa jam, ibu atau ayah harus terbangun dan menenang-kan sang bayi.</p>
<p align="justify"><strong>PILIH CARA YANG PALING SESUAI</strong><br />
Jika si bayi sering terbangun di tengah malam dan orangtua merasa kualitas tidurnya menurun, ada baiknya untuk mengajari bayi tidur. Sebenarnya ia bisa menenangkan diri sendiri dan kembali tertidur pulas setelah terjaga sejenak. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan Anda dan si kecil seperti ditawarkan Stirling berikut ini:</p>
<p align="justify"><strong>1. BERSIKAP DINGIN</strong><br />
Metode ini merupakan metode “paling kejam”. Tetapi seperti janji Stirling, metode inilah yang paling jitu. Orangtua bisa mera-sakan efeknya dalam waktu tiga hari. Caranya dengan meletakkan bayi di tempat tidur. Setelah mengucapkan selamat tidur padanya, tinggal saja sampai ia tertidur dengan sendirinya.<br />
Sebagian besar bayi akan menangis begitu orangtua menghilang dari pandangannya. Tapi lama-lama, karena tidak mendapat respons, bayi akan menyerah dan akhirnya tertidur. Mungkin saja bayi akan menangis lama. Terus terang, metode ini sangat keras dan menjadi pilihan yang sangat sulit bagi orangtua.<br />
* Tip agar berhasil:<br />
- Sebelum memulai metode ini, bayi harus aman dan nyaman. Perhatikan keadaan tempat tidurnya, pakaian, popok, dan perlengkapan lain.<br />
- Kemauan, kesabaran, dan keteguhan adalah resep sukses metode ini.<br />
- Kalau perlu, jelaskan pada tetangga mengapa si kecil sering menangis selama beberapa malam.<br />
- Kuatkan tekad. Jika orangtua menyerah, bayi akan menjadikan tangisan sebagai senjata untuk memaksakan kehendak.<br />
* Komentar pakar:<br />
Tri Novida, Psi. menjelaskan, metode ini cukup berisiko. Bayi bisa saja menangis berjam-jam karena merasa tidak aman. Gangguan seperti gumoh, muntah, kolik, dan tersedak bisa membuatnya semakin tak nyaman bahkan menyakitkan. Selain itu, pada bayi-bayi tertentu, tindakan ini dirasakan sebagai pengabaian dan ia sulit mendapatkan rasa aman. Sangat mungkin anak kelak akan tumbuh menjadi pribadi yang “tegaan”, selain membuatnya menjadi sosok penakut. Metode ini juga mengharuskan bayi memiliki kamar sendiri.</p>
<p align="justify"><strong>2. KENDALIKAN TANGISAN</strong><br />
Metode ini banyak digunakan orangtua di banyak negara dan cukup efektif menenangkan bayi setelah beberapa malam. Prinsipnya hampir sama dengan metode kesatu, yaitu biarkan bayi menangis. Bayi pun akan menyerah dan akhirnya tertidur. Bedanya, metode ini memberikan waktu jeda yang diperpanjang secara berangsur-angsur. Sebelum memulainya, orangtua bisa memutuskan berapa lama anak akan dibiarkan menangis, minimal satu menit. Setelah meletakkannya di tempat tidur, ucapkan selamat malam dan tinggalkan si kecil. Jika bayi tetap terjaga, kembalilah dalam jangka waktu yang telah ditetapkan, misalnya 5 menit. Setelah bayi ditenangkan, tinggalkan lagi dan kembali dalam waktu yang lebih lama, begitu seterusnya hingga orangtua bisa meninggalkan bayi paling lama 20 menit.<br />
Lakukan hal itu pada malam berikutnya. Secara perlahan tingkatkan jeda waktu sebelum memeriksa keadaan bayi. Misalnya, jangan kembali menengok si kecil sebelum 10 menit berakhir, lalu perpanjang waktunya hingga maksimal 25 menit. Pada malam ketiga, setelah 15 menit ibu baru bisa menengok bayi di boksnya, kemudian jeda diperpanjang menjadi 30 menit, dan seterusnya.<br />
* Tip agar berhasil<br />
- Lakukan 4 rutinitas pendukung agar bayi tenang (lihat boks).<br />
- Gunakan jam atau stopwatch untuk memantau waktu jeda sebelum memeriksa kamar bayi dengan akurat.<br />
- Agar Anda sendiri tidak gelisah, coba lakukan aktivitas menyenangkan saat menunggu waktu jeda.<br />
- Jangan kembali jika bayi sudah terlihat tenang. Kedatangan orangtua hanya memancing bayi menangis kembali.<br />
* Komentar pakar:<br />
Meski lebih lembut dari metode pertama, cara ini mungkin tidak efektif, terutama bagi bayi-bayi berkarakter keras. Bayi juga bisa merasa dipermainkan perasaannya. Untuk si kecil dengan karakter yang lebih kooperatif, cara ini bisa dicoba. Kelebihannya, anak bisa belajar berpisah dari orangtua terutama ibunya tanpa kehilangan kedekatan emosi.</p>
<p align="justify"><strong>3. MEMBUJUK BERULANG</strong><br />
Ini metode terbaik bagi orangtua yang tidak bisa atau tidak tega membiarkan bayinya menangis. Yakinkan si kecil, bahwa Anda selalu berada di dekatnya dan mintalah dia untuk tidur. Penerapannya sebagai berikut: ucapkan kata-kata khusus pengantar tidur, lalu berjalanlah menjauh (bisa ke luar kamar). Bayi mungkin akan menangis. Jika itu terjadi kembalilah dan ucapkan kata pengantar tidur, lalu tinggalkan. Ulangi langkah-langkah itu sampai bayi tertidur.<br />
* Tip agar berhasil:<br />
- Lakukan 4 rutinitas pendukung agar bayi tenang (lihat boks)<br />
- Jangan melakukan kontak mata atau mengubah suara menjadi lebih membujuk.<br />
Metode ini, memerlukan waktu lama pada dua malam pertama. Tetapi orangtua harus tenang dan jangan terpengaruh. Selain itu, metode ini membutuhkan stamina yang tinggi dari orangtua, karena harus bolak-balik menenangkan.<br />
* Komentar pakar:<br />
“Metode ini lebih lembut dan manusiawi,” ungkap Tri. Ibu bisa mengontrol bayinya dengan lebih mudah. Rasa aman bayi juga terjaga karena masih bisa melihat ibu, meski agak berjauhan. Tempat tidur orangtua dan boks bayi bisa berada di dalam satu kamar.</p>
<p align="justify"><strong>4. BERI CIUMAN<br />
</strong>Setelah meletakkan bayi di tempat tidur, ucapkan kata pengantar tidur dan berikan ciuman. Berjanjilah untuk kembali lagi dan memberinya ciuman. Mundurlah beberapa langkah sebelum memberikan ciuman kedua. Jika bayi bergerak-gerak minta digendong atau menangis, jangan menegurnya, tetapi baringkan kembali dan berikan ciuman perpisahan. Setelah beberapa hari, kita akan tahu jumlah ciuman dan waktu yang dibutuhkan.<br />
* Tip agar berhasil:<br />
- Jangan beri hadiah selain ciuman, seperti pelukan, percakapan, dan susu.<br />
- Tegaskan, si bayi akan mendapat ciuman jika tetap berbaring.<br />
- Jangan beri ciuman jika bayi sudah tertidur, karena bisa membangunkannya.<br />
* Komentar pakar:<br />
Cara ini juga bisa dicoba. Anak merasa diperhatikan dan dicintai. Ketika rasa amannya sudah tumbuh, kebutuhan diciumi supaya bisa tidur akan berkurang. Ia bisa menenangkan diri sendiri jika terbangun.</p>
<p align="justify"><strong>5. MUNDUR PERLAHAN</strong><br />
Baringkan si kecil, kemudian duduklah di sampingnya sampai ia tertidur. Di minggu-minggu berikut, perlahan-lahan berpindahlah sedikit lebih jauh dari tempat tidurnya, sampai akhirnya Anda tidak mesti berada di dalam kamar saat bayi tertidur. Ia mungkin akan menolak setiap kali orangtua bergeser dari sisi tempat tidur. Jika ibu tetap tenang dan tegas, penolakan tersebut akan berakhir hanya dalam waktu satu atau dua malam.<br />
* Tip agar berhasil:<br />
- Jangan lakukan kontak mata atau kegiatan apa pun dengan bayi. Bacalah buku agar dia sulit menarik perhatian Anda.<br />
- Anda hanya bisa menjauh jika bayi telah terbiasa dengan posisi sebelumnya.<br />
- Sesuaikan kecepatan berpindah dengan kemampuan bayi mengatasinya. Jika ia begitu cemas melihat “perpindahan” Anda, maka bergeserlah sedikit saja. Sebaliknya, jika ia tidak terganggu, Anda bisa mempercepat penarikan diri.<br />
* Komentar pakar:<br />
Metode ini bisa memakan waktu lama dan menguras stamina. Cocok bagi ibu yang tidak lelah. Kedekatan emosi, rasa aman, dan perasaan dicintai masih bisa dirasakan bayi.<br />
Lima metode di atas bisa diterapkan sedini mungkin, meski ada orangtua yang baru menerapkannya setelah bayi berumur 3 bulan ke atas. Jadi, orangtualah yang paling tahu kapan harus memulainya. Satu hal yang pasti, apa pun metode yang diterapkan jangan pernah menyerah.</p>
<p align="justify"><u>5 HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN<br />
</u>Tri mengungkapkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bayi tertidur, di antaranya:<br />
1. BERI MAKANAN/MINUMAN YANG CUKUP<br />
Banyak bayi sulit tidur atau sering terbangun dari tidurnya karena merasa belum kenyang. Karena itu, penuhi kebutuhan makan dan minum bayi sebelum tidur. Jika kebutuhan fisiknya dipenuhi, si kecil tidak lagi sering terbangun di tengah malam. Yang perlu diperhatikan, ditinjau dari kesehatan gigi, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI eksklusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia memang haus atau tenangkan bayi agar tidur kembali.<br />
2. PEMILIHAN BAJU YANG TEPAT<br />
Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman. Sesuaikan ukurannya dengan tubuh bayi. Jangan terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya sesak. Pilih yang bahannya lembut. Baju tidur yang nyaman membantu bayi terlelap semalaman.<br />
3. BERSIHKAN BADAN<br />
Tubuh lengket karena keringat dan kotor sehabis makan dan bermain gampang membuat kulit bayi gatal-gatal yang mengganggu tidurnya. Sebaiknya, seka tubuh bayi dengan waslap basah sebelum tidur. Kalau perlu sapukan bedak ke lipatan kulitnya dan oleskan minyak telon di perut dan punggungnya. Cara itu bisa membuat bayi nyaman dan cepat tertidur.<br />
4. ATUR KAMAR DAN RUANGAN<br />
Atur suasana kamar sehingga nyaman untuk tidur. Ini meliputi tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, dan juga keadaan boksnya. Anda bisa meletakkan boks di dalam kamar tidur, di samping ranjang orangtua atau di kamar tersendiri. Masing-masing pilihan ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika bayi sering gelisah dan terbangun dari tidur, ganjal sisi tubuhnya dengan bantal kecil atau buntalan selimut (bisa juga handuk lembut) sehingga bayi merasa ada yang menjaganya. Hindarkan juga suara bising yang membuatnya mudah terjaga.<br />
Jangan gunakan pewangi ruangan dan obat pengusir nyamuk yang bisa membuatnya sesak. Nyamuk memang sering membuat bayi tidak nyenyak tidur. Pakailah kelambu yang bisa melindungi bayi dari serangan nyamuk.<br />
5. BUANG AIR SEBELUM TIDUR<br />
Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK) sebelum tidur. Memang, ini tidak menjamin bayi tidak BAB dan BAK di waktu malam, karena sering tidaknya bayi buang air dipengaruhi asupan minuman dan makanan, juga beragam faktor lain. Tapi setidaknya, bayi terbiasa mengatur jam biologisnya, termasuk untuk BAB dan BAK. Nah, agar bayi bisa tetap “kering” jangan biasakan memberinya susu jika ia bangun malam atau gunakan pospak. Kebutuhan nutrisi bayi 6 bulan ke atas sebaiknya dipenuhi pada pagi hingga 1-2 jam sebelum tidur malam saja.</p>
<p align="justify"><u>4 RUTINITAS PENDUKUNG</u><br />
Agar bayi dapat tidur teratur dan lelap, Tri yang berpraktik di Aditya Medical Center Jakarta menganjurkan para orantua untuk melakukan beberapa rutinitas. Pilihlah cara yang paling cocok dengan bayi Anda.<br />
1. MENDONGENG<br />
Dongeng dapat membuat bayi cepat terlelap. Pilihlah buku dongeng yang lucu, menarik, dan singkat. Bacakan secara lembut dan berulang-ulang. Tapi asal tahu saja, tidak semua bayi bisa menikmati cerita. Efektivitas cara ini juga sangat bergantung pada kemampuan orangtua mendongeng. Jika bayi kelihatan tidak tertarik jangan dipaksakan. Ganti dengan buku yang gambarnya lebih menarik, tidak terlalu banyak detail, atau cari cara lain yang lebih efektif.<br />
2. BERNYANYILAH DAN BISIKKAN KATA-KATA MESRA<br />
Lengkapi dongeng dengan nyanyian Nina Bobo atau lagu lain sejenis yang mampu menenangkan bayi. Begitu juga kata-kata penuh rasa sayang yang diucapkan sayup-sayup dan lembut. Semua itu bisa membuat bayi tenang. Ulangi kata-kata tersebut setiap kali meletakkan bayi di tempat tidur. Ketenangan merupakan kunci bayi tidur pulas.<br />
3. SETEL MUSIK PENGANTAR TIDUR<br />
Musik yang indah akan membuai bayi dengan cepat, terlebih jika ibu sudah terbiasa memperdengarkan musik sejak bayi masih dalam kandungan. Beberapa bayi berhasil ditenangkan dengan cara-cara ini. Cobalah, karena musik juga memberikan efek terapi yang dapat merangsang perkembangan otak bayi.<br />
4. CIPTAKAN POLA HIDUP TERATUR DAN HINDARI STRES<br />
Rutinitas yang dilakukan bayi sejak bangun tidur hingga menjelang tidur kembali (mandi, makan, main, buang air, membersihkan gigi dan mulut, mendengarkan dongeng, dan sebagainya) membantunya menemukan ritme kehidupan. Ritme teratur membuat bayi mampu melakukan antisipasi terhadap situasi sehingga dengan begitu ia dapat memperoleh kestabilan emosi. Kestabilan ini sangat memengaruhi kualitas tidur bayi.<br />
Kondisi psikis ibu juga sangat memengaruhi emosi bayi. Ibu yang stres akan memancarkan energi negatif pada bayinya sehingga ia ikut-ikutan cemas. Kecemasan jelas berpengaruh pada kualitas tidur bayi. Karena itu, agar bayi bisa tenang ibu juga mesti menjaga kondisi mentalnya supaya tetap stabil.</p>
<p align="justify">Reff : Nakita</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
