<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>lalulintas &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/lalulintas/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "lalulintas"</description>
	<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 02:45:00 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Mabes Polri: Jumlah Kecelakaan Mudik Turun]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2359</link>
<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 15:36:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/07/mabes-polri-jumlah-kecelakaan-mudik-turun/</guid>
<description><![CDATA[Senin, 6 Oktober 2008 - 14:21 wib, Insaf Albert Tarigan - Okezone
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas M]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Senin, 6 Oktober 2008 - 14:21 wib, Insaf Albert Tarigan - Okezone</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>JAKARTA </strong>- Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri mengklaim, jumlah kecelakaan serta korban tewas saat arus mudik Lebaran 2008 menurun dibanding tahun lalu. Hal ini sekaligus membuktikan keberhasilan Operasi Ketupat 2008 oleh Mabes Polri.</p>
<p style="text-align:justify;">Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Yudi Susharyanto mengatakan, pada 16 hari operasi ketupat 2007 lalu, korban tewas mencapai 798 orang, sementara tahun 2008 ini, sejak H-7 (25 September) hingga H+4, jumlah korban tewas hanya mencapai 528 orang. "Mayoritas adalah pengendara roda dua," kata Yudi yang dihubungi wartawan melalui telepon di Jakarta, Senin (6/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara jumlah kecelakaan pada arus mudik 2008 ini, kata Yudi, tercatat sebanyak 1.246 kali kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua, mobil pribadi 255 kali, dan bus sebanyak 82 kali. "Rata-rata kecelekaan di jalur Pantura dan jalur selatan alternatif," imbuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, lanjutnya, Ditlantas Mabes Polri juga mencatat sebanyak 18.092 pelanggaran yang dilakukan kendaraan roda dua dan telah dilakukan penilangan. Penyebab pelanggaran, menurut Yudi lebih banyak berupa pelanggaran umum seperti tidak mengenakan helm serta penumpang berlebihan. "Kalau pelanggaran mobil pribadi sebanyak 6.000 kasus," katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yudi menambahkan, selama operasi ketupat 2008 ini, Mabes Polri juga telah mengerahkan sebanyak 93.700 personel. Dua diantaranya menjadi korban saat menjalankan tugas pada arus mudik 2008 ini.</p>
<p style="text-align:justify;">"Yang pertama terjadi di Pematang Siantar, di mana Petugas ditabrak truk ketika hendak memasang marka jalan, 1 Oktober lalu pukul 18.00 WIB," katanya. Meski demikian, Yudi mengaku belum bisa mengkonfirmasi nama personel polisi tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Korban selanjutnya, kata Yudi, adalah Briptu Zainuri yang tewas di tol Serang. Keduanya, menurut dia, tidak asuransi khusus namun tetap ada santunan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, disinggung mengenai puncak arus balik, Yudi memprediksi tidak akan lagi terjadi penumpukan. Menurut Yudi puncak arus balik terjadi pada Minggu 5 Oktober kemarin.<strong>(ded)</strong> <strong>(mbs)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemudik Bikers Dialihkan Melalui Pantura Tengah ]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2301</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 14:49:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/pemudik-bikers-dialihkan-melalui-pantura-tengah/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 5 Oktober 2008 - 19:06 wib
CIREBON - Memasuki H+3 lebaran arus kendaraan yang melintas di ja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Minggu, 5 Oktober 2008 - 19:06 wib</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>CIREBON</strong><strong> -</strong> Memasuki H+3 lebaran arus kendaraan yang melintas di jalur Pantura Cirebon mulai melonjak. Untuk mengantisipasi kemacetan jajaran kepolisian Cirebon mengalihkan para pemudik yang menggunakan sepeda motor ke jalur Alternatif yakni ruas Pantura tengah.</p>
<p style="text-align:justify;">Pantauan di lapangan, pengalihan arus kendaraan roda dua dialihkan jajaran kepolisian sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Ribuan pemudik yang menggunakan roda dua dialihkan dari pertigaan Kalijaga Kota Cirebon masuk ke jalan Yos Sudarso, Samadikun,  dan masuk ke jalur alternatif Pantura tengah melewati jalan Pasar Celancang, Kapetakan, dan masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu Karangampel, Jati Barang, dan masuk ke jalur utama Pantura di Pertigaan Celeng Indramayu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat dan bus angkutan umum, masih tetap menggunakan jalur utama Pantura dan tol Palimanan Kanci. Kendati arus kendaraan mulai memuncak namun tidak terlihat kemacetan yang sangat parah seperti halnya pada arus mudik lalu. Arus kendaraan tampak terlihat padat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kendati arus kendaraan relatif lancar. Namun, disejumlah titik seperti pasar tumpah Palimanan dan pasar plered para pemudik sempat terhambat oleh para pedagang yang beraktivitas di pinggir jalan dan para tukang becak yang mangkal tepat di pinggir jalur utama Pantura.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi ini tidak hanya terjadi di jalur utama Pantura saja. Namun, di jalur alternatif Pantura tengah yang dijadikan sebagi jalan alternatif bagi kendaraan sepeda motor tepatnya di depan pasar Celancang, perjalanan para pemudik sempat tersendat oleh aktivitas pedagang dan tukang becak.</p>
<p style="text-align:justify;">Di pasar celancang, pagi kemarin sempat terjadi antrian kendaraan roda dua hingga mencapai 2 km. Namun, kondisi tersebut tidak berjalan lama karena kemacetan yang didominasi oleh kendaraan roda dua itu cepat mencair. Petugas kepolisian dan Satpol PP yang mengamankan arus kendaraan sempat kewalahan oleh para pedagang pasar tumpah dan tukang becak yang masih sajak beraktivitas. Padahal sebelumnya pemerintah setempat sudah mengeluarkan larangan beraktivitas.</p>
<p style="text-align:justify;">"Untuk mengantisipasi kemacetan, para pemudik yang menggunakan roda dua memang dialihkan ke Kota Cirebon dan langsung masuk ke jalur Alternatif Pantura tengah. Penglihan ini hanya dilakukan pada siang hari saja, karena kalau dialihkan pada malam hari kami khawatir terhadap keamanan para pemudik. Jalur tersebut teramasuk jalur yang rawan," tutur salah seoang petugas kepolisian, AKP Sukhemi, di Pos PAM Krucuk Kota Cirebon, Minggu (5/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Dijelaskan Sukemi, pengalihan jalur pemudik yang menggunakan roda dua dilakukan sepanjang 40 KM yakni melintasi wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan kembali masuk ke jalur utama Pantura di Celeng Kabupaten Indramayu.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu informasi yang didapat di Pos PAM Losari menunjukan angka kendaraan pemudik arah Jakarta yang melintas rata-rata per jam  mencapai 9.250 kendaraan roda dua, 3.560 kendaraan roda empat, 84 kendaraan truk, dan 175 kendaraan bus angkutan umum.</p>
<p style="text-align:justify;">"Arus kendaraan yang melintas di perbatasan ini, terlihat padat sejak pagi hari. Kendaraan mulai agak berkuran ketika memasuki siang hari. Biasanya, arus akan pada pada malam hari," terang Bripda Agus saat di hubungi di Pos PAM Losari yang merupakan daerah perbatasan Jateng-Jabar <strong>(Tantan Sulton Bukhawan/Sindo/uky)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantura Macet, Bus Telat 10 Jam Masuk Pulogadung]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2244</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 09:13:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/pantura-macet-bus-telat-10-jam-masuk-pulogadung/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 05/10/2008 15:44 WIB
Taufiqqurrahman - detikNews

Jakarta - Puncak arus balik di terminal Pu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Minggu, 05/10/2008 15:44 WIB</span><br />
<span class="reporter"><strong>Taufiqqurrahman</strong> - detikNews<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Puncak arus balik di terminal Pulogadung telah terasa. Bus-bus berisi penumpang arus balik terus berdatangan. Setidaknya siang ini sudah masuk 203 bus dengan total penumpang 9.107 orang.</p>
<p style="text-align:justify;">"Terjadi kemacetan di pantura, sehingga bus yang berangkat kemarin sore baru tiba siang ini. Jadi keterlambatannya bisa mencapai 10 jam," kata kepala regu terminal Pulogadung, Djoko Harjono, pada detikcom di kawasan Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (5/10/2008) pukul 15.00 WIB.</p>
<p style="text-align:justify;">Djoko menambahkan, arus kedatangan bus-bus dari luar Jakarta masih sulit diprediksi mengenai waktu dan jumlahnya akibat terjadinya kemacetan di mana-mana.</p>
<p style="text-align:justify;">"Ini susah diprediksi. Tergantung kondisi jalan di wilayah pantura. Kemungkinan sore hari dan dini hari sudah pada tiba busnya," kata Djoko.</p>
<p style="text-align:justify;">Kepala Terminal Pulogadung Pardjiman menyatakan, bus-bus yang telat masuk ke terminal Pulogadung diakibatkan karena padatnya lalu lintas di Cikampek dan daerah pantura.</p>
<p style="text-align:justify;">"Daerah pantura dan Cikampek padat karena didominasi oleh sepeda motor," terang Pardjiman.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengemudi bus Handoyo jurusan Magelang-Jakarta, Irawan (43), mengaku telat masuk Pulogadung karena macet di pantura selama 10 jam lebih. Akibatnya, banyak bus-bus yang datang dengan kondisi mesin panas.</p>
<p style="text-align:justify;">"Kemarin sore saya berangkat pukul 15.00 WIB. Biasanya kami tiba pukul 04.00 subuh di terminal Pulogadung. Sekarang tiba pukul 14.00 siang. ini akibat macet di daerah Gombong, Purworejo dan tol Cikampek," pungkas Irawan.<strong>(yid/nrl)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mobil Antre 2 Km di Jembatan Krasak]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2238</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 09:07:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/mobil-antre-2-km-di-jembatan-krasak/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 05/10/2008 15:34 WIB
Puncak Arus Balik
Mobil Antre 2 Km di Jembatan Krasak
 Bagus Kurniawan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Minggu, 05/10/2008 15:34 WIB</span><br />
<span class="subjudul">Puncak Arus Balik</span><br />
<span class="judul">Mobil Antre 2 Km di Jembatan Krasak</span><br />
<span class="reporter"> <strong>Bagus Kurniawan</strong> - detikNews<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Yogyakarta</strong> - Puncak arus balik Lebaran telah tiba hari ini. Ratusan mobil antre di jembatan Krasak, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Antrean sepanjang lebih dari 2 km dari arah Yogyakarta menuju Magelang, Jawa Tengah, akibat adanya perbaikan di salah satu jembatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Antrean paling panjang terjadi antara pukul 10.00 - 13.00 WIB. Petugas dari Polres Sleman dan Polres Magelang memberlakukan sistem buka tutup. Sistem itu diberlakukan agar sejak 7 hari sebelum Lebaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Petugas juga memasang sekitar 100 buah traffic cone (kerucut plastik) yang dipergunakan untuk pembatas jalan. Sekitar 200 meter di kedua ujung jembatan, petugas dari Polres Sleman dan Polres Magelang menggunakan handy talky (HT) berkoordinasi melakukan sistem buka tutup.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari arah Yogyakarta menuju Magelang, ratusan mobil antre lebih dari 2 km hingga pabrik plastik di Desa Margorejo Tempel di Jl Magelang Km 19. Dua lajur khusus kendaraan roda empat dipenuhi mobil berplat nopol luar Yogyakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikitnya 20 orang petugas Lantas Polres Sleman dan Dishub DIY dan Sleman berada di sekitar jembatan Krasak sibuk mengatur agar lancar. Petugas juga tidak memperbolehkan bis AKDP dan angkudes ngetem di dekat jembatan yang berdekatan dengan Pasar Tempel.</p>
<p style="text-align:justify;">"Antrean mobil pemudik hari ini masih panjang, tapi tidak sepanjang seperti yang terjadi pada hari Sabtu kemarin," kata Hadiyanto salah seorang petugas di Posko gabungan di Jembatan Krasak kepada detikcom, Minggu (5/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut dia, pada hari Sabtu 4 Oktober antrian panjang hingga mencapai 4 km karena banyak pemudik jarak jauh seperti Jakarta, Bogor, Banten yang kembali pulang. Sedang hari ini lebih banyak di penuhi pemudik jarak menengah dengan tujuan Semarang, Tegal, Kudus dll.</p>
<p style="text-align:justify;">"Pada hari Sabtu kemarin, mobil berplat Jakarta yang lewat lebih banyak dibandingkan hari ini," katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dia mengatakan hingga H+7 tetap akan diberlakukan sistem buka tutup di Jembatan Krasak. Meski terjadi antrian arus tetap lancar dan tidak ada mobil yang main serobot di jalan.</p>
<p style="text-align:justify;">"Selain itu, kita juga memberikan jalur alternatif lewat Minggir Sleman, Ngluwar hingga tembus Semen Salam Magelang meski harus memutar lebih jauh," katanya. <strong>(bgs/nrl)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Arus Balik Meningkat, Jalur ke Bakauheni Macet]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2210</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 07:51:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/arus-balik-meningkat-jalur-ke-bakauheni-macet/</guid>
<description><![CDATA[Arus Balik Meningkat, Jalur ke Bakauheni Macet
Minggu, 5 Oktober 2008 - 13:15 wib
BANDARLAMPUNG - Ar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="title">Arus Balik Meningkat, Jalur ke Bakauheni Macet</span></p>
<p style="text-align:justify;">Minggu, 5 Oktober 2008 - 13:15 wib</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>BANDARLAMPUNG -</strong> Arus balik dari Sumatera yang akan melintas melalui Pelabuhan Bakauheni semakin meningkat. Hal ini terlihat dari kemacetan luar biasa yang terjadi di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) siang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemacetan terjadi karena kendaraan yang akan ke Pelabuhan  Bakauheni bertemu dengan kendaraan yang berangkat dari pelabuhan tersebut untuk berlibur di tempat-tempat hiburan.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut data DLLAJ Dishub Lampung yang bertugas di Pantai Pasir Putih, saat ini kendaraan-kendaraan yang melintas di Jalinkum merayap hingga 20 Km perjam. Selain itu juga terjadi kemaceten sepanjang 10 Km dari Baruna Km 10 hingga Tanjung Selaki,</p>
<p style="text-align:justify;">"Jumlah kendaraan yang melintasi jalur ini per 15 menit mencapai 635 kendaraan, 500 di antaranya kendaraan roda dua," kata Ellen Maira, petugas Dishub Lampung, di Terminal Rajabasa, Minggu (5/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, petugas Dishub Lampung menambah petugas personel DLLAJ yang saat ini mobile secara bergantian di jalur ini untuk mengantisipasi kemacetan. Kurang lebih 75 pesonel diterjunkan untuk mengatur jalur tersebut.  <strong>(Aji Aditya Junior/Trijaya/uky)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lagi, Pengendara Diingatkan Tak Sembarang Pasang Lampu Sirine]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2198</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 07:40:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/lagi-pengendara-diingatkan-tak-sembarang-pasang-lampu-sirine/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 05/10/2008 09:39 WIB
Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Kendaraan Anda dipasang lampu rota]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Minggu, 05/10/2008 09:39 WIB</span><br />
<span class="reporter"><strong>Indra Subagja</strong> - detikNews<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Kendaraan Anda dipasang lampu rotator dan sirine? Sebaiknya dilepas saja. Pihak Polda Metro Jaya mengingatkan agar pengendara yang tidak berkepentingan dengan penggunaan lampu itu untuk tidak memakainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dikutip dari TMC Polda Metro Jaya, Minggu (5/10/2008) mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 1992 dan Pasal 72 PP Nomor 43 Tahun 1993, tentang Prasarana dan Lalu lIntas, isyarat peringatan dengan bunyi yang berupa sirene hanya dapat digunakan yakni:</p>
<p style="text-align:justify;">a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas termasuk kendaraan yang diperbantukan untuk keperluan pemadam kebakaran.<br />
b. Ambulans yang sedang mengangkut orang sakit.<br />
c. Kendaraan Jenazah yang sedang megangkut Jenazah.<br />
d. Kendaraan petugas penegak hukum tertentu yang sedang melaksanakan tugas.<br />
e. Kendaraan petugas pengawal kendaraan Kepala Negara atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedang dalam PP NO 44 Tahun 1993 Tentang Kendaraan dan Pengemudi, Pasal 66 disebutkan, lampu isyarat berwarna biru hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :</p>
<p style="text-align:justify;">a. Petugas penegak hukum tertentu.<br />
b. Dinas Pemadam Kebakaran.<br />
c. Penangulangan Bencana.<br />
d. Ambulans.<br />
e. Unit Palang Merah.<br />
f. Mobil Jenazah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan dalam Pasal 67, disebutkan, Lampu isyarat berwarna kuning hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :<br />
a. Untuk membangun, merawat, atau membersihkan fasilitas umum.<br />
b. Untuk Menderek Kendaraan.<br />
c. Untuk Pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.<br />
d. Yang mempunyai ukuran lebih dari ukuran maksimum yang diperbolehkan untuk dioperasikan dijalan.<br />
e. Milik instansi pemerintah yang dipergunakan rangka keamanan barang yang diangkut.</p>
<p style="text-align:justify;">"Masyarakat agar selalu melalu mamatuhi dan mantaati peraturan dan tata tertib lalu lintas yang berlaku," tulis TMC Polda Metro Jaya.<strong>(ndr/)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kapasitas Jalan &amp; Disiplin Pengendara Jadi Pangkal Macet]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2191</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 07:34:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/kapasitas-jalan-disiplin-pengendara-jadi-pangkal-macet/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 05/10/2008 07:22 WIB
Mudik Lebaran
Kapasitas Jalan &amp; Disiplin Pengendara Jadi Pangkal Ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Minggu, 05/10/2008 07:22 WIB</span><br />
<span class="subjudul">Mudik Lebaran</span><br />
<span class="judul">Kapasitas Jalan &#38; Disiplin Pengendara Jadi Pangkal Macet</span><br />
<span class="reporter"> <strong>Indra Subagja</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Kemacetan terjadi di mana-mana kala arus mudik dan balik lebaran. Ditengarai daya tampung jalan dan disiplin pengendara jadi pangkal penyebab kemacetan.</p>
<p style="text-align:justify;">"Disiplin ini terutama pada tempat terkunci, karena tidak ada yang mengalah maka terjadi kemacetan. Itu tidak bagus," kata Dirjen Perhubungan Darat Dephub Iskandar Abubakar saat dihubungi lewat telepon, Sabtu (4/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Iskandar menilai, masing-masing pengendara ingin lebih dahulu dalam melakukan perjalanan baik kala arus mudik maupun arus balik. "Ya kadang, jalur berlawanan pun diambil. Apalagi di persilangan sebidang, begitu salah satu lajur ditutup semua lajur langsung dipakai," jelasnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk arus balik, yang menjadi kendala memang para pekerja kantoran mengejar waktu karena pada Senin 6 Oktober mereka harus masuk kantor. "Kalau kondisi demikian, infrastruktur tidak mampu yang akan terjadi kemacetan," imbuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak dipungkiri memang, infrastruktur jalan di Indonesia belum mampu menampung membludaknya kendaraan di kala mudik lebaran. "Satu jalan mempunyai kapasitas tertentu, untuk satu lajur terpisah 2.000 kendaraan per/jam, kalau lewat itu yang akan terjadi akan perlambatan," ungkapnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu terus dilakukan peningkatan, melakukan perbaikan di titik-titik kemacetan. "Ya tahun ini lebih baik dari tahun kemarin soal kemacetan," tandasnya.<strong>(ndr/)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tol Cikampek Macet dari Ujung ke Ujung]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2187</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 07:32:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/tol-cikampek-macet-dari-ujung-ke-ujung/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 05/10/2008 00:16 WIB
Arus Balik Mudik
Tol Cikampek Macet dari Ujung ke Ujung
 Gagah  Wijosen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Minggu, 05/10/2008 00:16 WIB</span><br />
<span class="subjudul">Arus Balik Mudik</span><br />
<span class="judul">Tol Cikampek Macet dari Ujung ke Ujung</span><br />
<span class="reporter"> <strong>Gagah  Wijoseno</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Puncak arus balik dengan menggunakan kendaraan pribadi yang diperkirakan terjadi malam ini terbukti. Tol Cikampek yang merupakan jalur utama kendaraan roda 4 masuk ke Ibukota macet dari ujung ke ujung.</p>
<p style="text-align:justify;">Pantauan detikcom, Sabtu (4/10/2008), pukul 21.00 WIB, kemacetan sudah terasa di mulut gerbang tol Cikopo. Pengelola jalan tol masih membuka 2-3 loket keluar pintu tol, sementara sekitar 6 loket disediakan untuk melayani kendaraan yang masuk tol.</p>
<p style="text-align:justify;">Lepas dari pintu tol, kemacetan sudah menyambut. Antrean kendaraan pun mengular hingga puluhan kilometer panjangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hingga pukul 23.00 WIB kendaraan hanya bisa berjalan merayap, bahkan sesekali terhenti hingga setengah menit lamanya. Alhasil perjalanan Cikampek-Cawang yang normalnya bisa ditempuh 45-60 menit menjadi molor hingga berjam-jam lamanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Rintik hujan juga mewarnai kemacetan parah di Tol Cikampek. Walau tidak deras, pengemudi mau tak mau harus meningkatkan kewaspadaannya agar terhindar dari kecelakaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu arus sebaliknya terlihat lancar. Pengemudi dapat memacu kendaraannya dengan santai.<br />
<strong>(gah/ndr)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lebaran H+3, 21 Ribu Kendaraan Masuk Tol Cikampek]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2177</link>
<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 07:26:20 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/10/05/lebaran-h3-21-ribu-kendaraan-masuk-tol-cikampek/</guid>
<description><![CDATA[Sabtu, 04/10/2008 07:01 WIB
Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Suasana arus balik di tol Cikampek m]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Sabtu, 04/10/2008 07:01 WIB</span><br />
<span class="reporter"><strong>Irwan Nugroho</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Suasana arus balik di tol Cikampek menuju Jakarta pada H+3 lebaran 2008 mulai ramai. Sekitar 21 ribu kendaraan masuk ke Gerbang Tol Cikampek.</p>
<p style="text-align:justify;">"Sejak semalam sampai saat ini, sudah ada 21 ribu kendaraan yang berasal dari Pantura maupun jalur Selatan masuk ke tol Cikampek," ujar salah satu petugas Gerbang Tol Cikampek, Daryono, kepada<strong> detikcom</strong>, Sabtu (4/10/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Daryono menambahkan, kendaraan yang masuk ke tol Cikampek lebih banyak didominasi kendaraan pribadi. Sementara kendaraan umum amat jarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski volume kendaraan yang hendak ke Jakarta tersebut cukup besar, sambungnya, namun tidak terjadi antrean panjang di pintu tol. "Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi malam ini," pungkasnya.<strong>(irw/irw)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kecelakaan Arus Mudik-Balik Tahun Lalu Masih Tinggi ]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2124</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 08:49:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/30/kecelakaan-arus-mudik-balik-tahun-lalu-masih-tinggi/</guid>
<description><![CDATA[September 23,2008
Bogor, (tvOne)
Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto mengingatkan kepada masyarakat di se]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="blue font10" style="padding-bottom:3px;">September 23,2008</span><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Bogor, (tvOne)</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto mengingatkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia yang hendak mudik ataupun pada saat balik pada Idul Fitri 1429 Hijriyah tahun 2008 agar tetap berhati-hati saat berkendaraan menuju kampung halaman.</span></p>
<p style="text-align:justify;">Alasannya, angka kecelakaan lalu-lintas pada saat arus mudik dan arus balik Idulfitri tahun lalu, ternyata masih tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">"Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat tahun lalu menunjukkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas pada saat mudik masih tinggi yakni sebanyak 1.025 kejadian," katanya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Bogor, Bambang Gunawan saat menjadi inspektur upacara pada upacara gelar pasukan pengamanan lebaran di wilayah hukum Polresta Bogor di Lapangan Sempur, Selasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Kapolri merinci bahwa dari 1.025 kasus kecelakaan lalu-lintas pada arus mudik tahun lalu, korban meninggal dunia 362 orang, luka berat 481 orang, luka ringan 804 orang serta kerugian material sebesar Rp3,25 miliar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan kecelakaan saat arus balik tercatat sebanyak 839 kejadian, dengan rincian korban meninggal dunia 314 orang, luka berat 382 orang, luka ringan 770 orang, dan kerugian material sebesar Rp1,6 miliar.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : www.tvone.co.id</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dishub Lampung Prediksi Puncak Arus Balik H+4]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2117</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 08:02:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/30/dishub-lampung-prediksi-puncak-arus-balik-h4/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 30 September 2008 - 12:21 wib
BANDAR LAMPUNG - Puncak arus balik Lebaran dari Pulau Sumatra ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Selasa, 30 September 2008 - 12:21 wib</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>BANDAR LAMPUNG</strong> - Puncak arus balik Lebaran dari Pulau Sumatra menuju Pulau Jawa diprediksi berlangsung pada H+4 atau Minggu 5 Oktober mendatang.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal tersebut disebabkan banyaknya pekerja yang harus kembali masuk pada Senin 6 September keesokan harinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengantisipasi lonjakan penumpang, Terminal Rajabasa Lampung melakukan persiapan khusus untuk menampung pemudik yang hendak kembali ke Pulau Jawa melalui terminal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">"Kami menyiagakan bus-bus Damri sebagai cadangan," ujar Kepala Terminal Rajabasa Ruslan Roni di kantornya, Selasa (30/9/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ruslan, jumlah pengguna bus pada arus balik nanti diprediksi lebih besar dari jumlah penumpang pada arus mudik lalu. "Kalau perginya <em>kan</em> ada yang menyarter travel, atau menyarter bus secara bersama-sama, tapi saat kembali ke Jakarta sebagian besar pemudik akan menggunakan bus," sambungnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernyataan yang sama juga dilontarkan Manajer PT ASDP Pelabuhan Bakauheni, Zailis Anas. "Kemungkinan ramainya kembali para pemudik pada H+4," kata Zailis.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, Zailis menambahkan, untuk arus balik mendatang pihaknya tidak memprogramkan dermaga khusus maupun kapal khusus untuk sepeda motor, "Kami hanya memberikan pelayanan loket khusus motor," tambahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal tersebut dilakukan, kata Zailis, karena seluruh dermaga dan kapal yang ada sangat mumpuni untuk mengangkut segala jenis kendaraan termasuk sepeda motor.</p>
<p style="text-align:justify;">Zailis menjamin, pada arus balik mendatang tidak akan terjadi penumpukan kendaraan karena luasnya areal parkir yang dimiliki Pelabuhan Bakauheni. "Dibanding Merak, areal parkir kami lebih luas," pungkasnya.<strong>(Aji Aditya Junior/Trijaya/ded)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Awas! H+3 &amp; H+4 Puncak Arus Balik Bakal Terjadi ]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2101</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 07:43:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/30/awas-h3-h4-puncak-arus-balik-bakal-terjadi/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 30/09/2008 09:16 WIB
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - 	Kepadatan arus mudik telah lewat. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Selasa, 30/09/2008 09:16 WIB</span><br />
<span class="reporter"><strong>Indra Subagja</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - 	Kepadatan arus mudik telah lewat. Kini giliran arus balik, dan diperkirakan pada H+3 dan H+4 puncaknya akan terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">"Kita antisipasi, kita gelar pasukan 2/3 kekuatan di masing-masing wilayah kepolisian. Kita jaga di penggal-penggal jalan," kata Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Pol Yudi Sushariyanto saat dihubungi lewat telepon, Selasa (30/9/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Kemacetan diperkirakan terjadi di pintu gerbang dan pintu keluar tol. Juga di kawasan botle neck. "Yang kita khawatirkan kecelakaan, karena masyarakat ingin buru-buru pulang," tambahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara untuk arus mudik tercatat pada H-5, H-4, dan H-3 jumlah kendaraan mencapai kepadatan yang tinggi. "Kemacetan kita pantau di 43 lokasi, kemacetan bisa 4-5 jam, ini trennya turun. Kalau dahulu bisa sampai 1 hari," imbuhnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari data juga tercatat jumlah kendaraan roda empat hingga H-3 tercatat di Tol Cikampek 32.500, tol merak 29.014, Tol Padaleunyi 35.920.</p>
<p style="text-align:justify;">"Saat arus mudik itu kebanyakan pemudik bergerak lepas sahur dan setelah buka puasa. Rata-rata kepadatan hanya terjadi 3-4 Km kemudian terpecah lagi. Dan untuk kemacetan yang agak lumayan tercatat di Km 34 Tol Cikampek, Nagrek, dan simpang Jomin," tandasnya.<strong>(ndr/irw)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Priit! Hingga H-1, 21 Ribu Pemudik Kena Tegur]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2098</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 07:40:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/30/priit-hingga-h-1-21-ribu-pemudik-kena-tegur/</guid>
<description><![CDATA[Selasa, 30/09/2008 08:50 WIB
Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Jumlah pemudik yang melakukan pelan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="date">Selasa, 30/09/2008 08:50 WIB</span><br />
<span class="reporter"><strong>Indra Subagja</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> - Jumlah pemudik yang melakukan pelanggaran rupanya masih banyak. Jumlahnya pun mencapai puluhan ribu. Dan pada umumnya, yang dikenai teguran adalah kendaraan roda dua yang kelebihan penumpang.</p>
<p style="text-align:justify;">"Seluruh Indonesia 21 ribu untuk seluruh kendaraaan. Sedang untuk kendaraan roda 2 ada 12.107," kata Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Pol Yudi Sushariyanto saat dihubungi lewat telepon, Selasa (30/9/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Kendaraan yang kena tegur dan termasuk kenda tilang itu umumnya melakukan pelanggaran menerabas marka jalan dan tidak tertib selama berkendara.</p>
<p style="text-align:justify;">"Untuk sepeda motor karena mereka membawa anak, jadi kita pinggirkan, diberi pembinaan dengan meminta menepi selama 5-10 menit," tambahnya.<br />
<strong><br />
Total Korban Tewas</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sedang data jumlah korban tewas dan kecelakaan yang terjadi juga cukup mengkhawatirkan. Walau jumlah ini menurun di banding tahun lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">"Sampai sekarang 197 meninggal, 192 luka berat," tambah Yudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada umumnya kecelakaan itu melibatkan sepeda motor 428, bus 27, kendaraan pribadi 89, dan truk 101.</p>
<p style="text-align:justify;">"Pada umumnya terjadi di jalur alternatif di jalur utama yang dijaga polisi bisa terpantau," jelasnya.<br />
<strong>(ndr/irw)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kepadatan Turun 60 Persen, Nagrek Lengang]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2051</link>
<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 08:01:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/29/kepadatan-turun-60-persen-nagrek-lengang/</guid>
<description><![CDATA[Kepadatan Turun 60 Persen, Nagrek Lengang
Senin, 29 September 2008 - 13:18 wib
BANDUNG - Memasuki H-]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="title">Kepadatan Turun 60 Persen, Nagrek Lengang</span></p>
<h5 style="text-align:justify;">Senin, 29 September 2008 - 13:18 wib</h5>
<p style="text-align:justify;"><strong>BANDUNG</strong><strong> -</strong> Memasuki H-2 hari raya Idul Fitri, situasi lalu-lintas di seputaran Nagrek, Bandung, terpantau lengang dan menurun dari hari sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, kepadatan berkurang hingga 60 persen.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan pantauan hingga pukul 13.00 WIB dan catatan Pos Nagrek Dinas Perhubungan Bandung, penurunan kendaraan mulai terjadi sejak minggu malam kemarin sekira pukul 23.00 WIB.</p>
<p style="text-align:justify;">"Sebelumnya, rata-rata jumlah kendaraan yang meintas di wilayah Nagrek mencapai sekira 1000 kendaraan per setengah jam, sedangkan hari ini menurun 60 persen dari hari sebelumnya," ujar petugas Pos Nagrek, Harry.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pukul 11.00 WIB sampai 11.30 WIB jumlah motor dari barat ke timur hanya sebanyak 593 kendaraan, sedangkan roda empat hanya 280 per setengah jam.</p>
<p style="text-align:justify;">"Kemarin, antrean kendaraan yang terjadi saat sahur, tidak nampak hari ini. Rata-rata kendaraan yang melintas hanya 10 hingga 11 per kendaraan menit. Laju kendaraan pun cukup lumayan antara 50 kilometer per jam," pungkasnya. <strong>(Sigit Zulmunir/Trijaya/teb)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pantura Macet, Wakapolri Sidak ]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2035</link>
<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 17:21:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/29/pantura-macet-wakapolri-sidak/</guid>
<description><![CDATA[

Minggu, 28 September 2008 - 18:17 wib
CIREBON - Kemacetan yang terjadi pada Minggu dinihari di Tol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="pdet"><img src="http://news.okezone.com/images-data/content/2008/09/28/1/150124/3OnA20QgwB.jpg" alt="" /></div>
<p><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Minggu, 28 September 2008 - 18:17 wib</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>CIREBON </strong>- Kemacetan yang terjadi pada Minggu dinihari di Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) dan ruas jalan Pantura antara Kanci dan Gebang menarik perhatian Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanagara. Dia pun melakukan pemantauan langsung di ruas jalur Pantura Cirebon.</p>
<p style="text-align:justify;">"Salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan di ruas jalan Pantura ini adalah pertigaan Kanci. Karena ditempat itu merupakan pertemuan antara arus yang dari arah Pantura dan kendaraan yang keluar tol Kanci. Akibatnya, jalan tidak bisa menampung tumpukan kendaraan dari kedua arah tersebut hingga mengalami kemacetan," terang Makbul kepada wartawan di Pos PAM Losari Kabupaten Cirebon, Minggu (28/9/2008).</p>
<p style="text-align:justify;">Dijelaskan Makbul, untuk mengantisipasi kemacetan di daerah itu tentunya diperlukan solusi yakni dengan membangunan fly over di sekitar pintu tol Kanci. Hingga, jika terjadi lonjakan arus kendaraan bisa diantisipasi melalui jalur fly over.</p>
<p style="text-align:justify;">"Itu karena sudah over load. Jadi, perlu ada fly over untuk mengantisipasi kemacetan, terutama saat musim mudik Idul Fitri seperti saat ini," tegas Makbul.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih lanjut Makbul meminta kepada jajaran kepolisian wilayah Jateng dan Jabar agar terus berkoordinasi dalam mengantisipasi lonjakan pemudik yang kemungkinan akan terus terjadi. Dia mengimbau koordinasi harus lebih diintensifkan antara petugas kepolisian yang berada di wilayah perbatasan Jateng-Jabar atau bertepatan dengan Pos PAM Losari.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu Makbul mengingatkan, hal yang perlu mendapat perhatian adalah terjadinya kecelakaan lalu lintas, utamanya, pengendara sepeda motor. Karenanya, Dia mengimbau jajaran kepolisian untuk bekerjasama dengan kalangan swasta guna memperbanyak rest area. "Saya meminta jajaran kepolisian untuk menindak para pemudik yang menggunakan kendaraan bak terbuka, seperti pick up. Bentuknya, peringatan. Itu karena akan sangat membahayakan bagi mereka," ujar Wakapolri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu Kapolwil Cirebon Kombes Pol Naseer Amir menegaskan, prediksi mengenai terjadinya lonjakan arus mudik pada tahun ini, ternyata terbukti. Pasalnya, jumlah kendaraan yang melintasi jalur mudik, khususnya Pantura, tahun ini jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">"Pada H-4 Idul Fitri tahun ini, jumlah sepeda motor yang melalui Pantura mencapai 109 ribu unit. Sedangkan tahun lalu, hanya mencapai 60 ribu unit. Padahal dalam kondisi normal, jumlahnya hanya 2 ribu unit per hari," papar Naseer.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, lanjut Naseer jumlah kendaraan roda empat pun mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan H-4 lebaran tahun sebelumnya. Tahun 2007 lalu, jumlahnya hanya mencapai 36 ribu unit. Namun, tahun sekarang mengalami peningkatan hingga mencapai 103 ribu unit kendaraan. Sementara pada hari normal, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura hanya mencapai sekira 1.861 unit.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian pula dengan kendaraan angkutan beban. Kali ini, jumlahnya mencapai 18.500 unit. Tahun lalu, sebanyak 13 ribu unit. Sementara jumlah bus, tahun ini sebanyak 16.500 unit. "Tahun lalu, sebanyak 11 ribu unit," papar Nasser.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan data Pos Pam Losari, Minggu (28/9/2008), jumlah kendaraan yang melintas pada pukul 06.00-13.00 WIB, terjadi masih tetap didominasi sepeda motor. Jumlahnya, mencapai 8.969 unit. Untuk mobil penumpang, jumlahnya sebanyak 2.698 unit. Mobil beban sebanyak 263 unit. Sedangkan jumlah bus sebanyak 283 unit. <strong>(Tantan Sulton Bukhawan/Sindo/mbs)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lalu Lintas Pantura Meningkat 300%]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=2009</link>
<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 16:20:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/28/lalu-lintas-pantura-meningkat-300/</guid>
<description><![CDATA[Minggu, 28 September 2008 - 18:02 wib
BREBES - Kepadatan arus lalu lintas pada H-3, Minggu (28/9/200]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Minggu, 28 September 2008 - 18:02 wib</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>BREBES </strong>- Kepadatan arus lalu lintas pada H-3, Minggu (28/9/2008), di jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, mengalami peningkatan tiga kali lipat dibanding H-4, Sabtu 27 September kemarin. Lonjakan kendaraan mencapai 18.950 unit kendaraan, per jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal pada H-4 lalu, baru mencapai 5.000 kendaraan per jamnya. Jumlah tersebut merupakan peningkatan terbesar selama arus mudik lebaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Lonjakan volume kendaraan ini menyebabkan kendaraan yang masuk ke pintu gerbang Jawa Tengah melalui Jembatan Sungai Cisanggarung, Losari, Brebes mengalami kemacetan dan iring-iringan kendaraan padat merayap sepanjang 5 Km sejak pukul 06.00 WIB.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari catatan petugas Pos Cisanggarung, kendaraan dari arah barat yang masuk ke wilayah Jateng sejak pukul 06.00 WIB hingga sekarang terpantau sebanyak 151.539 unit.</p>
<p style="text-align:justify;">Jumlah tersebut didominasi sepeda motor mencapai 111.000 unit dan kendaraan roda empat 35.571 unit. Sementara kecepatan kendaraan rata-rata mencapai 25-30 km per jam.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tempat terpisah, kapolres Brebes AKBP Firli Dahuri membenarkan lonjakan cukup signifikan arus kendaraan yang melintasi Cisanggarung pada H-4.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini berdampak pada penumpukan kendaraan di wilayah Losari hingga Tanjung. Selain akibat penumpukkan kendaraan, kepadatan juga disebabkan banyaknya masyarakat yang menyeberang jalan dan kendaraan yang hendak berbelok arah dari barat ke selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">"Kendaraan padat merayap mulai Losari hingga Tanjung. Tapi, setelah Tanjung ke Tegal arus lalu lintas kembali normal," katanya. <strong>(Kastolani/Sindo/ded)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : okezone.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[IBSN:JALUR SELATAN AMAN UNTUK MUDIK]]></title>
<link>http://shannypersonalblog.wordpress.com/?p=687</link>
<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 18:11:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>mang shanny</dc:creator>
<guid>http://shannypersonalblog.wordpress.com/2008/09/26/ibsnjalur-selatan-aman-untuk-mudik/</guid>
<description><![CDATA[
Ada banyak alternative jalur untuk mudik yang dapat kita lalui, dan salah satunya adalah jalur sela]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Ada banyak alternative jalur untuk mudik yang dapat kita lalui, dan salah satunya adalah jalur selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa jalur selatan termasuk jalur yang paling aman untuk mudik?<br />
<!--more--><br />
Jalur selatan merupakan jalur utama yang terhubung mulai dari Bogor, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis hingga menuju perbatasan jawa barat jawa tengah.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang jalur ini termasuk sangat ramai, ini karena banyaknya kota-kota yang dilalui sepanjang jalur utama tersebut. Tetapi menjelang arus mudik biasanya kondisi jalur utama ini telah dipersiapkan dengan baik oleh pihak Kepolisian setempat dan selalu berkoodinasi dengan setiap kepolisian setempat.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa titik rawan yang perlu diperhatikan bila kita menggunakan jalur selatan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Mulai dari Bogor menuju ke arah Puncak, maka sepanjang jalur ini adalah merupakan jalur yang cukup padat dan ramai, serta ada beberapa titik rawan kecelakaan, seperti di daerah puncak pass, daerah Tapal Kuda yang baru-baru ini terjadi kecelakaan Bus hingga menewaskan beberapa penumpangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selepas Bogor, memasuki daerah Cianjur, juga ada beberapa titik yang perlu diperhatikan oleh para pemudik, terutama diantara Cianjur hingga ke jembatan Rajamandala di daerah Padalarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Menjelang memasuki kota Bandung, di daerah padalarang, biasanya sering terjadi kemacetan, hal ini karena pada jalur tersebut ada pasar yang cukup ramai dihari-hari biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun setelah memasuki Tol Padalarang – Cileunyi, kondisi aman, dan lancar. Setelah keluar Tol, mulai sekitar daerah Cileunyi, kita harus sedikit hati-hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun pada jalur ini telah di buat dengan cukup lebar dan adanya pembatas jalan, tetapi karena memasuki kawasan pabrik yang pada jam-jam tertentu cukup membuat macet kondisi jalan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemacetan biasanya akan menumpuk di sekitar jalur jalan Nagrek, karena pada jalur jalan ini merupakan simpang tiga antara arah yang ke Garut dengan arah yang ke Tasikmalaya dan Ciamis.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain karena kondisi jalan yang cukup curam dan berbahaya, karena itu pada jalur ini diharapkan para pemudik dengan kendaraan harus bersabar menunggu antrian yang pastinya sudah diatur oleh Bapak-bapak Polisi disana.</p>
<p style="text-align:justify;">Selepas Nagrek, maka perjalanan akan lancar, karena selain kondisi jalan yang tidak lagi menemukan titik-titik kemacetan yang berarti. Namun perlu diingat bahwa bagi pemudik justru kondisi seperti inilah yang biasanya akan menimbulkan kecelakaan yang bisa berakibat fatal.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena ingin cepat sampai tujuan sehingga memacu kendaraan dengan cepat, tanpa memperhatikan rambu-rambu lalulintas. Apapun kondisi jalan yang dilalui kita harus tetap waspada.</p>
<p style="text-align:justify;">Memasuki daerah Rajapolah di Tasikmalaya, maka disana terdapat persimpangan yang membedakan jalur jalan utama. Jalur sebelah kiri menuju ke Tasikmalaya lewat kota, sedangkan jalur tengah menuju ke daerah Ciamis melewati jalur Cihaurbeuti.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini merupakan jalur alternative yang bisa dipergunakan oleh para pemudik, karena selain jalur ini sangat mudah, juga kondisi jalan yang relative mulus, malah pada beberapa ruas jalan telah diperbaiki dengan cara membuat jalur jalan lapis beton.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi jalan di Cihaurbeuti ini, termasuk kondisi yang aman, karena selain jalan yang lurus, tidak banyak belokan dan juga tidak ada tanjakan yang sangat berat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi jalur ini akan terus seperti ini hingga memasuki kota Ciamis dan diteruskan ke kota Banjar, hingga berakhir di perbatasan jawa barat dengan jawa tengah di Banjar.</p>
<p style="text-align:justify;">Akhirnya, bagaimanapun arah dan jalur yang hendak kita lalui untuk mudik, sikap kewaspadaan dan selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas sangat penting diperhatikan oleh para pemudik.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan sampai perjalanan anda harus berakhir di Rumah Sakit atau ada hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga acara berkumpul bersama keluarga menjadi tidak terlaksana dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga perjalanan anda aman, lancar dan selamat sampai tujuan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kecelakaan Lalulintas, Pembunuh Terbanyak ke-3]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=1494</link>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 16:39:56 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/14/kecelakaan-lalulintas-pembunuh-terbanyak-ke-3/</guid>
<description><![CDATA[
Pernahkah kita membayangkan betapa hebohnya liputan media dan reaksi masyarakat jika saja di negeri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://rizkibeo.files.wordpress.com/2008/09/picture2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1496" title="picture2" src="http://rizkibeo.wordpress.com/files/2008/09/picture2.jpg" alt="" width="260" height="211" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Pernahkah kita membayangkan betapa hebohnya liputan media dan reaksi masyarakat jika saja di negeri ini setiap hari sepanjang tahun terjadi satu kecelakaan pesawat terbang? Paling tidak, satu hal bisa diperkirakan jika hal ini terjadi: penduduk Indonesia akan berkurang sekitar 30 ribu jiwa pertahun. Kecelakaan pesawat memang tidak terjadi sesering itu. Namun bahwa Indonesia kehilangan 30 ribu jiwa dalam setahun adalah suatu kenyataan. Dan penyebabnya tiada lain adalah kecelakaan lalulintas jalan raya!</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan data Departemen Kesehatan tahun 2004, penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit jantung disusul stroke pada peringkat kedua. Sedangkan di tempat ke-3 menyusul kecelakaan lalulintas. Jika kita bermain-main dengan data kecelakaan dari Kepolisian RI tahun 2006, kita akan mendapati angka rata-rata yang sangat mencengangkan ini:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Tiap 1 jam rata-rata telah terjadi 10 kecelakaan lalulintas</li>
<li>Tiap 10 menit 1 orang menderita luka ringan akibat kecelakaan</li>
<li>Tiap 15 menit 1 orang menderita luka berat akibat kecelakaan</li>
<li>Tiap 30 menit 1 orang meninggal dunia akibat kecelakaan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Sebuah studi tentang <em>accident costing</em> yang disponsori oleh ADB memperkirakan bahwa kerugian ekonomi nasional akibat kecelakaan lalulintas di Indonesia telah mencapai 2,91% dari Produk Domestik Brutto (PDB), atau sekitar 41 trilyun rupiah pada tahun 2004. Bahkan menurut Bank Dunia dan ABD, pada beberapa negara berkembang kerugian ekonomi ini telah melampaui jumlah pinjaman luar negeri yang mereka terima.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah kita akan berdiam diri dengan fakta yang mencengangkan semacam itu? Berbagai negara maju maupun berkembang melihat kejadian serupa di negaranya masing-masing dan mengatakan tidak! Bahu-membahu, berbagai upaya melalui pendekatan <em>engineering</em>, <em>education</em>, <em>emergency preparedness</em>, <em>encouragement</em>, dan <em>enforcement </em>terus dilakukan. Swedia, negara dengan sistem jalan raya teraman di dunia, bahkan telah menjalankan kebijakan <em>Vision Zero</em>. Dengan kebijakan ini, tidak boleh ada seseorang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di Swedia.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tahun-tahun mendatang dapat kita perkirakan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Indonesia akan semakin meningkat. Secara alamiah, peluang meningkatnya kejadian kecelakaan tentu akan semakin besar pula. Semestinya kita perlu berbuat sesuatu. Ataukah kita akan kembali kepada kepercayaan tradisional, bahwa kecelakaan lalulintas adalah “takdir” yang tak terelakkan? Namanya juga “kecelakaan”…</p>
<p style="text-align:justify;"><em>(sumber : Berlian Kushari, http://kberlian.staff.uii.ac.id/)</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Di China Bus Masuk Jurang, 51 Warga Tewas]]></title>
<link>http://rizkibeo.wordpress.com/?p=1479</link>
<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 04:14:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>rizkibeo</dc:creator>
<guid>http://rizkibeo.wordpress.com/2008/09/14/di-china-bus-masuk-jurang-51-warga-tewas/</guid>
<description><![CDATA[Sabtu, 13/09/2008 23:47 WIB
Bus Nyemplung ke Jurang, 51 Warga Tewas
 Indra Subagja - detikNews
Beiji]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span class="date">Sabtu, 13/09/2008 23:47 WIB</span><br />
<strong><span class="judul">Bus Nyemplung ke Jurang, 51 Warga Tewas</span></strong><br />
<span class="reporter"> <strong>Indra Subagja</strong> - detikNews</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Beijing</strong> - Kecelakaan yang mengenaskan terjadi. Sebuah bus yang sedang melintas di areal pegunungan, masuk ke jurang. Akibatnya 51 penumpang dilaporkan tewas.</p>
<p>Seperti dikutip AFP, Sabtu (13/9/2008), bus tersebut tengah melakukan perjalanan dari Kota Bazhong di Provinsi Sichuan ke Ningbo, kota di sebelah timur Provinsi Zhejiang.</p>
<p>Catatan penumpang, saat bus bergerak meninggalkan Kota Bazhong tercatat ada 51 orang. Namun belum diketahui jelas apakah ada penumpang lainnya yang diangkut di tengah jalan.</p>
<p>Sejumlah saksi mata menuturkan, mereka mendengar ledakan dan melihat asap yang keluar dari lokasi kecelakaan bus tersebut. Gubernur Provinsi Sichuan, Jiang Jufeng memimpin langsung pencarian itu.</p>
<p>Dan seperti dilaporkan kantor berita Cina, Xinhua tidak ada korban yang ditemukan hidup.</p>
<p>Memang jalan-jalan di Cina diketahui sebagai jalan yang berbahaya di dunia, dan ini ditambah pengemudi bus yang biasanya terus menumpuk penumpang walau bus sudah penuh. Sebagai catatan saja, 81 ribu orang tewas akibat kecelakaan di Cina dalam waktu 223 hari.<strong>(ndr/)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber : detiknews.com</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
