<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>pra-sekolah &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/pra-sekolah/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "pra-sekolah"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 15:07:17 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pocoyo: Learning Through Laughter]]></title>
<link>http://arifdiamanta.wordpress.com/2008/05/08/pocoyo/</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 05:09:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>Arif Diamanta</dc:creator>
<guid>http://arifdiamanta.wordpress.com/2008/05/08/pocoyo/</guid>
<description><![CDATA[
Pernah dengar Pocoyo? ini adalah animasi produksi Zinkia Entertainment tentang seorang anak berumur]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i28.tinypic.com/11kdoj9.jpg"><img src="http://i28.tinypic.com/11kdoj9.jpg" alt="" /></a><br />
Pernah dengar <a href="http://www.pocoyo.com">Pocoyo</a>? ini adalah animasi produksi Zinkia Entertainment tentang seorang anak berumur 4 tahun yang serba mau tau bernama Pocoyo; bersama teman-temannya Pato (bebek kuning), Ely (gajah pink), Loula (anjing kecil-nya Pocoyo), dan Sleepy Bird (burung yg ijo kebiruan). Gua juga pertama kali tau mereka dari seorang penjual dvd DivX yang menawarkan kumpulan animasi ini via YM. Mula-mula cuma iseng mau tau ini apaan sih, paling another Teletubies, Thomas and Friends, Barney, atau karakter-karakter kartun anak pra-sekolah lainnya.<br />
Tapi anehnya gua langsung suka begitu liat gambarnya. Gua suka banget gaya gambar 3D nya yang simpel itu. Sepanjang animasi cuma ada karakter-karakter kartun itu dan beberapa objek yang berhubungan dengan jalan cerita. Sangat simpel, tanpa texture atau hiasan-hiasan lain; tapi perpaduan warna, desain karakter dan benda-benda disitu menkipun sangat sederhana tapi bisa menarik... Hebat! gua betul-betul suka dengan visual dan tentunya cerita yang ada didalamnya. :D<br />
Gua ga tau distasiun TV kita apa masih menayangkan program-program anak yang bermutu lagi atau tidak, terahir yang gua tau; sepajang hari di kebanyakan TV swasta hanya seputar sinetron, infotainmen, dan berita kriminal. Ini menyedihkan ya, buat orang-orang yang masih ingin mencari tontonan bermutu untuk keluarganya. Tapi untung lah masih ada <a href="http://www.youtube.com/results?search_query=pocoyo&#38;search_type=">Youtube</a>, kita bisa melihat seperti apa animasi Pocoyo <a href="http://www.youtube.com/results?search_query=pocoyo&#38;search_type=">disitu</a>.<br />
Kabarnya di Asia Pocoyo ditayangkan di Disney Channel Asia, jadi buat penonton TV berlangganan; boleh dicoba tuh. Hehehe... :D</p>
<div class="flockcredit" style="text-align:right;color:#CCC;font-size:x-small;">Blogged with the <a title="Flock Browser" href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" target="_new">Flock Browser</a></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Memilih Sekolah untuk Anak Pra Sekolah  ]]></title>
<link>http://parentingislami.wordpress.com/?p=67</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 04:30:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>parentingislami</dc:creator>
<guid>http://parentingislami.wordpress.com/?p=67</guid>
<description><![CDATA[Beberapa bulan kedepan tahun ajaran baru akan segera di mulai. Meski masih cukup lama, tidak ada sal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa bulan kedepan tahun ajaran baru akan segera di mulai. Meski masih cukup lama, tidak ada salahnya kita mulai merencanakan memilih sekolah untuk anak kita. Sebagai orang tua tentu kita ingin pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita bukan? Terutama untuk anak usia dini karena mereka berada pada masa usia keemasan (0 s.d 8 tahun) yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka kedepan. Karena itu, pemilihan sekolah sebagai lembaga yang memberikan layanan pendidikan anak usia dini menjadi hal yang harus diperhatikan, mengingat banyak sekolah yang masih belum menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa diantaranya masih menerapkan pembelajaran konvensional yang satu arah. Anak masih dijadikan objek pembelajaran, bukan subjek pembelajaran sehingga. kretaivitas anak seperti digembok. Belum lagi, peletakan bermain yang hanya sebagai selingan kegiatan belajar, bukan inti pembelajaran. Padahal lewat bermain-lah anak belajar. Belajarnya anak ya bermain.</p>
<p>Sulit memang memilih sekolah yang benar-benar berkualitas dan tidak menyalahi filosofis pendidikan anak usia dini. Meskipun di kota besar banyak sekali pra sekolah yang menawarkan berbagai keunggulannya, tapi kita harus hati-hati dalam menentukan pilihan. Kita perlu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan. Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang profesional dalam memberikan stimulasi positif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak sekolah yang menyatakan diri sebagai sekolah yang berkualitas dengan menjual gedung dan fasilitas pendidikan yang lengkap atau memiliki jargon sebagai sekolah berstandar internasional. Padahal bisa jadi pembelajarannya tidak sebaik gedung atau jargon yang dielu-elukan.</p>
<p>Beberapa poin berikut merupakan hal yang bisa kita lakukan dalam memilih sekolah yang terbaik bagi putra-putri kita<br />
<!--more--></p>
<ul>
<li> Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dari media cetak, elektronik, internet atau dari teman dan keluarga tentang sekolah yang berkualitas. Jika memungkinkan, datang ke pameran pendidikan sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap langsung dari lembaganya.</li>
<li> Setelah menetukan beberapa pilihan, lakukan observasi dengan mendatangi langsung ke sekolah. Tanyakan banyak hal seditail mungkin pada pihak sekolah mengenai kurikulum dan profil sekolah, jumlah quota siswa per kelas, latar belakang pendidikan guru dan kepala sekolah, prestasi yang pernah diraih sekolah, biaya dan sistem pembayaran, fasilitas pendidikan, status sekolah serta yayasan yang menaungi sekolah.</li>
<li> Tanyakan status atau akreditasi sekolah dan perijinannya (banyak orang tua yang lupa menanyakan ini, padahal meskipun pra sekolah, hal ini sangat penting karena ijin dari diknas menjadi salah satu indikator kualitas sebuah lembaga pendidikan).</li>
<li> Lakukan observasi tentang keadaan fisik sekolah, mulai dari suasana kelas, kantin, fasilitas olah raga dan kamar kecil serta tempat ibadah. Apakah cukup bersih untuk kenyamanan belajar anak kita? anak usia dini kondisi fisiknya masih rentang terhadap berbagai penyakit, sehingga kebersihan menjadi hal penting untuk diperhatikan.</li>
<li> Lakukan observasi kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung untuk melihat kemampuan guru mengajar dan pembelajaran yang dilakukan (jika anda tidak diijinkan pihak sekolah untuk melakukan observasi kelas, nyatakan bahwa anda sebagai orang tua calon siswa berhak untuk melakukannya).</li>
<li> Jangan lupa ajak anak untuk melihat sekolah yang akan dipilih. Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan.</li>
<li> Jangan mudah tertipu dengan fasilitas dan jargon sekolah. Bisa jadi sekolah sederhana ternyata memiliki guru yang kreatif sehingga bisa merubah kesederhanaan menjadi media belajar yang kaya makna bagi anak. Sebaliknya, sebaik apapun fasilitas dan kurikulum yang disuguhkan akan menjadi tidak bermakna ketika guru tidak mampu menghidupkannya.</li>
<li> Usia prasekolah adalah usia emas ketika anak menyerap berbagai nilai dan norma kehidupan. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang shaleh dan shalehah sehingga anak-anak bisa menyerap ruh spiritualitas yang terpancar dari keindahan akhlak mereka. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang ikhlas dalam mengajar anak-anak kita.</li>
</ul>
<p>Setelah mendapatkan berbagai informasi dan melakukan observasi, jangan lupa untuk berdiskusi dengan pasangan dan anak kita. Sebelum mengambil keputusan final, tidak ada salahnya kita beristikharah, memohon pada Allah supaya menunjukan sekolah yang terbaik untuk anak kita. Sebagai seorang muslim, kita harus senantiasa melibatkan Allah dalam setiap keputusan yang kita ambil, termasuk dalam memilih sekolah untuk anak kita. Kadang kala kita menganggap hal ini terlalu kecil. Tapi bukankah anak adalah amanah besar yang Allah titipkan pada kita? Kita harus senantiasa memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, karena semuanya akan kita pertanggungjawabkan kelak di hadapan-Nya. Dan hanya Allah-lah yang tahu sekolah mana yang cocok untuk anak kita. Wallahualam.</p>
<p>Endah Silawati,  http://parentingislami.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tadika Emas Cahayaku (TEC)]]></title>
<link>http://emascahayaku.wordpress.com/?p=4</link>
<pubDate>Sun, 30 Mar 2008 09:14:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>emascahayaku</dc:creator>
<guid>http://emascahayaku.wordpress.com/?p=4</guid>
<description><![CDATA[
Tadika Emas Cahayaku (TEC) telah mula beroperasi sekitar 2002. Bertempat di Taman Melawati, Kuala L]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview"><a href="http://emascahayaku.wordpress.com/files/2008/03/dscn0716.jpg" title="Aktiviti di Tadika Emas Cahayaku"><img src="http://emascahayaku.wordpress.com/files/2008/03/dscn0716.thumbnail.jpg" alt="Aktiviti di Tadika Emas Cahayaku" /></a></div>
<div class="snap_preview">Tadika Emas Cahayaku (TEC) telah mula beroperasi sekitar 2002. Bertempat di Taman Melawati, Kuala Lumpur, TEC bukan sahaja menawarkan pendidikan pra-sekolah untuk kanak-kanak normal, malahan juga untuk kanak-kanak istimewa.</div>
<div class="snap_preview"></div>
<div class="snap_preview"><b>Alamat</b> : No 136, Jalan C2, Taman Melawati, 53100 Kuala Lumpur.<br />
<b> Pengetua</b> : Pn Siti Rohaizan<br />
<b> Telefon </b>: 03-41051459<br />
<b> Handphone</b> : <b>012-2870535</b></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Guru idaman (1)]]></title>
<link>http://intiep.wordpress.com/2008/01/23/guru-idaman/</link>
<pubDate>Wed, 23 Jan 2008 06:47:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>intiep</dc:creator>
<guid>http://intiep.wordpress.com/2008/01/23/guru-idaman/</guid>
<description><![CDATA[    Apa sih sebenarnya guru itu? Guru itu kata orang jawa dari kata digugu (dipercaya) dan ditiru (d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>    Apa sih sebenarnya guru itu? Guru itu kata orang jawa dari kata <b><i>digugu</i></b> (dipercaya) dan <b><i>ditiru</i></b> (dicontoh).  Anak-anak lebih percaya penjelasan gurunya dari orang tuanya, karena dimata anak-anak guru adalah orang yang paling tahu dan yang benar. Guru mejadi teladan bagi mereka. Berat sekali memang beban seorang guru itu, apalagi untuk menjadi guru yang diidamkan dan selalu menjadi uswah bagi santrinya. Seorang guru adalah <i>pendidik</i> bukan hanya <i>pengajar.</i></p>
<p><b>Ada beberapa syarat menjadi guru idaman yang ideal, yaitu :</b><!--more--></p>
<ol>
<li><b>Berpenampilan</b> <b>rapi</b>. Karena guru menjadi pusat perhatian anak didiknya maka dia harus berpenampilan menarik dan rapi. Penampilan menarik  tidak harus berpakaian  yang serba mahal, tapi  usahakan semuanya rapi mulai baju, celana, kerudung (yang perempuan), rambut, sepatu dan sebagainya. Contoh : apabila sepatu kita kekecilan akan mengganggu selama mengajar kita.</li>
<li><b>Bisa mengatur suara. </b>Guru harus mengatur suaranya agar tidak terlalu keras maupun terlalu pelan. Suara guru yang melengking keras ada mengganggu anak didik kita, begitu pula sebaliknya apabila suara kita terlalu pelan maka materi kita tidak akan tertangkap.</li>
<li><b>Ekspresi wajah.</b> Kita harus pandai mengatur ekspresi wajah kita. Jangan sampai masalah yang ada di rumah terbawa ke sekolah, terutama kesedihan. Ekspresi wajah yang ceria, tegas, atau marah harus ditempatkan pada waktu yang tepat. Guru yang terlalu banyak cengengesan juga tidak akan disegani anak didiknya.</li>
<li><b>Siap Bahan ajar.</b> Sebelum berangkat ke sekolahan kita harus sudah benar-benar siap materi yang akan kita sampaikan. Jangan sampai baru didepan kelas kita berfikir apa yang akan kita sampaikan. Jangan thinguk-thinguk didepan kelas sehingga jadi bahan tertawaan anak didik kita.</li>
<li><b>Mengajar secara total.</b>  Pemberian materi yang setengah-setengah hasilnya tidak akan maksimal. Apalagi kalau hati kita tidak sedang berada dalam ruangan/tempat tersebut. Yang terjadi adalah kasihan terhadap anak-anak. Untuk itu selai harus total juga harus memakai hati.</li>
<li><b>Masuk ke dunia anak.</b>Dijenjang manapun  mengajar kita harus tahu dunia anak didik kita. Semisal kita mendidik anak usia pra sekolah maka kita harus tahu bahwa dunia anak seumur itu adalah bermain. dsb.</li>
<li><b>Dekat dengan orang tua murid.</b> Hal ini untuk mengetahui perkembangan maupun kebiasaan anak didik dirumah, sehingga kita bisa mendiskusikan dan mencari solusi dengan orang tua. Apabila seorang guru tidak ada komunikasi dengan orang tua maka akan terputus informasi perkembangan anak antara dirumah dan disekolah.</li>
</ol>
<p>http://intiep.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pendidikan Usia Dini]]></title>
<link>http://irwankustiawan.wordpress.com/2007/08/21/pendidikan-usia-dini/</link>
<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 04:34:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>iwankstw</dc:creator>
<guid>http://irwankustiawan.wordpress.com/2007/08/21/pendidikan-usia-dini/</guid>
<description><![CDATA[Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang mer]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pendidikan anak usia dini</strong> (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/wiki/Pendidikan_dasar" title="Pendidikan dasar">pendidikan dasar</a> yang merupakan suatu upaya <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/w/index.php?title=Pembinaan&#38;action=edit" title="Pembinaan" class="new">pembinaan</a> yang ditujukan bagi <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/wiki/Anak" title="Anak">anak</a> sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/w/index.php?title=Rangsangan_pendidikan&#38;action=edit" title="Rangsangan pendidikan" class="new">rangsangan pendidikan</a> untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/w/index.php?title=Jasmani&#38;action=edit" title="Jasmani" class="new">jasmani</a> dan <a href="http://irwankustiawan.wordpress.com/wiki/Rohani" title="Rohani">rohani</a> agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
