<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>kehidupan &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/kehidupan/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "kehidupan"</description>
	<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 18:26:44 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Rasa ini...]]></title>
<link>http://pendekarkata.wordpress.com/?p=5</link>
<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 14:17:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>LightSoul</dc:creator>
<guid>http://pendekarkata.wordpress.com/?p=5</guid>
<description><![CDATA[Rasa ini..
terbit jauh dari dalam diri ini
Tersudut sepi sekian lama, sekian waktu
penuh dengan pelb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa ini..</p>
<p>terbit jauh dari dalam diri ini</p>
<p>Tersudut sepi sekian lama, sekian waktu</p>
<p>penuh dengan pelbagai rasa bahgia, seronok dan terharu</p>
<p>penuh dengan rasa tanggungjawab dan kasih sayang</p>
<p>hadirnya tidak di seru, tidak dipinta</p>
<p>tapi ianya tetap dinanti-nanti sepanjang hidup</p>
<p>Rasa ini...</p>
<p>Telah lama wujud dan terpendam kemas dalam hati</p>
<p>Menanti tiba waktu yang sesuai dan tika yang sempurna</p>
<p>Menunggu sesuatu untuk di zahirkan dan di selami</p>
<p>Menanti sesorang untuk dikongsi sama dan dihargai sama</p>
<p>Rasa ini...</p>
<p>Kadang kala ia terbit di salah waktu dan tika</p>
<p>Meminta seribu pengharapan, seribu kesetiaan</p>
<p>Di kala si Dia belum bersedia menerima dan memahami</p>
<p>Rasa ini..</p>
<p>Moga ia tetap disitu...</p>
<p>Bercambah dan terus mekar disitu</p>
<p>Hingga tiba masa dan waktunya</p>
<p>Biar Yang Maha Esa menentukan segalanya</p>
<p><strong>@ PK 10:15PM 26th July 2008</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Hukuman apa yang tepat bagi koruptor?]]></title>
<link>http://satyasembiring.wordpress.com/?p=497</link>
<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 11:51:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>satya sembiring</dc:creator>
<guid>http://satyasembiring.wordpress.com/?p=497</guid>
<description><![CDATA[Kita tahu bahwa belakangan ini sering sekali kasus korupsi telah berhasil di ungkap oleh KPK. ini ha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kita tahu bahwa belakangan ini sering sekali kasus korupsi telah berhasil di ungkap oleh KPK. ini hanya segelitir kejadian yg terbongkar. banyak lagi kasus kasus lain yg belum tersentuh oleh tangan KPK.  para korputor biasanya diberikan hukuman penjara, dicopot dari jabatannya. Uang hasil korupsi yang sudah betumpuk tumpuk tetap tersimpan dengan rapih. uang hasil korup telah dibagi-bagikan kepada keluarga, anak, istri, bibik, paman, tante, tetanga, selingkuhan dan wanita bayaran mereka.</p>
<p>seperti kata pepatah " sepandai pandai tupai melompat sekali jatuh jua "  Tupai kan tidak hanya sekali melompat dan jatuh. begitujuga dengan koruptor tidak hanya sekali melakukan tindak korup tapi sudah berkali kali dan akhirnya tercium juga gelagat mereka oleh KPK. nah yg belum ketahun kan rame.  Bagaimana seharusnya negara kita menangani dan memberikan hukuman kepada para koruptor?</p>
<p>banyak pihak menyatakan setuju mengganjar para koruptor dengan hukuman mati. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua DPR Agung Laksono, dan sejumlah elemen di Indonesia mendukung wacana itu. tapi ini kan tidak semudah itu. nyaris seluruh organ negara ini tidak bersih dari koruptor. Akibatnya, pemerintahan tidak bisa berjalan efektif. Banyak pejabat terlibat korupsi, mulai gubernur, bupati/wali kota, kepala dinas, dan sebagainya. Sistem peradilan menjadi berantakan, penyidik bisa disogok, bahkan di level legislasi pun sudah terserang virus korupsi ketika merancang sebuah produk hukum.</p>
<p>hukuman mati bukan lah hal yg mudah untuk dilaksanankan. karena beberapa faktor</p>
<ol>
<li>Hukuman mati bagi korupsi mungkin saja bisa menimbulkan persoalan baru lagi. Misalnya orang yang dianggap telah melakukan korupsi, kemudian dihukum mati. Belakangan ternyata terungkap fakta baru bahwa orang tersebut tidak korupsi. Tentu ini bakal meninggalkan duka mendalam bagi pihak keluarga, menimbulkan dendam, dan sebagainya.</li>
<li> Ada yang berangkapan Nyawa seseorang yang berhak mengambilnya adalah TUHAN. sehingga menyalahi aturan agama.</li>
</ol>
<p>Dengan demikian, hukuman mati bagi para koruptor bukanlah pilihan yang tepat apalagi bijak. Pemerintah dan semua pihak terkait perlu mencari cara yang lebih kreatif dan efektif dalam upaya pemberantasan korupsi. Pembentukan KPK baru sebuah langkah awal yang cukup memberikan kejutan bagi para koruptor</p>
<p>Menurut anda  hukuman apa yg cocok bagi para koruptor?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kehidupan Kompleks Tertunda 2 Miliar Tahun]]></title>
<link>http://andreyli2k.wordpress.com/?p=44</link>
<pubDate>Sat, 26 Jul 2008 05:21:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>Andry Li</dc:creator>
<guid>http://andreyli2k.wordpress.com/?p=44</guid>
<description><![CDATA[Oksigen dan logam molibdenum mungkin dua komponen utama yang berperan dalam proses pembentukan kehid]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong></strong>Oksigen dan logam molibdenum mungkin dua komponen utama yang berperan dalam proses pembentukan kehidupan yang kompleks di muka Bumi. Karena kadar keduanya masih sangat rendah saat Bumi berusia muda, hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak berkembang selama kurun waktu 2 miliar tahun.</p>
<p>Hanya bakteri yang subur di rentang waktu antara 2,5 juta tahun lalu hingga 0,5 juta tahun lalu. Organisme bersel banyak diperkirakan baru berkembang pesat sejak 0,7 miliar tahun lalu meskipun terdapat bukti-bukti sudah muncul sejak 2 miliar tahun sebelumnya.</p>
<p>Hal ini mungkin disebabkan kandungan molibdenum yang rendah di luatan purba karena saat itu kadar oksigen di atmosfer sangat rendah. Molibdenum merupakan bahan yang digunakan bakteri untuk proses fiksasi atau mengubah nitrogen dari sebuah gas di atmosfer menjadi senyawa yang dibutuhkan makhluk hidup.</p>
<p>Bakteri tidak mungkin mengolah nitrogen dengan efektif jika kadar molibdenum rendah. Jika hasil fiksasi nitrogen tidak cukup banyak, makhluk bersel banyak seperti, hewan, tumbuhan, dan manusia tak mungkin bertahan hidup. Sebab, organisme kompleks tak sanggup menyerap langsung unsur nitrogen.</p>
<p>"Kandungan molibdenum di laut mungkin memainkan peran utama perkembangan makhluk hidup," ujar Timothy Lions, profesor biogeokimia dari Universitas California Riverside. Temuannya bersama mahasiswa bimbingannya, Clint Scott, dan Ariel Anbar, pakar biokimia dari Universitas Arizona, yang dimuat jurnal Nature edisi terbaru membuktikan hal tersebut.</p>
<p>Mereka menyuguhkan bukti keterkaitan erat antara oksigen dan molibdenum setelah mempelajari sampel batuan purba. Sampel tersebut diarutkan ke dalam cairan asam lalu kadar molibdenumnya dianalisis. Ternyata kadar molibdenum yang dihasilkan sebanding dengan kadar oksigen.</p>
<p>Saat ini molibdenum merupakam logam transisi paling banyak di lautan. Sumber utamanya adalah reaksi oksigen dengan mineral yang membawanya termasuk batu-batuan tadi. Peran molibdenum mirip dengan logam besi yang membantu mengikat karbon dioksida dari atmosfer ke lautan.</p>
<p><em>sumber : kompas.com  maret 2008</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Telaga Hati]]></title>
<link>http://cm79.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 15:12:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>dream79</dc:creator>
<guid>http://cm79.wordpress.com/?p=3</guid>
<description><![CDATA[Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.</p>
<p>Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan.</p>
<p>"Coba minum ini, katakan bagaimana rasanya", ujar pak tua.</p>
<p>"Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping. Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya.</p>
<p>"Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah."<br />
Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya, "Bagaimana rasanya ?"</p>
<p>"Segar ", sahut si pemuda.</p>
<p>"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua.</p>
<p>"Tidak, " sahut pemuda itu.</p>
<p>Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata: "Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama. Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.?<br />
Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya. Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan; lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu."</p>
<p>Pak tua itu lalu kembali menasehatkan : "Hatimu adalah wadah itu. Perasaanmu adalah tempat itu. Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.?<br />
Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian."</p>
<p><em>Karena Hidup adalah sebuah pilihan..mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang..? belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik.</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lel@H ... LEt!H ...]]></title>
<link>http://dhieeewhe.wordpress.com/?p=329</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 14:57:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhieeewhe</dc:creator>
<guid>http://dhieeewhe.wordpress.com/?p=329</guid>
<description><![CDATA[
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dhieeewhe.files.wordpress.com/2008/07/2507081.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-330" src="http://dhieeewhe.wordpress.com/files/2008/07/2507081.jpg" alt="" width="400" height="400" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Seandainya aku Al, El dan Dul ?]]></title>
<link>http://klinikservo.wordpress.com/?p=1238</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 14:42:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>Klinik S.E.R.V.O</dc:creator>
<guid>http://klinikservo.wordpress.com/?p=1238</guid>
<description><![CDATA[  
Seandainya aku Al, El dan Dul &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;
Maka aku akan bertanya ke Papa, meng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/000202B3.gif" border="0" alt="" /> </p>
<p>Seandainya aku Al, El dan Dul ............</p>
<p>Maka aku akan bertanya ke Papa, mengapa aku harus membenci Mama ?</p>
<p>Dan sebaliknya aku juga akan bertanya ke Mama, mengapa aku harus membenci Papa ?</p>
<p>Mungkin Papa atau Mama akan mengatakan bahwa Papa atau Mama tidak pernah mengajarkan Al, El dan Dul untuk membenci Papa ataupun Mama.......tetapi mengapa Papa atau Mama selalu tampil di media masa dengan saling "mencela".</p>
<p>Kami tidak mengerti.....mengapa saat aku bersama Papa ataupun Mama selalu ada banyak kamera dan seolah olah Papa atau Mama ingin "mendemonstrasikan" semua kepedulian Papa atau Mama pada kami ?</p>
<p>Mengapa Papa dan Mama tidak bekerja sama saja dalam menyayangi kami sehingga Papa bisa ngeband lebih banyak lagi atau Mama bisa nyanyi lebih banyak lagi ?</p>
<p>Atau mengapa tidak sekalian saja nyanyi bareng satu panggung agar kami bisa yang jadi pemain Band nya ?</p>
<p>Mengapa ?</p>
<p>Mengapa ?</p>
<p>Mengapa ?  </p>
<p>Pa.....biarkan Al, El dan Dul tetap menganggap Mama adalah mama terbaik kami........dan Ma biarkan Al, El dan Dul tetap menganggap Papa adalah papa terbaik kami...... sekalipun Papa dan Mama tidak lagi mau "bersatu".</p>
<p>Pa .... Ma..... walaupun kami masih terlalu kecil untuk memahami persoalan orang tua, biarkan kami tetap menyayangi kalian berdua .......</p>
<div><span style="font-size:medium;"><strong><span style="font-family:Calibri;"><span style="font-size:medium;color:#7030a0;"><span style="font-family:Calibri;"><strong><span style="font-size:13pt;color:#ff0000;line-height:115%;">Ingin Cepat Berubah ?</span></strong><strong><span style="font-size:13pt;line-height:115%;"> <span style="color:#7030a0;">KLIK Disini &#62;&#62;<span> </span></span><a href="http://klinikservo.wordpress.com/alamat-praktek/"><span style="background:red;color:#ff0000;">s</span><span style="background:red;color:#ffff00;">Klinik SERVO</span><span style="background:red;color:#ff0000;">s</span></a> <span style="font-size:medium;color:#7030a0;">!</span></span></strong></span></span></span></strong></span></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Down by the weather..]]></title>
<link>http://geneticthylon.wordpress.com/?p=384</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 10:55:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>geneticthylon</dc:creator>
<guid>http://geneticthylon.wordpress.com/?p=384</guid>
<description><![CDATA[Bangun pagi perut gua sakit. Giler babas punya sakit, bukan sakit perut nak berak dan bukan sakit pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bangun pagi perut gua sakit. Giler babas punya sakit, bukan sakit perut nak berak dan bukan sakit perut nak kentot; just sakit perut yang amat sangat. Nak bangun pun payah macam kena tindih tapi aku bukan kena tindih, just perut aku sakit yang amat sangat. Aku paksa diri untuk duduk, pastu mengesot ke arah pintu dan merangkak ke tangga, turun bawah dan terus mandi. Perut aku sakit yang amat.</p>
<p>Bla bla bla tugas macam biasa dan cuaca sejuk sejak malam tadi betul-betul buat aku tak bermaya. Perut aku still sakit. Kepala hotak mula pening dan segala sistem saraf aku mula goyah bila mana virus demam mula menerjah. Perut aku sakit lagi.</p>
<p>tengah hari...</p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang pesakit : "I fell damn hurt man"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang penyembuh sakit : " what's wrong?"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang pesakit : " my stomach hurts like hell and my brain feels like to burst out of my head"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang penyembuh sakit : "Can you come here?"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang pesakit : "I think I'll be fine. I'll be heading home right after friday prayer"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang penyembuh sakit : "Call me if U need something or do you want me to check u up?"</em></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>sang pesakit : "thanks man, I'll be fine. It's just the weather."</em></p>
<p>Lepas Maghrib aku nak terus tido..... oh tak boleh terus tido aku mesti ke klinik dan mesti makan, sejak pagi tadi aku tak makan... lapar yang amat beb!</p>
<p>perut aku masih sakit.</p>
<p>That's all</p>
<p>p/s: membaca blog noridah kamari membuat aku terpikir. Apakah tasmanian devil itu merupakan wombat? ihiks.. dalam banyak - banyak watak kartun disney, aku paling minat tasmanian devil.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[aku takkan pernah lelah berusaha mengenali dirimu]]></title>
<link>http://resibismo.wordpress.com/?p=306</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 07:24:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>Resi Bismo</dc:creator>
<guid>http://resibismo.wordpress.com/?p=306</guid>
<description><![CDATA[Menikah itu sebuah pilihan hidup, fitrah manusia untuk hidup berpasangan, sebuah proses pendewasaan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Menikah itu sebuah pilihan hidup, fitrah manusia untuk hidup berpasangan, sebuah proses pendewasaan diri kedua insan yang sebelumnya tak mengenal satu sama lain, disatukan oleh ikatan yang suci, disatukan oleh sebuah perjanjian yang berat. Menikah adalah kegiatan mengenal siapa pasangannya, memaklumi kekurangan dan kelebihan orang yang disayanginya, menurunkan ego masing2 menuju sebuah cita2 bersama untuk mewujudkan impian yang telah dicanangkan. Menikah bukanlah perkara mudah, dari nasihat pernikahan yang kami terima, menikah ibarat memasuki sebuah goa gelap yang kita tidak pernah masuk kedalamnya, akan ada halangan dan rintangan dalam perjalanan menuju tujuan. Oleh karenanya diperlukan keberanian dan kebulatan tekad dalam mengambil keputusan untuk menikah, sebelum pada saat dan setelah pernikahan, sehingga kerikil2 cobaan dalam pernikahan bukan menjadi penyebab tenggelamnya biduk rumah tangga melainkan menjadi bumbu2 manis sebuah pernikahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap hari, kugunakan waktu yang cukup untuk mengenalmu, walau sekarang kita jauh secara jarak, ribuan mil jauhnya tetapi hati kita satu, hati kita dekat, karena dengan ikatan suci itu Allah menghimpun hati diantara kita dalam sakinah, cinta dan rahmat. Dan hari2 itu akan kulalui tuk berusaha mengenalimu , mencintaimu, menyayangimu, seumur hidupku sampai sepenggalan nafas terakhir. Apapun kulakukan agar diri ini terus berada dalam relung hatimu, sampai mengakar kedalam urat nadimu. Dan suatu saat ruh ini terhempas lepas dari raga, kuberharap suatu saat bertemu denganmu, dikumpulkan kembali dalam kebahagiaan yang abadi dinegeri sana, negeri tiada berujung, negeri orang-orang yang mencintai Tuhannnya. Istriku... aku sayang kamu, aku cinta kamu... karena Allah, sampai kapanpun.</p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah sampaikanlah salamku pada rasulMu dan orang2 yang beriman, limpahkanlah bagi hambaMu ini Rahmat dan ampunanMu kepada istriku dan juga keturunanku kelak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dedicated to someone so special to me, my soulmate, my beloved wife, cahayamataku <strong>Nur'aini Muslich</strong>. <em>Sayang aku enggak melow khan? hehehehhe :) miss u much.</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Saat Harapan Dimurnikan]]></title>
<link>http://andreanosb.wordpress.com/?p=71</link>
<pubDate>Fri, 25 Jul 2008 05:43:03 +0000</pubDate>
<dc:creator>andreanosb</dc:creator>
<guid>http://andreanosb.wordpress.com/?p=71</guid>
<description><![CDATA[



Saat Harapan Dimurnikan



SUMBER: - Jawaban.com -
Mazmur 46:10
&#8220;Diamlah dan ketahuilah, b]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<table id="detail" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td valign="top">
<h2 class="header">Saat Harapan Dimurnikan</h2>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><span style="color:#ff0000;">SUMBER: - Jawaban.com -</span></p>
<div><em><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;"><strong>Mazmur 46:10</strong></span></em><br />
<em><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! ..."</span></em></div>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Bacaan Alkitab Setahun: <strong>Mazmur 25; Matius 25; 2 Tawarikh 27-28</strong></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Kita meradang, mengamuk, ingin memberontak, dan keluar dari keadaan-keadaan yang begitu menyesakkan. Pimpinan dengan seenaknya membuat kebijakan yang tidak masuk akal. Rekan kerja menusuk dari belakang. Pacar kita tiba-tiba meninggalkan kita, padahal tanggal pernikahan telah ditetapkan.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Pada saat-saat seperti itu, semua hal indah yang Alkitab katakan terasa jauh di awan. Ada ketakutan bahwa yang namanya kasih, pengharapan, dan sukacita itu omong kosong belaka. Sulit untuk bisa bertahan dengan "waras" di situasi yang seperti itu. Tuhan seperti menghilang dari pandangan.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Dalam renungan klasiknya "My Utmost for His Highest", Oswald Chambers menguatkan. Ia mengatakan "Jika kita mengalami kekecewaan dari harapan-harapan kita pada saat ini, itu berarti harapan-harapan tersebut sedang dimurnikan. Setiap harapan atau mimpi yang bisa terpikirkan oleh pikiran manusia akan tergenapi jika Tuhan menganggap hal itu baik di mataNya. Tetapi memang, salah satu hal terberat yang harus dihadapi adalah menunggu terwujudnya harapan itu."</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Menunggu bukan berarti berdiam pasif. Menunggu berarti bekerja dengan keyakinan bahwa kehendak Tuhan yang terbaik atas hidup kita pasti dinyatakan. Pada saat-saat seperti itu, kita mungkin akan mendengar Dia berkata, "Tenanglah anakKu, pada waktunya engkau akan melihat bahwa hadiah terbesar dalam hidupmu adalah mengenalKu. Dan mungkin seringkali jawaban-jawabanKu tampak sangat terlambat. Tapi jawaban terbaikKu akan tetap sama, "Tunggulah dahulu!" </span></p>
<p align="center"><strong><span style="font-size:x-small;font-family:verdana,geneva;">Bertahanlah dalam harapan Anda kepadaNya.</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="left" valign="top"><strong>Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini : </strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="left" valign="top">Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa                                menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa                                terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini                                aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai                                Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah                                Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan,                                di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[I'm anemic royalty]]></title>
<link>http://geneticthylon.wordpress.com/?p=380</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 19:25:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>geneticthylon</dc:creator>
<guid>http://geneticthylon.wordpress.com/?p=380</guid>
<description><![CDATA[Pagi Khamis 24hb jam 9 pagi D.Y.A.M TMJ bertolak secara rasmi bagi memulakan pengembaran selama 4 ha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pagi Khamis 24hb jam 9 pagi D.Y.A.M TMJ bertolak secara rasmi bagi memulakan pengembaran selama 4 hari menjelajah seluruh JOHOR. Antara yang turut serta ialah pegawai-pegawai kerajaan negeri... dan juga Y.A.M RMJ.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://i185.photobucket.com/albums/x74/geneticthylon/filem%20poster/1454533304_e09b9925ce_o.jpg" alt="" width="451" height="300" /></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Note : gambar tahun 2006, sumber internet.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Haikal tak turut serta untuk kembara kali ni (bapa dia tetap turut serta). Dia mungkin frust kot sebab kembara mahkota jelajah pulau last year Nurul syuhadah banyak menyendeng ke RMJ... (please this is not royal gossip!)</p>
<p style="text-align:justify;">Last Monday di mahkamah majistret RMJ hadir bagi mewakili TMJ bagi mendengar satu kes penipuan dan penyalahgunaan surat rasmi istana oleh sorang mamat yang cuba membebaskan sorang awek yang di tuduh memiliki dadah. Cara mamat ni ialah dengan mengemukakan satu surat yang mempunyai letterhead rasmi Istana kepada hakim dan menyatakan Tuanku Sultan memerintah agar awek ni tadi di bebaskan. Memandangkan terdapat keraguan yang amat maka pihak polis telah di arah siasat kesahihan surat tersebut dan pihak istana menafikan sekeras-kerasnya  telah mengeluarkan surat itu. So, bodohnya mamat tu bila mana pada hari Isnin Y.A.M RMJ bertindak hadir ke mahkamah mewakili TMJ. RMJ dengan tegas mahu kes di selesai sebelum Kembara bermula, memandangkan amat mustahil nak selesaikan perbicaraan sebelum khamis maka mamat ni tadi telah di reman selama 14 hari. kedua - dua si mamat dan awek itu berhadapan hukuman penjara seumur hidup sebab itulah hukuman yang pihak Istana mahukan terhadap kedua pesalah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kamar perbicaraan, Y.A.M RMJ duduk di baris hadapan, empat baris tempat duduk di belakang RMJ di kosongkan dan baris tempat duduk yang kelima di penuhi dengan "budak-budak" RMJ yang bertanggungjawap dalam "security detail" RMJ.</p>
<p style="text-align:justify;">Cakap-cakap dari Bukit Timbalan mengatakan bahawa si Pak Lah cuba bertindak hendak membatalkan program Kembara Mahkota Johor dengan alasan pembaziran. Tindakan si Pak Lah ni di lakukan pada ketika si Pak Lah ni turun Johor 3 bulan lepas. Satu tindakan bodoh Pak Lah yang ditentang sepenuhnya oleh kesemua pegawai di Bukti Timbalan. Well, aku malas nak cerita lebih sebab aku tak tau lebih dari apa yang aku tahu.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku ingat nak cuti beb tapi kerja aku ada perlu diselesaikan. Lagi satu ada kemungkinan aku akan terjun semula ke era freelancer... kehkehkeh.. side income beb.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">That's all</p>
<p style="text-align:justify;">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anda Tertarik Menikah Online pada 08-08-08?]]></title>
<link>http://eddymesakh.wordpress.com/?p=759</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 18:47:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>eddymesakh</dc:creator>
<guid>http://eddymesakh.wordpress.com/?p=759</guid>
<description><![CDATA[JELANG pembukaan perhelatan olahraga sedunia atau Olimpiade Beijing, Cina, pada 8 Agustus 2008, Depa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JELANG</strong> pembukaan perhelatan olahraga sedunia atau Olimpiade Beijing, Cina, pada 8 Agustus 2008, Departemen di pemerintahan setempat yang mengurusi pernikahan kini jadi kian sibuk.</p>
<p>Pasalnya, banyak pasangan di negeri tirai bambu itu, terutama warga Beijing, ingin menikah pada tanggal tersebut. "Banyak pasangan yang ingin menikah bertepatan dengan dibukanya Olimpiade Beijing, yaitu 08-08-08. Selain itu, angkat tersebut juga diyakini sebagai angka keberuntungan," ujar Zhai Jianyong, pejabat pemerintah setempat yang mengurusi masalah pernikahan tersebut.</p>
<p>Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, pemerintah setempat akhirnya membuka pendaftaran pernikahan secara online. "Booking form-nya bisa di-download untuk diisi kemudian dikirimkan kembali pada kami. Pengembalian form terakhir tanggal 5 Agustus 2008," ujar Zhai.</p>
<p>Menurut Zhai, situs yang baru diluncurkan pada 7 Juli 2008 lalu hingga saat ini telah menerima hampit 800 pasangan yang ingin menikah pada tanggal keramat itu. "Bukan hanya warga Beijing, beberapa pendaftar juga ada yang berasal dari lain seperti Taiwan dan Hongkong,"ujarnya.</p>
<p>Uniknya, pernikahan pada 8 Agustus 2008 ini akan dilaksanakan masal secara online. Kemudian sertifikat pernikahan atau sejenis surat nikah bisa download di situs yang sama. Anda tertarik? <strong>(sumber:conectique.com)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Doa dari Al-Quran #5]]></title>
<link>http://permatakata.wordpress.com/?p=280</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 15:45:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>exzede</dc:creator>
<guid>http://permatakata.wordpress.com/?p=280</guid>
<description><![CDATA[&#8220;Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku untuk tetap bersyukur akan nikmatMu yang Engkau kurniakan kep]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>"Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku untuk tetap bersyukur akan nikmatMu yang Engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku, dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redhai; dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam jiwa zuriat keturunanku.  Sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu, dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri kepadaMu.</p>
<p>Terjemahan doa dalam bahasa Inggeris di <a href="http://wizdompath.wordpress.com/2008/07/24/supplications-from-the-quran-4/">sini</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Susunan Acara HCD UI]]></title>
<link>http://koestoer.wordpress.com/?p=485</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 13:00:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>koestoer</dc:creator>
<guid>http://koestoer.wordpress.com/?p=485</guid>
<description><![CDATA[Alumni UI,
Tolong ngeliatnya di Zoom aja yah&#8230; di gedein gitu.
Pokoknya bisa koq dibaca.
Salam.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">Alumni UI,</div>
<div class="mceTemp">Tolong ngeliatnya di Zoom aja yah... di gedein gitu.</div>
<div class="mceTemp">Pokoknya bisa koq dibaca.</div>
<div class="mceTemp">Salam.-</div>
[caption id="attachment_486" align="alignnone" width="500" caption="Susunan Acara HCD UI"]<a href="http://koestoer.files.wordpress.com/2008/07/24072008584.jpg"><img class="size-full wp-image-486" src="http://koestoer.wordpress.com/files/2008/07/24072008584.jpg" alt="Susunan Acara HCD UI" width="500" height="666" /></a>[/caption]
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[20 Rambu Dalam Hidup Bermasyarakat ]]></title>
<link>http://sudhew.wordpress.com/?p=64</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 08:16:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>sudhew</dc:creator>
<guid>http://sudhew.wordpress.com/?p=64</guid>
<description><![CDATA[Oleh: Mochamad Bugi
Islam sangat mendorong pemeluknya hidup bermasyarakat secara sehat. Islam mencel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Mochamad Bugi</p>
<p>Islam sangat mendorong pemeluknya hidup bermasyarakat secara sehat. Islam mencela orang yang mengasingkan diri dari kehidupan sosial. Untuk itu, Islam memberi rambu-rambu agar seorang muslim bisa hidup berdampingan dalam masyarakatnya dengan sehat tanpa merugikan satu sama lain. Berikut ini 20 rambu tersebut.</p>
<p>1. Saling memberi nasihat</p>
<p>Saling menasihati adalah salah satu bentuk kesetiaan seorang muslim kepada saudara muslimnya yang lain. Nasihat juga adalah bukti kesempurnaan dan lengkapnya keshalihan seseorang dalam beragama.</p>
<p>Dari Tamim Ad-Daari r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya agama (ad-din) itu an-nashihah.” Kami bertanya, “Nasihat bagi siapakah, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Bagi Allah, bagi Kitab-Nya, bagi Rasul-Nya, dan bagi para imam/ulama muslimin dan bagi orang-orang awam di antara kalian.” (Muslim no. 55)</p>
<p>Dari Jabir bin Abdullah r.a. yang berkata, aku membai’at Rasulullah saw. untuk (mau) mendengar dan menaati (Islam). Lalu beliau mengajariku, “(Lakukanlah) apa yang dapat kamu lakukan dan (hendaknya) kamu menasihati kepada setiap muslim.” (Bukhari no. 7204)</p>
<p>Jadi, saat turun bermasyarakat seorang muslim senantiasa menggunakan kesempatan itu untuk saling menasihati. Pertama, saling mengingatkan untuk menjaga keikhlasan hanya untuk Allah swt. semata. Kedua, saling menasihati untuk membenarkan dan menyakini bahwa Al-Qur’an itu benar dan diamalkan sebagai pedoman hidup. Ketiga, saling mengingatkan untuk mengakui kebenaran Muhammad sebagai Nabi dan Rasul-Nya, untuk taat pada setiap perintahnya, serta meneladani dan melanjutkan risalah dakwahnya.</p>
<p>Keempat, mengingatkan imam/ulama jika mereka menyimpang dan taat kepada mereka dalam kebenaran. Kelima, menasihati orang awam dalam bentuk membimbing mereka untuk memperoleh kemaslahatan.</p>
<p>2. Jauhi Perbuatan Zalim</p>
<p>Dalam sebuah hadits qudsi, Abu Dzar r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. berkata bahwa Allah swt. berfirman, “Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan perbuatan zalim atas diri-Ku dan Aku jadikan kezaliman it uharam di atanramu, maka janganlah kamu saling menzalimi.” (Muslim no. 2577)</p>
<p>Dari Jabir bin Abdullah r.a. bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Muslim (sejati) itu ialah yang dapat menyelamatkan muslim lain dari gangguan lidah dan tangannya.” (Muslim no. 41)</p>
<p>3. Berakhlak Mulia</p>
<p>Abdullah bin ‘Amr bin Ash r.a. berkata Rasulullah saw itu bukanlah seorang yang buruk perkataanya dan tidak berusaha untuk melakukan hal seperti itu. Bahkan Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya termasuk orang-orang pilihan di antaramu adalah yang paling bagus akhlaknya.” (Bukhari no. 3559 dan Muslim no. 2331)</p>
<p>Dari Abu Darda bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada sesuatu yang paling berat timbangannya bagi mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang bagus. Dan sesungguhnya Allah membenci orang yang buruk tutur katanya dan jorok (cabul).” (Abu Dawud no. 4799 dan Turmudzi no. 2003)</p>
<p>Dari Jabir bin Abdullah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kamu dan paling dekat kedudukannya denganku pada hari kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya. Dan sesungguhnya yang paling aku benci di antara kamu dan paling jauh tempatnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak bicara tanpa manfaat, yang banyak bicara dibuat-buat, dan memenuhi mulutnya dengan segala macam perkataan (tak berbobot).” (Turmudzi no. 2018))</p>
<p>4. Saling membantu dalam kebaikan</p>
<p>Seorang muslim hendaknya suka membantu sesamanya. Ini perintah Rasulullah saw. seperti yang diriwayatkan Abdullah bin Umar, “Muslim itu saudara(nya) muslim. Ia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh menyerahkannya ke tangan musuh. Barangsiapa yang berkenan memenuhi hajat kebutuhan saudaranya, maka Allah pasti memenuhi hajatnya. Barangsiapa melepaskan suatu kesulitan muslim, maka Allah akan melepaskan darinya salah satu kesulitannya pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) muslim, maka Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat.” (Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580)</p>
<p>Abu Hurairah juga meriyaratkan hadits yang mirip. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang melepaskan suatu kesusahan seroang mukmin di antara berbagai kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan darinya salah satu di antara berbagai kesulitan pada hari kiamat. Barangsiapa yang memudahkan orang yang mendapatkan kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah itu akan selalu membantu hamba jika ia mau membantu saudaranya. Dan barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan untuk menuju surga. Tidak ada suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah seraya membaca kitab Allah -Al-Qur’an-dan mereka mempelajari Al-Qur’an tersebut kecuali akan turun kepada mereka ketenangan dan mereka pun akan diliputi rahmat Allah serta mereka akan diliputi malaikan, bahkan Allah pun akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk lain di sisi-Nya. Serta, barangsiapa yang menangguhkan amal ibadahnya, maka tidak akan dipercepat keturunannya.” (Muslim no. 2699)</p>
<p>5. Suka berkorban dan memberi</p>
<p>Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan yang di atas itu ialah tangan yang memberi; sedangkan tangan yang di bawah ialah yang meminta-minta.” (Bukhari no. 1429 dan Muslim no. 1033)</p>
<p>Abdullah bin Umar juga mengabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda dalam khutbahnya, “Jauhilah olehmu sifat kikir. Sebab, orang-orang sebelum kamu itu hancur karena kikir. (Pemimpin mereka) memerintahkan mereka untuk kikir, lalu mereka pun kikir; ia memerintahkan untuk memutuskan hubungan (persaudaraan) lalu mereka pun memutuskan hubungan (persaudaraan); dan ia memerintahkannya untuk berbuat durhaka, mereka pun melakukan perbuatan durhaka,” (Abu Dawud no. 1698, Hakim no. 415, dan shahih al-jami’ no. 2675)</p>
<p>6. Mengatakan kebenaran</p>
<p>Seorang muslim selalu mengatakan hal yang benar. Meskipun perkataan itu akan pahit dirasakan karena mengenai dirinya sendiri atau berhadapan dengan penguasa. Abu Sa’id Al-Kudri r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. shalat bersama kami pada shalat ashar di siang hari. Lalu ia berdiri untuk berkhutbah. Tiada ia meninggalkan suatu berita tentang (dan untuk menuju) akhirat kecuali ia memberitahukannya kepada kami. Berita itu akan dihapal oleh orang yang menghapalkannya dan akan dilupakan oleh orang yang melupakannya. Dan di antara yang disabdakannya adalah, “Ingatlah, jangan sampai ada seorang pun terhalang oleh wibawa (kharisma) seseorang untuk mengatakan (dan memperjuangkan) yang hak jika ia mengetahuinya.” (Turmudzi no. 2191, Ibnu Majah no. 4007, Hakim no. 506, dan Silsilah Shahihah no. 168)</p>
<p>Zaid bin Abdullah bin Umar r.a. bercerita bahwa ada sejumlah orang yang berkata kepada Abdullah bin Umar, “Kita sungguh akan memasuki (menghadap) Sultan atau Amir kita. Maka kita (mesti) mengatakan kepada mereka apa yang berbeda dengan apa yang kita katakan jika kita keluar dari sisi mereka.” Lalu Abdullah bin Umar r.a. berkata, “Kami menganggap yang seperti itu di masa Rasulullah saw. sebagai kemunafikan.” (Bukhari no. 7178)</p>
<p>Semoga kita bisa selalu istiqomah untuk mengatakan hal yang benar kepada siapapun sehingga kita tidak tergolong orang yang memiliki sifat munafik.</p>
<p>7. Mengajak berbuat baik</p>
<p>Salah satu tujuan seorang muslim bergaul dengan masyarakat di sekitar dirinya adalah dalam rangka mengajak mereka untuk berbuat kebaikan. Dan ini adalah perintah Allah swt., “Hendaklah ada di antara kamu sekelompok orang yang mengajak kepada kebaikan dan melarang perbuatan munkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (Ali Imrah: 110)</p>
<p>Dan mengajak orang melakukan kebaikan sungguh besar pahalanya. Rasululllah saw. bersabda –seperti yang diterima dari Abu Sa’id Al-Kudri–, “Barangsiapa yang mengajak/menunjukkan kepada kebaikan, maka ia berhak mendapatkan pahala sebesar pahala orang yang melakukannya.” (Muslim no. 1893)</p>
<p>Abu Hurairah r.a. juga meriwayatkan hadits serupa. Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang mengajak kepada kebenaran, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tidak berkurang dari pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, maka ia akan mendapatkan dosa sebesar dosa orang-orang yang mengikutinya, tidak berkurang dari dosa mereka sedikitpun.” (Muslim no. 2674)</p>
<p>8. Menjauhi perbuatan munkar</p>
<p>Di manapun seorang muslim berada, ia selalu punya energi untuk mencegah dirinya dan orang di sekitarnya dari melakukan perbuatan munkar. Abu Sa’id Al-Kudri mengabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa di antara kamu yang melihat kemunkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya; jika tidak dapat, maka hendaknya ia mengubahnya dengan lidahnya; jika tidak dapat dengan itu, maka dengan hatinya, dan ini adalah keimanan yang paling rendah.” (Muslim no. 49)</p>
<p>Rasulullah saw. sangat melarang seorang muslim menjadi orang yang permisif dengan kemunkaran. ‘Ars bin Umairah Al-Kindi r.a. menyampaikan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jika suatu kesalahan/dosa diperbuat di buka bumi, maka orang yang menyaksikannya dan membencinya lalu mengingkarinya seperti orang yang tidak ada di situ –tidak mengetahuinya– dan barangsiapa yang tidak ada di sana –tidak mengetahuinya– tetapi meridhainya, ia seperti orang yang menyaksikannya.” (Abu Dawud no. 4345 dan Shahihul Jami’ no. 7020)</p>
<p>9. Sabar dan murah hati</p>
<p>Bergaul dengan sesama tentu membutuhkan kesiapan mental dan kestabilan emosional. Sebab, manusia beragam sifatnya. Sifat sabar dan murah hati adalah bekal yang harus disiapkan seorang muslim. Apalagi Allah swt. dalam surat Ali Imran ayat 134 menjadikan dua sifat ini sebagai ciri ketakwaan. “Bergegaslah menuju ampunan Tuhanmu dan surga yang seluas langit dan bumi disiapkan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang mendermakan (hartanya) di waktu senang maupun ketika menderita, dan orang-orang yang menahan marahnya serta yang memaafkan kesalahan orang lain. Dan Allah itu suka kepada orang-orang yang (suka) berbuat baik.”</p>
<p>Bahkan Rasulullah saw. menyebut orang yang mampu menahan marah, bersabar, dan bermurah hati sebagai jagoan. Abu Hurairah merekam sabda Rasulullah saw. ini, “Orang jagoan itu bukanlah ditentukan dengan (jagoan) gulat. Justru orang jagoan itu ialah orang yang dapat menahan dirinya ketika marah.” (Bukhari no. 6114 dan Muslim no. 2609). Subhanallah! Jika setiap manusia mampu mengamalkan sabda Rasulullah saw. ini tentu sengketa, perselisihan, konflik, perseteruan, perang, dan pertumpahan darah akan menjadi hal yang langka di muka bumi ini.</p>
<p>10. Pemaaf, toleran, dan tawadhu’</p>
<p>Bergaul dengan masyarakat tentu tak selamanya harmonis. Kadang ada geserkan karena sesuatu hal. Dan menyimpan dendam adalah ciri pribadi yang tidak sehat dalam bergaul dengan masyarakat. Allah swt. justru mengajarkan kepada kita untuk menjadi orang yang pemaaf. Bahkan, membalas keburukan dengan kebaikan. “Balaslah keburukan dengan cara yang baik.” (Al-Mu’minun: 96)</p>
<p>Sebab, ketika kita memberi maaf, memberi toleransi, dan tawadhu, itu semua tidak membuat kita hina. Justru terlihat mulia di sisi. Abu Hurairah r.a. merekam bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada berkurang harta karena sedekah, dan tiada Allah menambah seseorang karena (mau) memaafkan kecuali kemuliaan, dan tidak ada seorang hamba pun yang tawadhu’ (merendahkan diri) karena Allah kecuali Allah akan mengangkatnya.” (Muslim no. 2588)</p>
<p>Dari ‘Iyadh bin Khimar r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah swt. telah mewahyukan kepadaku supaya kamu saling bertawadhu’ sehingga tidak ada seorang pun yang bertindak lalim atas yang lain dan tidak ada seorang pun yang membanggakan diri atas yang lain.” (Muslim no. 2865)</p>
<p>Bahkan, sifat merendah menjadi ciri ahli surga. Dan sebaliknya, kasar, tidak sabaran, congkak, dan sombong adalah ciri ahli neraka. Diterima dari Haritsah bin Wahab r.a. bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Senangkah kalian jika aku beritahukan tentang ahli surga? Ia (ahli surga itu), setiap orang yang lemah dan memandang diri (sendiri) lemah, yang jika bersumpah kepada Allah pasti dikabulkan. Dan, sukakah kalian aku beritahukan tentang ahli neraka? Ia (ahli neraka itu) adalah setiap orang yang kasar, tidak sabaran, dan congkak lagi sombong.” (Bukhari no. 4918 dan Muslim no. 2853)</p>
<p>11. Sopan, santun, dan ramah</p>
<p>Suatu ketika pernah sekelompok orang Yahudi menemui Rasulullah saw. Mereka berkata, “Al-saam ‘alaika (semoga engkau dikenai racun).” Aisyah mendengar dan mengerti maksud kata-kata itu lantas membalas, “‘Alaikum al-saam wa al-la’nah (semoga racun itu untukmu disertai kutukan).” Rasulullah saw. berkata kepada Aisyah, “Jangan begitu Aisyah. Sesungguhnya Allah menyukai sifat lemah lembut dalam segala urusan.” Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, tidakkah engkau dengar apa yang mereka katakan?” Rasulullah saw. menjawab, “Telah aku jawab, wa ‘alaikum.” (Bukhari no. 6024)</p>
<p>Di hadits yang sama, dalam riwayat Bukhari no. 6030 disebutkan Rasulullah saw. berkata kepada Aisyah, “Hai Aisyah, engkau mesti lemah lembut (tidak kasar), dan jauhilah olehmu sifat kasar/kejam dan keji/kotor.” Sedangkan dalam riwayat Muslim no. 2165, Rasulullah saw. berkata, “Hai Aisyah, janganlah berlaku keji/kotor.” Masih diriwayat Muslim yang lain, Rasulullah saw. berkata, “Jangan begitu, hai Aisyah. Sebab, Allah tidak menyukai perbuatan keji dan mengata-ngatai secara kotor.”</p>
<p>Begitulah Rasulullah saw. mengajarkan kepada kita dalam berinteraksi dengan orang lain. Bahkan, dengan orang yang jelas-jelas punya maksud buruk terhadap diri kita. Sebab, sifat lemah lembut dan santun tidak boleh hilang dari diri kita. Dari Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya sifat lemah lembut itu tidak ada pada sesuatu kecuali menghiasinya dan tidak tercabut dari sesuatu barang kecuali menjadi kotor/jeleklah barang itu.” (Muslim no. 2594)</p>
<p>Dari Aisyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan menyukai kelembutan, dan Dia memberi (kepada seseorang) karena kelembutan(nya) apa yang tidak diberikan-Nya (kepada seseorang) karena kekejaman(nya) dan apa yang tidak diberikan-Nya kepada orang yang mempunyai sifat selain sifat kejam.” (Muslim no. 2593)</p>
<p>Karena itu, Rasulullah saw. tidak ingin seorang muslim menjadi pengutuk. Abu Hurairah r.a. menyampaikan kepada kita bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah pantas bagi shiddiq, mukmin yang bagus imannya, untuk menjadi pengutuk.” (Muslim 2597)</p>
<p>Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Mukmin itu bukanlah pencemar nama baik orang, bukan pengutuk, dan bukan pelaku perbuatan keji, serta bukan yang buruk tutur katanya.” (Turmudzi no. 1977 dan Silsilah Shahihah no. 320)</p>
<p>Dari Abu Darda r.a. bahwa Rasululllah saw. bersabda, “Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan amal seorang mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang bagus (mulia). Dan sesungguhnya Allah itu membenci orang yang suka melakukan perbuatan keji dan buruk tutur katanya.” (Abu Dawud no. 4799, Turmudzi no. 2002, Silsilah Shahihah no. 876, dan Shahihul Jami no. 5597)</p>
<p>Karena itu, Rasulullah saw. melarang seorang muslim mencela muslim yang lain. Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Mencela muslim itu perbuatan durhaka (fusuuq) dan membunuh muslim adalah suatu kekufuran.” (Bukhari no. 48 dan 6044, Muslim no. 64 dan 116)</p>
<p>12. Bertutur kata yang baik</p>
<p>Dari diri kita yang paling harus dijaga dalam bergaul dengan masyarakat adalah lidah kita. Tidak sedikit orang celaka karena tidak mampu mengontrol perkataannya.</p>
<p>Mu’adz bin Jabal r.a. diajarkan langsung tentang hal itu oleh Rasulullah saw. “Senangkah kamu jika aku beritahukan apa yang menguasai (mencukupi) itu semua?” Mu’adz menjawab, “Tentu, wahai Rasulullah saw.” Rasulullah saw. bersabda, “Tahanlah olehmu ini!” Rasulullah saw. menunjuk lidahnya. Mu’adz berkata, “Wahai Nabiyullah, apakah kita akan dituntut dengan apa yang kita ucapkan?” Rasulullah saw. menjawab, “Celakalah kamu, wahai Mu’adz, bukankah manusia dapat tersungkur ke dalam neraka hanya karena kata-kata yang keluar dari lidahnya?”</p>
<p>Karena itu, menjaga lidah bukan hanya selamat diri dari kemarahan orang yang mendengar, tetapi juga selamat dari siksa neraka. Sahal bin Sa’ad Al-Sa’idi r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang menjamin (memelihara) untukku apa yang ada di antara kedua kakinya dan apa yang ada di antara kedua janggutnya (lidahnya), aku menjamin baginya (masuk) surga.” (Bukhari no. 6474 dan 6807)</p>
<p>Uqbah bin ‘Amir r.a. berkata, “Wahai Rasulullah, di manakah tempat keselamatan itu?” Rasulullah menjawab, “Tahanlah lidahmu, rumahmu meski mencukupimu dan menangislah atas segala kesalahanmu.” (Turmudzi no. 2406 dan Silsilah Shahihah no. 890)</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia mengucapkan kata-kata yang baik atau diam.” (Bukhari no. 5185 dan Muslim no. 47)</p>
<p>13. Berkhitmat kepada kaum muslimin</p>
<p>Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara.” (Al-Hujurat: 10). Karena dekatnya hubungan satu muslim dengan muslim yang lain sebagai saudara, jika ada yang sakit maka semua merasa sakit.</p>
<p>Anas bin Malik r.a. berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Tidak sempurna iman seseorang di antaramu kecuali jika ia mencintai saudaranya sebagaimana yang ia cintai untuk dirinya.” (Bukhari no. 13 dan Muslim no. 45)</p>
<p>Dari Nu’man bin Basyir r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan saling membantu itu bagaikan satu jasad. Jika ada di antaranya yang merasa sakit, maka semua unsur jasad ikut tidak tidur dan merasa demam.” (Bukhari no. 6011 dan Muslim no. 2586)</p>
<p>Karena itu, tak heran jika Rasulullah saw. mengancam seorang muslim yang tidak peduli dengan saudara muslimnya. Dari Hudzaifah Bin Yaman r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang tidak ihtimam (peduli) terhadap urusan umat Islam, maka bukan golongan mereka.” (HR At-Tabrani)</p>
<p>Anas bin Malik pernah menemani Jarir bin Abdullah Al-Bajali dalam sebuah perjalanan. Jarir berkhitmat kepada Anas, padahal usianya lebih tua daripada Anas. Ini membuat anak tak enak. “Jangan engkau lakukan itu,” Jarir menjawab, “Aku telah melihat orang-orang Anshar memuliakan Rasulullah saw. dan mereka melakukan sesuatu kepadanya, aku bertekad untuk tidak bertemu dengan salah seorang di antara mereka (kaum Anshar) kecuali aku memuliakannya dan berkhidmat kepadanya karena keutamaan/kemuliaan seperti itu.” (Bukhari no. 2888 dan Muslim no. 2513)</p>
<p>Sungguh mulia Jarir dan sungguh mulia kita jika bisa saling berkhitmat dengan sesama.</p>
<p>14. Suka menolong</p>
<p>Allah swt. berfirman, “Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan; dan janganlah kamu saling menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.” (Al-Ma’idah: 2)</p>
<p>Anas bin Malik r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tolonglah saudaramu, baik ia sebagai penganiaya maupun sebagai yang teraniaya.” Ada yang berkata, “Wahai Rasulullah, aku dapat menolongnya jika teraniaya. Lalu, bagaimana caranya menolong yang menganiaya?” Rasulullah saw. menjawab, “Engkau harus menghalanginya dari perbuatan zalimnya. Itulah cara meolongnya.” (Bukhari no. 2443)</p>
<p>Dari Abu Darda r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang membela harga diri (martabat) saudaranya, maka Allah akan menolak dari wajahnya api neraka pada hari kiamat.” (Turmudzi no. 1931 dan Ahmad no. 449)</p>
<p>15. Memiliki sifat sayang</p>
<p>Dari Jarir bin Abdullah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak menyayangi orang yang tidak menyayangi orang lain.” Dalam riwayat lain, “Barangsiapa yang tidak sayang kepada manuasi, maka ia tidak disayangi Allah.” (Bukhari no. 6013 dan Muslim no. 2319)</p>
<p>Dari Abdullah bin ‘Amr bin Ash r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Para penyayang akan disayangi Allah Yang Maha Penyayang. Sayangilah yang ada di muka bumi, kamu pasti disayangi yang di langit.” (Abu Dawud no. 4941, Turmudzi no. 1924, Silsilah Shahihah no. 925)</p>
<p>Dari Anas bin Malik r.a. dan Abdullah bin Abbas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Bukanlah dari kelompok kami orang yang tidak sayang kepada yang kecil dan tidak hormat pada yang lebih besar (tua).” (Turmudzi no. 1919)</p>
<p>16. Punya rasa malu dan mengendalikan pandangan</p>
<p>Malu adalah ciri khas seorang muslim. Karena itu Rasulullah saw. membela seseorang yang punya rasa malu dari celaan orang lain. Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw. pernah melewati seseorang yang mencela saudaranya karena rasa malunya dengan mengatakan, “Kamu ini terlalu pemalu,” sehingga dikatakan, “Sungguh kamu celaka.” Maka Rasulullah saw. pun bersabda, “Biarkanlah ia, sebab malu itu bagian dari iman.” (Bukhari no. 24 dan Muslim no. 36)</p>
<p>Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Iman itu enam puluh sekian cabang, dan malu sebagai satu cabang dari keimanan itu.” (Bukhari no. 9 dan Muslim no. 350)</p>
<p>Sedangkan tentang mengendalikan pandangan, Allah swt. berfirman, “Katakanlah kepada kaum mukminin: hendahnya mereka mengendalikan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada kaum mukminat, hendaknya mereka mengendalikan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (An-Nur: 31)</p>
<p>17. Tidak suka menjilat</p>
<p>Seorang muslim hendaknya menjauhi kebiasaan menjilat dan memuji secara berlebihan. Sebab, hal itu dilarang oleh Rasulullah saw. Dari Abu Musa Al’Asy’ari r.a. bahwa Rasulullah saw. penah mendengar seseorang menyanjung seseorang seya memujinya secara berlebihan, lalu beliau bersabda, “Kamu yang memutuskan punggungnya.” (Bukhari no. 2663 dan Muslim no. 3001)</p>
<p>Bahkan kita diajarkan Rasulullah saw. untuk menaburkan tanah ke wajah orang yang berusaha menjilat. Pernah seseorang memuji-muji Usman. Miqdad kemdian maju dan berlutut pada kedua lutut orang itu, lalu menumpahkan kerikil ke wajahnya. Usman berkata, “Apa yang kamu lakukan itu?” Miqdad menjawab, “Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda, ‘Jika kamu melihat orang-orang yang suka memuji-muji (menjilat), maka tumpahkanlah tanah pada wajahnnya.” (Muslim no.3002)</p>
<p>18. Jangan jadi beban masyarakat</p>
<p>‘Auf bin Malik Al-Asyja’i berkata, kami sembilan atau delapan atau bertujuh orang pernah berada di sisi Rasulullah saw. Beliau bersabda, “Mengapakah kalian tidak berbai’at kepada Rasulullah?” Sebetulnya kami baru (beberapa hari) saja melakukan bai’at. Beliau bersabda lagi, “Mengapa kalian tidak membai’at Rasulullah?” Kami membentangkan tangan-tangan kami dan berkata, “Kami telah berbai’at kepada engkau, wahai Rasulullah, lalu atas dasar apa lagi kami mesti membai’atmu?” Rasulullah saw. bersabda, “Kamu mesti berbai’at supaya tidak menyembah selain Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun, melakukan shalat lima waktu, dan untuk mau mendengar dan mentaati.” Lalu beliau bersabda, “Janganlah kamu meminta sedikitpun kepada manusia.” Maka aku betul-betul melihat sebagian di antara mereka -sembilan atau delapan atau tujuh orang yang berbai’at itu-ketika terjatuh cemeti salah seorang di antara mereka, ternyata ia tidak meminta kepada seseorang pun untuk mengembalikan untuknya.” (Muslim no. 1043)</p>
<p>Begitulah ajaran Rasulullah saw. agar kita bersikap ghina ‘anin-naas (merasa cukup dari manusia) dan hanya meminta kepada Allah swt.</p>
<p>19. Sabar menghadapi kesulitan hidup</p>
<p>Adalah tabiat hidup di dunia penuh dengan kesulitan hidup: ada kesedihan, ada penyakit, dan ada penderitaan. Kesemuanya itu membutuhkan kesabaran. Sebab, segala kesulitan hidup memang diciptakan Allah swt. untuk mengingatkan akan fananya dunia ini dan menumbuhkan rasa rindu dalam hati seorang mukmin akan kampung akhirat yang kekal dan penuh kenikmatan.</p>
<p>Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a. dan Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Tiada menimpa kepada mukmin, baik berupa penyakit atau kelelahan, atau berupa penyakit atau kesedihan bahkan kegundahan yang memusingkannya kecuali Allah akan menghapuskan dengan itu segala dosanya.” (Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573)</p>
<p>Dari Shuhaib r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh ajaib urusan orang mukmin itu, sesungguhnya segala urusannya baik baginya. Dan itu tidak ada kecuali bagi mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, dan itu menjadi kebaikan baginya. Dan jika ia ditimpa musibah/bencana, ia bersabar dan itu menjadi kebaikan baginya.” (Muslim no. 2999)</p>
<p>20. Punya ukuran tentang baik dan buruk</p>
<p>Begitu banyak peristiwa dan masalah yang timbul akibat interaksi kita dengan masyarakat. Dan bisa jadi semua itu tidak membuat nyaman hati kita. Apalagi bila menyangkut halal-haram, baik-buruk, boleh-tidak boleh, patut-tidak patut. Karena itu, kita harus punya ukuran yang menjadi standar dalam memilah semua peristiwa dan masalah yang ditimbulkan akibat interaksi kita dengan orang lain. Ukuran itu adalah syari’at.</p>
<p>Nu’man bin Basyir r.a. berkata, aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara yang halan dan haram itu ada hal-hal yang musytabihat yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Tetapi, barangsiapa yang menjauhi yang musytabihat, ia telah membebaskan agama dan kehormatannya. Dan barangsiapa yang terjerumus ke dalam musytabihat, pasti terjerumus ke dalam yang haram. Hal itu bagaikan penggembala yang menggembala di sekitar kebun dikhawatirkan gembalaannya itu masuk ke dalamnya. Ingatlah, sesungguhnya bagi setiap raja itu ada kebun larangannya, dan sesungguhnya kebun larangan Allah itu segala yang diharamkan-Nya.” (Bukhari no. 52 dan Muslim 1599)</p>
<p>Nawas bin Sam’an r.a. berkata, aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw. tentang kebaikan dan dosa. Rasulullah saw. menjawab, “Al-Birr (kebaikan) itu adalah akhlak yang mulia; sedangkan dosa ialah apa yang berdetik -disertai dengan keraguan-dalam dadamu dan engkau tidak suka jika orang lain mengetahuinya. (Muslim no. 2553)</p>
<p>Begitulah 20 rambu bagi kita dalam hidup bermasyarakat. Jika kita amalkan, kita akan menjadi orang yang diharapkan kehadirannya di tengah masyarakat. Ketika kita pergi, orang-orang di sekitar kita menangisi kepergian kita.</p>
<p>www.dakwatuna.com</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kemuliaan Suatu Pekerjaan]]></title>
<link>http://umaralfateh.wordpress.com/?p=264</link>
<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 00:11:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>umaralfateh</dc:creator>
<guid>http://umaralfateh.wordpress.com/?p=264</guid>
<description><![CDATA[Pekerjaan seseorang kadang-kadang mencerminkan keadaan diri dan penampilan mereka. Pekerjaan yang mu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pekerjaan seseorang kadang-kadang mencerminkan keadaan diri dan penampilan mereka. Pekerjaan yang mulia adalah pekerjaan yang paling banyak memberi manfaat kepada manusia.Kadang-kadang kita akan bertemu dengan pelbagai situasi dan rencam dalam mengharungi liku-liku kehidupan.</p>
<p>"Seronok la kamu ye, jadi doktor. Banyak manfaat dan boleh tolong orang."</p>
<p>'ala, biasa je. Doktor pun orang juga.'</p>
<p>"Orang-orang pun, semua orang bila sakit jumpa doktor. Mana ada jumpa engineer. Apa yang kamu kata, semua orang ikut.''</p>
<p>'pakcik kerja apa?'</p>
<p>"aku kutip sampah je"</p>
<p>' wah...mulia betul kerja pakcik.Lagi mulia dari kerja doktor'</p>
<p>"alah, kamu jangan la perli aku ni..aku tahu la kerja aku hina.."</p>
<p>'masyaallah, pakcik, kerja pakcik ni kerja mulia. percaya la. lagi mulia dari seorang doktor jika kena cara.'</p>
<p>"maksud kamu?"</p>
<p>'kenapa orang cakap kerja doktor ni mulia?..bagus?'</p>
<p>"sebab nak ambil bidang tu bukan calang-calang orang.bukan semua orang boleh ambil bidang tu"</p>
<p>'hmm..susah kenapa?...sebab banyak kena membaca kan?..silibus tak pernah habis orang kata..betul tak?'</p>
<p>"haah"</p>
<p>'maksudnya disini, ianya disebabkan oleh banyaknya membaca, atau dengan kata lain, sentiasa dengan ilmu.Pakcik setuju kan?'</p>
<p>"setuju."</p>
<p>"jadi , pakcik pun , jika pakcik bekerja mengutip sampah ni, dalam masa yang sama, pakcik teruskan proses membaca dan mencari ilmu maka Kerja pakcik lebih mulia dari kerja seorang doktor!"</p>
<p>'mana ada, kamu ni cuba pujuk pakcik"</p>
<p>'pakcik pernah dengar hadis Nabi berkenaan mencegah lebih baik dari mengubat?'</p>
<p>''pernah"</p>
<p>'cuba pakcik bayangkan jika tiadanya pengutip sampah ni..apa jadi pada negara?...sampah dibiarkan membusuk, menyebabkan kebesihan tidak terjaga. Bila kebersihan tak terjaga , penyakit makin banyak timbul. Penyebaran penyakit berleluasa. Maka jika ini terjadi, musnah negara. bila dah jadi macam ni, baru doktor diperlukan. Sebab tu saya kata, pengutip sampah lebih mulia dari seorang doktor, sebab ia memberi manfaat paling banyak pada manusia. lebih-lebih lagi kalau dia masih meneruskan mencari ilmu, bertambahlah kemuliaan yang ada pada dirinya.</p>
<p>Pakcik merealisasikan sabda nabi dalam mengelak wabak penyakit dari tersebar. Itulah yang menjadikan kemuliaan pekerjaan pakcik. Sebab itu, tak perlu rendah diri. Asalkan ia menyebabkan pakcik tidak meminta-minta pada orang, rezeki halal, bertambah-tambah kemuliaan yang ada pada pakcik''</p>
<p><strong>Dimana Kemuliaan Pekerjaan kita?<br />
</strong></p>
<p>Begitulah keadaan yang kadang-kadang membelenggu kita. Kadang-kadang kita terlalu memandang hina pekerjaan yang dilakukan bukan disebabkan kerana apa-apa, tetapi hanya disebabkan gaji yang kecil.Tidak pernah dilihat bahawa gaji yang kecil itu lebih berkat jika disertai dengan syukur dan sabar disamping diteruskan usaha mencari ilmu.</p>
<p>Pekerjaan yang disertai dengan niat menjauhkan dirinya dan keluarganya dari meminta-minta, jauh dari harta curi dan samun, dari segala yang diharamkan, maka ia sudah cukup memuliakan pekerjaan yang dilakukan. Kerana dengan gaji yang ada itulah, ianya memanfaatkan sebilangan ahli keluarga kita dari sikap meminta-minta. Dengan pekerjaan kita itu juga kita memberi manfaat pada mereka yang memerlukan tenaga kerja kita di bidang itu.</p>
<p>Kini kita hidup di zaman ilmu. Sesiapa yang tidak punyai ilmu, tidak akan dipandang oleh sesiapa pun. Dengan ilmu, kedunguan terangkat, kebodohan tertutup , pintu kejahilan tersekat, akal disuluh dengan cahaya, dan cahaya sentiasa menerangi tempat yang gelap. Maka dengan ilmu, seseorang akan bisa mengharungi perjalanan yang penuh dengan segala macam rencam ini dengan penuh bijaksana.</p>
<p>Maka , seseorang yang bekerja, sehina manapun dimata manusia, tetapi apabila dirinya sentiasa disulami dengan ilmu, maka kemuliaan akan sentiasa mengiringi dirinya. Bukankah ada ayat yang menyebut "sesungguhnya orang-orang yang takut dikalangan hamba Allah adalah dikalangan Ulama'"</p>
<p>Maksud ulama di sini, adalah mereka yang mempunyai ilmu. Apabila seseorang mempunyai ilmu, maka ia semakin menghampirkan dirinya kepada Tuhan. Manakan tidak, semakin ia mempelajari sesuatu perkara, ia merasakan bahawa semakin cetek imunya yang ada. Perasaan merendah diri ini yang timbul hasil dari ilmu yang dipelajari inilah yang mengangkat martabat dirinya selaku hamba Allah. Ilmu yang semakin mendekatkan diri kepada Allah itulah yang menjadikan seseornag itu mulia.</p>
<p>Ilmu ini, bukan hanya orang-orang yang mempelajari ilmu syariatullah sahaja, bahkan segala aspek ilmu termasuklah ilmu berkaitan sunnatullah. Pengajian sains termasuk biologi, physiology, physics dan lain-lain ini apabila kita semakin mempelajarinya semakin dirasakan bahawa kekuasaan Tuhan dan kebijaksanaannya jauh lebih hebat dengan kecerdikan yang ada pada diri kita. Perasaan merasakan dirinya kerdil , tidak punya apa dan sangat tidak berkuasa akan timbul apabila ilmu yang dipelajari ini semakin dihayati. Semakin lama, semakin kecut hati pada Tuhan semakin merasa rendah diri pada Tuhan dan semakin kurang melakukan dosa. Apakah yang lebih mulia dari ilmu yang mendatangkan gerun dan rendah diri pada Tuhan?</p>
<p>Benarlah bahawa orang-orang yang berilmu itu lebih dekat pada Allah dan lebih takut dan gentar pada kekuasaan dan azabNya. Perumpamaan orang yang berilmu pada sifat hatinya adalah seperti padi di ladang yang semakin berisi semakin tunduk. Semakin banyak ilmu padanya semakin merendah dirilah dia.</p>
<p>Ada juga dikalangan manusia, yang mana, apabila diberi sesuatu kelebihan maka sifat bongkak semakin menebal di dalam diri. Umpama seekor ayam yang bertelur sebiji riuh sekampung. Ilmu atau kelebihan yang ada padanya hanyalah sedikit sahaja, tidak pernah lebih dari harta Nabi Sulaiman, tetapi angkuhnya melebihi kekerdilan dirinya. Inilah manusia yang tidak sedar diri dengan keadaan yang ada.</p>
<p>Apabila kita diberi kelebihan harta, ingatlah bahawa Nabi Sulaiman tidak pernah derhaka pada Tuhannya disebabkan harta yang ada. Jika kita diberi kelebihan pangkat , ingatlah bahawa Nabi Muhammad diberi kelebihan pada menguruskan hal ehwal pemerintahan , tetapi keadilan tetap ditegakkan. Jika kita diberikan kemerduan suara, ingatlah Nabi Daud tidak pernah bongkak dengan suaranya yang merdu. Kecantikan wajah tidak pernah menjadikan Nabi Yusuf derhaka pada Tuhannya tetapi ia semakin mendekatkan Nabi Yusuf dengan Tuhannya. Kesulitan yang dihadapi tidak pernah menyebabkan Nabi Ayub berputus asa dari Rahmat Tuhannya. Inilah contoh-contoh manusia yang diberi kelebihan tetapi kelebihan yang dimiliki mereka tidak pernah menjauhkan mereka dari merasa rendah diri dan semakin pula mereka mendekatkan diri mereka pada Allah, Tuhan Semesta Alam.</p>
<p><strong>Bagaimana seseorang dihormati?</strong></p>
<p>Apabila seseorang ditanyakan tentang pekerjaan seseorang, apabila dijawab doktor,ustaz pasti akan dipandang mulia. Inilah persepsi pertama masyarakat. Mengapa ini terjadi. Seorang doktor sudah pasti kerana hidup mereka sentiasa bergelumang dengan perkhidmatan sesama manusia. Sekurang-kurangnya, apa yang mereka pelajari, dilihat banyak memberi manfaat pada ummat. Begitu juga dengan para ustaz-ustaz, mereka dilihat sebagai pembangun akhlak manusia, meningkatkan rasa berTuhan pada hati-hati manusia, ini mengurangkan lagi gejala sosial dikalangan masyarakat. Maka masyarakat menilai kemuliaan pekerjaan seseorang juga disebabkan berapa banyak sumbangan mereka kepada masyarakat.</p>
<p>Bagaimanakah kita mahu melihat bahawa penjual makanan itu sesuatu yang mulia?...pencari gali minyak itu mulia?... Lapangkan dada kita, lihatlah sesuatu itu dari segala sudutnya. Kita akan dapat melihat bahawa penjual makanan itu sangat mulia kerana pertama dia mengikut sunnah Nabi di atas jalan perniagaan, kedua penjual makanan memudahkan manusia dalam membuat pekerjaan. Dengan makanan yang mereka jual, telah menjimatkan beribu-ribu manusia dari membazirkan masa mereka menyediakan masakan kegemaran mereka.</p>
<p>Masa-masa yang dijimatkan ini akan meningkatkan kuantiti masa seterusnya meningkatkan produk yang dihasilkan oleh mereka .Seorang pembuat rumah membeli makanan, masanya dijimatkan dan ini mempercepatkannya membina rumah, dengan tersiapnya rumah akan memberikan tempat perlindungan kepada mereka yang memerlukan.Seorang doktor membeli makanan,dengan masa yang dijimatkan ini akan menyebabkannya meningkatkan jumlah pesakit yang dirawat meningkat, pesakit yang dirawat akan sembuh dan kembali membangunkan ummah.Maka apabila kita sudah memandang dunia dari pelbagai sudut, penjual makanan menjadi mulia kerana besarnya manfaat kepada manusia.</p>
<p>Begitulah kita memandang manusia, kemuliaan seseorang bergantung sepenuhnya pada besarnya manfaat pekerjaan kita kepada manusia seluruhnya. Carilah manfaat apakah dari pekerjaan kalian itu,moga-moga ianya membantu dalam meraikan manusia dan seterusnya mendekatkan diri kepada Allah, Tuhan Semesta Alam.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Catatan Khusus Seorang Pramugari]]></title>
<link>http://wstefanus.wordpress.com/?p=289</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 17:07:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ws</dc:creator>
<guid>http://wstefanus.wordpress.com/?p=289</guid>
<description><![CDATA[Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbang]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.</p>
<p>Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.<!--more--></p>
<p>Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.</p>
<p>Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya, pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.</p>
<p>Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketika melewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.</p>
<p>Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.</p>
<p>Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia mejawab bahwa dia hendak ke toilet tetapi dia takut apakah dipesawat boleh bergerak sembarangan, takut merusak barang didalam pesawat.</p>
<p>Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet, pada saat menyajikan minuman yang kedua kali, kami melihat dia melirik ke penumpang disebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakan segelas minuman teh dimeja dia, ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir. Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minunam kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.</p>
<p>Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya.</p>
<p>Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik, putra sulung sudah bekerja di kota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat tiga di Peking. anak sulung yang bekerja di kota menjemput kedua orang tuanya untuk tinggal bersama di kota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa, sekali ini orang tua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking, anak sulungnya tidak tega orang tua tersebut naik mobil begitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama-sama ke Peking, tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri akhirnya dengan terpaksa disetujui anaknya.</p>
<p>Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai anak bungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur, akhirnya kami membujuknya meletakan karung tersebut di atas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati-hati dia meletakan karung tersebut.</p>
<p>Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidak mau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil? dan meminta saya meletakan makanannya di kantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, kami semua sangat kaget.</p>
<p>Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga.</p>
<p>Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri, perbuatan yang tulus tersebut benar-benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.</p>
<p>Sebenarnya kami menganggap semua hal tersebut sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut dan menyembah kami, mengucapkan terima kasih dengan bertubi-tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami di desa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak, hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kalian.</p>
<p>Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seseorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.</p>
<p>Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam-ragam penumpang sudah saya jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain-lain, tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan, hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makanan yang bukan bagiannya, perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya dimasa datang yaitu jangan memandang orang dari penampilan luar tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[]]></title>
<link>http://steax.wordpress.com/?p=102</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 15:28:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>steax</dc:creator>
<guid>http://steax.wordpress.com/?p=102</guid>
<description><![CDATA[
Lebih cepat dari yang saya duga, jadi saya akan lebih to-the-point.

Sebuah Pusat Komunitas Baru.
N]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://steax.wordpress.com/files/2008/07/beta1banner.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-101" src="http://steax.wordpress.com/files/2008/07/beta1banner.png" alt="" width="500" height="133" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Lebih cepat dari yang saya duga, jadi saya akan lebih to-the-point.</p>
<p style="text-align:center;">
<h2>Sebuah Pusat Komunitas Baru.</h2>
<p>Nusakarta adakah komunitas yang berbasis komunitas itu sendiri, bukan websitenya. Hal ini membedakan nusakarta dari beragam "komunitas" lain yang menitikberatkan interaksi dengan dirinya. Nusakarta sendiri akan berfungsi seperti halnya sebuah <strong>direktori</strong>, sekedar sebuah "pusat" untuk keperluan browsing kita.</p>
<p>Dan ya, ekslusif Indonesia. :mrgreen:</p>
<h2>Web App yang *Berarti*</h2>
<p>Sejujurnya saya agak kecewa dengan berbagai website komunitas Indonesia lainnya, yang 99% forum (dan 1% daftar download-an). Nusakarta berfungsi lain, yaitu untuk mengarahkan penggunanya ke solusi, bukan obrolan. (Tentunya ada forum buat obrolan juga, tapi itu bukan fungsi utama.) Karena itu di dalam rangka Nusakarta, diberikan beragam aplikasi web yang memiliki fungsi terpisah.</p>
<h3>Sebuah Direktori Berbasis Komunitas</h3>
<p>Ini salah satu tujuan dasar saya. Membangun direktori (daftar website secara sistematis) yang berfungsi untuk mencari website-website Indonesia. Saat ini kita bergantung pada google atau yahoo untuk fungsi ini. Dan dari direktori ini juga akan dibangun search engine (yang sederhana). Tidak seperti direktori lainnya yang berbasis jumlah <em>hit </em>atau apalah, direktori ini didasari fungsi komuntias (rating, dsb).</p>
<h3>Eksistensi Online</h3>
<p>Seperti halnya "profil" di website viral networking ala Friendster, MySpace dan Facebook, Nusakarta memberikan eksistensi online untuk penggunanya. Sebuah halaman pribadi akan disediakan yang mendukung networking dan membimbing pengguna dalam kegiatan onlinenya.</p>
<h3>Sinergi dengan Layanan Lainnya</h3>
<p>Nusakarta tidak didesain untuk berdiri sendiri; kebersamaan dengan layanan lain adalah hal yang pasti. Saat ini saya sedang mencari tahu sumber mana saja yang cukup baik dalam hal ini (misalnya yang menyediakan RSS Feed yang cocok untuk sumber berita). Yang ini masih dalam pengerjaan.</p>
<h2>Beta 1 Mendekat</h2>
<p>Beta 1 merupakan uji coba fungsi standar Nusakarta. Saya belum menjanjikan kapan, tapi sudah dekat. Dan yang pasti, saya berusaha menjauhkan Nusakarta dari unsur komersil atau berantakan website Indonesia lainnya.</p>
<p>Jika ada yang <strong>berminat membantu administrasi</strong>, silahkan tinggalkan pesan di sini. Aplikasi ini seluruhnya dibuat dari mentah dalam bahasa PHP; bila ada developer yang ingin berkolaborasi, silahkan comment atau kirim email (Steax et yaohoooo titik com). Tenkyu semua! :D</p>
<p>~ Berita baru, secepatnya.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HAI PHRENZ..]]></title>
<link>http://axeldefifthseries.wordpress.com/?p=93</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 14:28:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>kezstoker</dc:creator>
<guid>http://axeldefifthseries.wordpress.com/?p=93</guid>
<description><![CDATA[wahai saudara&#8221; yg saya kasihi di dalam Kristus Yesus..
gw ada planning nih..
gimana kalo ke de]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>wahai saudara" yg saya kasihi di dalam Kristus Yesus..<br />
gw ada planning nih..<br />
gimana kalo ke depannya blog ini, bakal jadi tempat buat kita untuk nyeritain pengalaman" di SMA..<br />
kan, kita SMA d SMA yg beragam..<br />
ada yg SMAK 1, SMAK 5, SMAN 8 (gue doank kali..), n d sing..<br />
kan byk tuh pengalaman"nya..<br />
yg so pasti beda dr SMA" laen..<br />
en hal ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali persahabatan (halah), byar ga ilang kontak..<br />
en kita jadi bisa taw mengenai perkembangan skull masing"..<br />
tapi, untuk itu kita semua harus aktif..<br />
ga bisa yg nulis satu ato dua biji..<br />
username en password bakal gw e-mailin ke e-mail elo-elo pade..<br />
kalo ada yg ga dapet..<br />
telp anara (keren) ato temen" yg dh taw..<br />
slamad memposting..<br />
halah..</p>
<p>MIZZ U SO MUACH GUYS..<br />
JBU always forever everlasting..</p>
<p>-nara</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Syukuran Wisudawan ARC ITB]]></title>
<link>http://kebebasan.wordpress.com/?p=583</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 11:01:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>irvan132</dc:creator>
<guid>http://kebebasan.wordpress.com/?p=583</guid>
<description><![CDATA[Hari Selasa kemarin, salah satu unit ter-geek di ITB, ARC, mengadakan syukuran wisudawan. Sebagai sa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Selasa kemarin, salah satu unit ter-<em>geek</em> di <a href="http://www.itb.ac.id">ITB</a>, <a href="http://www.arc.itb.ac.id">ARC</a>, mengadakan syukuran wisudawan. Sebagai salah satu anggota unit, saya hadir di sana. Setelah datang ke sekretariat (Sunken Court W-05), saya cukup terkejut dengan suasana yang ada di sana. Ternyata, sudah terpasang spanduk besar yang bertuliskan <strong>Syukuran Wisudawan ARC ITB</strong>. Keren. :D</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan1.jpg"><img class="size-full wp-image-597 aligncenter" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan1.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan2.jpg"><img class="size-full wp-image-587 aligncenter" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan2.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan3.jpg"><img class="size-full wp-image-588 aligncenter" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan3.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p>Rangkaian acara cukup menarik. Dimulai dari sambutan dari Ketua Unit dan para wisudawan, pemutaran foto-foto para wisudawan semasa aktif di unit, penyerahan <em>souvenir</em> (pin dan <em>mouse</em>), dan diakhiri dengan acara puncak makan-makan. :)</p>
<p>Semua yang hadir tampak ceria. Semuanya senang. :P Saya mengucapkan terima kasih kepada <a href="http://anggacoz.wordpress.com">Angga</a> dan teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk menggelar acara ini. Acaranya sangat berkesan.</p>
<p>Berikut ini <em>screenshot</em> acara syukuran wisudawan ARC:</p>
<p><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan4.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-590" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan4.jpg?w=128" alt="" width="128" height="96" /></a><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan5.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-591" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan5.jpg?w=128" alt="" width="128" height="85" /></a><a href="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan6.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-599" src="http://kebebasan.wordpress.com/files/2008/07/wisudawan6.jpg?w=128" alt="" width="128" height="96" /></a></p>
<p>Salam,</p>
<p>-IT-</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anakku Bukan Anakmu]]></title>
<link>http://tentangkami.wordpress.com/2008/07/23/anakku-bukan-anakmu/</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 10:01:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>IndahJuli</dc:creator>
<guid>http://tentangkami.wordpress.com/2008/07/23/anakku-bukan-anakmu/</guid>
<description><![CDATA[Biasanya seperti itu dikatakan orang tua, jika :
- Ada yang masalahin pola asuhnya.
- Ada yang kesel]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Biasanya seperti itu dikatakan orang tua, jika :<br />
- Ada yang masalahin pola asuhnya.<br />
- Ada yang kesel ngeliat sikap kasarnya kepada si anak.<br />
- Ada yang protes ketidak mampuannya merawat, mengasuh, dan membimbing si anak.</p>
<p>Saya, sebagai orang tua, tentunya merasa kesal jika ada terjadi seperti yang diatas. Karena saya sebagai orang tua merasa yang paling berhak atas jiwa dan raga anak-anaknya. </p>
<p>Tapi pernahkah terpikir kita orang tua sudah mewujudkan hak-hak anak untuk tumbuh dan berkembang seperti apa yang mereka inginkan. </p>
<p><!--more--><br />
Saya sebagai orang tua, sampai saat ini masih menginginkan anak-anak menjadi anak tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang mandiri, yang tentu saja seperti yang saya sebagai orang tua inginkan. Ironis kan ?</p>
<p>Karena itulah, saya sebagai orang tua akan terus belajar karena seperti kutipan dari puisi Khalil Gibran : ANAKMU bukan anakmu ! dituliskan : </p>
<p>Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, karena</p>
<p>jiwanya milik masa mendatang, yang tak bisa kau datangi</p>
<p>bahkan dalam mimpi sekalipun.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rasa memiliki]]></title>
<link>http://heper70.wordpress.com/?p=291</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 09:39:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>heper70</dc:creator>
<guid>http://heper70.wordpress.com/?p=291</guid>
<description><![CDATA[Disebuah sudut taman kota di bandung, ada seorang suami istri pedagang kaki lima yang sedang menjaja]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&#34;">Disebuah sudut taman kota di bandung, ada seorang suami istri pedagang kaki lima yang sedang menjajakan gorengan, saat itu hujan turun dengan derasnya sejak petang, dan gorengan yang dia jajakan sekarang sudah dingin ….., ketika itu aku berada disana melihat kehidupan bapak dan ibu pedagang gorengan ini, sebuah keluarga yang terdiri dari suami istri dan 3 anak, mereka tinggal disebuah warung , aku memesan teh manis hangat untuk menghilangkan rasa dingin karena kebasahan, saat itu warung bapak ini sepi, tetapi gorengan masih banyak yang tersisa dan sudah dingin, aku memilih gorengan tempe sebagai teman teh hangat manis …..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&#34;">Aku melihat Suasana mereka sangat akrab walau tinggal disebuah warung kecil yang juga sebagai tempat tinggal mereka yang jauh disebut sebagai tempat tinggal layak huni, tetapi didalam serba kekurangan  mereka tetap saling bercanda sambil ditemani sebuah radio kecil untuk meramaikan suasana dengan sedikit gemerisik,dan aku melihat <span> </span>tidak ada sebuah barang electronic selain radio kecil, hanya ada pigura yang bertulisan ALLAH dan  sebuah ruangan yang disekat oleh kain sebagai pemisah tidur anak – anak dan orang tuanya … Aku membuka pembicaraan dengan bapak penjual gorengan,</span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&#34;">“ …. Wah, masih banyak ya pak, gorengannya ? <span> </span>dan pasti rugi ? “ …… “ ya tidak apa-apa, ini bisa kita jadikan lauk pauk untuk makan kita sekeluarga, dan semoga besok cuaca terang “ ….. “ tapi berarti modal yang telah bapak keluarkan untuk membuat gorengan ini tidak akan kembali pak ? “ …….. “ Kami hanyalah pedagang kecil kang…., kami tak punya apa-apa, jadi kalaupun kami merugi, kami tak kehilangan apa-apa, hanya jumlah gorengan yang akan berkurang, orang yang takut kehilangan biasanya mereka yang merasa memiliki apa yang diusahakannya, padahal siapa yang menjamin hari ini akan hujan sedangkan saat ini musim kemarau dan<span> </span>kami punya keyakinan bahwa rizky kami sudah dijamin oleh Allah yang penting kami bersyukur atas apa yang kami peroleh, dan betapa hebatnya pemilik hujan ini sehingga warung bapak sedikit pengungjungnya ? bahkan bapak sendiri tidak kuasa atas perniagaan ini“, ….” Jawaban sederhana dan aku dibuat kagum dalam hati, didalam lingkaran yang serba kekurangan keluarga ini masih bisa mensyukuri atas nikmat yang diberikan oleh Allah dan dia mempunyai keyakinan jika Allah telah menjamin Rizky atas umatnya, dan kuasa untuk memiliki …,” </span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&#34;">Sebenarnya bila kita mengaku berkuasa atas apa yang kita “ miliki “, kita akan terjebak didalam lautan ilusi yang akan menengelamkan saat apa kita “miliki” hanyut terdera ombak, dengan mempunyai rasa “memiliki” adalah sebuah rantai besi yang akan mengikat kita pada batu karang dasar lautan, dan dengan menyadari <strong>KETIDAKKUASAAN</strong> diri dihadapan pemilik kuasa alam raya ini alah kunci pembuka rantai itu …….</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PILKADA]]></title>
<link>http://bareonzero.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 09:33:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>bareonzero</dc:creator>
<guid>http://bareonzero.wordpress.com/?p=14</guid>
<description><![CDATA[
sekarang lagi heboh-hebohnya PILKADA. Dengan suksesnya Jawa Barat memilih wakil gubernur dari kalan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="bodytext">
<p class="MsoNormal">sekarang lagi heboh-hebohnya PILKADA. Dengan suksesnya Jawa Barat memilih wakil gubernur dari kalangan selebritis (selamat bagi pasangan “HADE” yang udah terpilih). Alasan ibu-ibu memilih pasangan “HADE” kebanyakan: “AIHHHH, Kang Dede Yusup meni kasep pisan!” (translate: “AIHHHH, Kang Dede Yusup ganteng banget!)</p>
<p class="MsoNormal">Gak cuma Jawa Barat doang yang melaksanakan PILKADA. Daerah laen juga lagi heboh-hebohnya ngadain PILKADA. Iklan-iklan kampanye dimana-mana. bahkan tempelan-tempelan kampanye sampai merusak fasilitas umum. Contohnya: halte bus yang kerasa gak nyaman lantaran ditempelin foto-foto om-om berpeci lagi nyengir. Nunggu bus sambil ngeliatin muka om-om itu malah bikin gak tenang.</p>
<p class="MsoNormal">Belom lagi sekarang mau pemilihan walikota Bandung. Suasana udah mulai heboh aja. Semboyan “Pilih no. x!” dan singkatan 2 nama calon (yang agak maksa) mulai terdengar. Belom lagi bentar lagi ada pemilu. Suasana bakal lebih heboh lagi neh.</p>
<p class="MsoNormal">Lama-lama males juga mikirin politik. Yang penting kita milih calon sesuai hati nurani kita, tanpa paksaan ato dorongan lain. Gue emang gak jago dalam politik.</p>
<p class="MsoNormal">Gue cuma jago dalam “PILKADA” versi gue sendiri, ya</p>
<p><img src="/DOCUME~1/AKSES~1.AKS/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal">itu <strong>PemILihan paKAian DAlam</strong>. Berawal dari kebingungan gue dalam memilih celana dalem mana yang paling pas dipake. Pilihannya ada 3: <em>Boxer, Celana-Dalem-Modern(CDM), Celana Dalem Konvensional / Rider</em>(merk). Jadi, seperti bias ague melakukan sedikit analisis keuntungan dan kerugian masing-masing jenis.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!-- [if !supportLists] --><span><span>1.<span style="font-family:&#34;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!-- [endif] -->Boxer</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Keuntungan<span> </span>: - Gaul (tersedia dalam berbagai corak, mulai tengkorak sampai bebek budug)</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span>- Terkesan romantis (ada yang tulisannya “Happy Valentine”)</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Kerugian<span> </span>: - Gak nyaman (gue emang kampungan, gak biasa pake boxer)</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span><span> </span>- Lebih panas, soalnya lebih lebar dari CD biasa</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!-- [if !supportLists] --><span><span>2.<span style="font-family:&#34;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!-- [endif] -->CDM</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Keuntungan<span> </span>: - Tersedia dalam berbagai warna menarik</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;"><span> </span><span> </span>- Murah (di pinggir jalan ada yang jual bajakan Calvin Klein 15000 dapet 3)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Kerugian<span> </span> : - Gak nyaman (terlalu ketat)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;"><span> </span><span> </span>- Kalo turun dari angkot rawan diselipin koin (agak hipster)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"><!-- [if !supportLists] --><span><span>3.<span style="font-family:&#34;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!-- [endif] -->Rider</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Keuntungan<span> </span>: - Terpercaya sejak jaman Eyang Kakung gue</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;"><span> </span><span> </span>- Lebih nyaman karena ukurannya pas nutup aurat</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Kerugian<span> </span>: - Modelnya gak keren,warna putih dengan tulisan merk di atasnya</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;"><span> </span><span> </span>- Kalo keliatan orang pasti diledekin: “ihhh kolornya sama dengan engkong gue”</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;">Tapi, setelah mempertimbangkan keuntungan dan kerugian ketiga jenis di atas, akhirnya gue tetap memilih No. 3! Rider memang terbaik. Paling nyaman dipake. Seperti kata iklan, “Buat 'anak' kok coba-coba?!?”</p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[ketika ku pulang]]></title>
<link>http://bareonzero.wordpress.com/?p=9</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 09:17:34 +0000</pubDate>
<dc:creator>bareonzero</dc:creator>
<guid>http://bareonzero.wordpress.com/?p=9</guid>
<description><![CDATA[Kemaren, pulang dari kampus berhubung masih siang, gue pengen mampir ke movie room. Maksud hati seh ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren, pulang dari kampus berhubung masih siang, gue pengen mampir ke <em>m</em><em>ovie room</em>. Maksud hati seh ingin menyalurkan hobi, nonton DVD bajakan (murah meriah walopun ngelanggar hak cipta).</p>
<p class="MsoNormal">Berhubung gue biasa ke sana bareng (baca: nebeng) temen, gue gak bisa ngira-ngira jarak dari kampus ke <em>movie room</em>. Akhirnya dengan penuh kesotoyan, gw ke movie room <strong>jalan kaki</strong>. dan ternyata, jarak dari kampus gue ke <em>movie room</em> <strong>jauh</strong>. Tapi gue pengen membudayakan berjalan kaki biar orang Indonesia kayak orang luar negeri yang sering jalan kaki.</p>
<p class="MsoNormal">Gue bakal nyebutin keuntungan jalan kaki daripada naek kendaraan umum:</p>
<p class="MsoNormal">- lebih leluasa ngeliat pemandangan kota</p>
<p class="MsoNormal">- bisa nonton dulu topeng monyet di bawah jembatan pasupati gak bayar</p>
<p class="MsoNormal">- bisa menghindari omelan sopir angkot lantaran ongkosnya kurang</p>
<p class="MsoNormal">- membentuk otot supaya terlihat seksi (terutama otot betis)</p>
<p class="MsoNormal">-menghirup udara segar perkotaan (yang sedikit bercampur asap knalpot)</p>
<p class="MsoNormal">*<em>padahal sebenernya gue nya aja yang pelit, kagak rela baya</em><em>r 2000 buat naek angkot</em>. lalu gue melanjutkan tugas mulia gue berjalan kaki sampai ke movie room.</p>
<p class="MsoNormal">Pulang dari sono, gue jalan kaki sedikit untuk nyampe ke halte bus terdekat (bukti pelit nya gue yang laen: milih naek bus lantaran ongkosnya lebih murah 2000 daripada naek angkot).</p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan<span> </span>fakta bahwa mahasiswa banyak yang lagi liburan, jadi gue menarik kesimpulan bus kota hari-hari gini lagi kosong-kosong nya. Ternyata bener! banyak tempat duduk kosong. Jadi gue milih satu tempat duduk kosong. Tapi, ternyata tempat duduk yang gue pilih adalah tempat duduk yang salah. kaki gue gak muat masuk sono. Sialnya, pas gue mau pindah. tempat duduk laen tiba-tiba udah keisi semua. Posisi gue bener-bener gak enak banget. Udah kayak posisi “<strong>tembok derita</strong>” yang dipake buat latihan fisik basket jaman gue SMA (<em>posisi dimana badan nempel tembok dan kaki ditekuk 90derajat seolah-olah lagi duduk di kursi).</em></p>
<p class="MsoNormal">
<a href="http://bareonzero.multiply.com/photos/hi-res/upload/SIXK-goKCsoAAEzCWzM1"></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span class="insertedphoto"><a href="http://bareonzero.multiply.com/photos/hi-res/upload/SIXK-goKCsoAAEzCWzM1"><img class="aligncenter" style="width:301px;height:226px;" src="http://images.bareonzero.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SIXK-goKCsoAAEzCWzM1/Posisi-tembok-derita.jpg?et=EoBL6IbkXyIL5Jf8nlyfEw&#38;nmid=0" border="0" alt="" /></a></span></p>
<div style="text-align:center;"><span style="font-style:italic;">posisi tembok derita</span></div>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://bareonzero.multiply.com/photos/hi-res/upload/SIXLewoKCsoAAEDU1-I1"><img class="aligncenter" src="http://images.bareonzero.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SIXLewoKCsoAAEDU1-I1/Muka-menderita-sekali.jpg?et=bhKq%2BNOL7WhfVBk8bEOtJA&#38;nmid=0" border="0" alt="" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-style:italic;">dengan muka penuh derita</span></p>
<p class="MsoNormal">Gue harus mempertahankan posisi itu selama setengah jam. Gue sempet kepikiran buat berdiri aja. tapi apa kata orang di belakang gue yang kayaknya daritadi bisik-bisik ngomongin gue. Gue pun mengira-ngira apa yang bakalan mereka omongin sambil bisik-bisik tentang gue. sebut saja kedua orang di belakang gue bernama Dadang dan Tatang.</p>
<p class="MsoNormal">Dadang<span> </span>: “Tang, lu liat ga, orang di depan kita kayaknya agak idiot deh, daritadi bengong mulu dengan mukanya yang superbego.” (fyi: hobi gue yang lain : bengong)</p>
<p class="MsoNormal">Tatang<span> </span>:”Iyah kayaknya Dang, kasian amat yak. Daritadi duduknya gak mau diem” (emang gue gak bisa duduk, monyet!)</p>
<p class="MsoNormal">Gue<span> </span>:(mulai berdiri lantaran gak kuat lagi)</p>
<p class="MsoNormal">Dadang<span> </span><span> </span>:”Tuh kan! Beneran idiot. Jelas-jelas enakan duduk. Malah milih bediri. parah banget”</p>
<p class="MsoNormal">Tatang<span> </span>:”Hush! Jangan diliatin mulu. Orang kayak gitu suka ngamuk kalo diliatin.”</p>
<p class="MsoNormal">Gue<span> </span>:(ngambil ancang-ancang buat ngelempar kondektur ke Dadang dan Tatang)</p>
<p class="MsoNormal">Dan gue pun akhirnya tetap pada posisi “tembok derita” daripada membuat kerusuhan. Harapan gue, setelah melakukan posisi ini, perut gue jadi six pack dan seksi. Kenyataannya, perut gue tetep lembek, selembek marshmallow. Malah betis gue yang makin gede.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Ternyata olahraga jalanan tidak memberikan bentuk tubuh yang proporsional.</p>
<div style="clear:both;"><!-- --></div>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
