<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>kambing &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/kambing/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "kambing"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 03:11:41 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Masak Kulit Kambing]]></title>
<link>http://allcanin.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 06:25:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>allcanin</dc:creator>
<guid>http://allcanin.wordpress.com/?p=12</guid>
<description><![CDATA[
Hari ini kebetulan mbak2 yang biasa masak di rumahku (orang rumah pada nyadar gak ada yang bisa mas]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://allcanin.files.wordpress.com/2008/07/mbek.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-13" src="http://allcanin.wordpress.com/files/2008/07/mbek.jpg?w=109" alt="" width="109" height="123" /></a></p>
<p>Hari ini kebetulan mbak2 yang biasa masak di rumahku (orang rumah pada nyadar gak ada yang bisa masak enak) lagi liburan. Akhirnya aku terpaksa mengajukan diri jadi koki dadakan. Lumayan, sekalian belajar masak.  Aku sudah lama pengen coba masak sayur cecek (kulit sapi). Tapi habis belanja, aku merasa ada yang aneh sama ceceknya. Kok bau buanget yaa... ternyata kata ibuku itu kulit kambing.</p>
<p>Karena tak tahan baunya, aku rebus tuh kambing lamaa banget, ku kasih daun jeruk yang buanyak. Tapi makin direbus kok lama - lama makin bau. akhirnya kuangkat saja daging itu ku cuci lagi plus aku lumuri sama jeruk lemon. Lumayan juga, agak bau dikit sih, tapi gak parah - parah amat. Meski udah ku usahain masak seenak mungkin, tapi lagi - lagi masakanku gak ada yang makan... ihiks!!</p>
<p>Biar kejadian ini gak keulang lagi, aku cari info di internet. Ternyata tips masak kambing adalah gak boleh dicuci, langsung aja lumuri air jeruk nipis. Semakin dicuci maka baunya semakin tajam. Nah looo... aku gak yakin banyak orang yang tau hal ini. masak kambing dari pasar yang udah kena tangan banyak orang gak boleh dicuci? Joinan kuman donk!</p>
<p>Memang serba salah masak daging kambing, aku gak pengen masak kambing lagi ah... Tapi ada hikmahnya juga sebenarnya. aku jadi tau kalo masak daging kambing itu lebih baik dengan banyak rempah biar baunya tersamarkan. Selain itu juga masaknya harus lama biar gak alot. Boleh pake alat Presto, tapi gak disarankan buat masakan yang butuh resapan bumbu seperti semur dan gulai</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[aku belum mandi]]></title>
<link>http://affuan.wordpress.com/?p=357</link>
<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 05:15:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Affuan</dc:creator>
<guid>http://affuan.wordpress.com/?p=357</guid>
<description><![CDATA[tatkala jam menunjukkan 12.37 tengahari skang ni, dengan bergaya busuknya aku mengaku yang aku belum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://affuan.files.wordpress.com/2008/06/shower.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-358" src="http://affuan.wordpress.com/files/2008/06/shower.jpg" alt="" width="162" height="122" /></a>tatkala jam menunjukkan 12.37 tengahari skang ni, dengan bergaya busuknya aku mengaku yang aku belum mandi. ini kerana ketiadaan air sejak dari pagi tadi lagi membuatkan aku menjadi kambing separuh masa. skang kat ofis. nasib baik aku keje sendiri. kalau kejer kerajaan, mampus aku tak gi keje dah. haha.</p>
<p>owh, korang dah tengok <a href="http://www.youtube.com/watch?v=UF8uR6Z6KLc" target="_blank">video pasal steve jobs</a> yang <a href="http://www.mohdismail.net/blog/apa-steve-jobs-ajar-aku-tentang-hidup-dalam-15-minit/" target="_blank">mael</a> war2 kan tuh? kalo belum, sila2. aku rekomenkan korang tengok hatta tenet connection korang cam haram skalipun. sebab, memang amat berguna. huhu.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aqiqoh jadi kendaraan masa depan?]]></title>
<link>http://vinza.wordpress.com/?p=10</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 01:27:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>vinza</dc:creator>
<guid>http://vinza.wordpress.com/?p=10</guid>
<description><![CDATA[Sudah menjadi tradisi turun temurun kelahiran seorang anak manusia dimuka bumi ini agar segera di-aq]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah menjadi tradisi turun temurun kelahiran seorang anak manusia dimuka bumi ini agar segera di-aqiqoh-i. untuk anak laki-laki, aqiqoh 2 kambing. sedangkan perempuan, cukup 1 kambing. konon, aqiqoh tersebut akan menjadi kendaraan masa depan.<br />
Kalau di dunia ini ada motor, mobil dan pesawat. Masa, kambing tetap buat kendaraan masa depan?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sulphur yang menyengat.....]]></title>
<link>http://canmasagi.wordpress.com/?p=43</link>
<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 01:57:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>canmasagi</dc:creator>
<guid>http://canmasagi.wordpress.com/?p=43</guid>
<description><![CDATA[Setelah menunggu nVidia merilis driver yang kompatibel dengan Fedora 9 alias Sulphur, tak tahan lagi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float:left;margin:5px;" src="http://lh6.ggpht.com/ywandianoe/SEeGUAmG1hI/AAAAAAAAAsA/VFFANJCbdo4/s400/Screenshot.png" alt="My Suphur" width="400" height="320" />Setelah menunggu nVidia merilis driver yang kompatibel dengan Fedora 9 alias Sulphur, tak tahan lagi nih hasrat, he... he..., untuk menjajal distro yang cakep ini. Tanpa banyak menunggu kesempatan lagi, DVD ISO media installer F9 yang telah di donlod 2 minggu lalu ini mulai kugunakan untuk instalasi bagi 2 komputer berbeda, yang satu LapTop kesayanganku HP Compaq nw9440 dengan graphic nVidia Quadro FX 1500M, satu lagi komputer jangkrik buatan ku yang berprosesor AMD Athlon XP 1800++ serta kartu grafis nVidia GeForce MX.... nah.. seri nya lupa pokoke nVidia kelas jadul dah!</p>
<p>Instalasi di LapTop berjalan sukses tanpa hambatan sama sekali, setelah selesai instalasi kita disuguhi dengan desktop biru yang lembut di mata namun menyengat jiwa!!! Sulphur memakai desktop Nodoka yang lebih lembut dan ma'nyuss yang beda dengan Nodoka di F8 yang masih berkesan keras dan kaku. Lantas setelah itu dilanjutkan dengan instalasi repository Livna untuk menginstall driver grafik nVidia agar lebih lembut dan cerah desktop Sulphurku. Semua repository diarahkan ke <strong>baseurl</strong> dari <span style="text-decoration:line-through;">kambing</span> <strong><a title="Fedora Mirror Indonesia" href="http://dl2.foss-id.web.id/fedora/">http://dl2.foss-id.web.id/fedora</a></strong> agar proses donlod berlangsung cepat dan mirror tetap ke mirror repos fedora yang ada di seluruh dunia. Selang beberapa saat instalasi dengan menggunakan yum, instalasi selesai dengan mulus, lantas reboot.... dan byassss logo nVidia sekilas menyapa kita tanda instalasi driver grafiknya sukses.</p>
<p>Lanjut dengan menambahkan repository <strong>Adobe</strong> untuk flashplugins dan Adobe Reader 8 (mudah-mudahan adobe merilis aplikasi versi Linuxnya setelah mereka meng-OpenSource-kan beberapa softwarenya). Ini menjadi wajib he.. he. Untuk semnetara repository dari Livna dan Adobe cukup untuk mempercantik Sulphur kita ini.</p>
<p>Aplikasi biasa yang menjadi barang wajib bagiku adalah amarok-extras-non-free dari Livna, krusader buat menjelajahi samba dan ftp, kchmviewer, inkscape, Picasa 2.7, Google Earth, scribus serta digikam. Paling tidak aplikasi-aplikasi tadi cukup memuaskan untuk Desktop.</p>
<p>Giliran si jangkrikku yang ada di rumah, ini rada ribet dikit karena ketika diinstallkan di Jangkrik mode instalasi grafis F9 melotot tanpa henti sampe berjam-jam. Meski telah di coba buat instalasi grafis hasilnya sama. Lantas coba instalasi berbasis text... lancar tanpa masalah. Ehmm... dibanding dengan Fedora 8 si jangkrik ini lebih cepat kinerjanya dengan Fedora 9, cuman masalahnya karena intalasi dengan mode text yang muncul hanyalah mode text linux bukan GDM. Tapi... biarlah! Yang jelas begitu login dan ketik perintah startx desktop Gnome yang merupakan andalanku tampil tak kalah cantiknya. Namun jadi penasaran nih, masa' sih gak bisa install graphical mode? Rasa penasaran ini gak padam juga, lalu aku reinstall F9 dan ternyata sukses!</p>
<p>Catatan: Kambing dicoret karena tidak bagus dan sering error. gimana nih Admin Kambing? Jangan seperti wasit sepak bola dong yang sering berat sebelah :-P</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[FPI Dan AKKBB ]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=77</link>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 14:27:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=77</guid>
<description><![CDATA[Mencermati begitu gencarnya media memojokkan FPI dan upaya yang tidak imbang terhadap berita, sehing]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Mencermati begitu gencarnya media memojokkan FPI dan upaya yang tidak imbang terhadap berita, sehingga pemutar balikkan isyu begitu gencar dilakukan. Seharusnya Ahmadiyah dibubarkan, ko jadi FPI yang harus dibubarkan ?? dibawah ini merupakan tulisan dari Bung Rz yang diambil dari Era muslim...selamat menyimak</p>
<h1>Membongkar Jaringan AKKBB (Bag.1)</h1>
<p class="pubtime">Selasa, 3 Jun 08 19:03 WIB</p>
<div id="body">
<div id="action">Nama Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) menjadi buah bibir setelah peristiwa rusuh di silang Monas pada hari ahad siang, 1 Juni 2008. Sebelumnya, aliansi ini sering kali diidentikan dengan gerakan pembelaan terhadap kelompok sesat Ahmadiyah, sebuah kelompok yang mengaku bagian dari Islam namun memiliki kitab suci Tadzkirah—bukan al-Qur’an—dan Rasul Mirza Ghulam Ahmad, bukan Rasulullah Muhammad SAW.</div>
<p class="MsoNormal">Jika menilik perjalanan historis dan ideologi kelompok sesat Ahmadiyah dengan AKKBB, maka akan bisa ditemukan benang merahnya, yakni permusuhan terhadap syariat Islam, pertemanan dengan kalangan Zionis, mengedepankan berbaik sangka terhadap non-Muslim dan mendahulukan kecurigaan terhadap kaum Muslimin.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika Ahmadiyah lahir di India, Mirza Ghulam Ahmad mengeluarkan seruan agar umat Islam India taat dan tsiqah kepada penjajah Inggris, dan mengharamkan jihad melawan Inggris. Padahal saat itu, banyak sekali perwira-perwira tentara Inggris, para penentu kebijakannya, terdiri dari orang-orang Yahudi Inggris seperti Jenderal Allenby dan sebagainya. Dengan kata lain, seruan Ghulam Ahmad dini sesungguhnya mengusung kepentingan kaum Yahudi Inggris.</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana dengan AKKBB? Aliansi cair ini terdiri dari banyak organisasi, lembaga swadaya masyarakat, dan juga kelompok-kelompok “keagamaan”, termasuk kelompok sesat Ahmadiyah. Mereka yang tergabung dalam AKKBB adalah:</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP)</li>
<li class="MsoNormal">National Integration Movement (IIM)</li>
<li class="MsoNormal">The Wahid Institute</li>
<li class="MsoNormal">Kontras</li>
<li class="MsoNormal">LBH Jakarta</li>
<li class="MsoNormal">Jaingan Islam Kampus (JIK)</li>
<li class="MsoNormal">Jaringan Islam Liberal (JIL)</li>
<li class="MsoNormal">Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF)</li>
<li class="MsoNormal">Generasi Muda Antar Iman (GMAI)</li>
<li class="MsoNormal">Institut Dian/Interfidei</li>
<li class="MsoNormal">Masyarakat Dialog Antar Agama</li>
<li class="MsoNormal">Komunitas Jatimulya</li>
<li class="MsoNormal">eLSAM</li>
<li class="MsoNormal">Lakpesdam NU</li>
<li class="MsoNormal">YLBHI</li>
<li class="MsoNormal">Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika</li>
<li class="MsoNormal">Lembaga Kajian Agama dan Jender</li>
<li class="MsoNormal">Pusaka Padang</li>
<li class="MsoNormal">Yayasan Tunas Muda Indonesia</li>
<li class="MsoNormal">Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)</li>
<li class="MsoNormal">Crisis Center GKI</li>
<li class="MsoNormal">Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)</li>
<li class="MsoNormal">Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)</li>
<li class="MsoNormal">Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)</li>
<li class="MsoNormal">Gerakan Ahmadiyah Indonesia</li>
<li class="MsoNormal">Tim Pembela Kebebasan Beragama</li>
<li class="MsoNormal">El Ai Em Ambon</li>
<li class="MsoNormal">Fatayat NU</li>
<li class="MsoNormal">Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta</li>
<li class="MsoNormal">Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali</li>
<li class="MsoNormal">Koalisi Perempuan Indonesia</li>
<li class="MsoNormal">Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya</li>
<li class="MsoNormal">Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta</li>
<li class="MsoNormal">Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo</li>
<li class="MsoNormal">SHEEP Yogyakarta Indonesia</li>
<li class="MsoNormal">Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya</li>
<li class="MsoNormal">Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya</li>
<li class="MsoNormal">LSM Adriani Poso</li>
<li class="MsoNormal">PRKP Poso</li>
<li class="MsoNormal">Komunitas Gereja Damai</li>
<li class="MsoNormal">Komunitas Gereja Sukapura</li>
<li class="MsoNormal">GAKTANA</li>
<li class="MsoNormal">Wahana Kebangsaan</li>
<li class="MsoNormal">Yayasan Tifa</li>
<li class="MsoNormal">Komunitas Penghayat</li>
<li class="MsoNormal">Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB</li>
<li class="MsoNormal">Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok</li>
<li class="MsoNormal">Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo</li>
<li class="MsoNormal">Crisis Center SAG Manado</li>
<li class="MsoNormal">LK3 Banjarmasin</li>
<li class="MsoNormal">Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar</li>
<li class="MsoNormal">Jaringan Antar Iman se-Sulawesi</li>
<li class="MsoNormal">Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin</li>
<li class="MsoNormal">PERCIK Salatiga</li>
<li class="MsoNormal">Sumatera Cultural Institut Medan</li>
<li class="MsoNormal">Muslim Institut Medan</li>
<li class="MsoNormal">PUSHAM UII Yogyakarta</li>
<li class="MsoNormal">Swabine Yasmine Flores-Ende</li>
<li class="MsoNormal">Komunitas Peradaban Aceh</li>
<li class="MsoNormal">Yayasan Jurnal Perempuan</li>
<li class="MsoNormal">AJI Damai Yogyakarta</li>
<li class="MsoNormal">Ashram Gandhi Puri Bali</li>
<li class="MsoNormal">Gerakan Nurani Ibu</li>
<li class="MsoNormal">Rumah Indonesia</li>
</ul>
<p class="MsoNormal">Menurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi cair dari 64 organisasi, kelompok, dan lembaga swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi kebanyakan merupakan organisasi ‘ladang tadah hujan’ yang bersifat insidental dan aktivitasnya tergantung ada ‘curah hujan’ atau tidak. Maksudnya, kelompok atau organisasi yang hanya dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor asing, dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.</p>
<p class="MsoNormal">Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi yang jelas dan bergerak di akar rumput. Walau demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan inilah yang menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.</p>
<p class="MsoNormal">Keseluruhan organisasi dan kelompok ini sebenarnya bisa disatukan dalam satu kata, yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah gudang dari isme-isme yang “aneh-aneh” seperti gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM, Demokrasi, dan sebagainya. Ini tentu dalam tataran ide atau <em>Das Sollen</em> kata orang Jerman.</p>
<p class="MsoNormal">Namun dalam tataran faktual, yang terjadi di lapangan ternyata sebaliknya. Kalangan intelektual dunia paham bahwa negara yang paling anti demokrasi di dunia adalah Amerika, negara yang paling banyak melanggar HAM adalah Amerika, negara yang merestui pasangan gay dan lesbian menikah (di gereja pula!) atas nama liberalisme adalah Amerika, dan sebagainya. Dan kita tentu juga paham, ada satu istilah yang bisa menghimpun semua kebobrokkan Amerika sekarang ini: ZIONISME.</p>
<p class="MsoNormal">Bukan kebetulan jika banyak tokoh-tokoh AKKBB merupakan orang-orang yang merelakan dirinya menjadi pelayan kepentingan Zionisme Internasional. Sebut saja Abdurrahman Wahid, ikon Ghoyim Zionis Indonesia. Lalu ada Ulil Abshar Abdala dan kawan-kawannya di JIL, lalu Goenawan Muhammad yang pada tahun 2006 menerima penghargaan Dan David Prize dan uang kontan senilai US$ 250, 000 di Tel Aviv (<em>source: indolink.com</em>), dan sejenisnya. Tidak terhitung berapa banyak anggota AKKBB yang telah mengunjungi Israel sambil menghujat gerakan Islam Indonesia di depan orang-orang Ziuonis Yahudi di sana.</p>
<p class="MsoNormal">Mereka ini memang bergerak dengan mengusung wacana demokrasi, HAM, anti kekerasan, pluralitas, keberagaman, dan sebagainya. Sesuatu yang absurd sesungguhnya karena donatur utama mereka, Amerika, terang-terangan menginjak-injak prinsip-prinsip ini di berbagai belahan dunia seperti di Palestina, Irak, Afghanistan, dan sebagainya.</p>
<p class="MsoNormal">Jelas, bukan sesuatu yang aneh jika kelompok seperti ini membela Ahmadiyah. Karena Ahmadiyah memang bagian dari mereka, bagian dari upaya pengrusakkan dan penghancuran agama Allah di muka bumi ini.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi yang ingin mengetahui ideologi aliansi ini maka silakan mengklik situs-situs kelompok mereka seperti <em>libforall.com</em>, <em>Islamlib.com</em>. dan lainnya.</p>
<p class="MsoNormal">Walau demikian, tidak semua simpatisan maupun anggota AKKBB yang sebenarnya menyadari 'The Hidden Agenda' di balik AKKBB, karena agenda besar ini hanya diketahui oleh pucuk-pucuk pimpinan aliansi ini, sedangkan simpatisan maupun anggota di tingkat akar rumput kebanyakan hanya terikat secara emosionil kepada pimpinannya dan tidak berdasarkan pemahaman dan ilmu yang cukup.(<em>bersambung/rz, eramuslim)</em></p>
</div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Skenario Pembubaran FPI ]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=75</link>
<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 08:10:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=75</guid>
<description><![CDATA[Begitu BBM naik, demo begitu gencar terjadi di seluruh negeri. Mulai maraknya demo yang dilakukan ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu BBM naik, demo begitu gencar terjadi di seluruh negeri. Mulai maraknya demo yang dilakukan mahasiswa adalah sebuah bentuk kepedulian terhadap bangsa ini. Opini publik kini tertuju pada BBM yang naik yang berakibat menurunnya daya rakyat terhadap kebutuhan hidu sehari-hari. FPI adalah salah satu rentetan yang telah dibuat sejak lama, cuma menunggu waktu yang tepat untuk segera dibubarkan. Nah, kesempatan itu di mulai ketika Demo FPI yang merupakan salah satu bagian dari organisasi yang bergabung dalam laskar Islam untuk menolak BBM dan Ahmadiyah. Mulai di jebak dengan aksi yang agak rusuh karena pada saat yang sama dari aliansi kebangsaan juga berdemo untuk menolak pembubaran Ahmadiyah. Akhirnya laskar Islam bertemu dengan Aliansi Kebangsaan, sayangnya kubu Laskar Islam terpancing oleh provokasi yang dilakukan oleh Aliansi kebangsaan yang menyebut laskar Islam adalah Laskar Islam, tidak hanya mengeluarkan kata-kata, aliansi kebangsaan juga mengeluarkan senjata api untuk memprovokasi akibatnya massa FPI terpancing untuk melakukan tindakan anarkis, melihat hal itu Munarman selaku pimpinan komando Laskar Islam mencoba mengamankan anggotanya (jadi anggota FPI yang disentuh lehernya bukan aliansi kebangsaan) dengan menyentuh lehernya agar tidak anarkis. Dari sinilah berawal, dan foto itu menyebar begitu saja, tanpa ada klarifikasi kejadian dengan berbagai pihak, sayangnya media cetak pun begitu mudahnya menampilkan foto tersebut yang terkesan korbannya adalah aliansi kebangsaan padahal bukan, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Habib Riziq dengan memberikan bukti-bukti kepada pihak kepolisian. Saat ini opini yang terbangun adalah bagaimana FPI dibubarkan. Kenapa Ahmadiyah tidak dibubarkan ?kenapa justru segelintir orang memanfaat nama NU untuk membubarkan FPI ? padahal Ketua PBNU Hasyim Muzadi telah memperingatkan agar tidak mengatasnamakan NU dalam pembubabran FPI. Inilah upaya pembubaran FPI yang telah di tunggu-tunggu. Terutama oleh mereka yang tidak suka dengan FPI dalam beramar ma'ruf nahi Munkar. Mereka pun segera saja bergerak untuk melakukan penutupan-penutupan cabang-cabang FPI diseluruh Indonesia. Kini FPI merasa ada diskriminasi terhadap tindakan aparat, kenapa hanya mereka. Kenapa Aliansi Kebangsaan yang menggunakan senjata api untuk provokasi tidak diamankan?? Ini menunjukkan Aliansi Kebangsaan adalah sekelompok preman yang dibayar untuk berdemo... :)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anak Manis ? ]]></title>
<link>http://rudyhilkya.wordpress.com/?p=386</link>
<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 14:11:39 +0000</pubDate>
<dc:creator>rudyhilkya</dc:creator>
<guid>http://rudyhilkya.wordpress.com/?p=386</guid>
<description><![CDATA[Sekitar dua minggu terakhir saya ada memperhatikan beberapa wajah baru di kelas dan di sekitar sekol]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar dua minggu terakhir saya ada memperhatikan beberapa wajah baru di kelas dan di sekitar <a href="http://fisikarudy.wordpress.com">sekolah</a>, terutama setelah ada kehadiran rombongan belajar baru dari angkatan sore hari yang semula saya kira membetekan dan menyebalkan. Di antara rombongan tersebut, tersembul beberapa anak yang wajahnya mengingatkan "sesuatu" di masa<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/SMA_Negeri_3_Palangkaraya"> saya</a> masih<a href="http://sabilla.web.id/lyric/chrisye-anak-sekolah-lirik-n-kord.html"> SMA</a>. Ya, ternyata itulah wajah-wajah yang membuat laki-laki bisa keblinger dan kehilangan harga dirinya serta keegoisannya, dengan bertekuk lutut secara sukarela di hadapan <a href="http://www.perempuan.com/">perempuan</a>.</p>
<p>Perempuan memang luar biasa, di luar tampak lemah but insight heh !!! <a href="http://monstrous-feminine.blogspot.com/">garang</a> !<br />
Dan kegarangan wajah ini tidak tersembul dalam garis yang keras namun ditampilkan dengan lembut<br />
dan gamblang oleh Tuhan Sang Pencipta. <a href="http://www.flickr.com/photos/rudyhilkya/2462800877/">Feminin </a>menyemburatkan sihir yang tak lekang untuk<br />
dipandang-pandang.</p>
<p>Seandainya saya masih <a href="http://ladrina-pinguin.blogspot.com/2008/01/jomblo-lagiiii.html">jomblo</a>, barangkali saya tak akan berani menatap <a href="http://www.flickr.com/photos/rudyhilkya/2462800877/">wajah</a> dan<br />
matanya yang sayu nan tajam. Hmm ... siapakah kau <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">gadis</a> ?</p>
<p>Kucoba mendekati, kutatap dirinya, Oh <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">dia </a>sungguh mempesona<br />
Ingin daku menyapanya, mendekat dirinya, bercanda tawa dengan dirinya<br />
Namun apa yang kurasa aku tak kuasa<br />
Aku tak tau harus berkata apa ? O oooooo ohhhh</p>
<p>Inikah namanya cinta ... o inikah cinta<br />
cinta pada jumpa pertama ? Oh inikah rasanya cinta<br />
<a href="http://hatt4.wordpress.com/2008/04/16/inikah-cinta-me/"><strong>(<em>penggalan lagu ME</em>)</strong></a><br />
<!--more--></p>
<p>Kujumpa <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">dia</a> berikutnya<br />
Suasana berbeda<br />
Getaran itu masih ada<br />
Aku dekati <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">dirinya</a><br />
kutatap <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">wajahnya</a><br />
Oh dia tetap mempesona<br />
Rindu terasa<br />
Di kala diri ini ingin jumpa<br />
Ingin s'lalu bersama<br />
Bersama dalam segala suasana</p>
<p>Halah ... halah ... halah ... memang luar biasa mata ini, bisa dipakai melihat apa saja !<br />
Masih macam-macam kelakuan si mata. Dasar Matta Band ... pas benar menciptakan<br />
lagu Jatuh Cinta Lagi !!!</p>
<p>Dan pas benar lagunya Alm. <a href="http://www.lyricsdownload.com/chrisye-lyrics.html">Chrisye</a> yang sepenggal saya nyanyikan ....</p>
<p>Engkau masih <a href="http://musik-link.net/2007/05/anak-sekolah-chrisye/">anak sekolah</a><br />
Satu SMA .. belum tepat waktu tuk begitu begini<br />
<a href="http://blog.indomp3live.com/chrisye-anak-sekolah-lirik-n-kord/">Anak Sekolah</a> datang kembali 2 atau 3 tahun lagi</p>
<p>(tapi sayang saya sudah jadi jadul :P dan berumur .. beruban lagi :lol:</p>
<p>Memang bukan ajangnya asal nulis, tapi apa boleh buat terhitung ngawur, biarin sajalah toh<br />
nggak ada yang baca dengan serius ini.</p>
<p>Belum terlalu saya perhatikan <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">mahluk</a> yang satu ini sebelumnya, memang<br />
benar-benar <a href="http://idioms.thefreedictionary.com/eye-catching"><strong><em>eye catching</em></strong></a> dah ! <a href="http://usaharudy.blogspot.com/2008/06/cheya-cheya.html">T.O.P</a> !!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Insinyur (ngurus) Kambing, Why not??]]></title>
<link>http://noorhalimah.wordpress.com/?p=132</link>
<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 00:45:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>noorhalimah</dc:creator>
<guid>http://noorhalimah.wordpress.com/?p=132</guid>
<description><![CDATA[Maaf nih sebelumnya, aku nulis ini bukan bermaksud nyindir tapi sebaliknya. Appreciate banget deh bu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf nih sebelumnya, aku nulis ini bukan bermaksud nyindir tapi sebaliknya. Appreciate banget deh buat seorang temanku yang merasa dirinya seperti judul tulisan ini. Gimana ga salut meski di sana sini terus dimaki tetapi tetap berlalu dengan penuh percaya diri. Menjalankan apa yang diyakini, tak peduli orang mau bilang apa. Barangkai itulah prinsip yang dianut.</p>
<p>Sudah-sudah, inti dari pembicaraan ini bukannya membicarakan temanku (nanti malah dia kegeeran :p). Miris aja melihat sebagian besar teman-teman yang punya idealisme menyedihkan.Hiks..menyedihkan? Apa namanya kalo ga menyedihkan, sebab dengan idealisme itu akan semakin menggemukkan negara2 kapitalis, 'mengeruk' kekayaan alam sendiri untuk diserahkan kepada mereka. Sebaliknya, mereka mencaci maki habis-habisan seorang yang mengerjakan sesuatu diluar latar belakang akademisnya. Tentu ini bukan sebatas bagi para "juragan" kambing, apapun yang mereka anggap di luar profesi keteknikan lantas hanya dilihat sebelah mata. Padahal bisa jadi beberapa tahun kemudian situasi berbalik. Mereka yang awalnya mencaci, datang berbondong-bondong pada orang yang dicaci untuk 'dipekerjakan'.</p>
<p>Kambing, ya karena  pembicaraan  ini mengacu pada hewan ternak bernama kambing,  seringkali  dianggap sebagai  hewan  "underground"  bagi  para manusia yang telah merasa dirinya ada di kelas atas. Herannya lagi, alih-alih menganggap 'kotor' si kambing tapi mereka doyan banget kalo disuguhin sate kambing, gule kambing, atau tongseng kambing. Makanan-makanan yang berbau-bau kambing itu kan termasuk "high class" alias harganya selangit :d (tapi juga sumber penyakit :p)</p>
<p>Lo, kok malah ngomongin makanan... Berhubung bingung mau dibawa ke arah mana pembicaraan kita ini, langsung saja kesimpulan nya. Bukankah Alloh telah berfirman yang kira-kira berisi demikian,"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia baik untukmu, atau kamu mencintai sesuatu padahal itu belum tentu baik untukmu". Alloh pun mengingatkan kita untuk jangan berputus asa dari rahmat-Nya.</p>
<p>Kesimpulan yang dapat ditarik adalah, bagi para pencari lapangan pekerjaan bukalah mata lebar-lebar akan peluang-peluang yang ada, apapun  asal masih dihalalkan. Sebaliknya, jangan sekali-kali memicingkan sebelah mata pada hal-hal yang sekiranya tidak berhubungan dengan latar belakangmu, bisa jadi itulah jalanmu. Jangan anggap remeh, hal sekecil apapun butuh ilmu untuk mengerjakannya.</p>
<p>Wallahu a'lam, bagi yang mau mengikuti jejak para "juragan" kambing, boleh saja cari informasi sebanyak-banyaknya. (^_^)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SKENARIO BBM NAIK !]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=73</link>
<pubDate>Sun, 25 May 2008 15:19:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=73</guid>
<description><![CDATA[BBM akhirnya naik lagi, inilah moment yang di tunggu-tunggu oleh berbagai kalangan, isu, gosip, hing]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>BBM akhirnya naik lagi, inilah moment yang di tunggu-tunggu oleh berbagai kalangan, isu, gosip, hingga demo yang berujung kematian. Kenapa harus BBM yang dinaikkan, apakah pemerintah sudah tidak ada alternatif  lain ? beberapa skenario BBM naik bisa kita pelajari di bawah ini :</p>
<p>1. Strategi menjelang pemilu dengan mengumpulkan dana PILPRES nanti, bayangkan untuk satu parpol, paling tidak dibutuhkan dana minimal 2 trilyun. Hmm duit dari mana yha...</p>
<p>2. Menjatuhkan pemerintahan saat ini dengan naiknya BBM, sehingga banyak terjadi demo besar-besaran dari seluruh kalangan.</p>
<p>3. Strategi untuk menarik perhatian rakyat kecil dengan pendekatan BLT yang tiap bulannya 100rb.</p>
<p>4. Ada upaya mafia minyak untuk mengatur tata niaga perminyakan Indonesia. Coba bayangkan seharusnya Indonesia memperoleh keuntungan dari minyak malah rugi.</p>
<p>5. Dengan BBM naik mengundang investor asing untuk masuk menguasai perminyakan.</p>
<p>Sekarang lihatlah realita dilapangan dengan melihat point-point diatas satu persatu akankah terbukti atau sudah terjadi ?? Anda bisa menilainya sendiri...</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PEMBUNUHAN YESUS (NABI ISA) YANG GAGAL]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=72</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 04:54:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=72</guid>
<description><![CDATA[Para pendeta Yahudi yang tergabung dalam Dewan Pendeta Sanhendrin membujuk Raja Herodes untuk melaku]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNoSpacing">Para pendeta Yahudi yang tergabung dalam Dewan Pendeta Sanhendrin membujuk Raja Herodes untuk melakukan pengejaran terhadap Isa a.s. dan menangkapnya. Isa a.s. berhasil ditangkap dan hendak disalibkan. Namun Allah menolong Isa a.s. dan mengangkatnya ke surga. Dari hadist Nabi Muhammad SAW kita akan mengetahui jika menjelang akhir zaman, Isa a.s. akan kembali turun ke bumi di Menara Putih sebuah masjid di Damaskus, Syiria. Hal pertama yang dilakukan Isa a.s. ketika turun kembali ke bumi adalah sholat.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[KEMATIAN SOPHAN SOPHIAN dan kematian-kematian lainnya]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=71</link>
<pubDate>Tue, 20 May 2008 13:01:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=71</guid>
<description><![CDATA[Kematian pasti akan menghinggapi setiap manusia, cuma bagaimana kematian itu menjemput menjadi suatu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kematian pasti akan menghinggapi setiap manusia, cuma bagaimana kematian itu menjemput menjadi suatu hal yang sangat misteri dan kematian itu sendiri tak terduga. Kematian Sophan sophian yang terkenal sebagai artis juga anggota DPR menjadi suatu pelajaran bagi kita semua, "semua seperti mimpi" itulah yang dikatakan Widyawati sang istri yang mendampinginya sepanjang hidup. Dengan gagahnya ia mengendarai kendaraan bermotor yang didepannya dikawal polisi, hanya karena lubang jadilah ia penyebab kematian. Ya kematian yang tak terduga dan tidak bisa diduga siapa pun bahkan Nabi pun tak mengetahui kapan ia di jemput malaikat maut. Kematian akan menjadi indah manakala diri kita memulai hidup ini dengan ibadah, sehingga semua ritme kehidupan menjadi bahagian yang tak terpisahkan dengan ibadah, sehingga begitu ajal menjemput kebahagiaanlah yang didapat karena kematian telah dipersiapkan dengan segala perbuatan yang bernilai ibadah. Cermatilah untaian kata-kata Nabi Muhammad saw. "</p>
<p><em>“Wahai sekalian manusia, sungguh… dalam hidup kalian ada rambu-rambu petunjuk jalan, maka ikutilah rambu-rambu itu, dan sungguh pada hidup kalian semua ada batas akhir, maka berhentilah pada batas yang telah ditentukan. Sesungguhnya seorang mukmin itu, senantiasa berada pada dua rasa takut: antara kehidupan yang telah ia lalui, dimana ia tidak tahu apa yang diperbuat Allah terhadap dirinya – Apakah Allah catat dia bersama orang-orang yang soleh atau sebaliknya? – dan waktu hidup yang masih tersisa, dimana ia tidak tahu apa yang ditetapkan Allah terhadapnya – Apakah husnul khotimah ataukah sebaliknya, na’udzubillah? karena itu hendaklah seorang hamba mengoptimalkan potensi dirinya untuk menyelamatkan dirinya sendiri, menggunakan kehidupan dunianya sebaik-baiknya untuk membangun kemegahan akhiratnya, menggunakan masa mudanya sebelum tuanya dan mengoptimalkan detik-detik kehidupan ini sebelum ajal, demi Dzat yang jiwa Muhammad digenggaman-Nya, sesudah <span class="searchterm1"><span style="background-color:#ffff00;">kematian</span></span> tak ada kepayahan, sesudah dunia ini tak ada kehidupan, melainkan Syurga atau Neraka”. </em>Ibnu Abbas.</p>
<p>Itulah pilihan hidup Syurga atau Neraka. Akankah kita menjemput kematian dengan penderitaan abadi? Maka konsekuensi seorang muslim adalah bagaimana mempersiapkan kematian dengan amal-amal kebaikan.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Palestine,lahirnya seorang pejuang Islam]]></title>
<link>http://abdulhalim709.wordpress.com/?p=5</link>
<pubDate>Mon, 19 May 2008 13:14:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>ABDUL HALIM</dc:creator>
<guid>http://abdulhalim709.wordpress.com/?p=5</guid>
<description><![CDATA[Ke hadapan sahabatku Taufiq,
Sudah dua malam aku berjaga, entah mengapa selaput mata ini tidak mahu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Ke hadapan sahabatku Taufiq,</p>
<p>Sudah dua malam <span style="font-size:medium;">aku</span> berjaga, entah mengapa selaput mata ini tidak mahu melabuhkan lapisnya membiarkan <span style="font-size:medium;">aku </span>enak dibuai mimpi lantas melupakan semua denyut permasalahan yang melanda pemikiranku yang kian hari kurasakan kian berat membebankan.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Kelmarin selepas solat Maghrib berjemaah, Luqman sibuk melakar-lakar pos tentera Israel yang berhampiran. Mereka tempoh hari menahan Abdul Kadeer, atas alasan menyimpan senjata berbahaya. Entah apa yang mereka ketemukan, langsung <span style="font-size:medium;">aku </span>tidak ketahui.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Sungguh kami punya senjata, namun bukan di bawah jagaan Abdul Kadeer. Israel, membuta selalu. Abdul Kadeer hanya seorang lelaki yang tua dan tempang, justeru kami tidak lagi membebankan beliau dengan apa-apa jua tugas. Kasihan anaknya Hafiz, menjerit-jerit melihat bapanya ditarik kasar. Kami tekun mengamati pelan lukisan Luqman. Rajin mendengar arahannya. <span style="font-size:medium;">Aku</span> tahu peluang untuk menang memang tipis, kami <span style="font-size:x-small;">tidak punya senjata secanggih tentera Israel, bilangan kami juga lebih kecil</span>.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;"><span style="font-size:medium;">Aku</span> senyum. Sering timbul tentangan di antara kami dulu, Lutfi contohnya. Kenapa mahu teruskan perjuangan jika terang-terangan kita kecil dan lemah? Namun jawapan itu dia ketemukan sendiri saat abangnya dibunuh seorang tentera yang meronda. Haruskah <span style="font-size:medium;">aku</span> ingatkan bahawa jika bukan kami yang membela nasib saudara-mara kami di sini, lantas siapa lagikah yang akan bangun memenangkan kami? Tidak timbul lagi soal kenapa membalas serangan, yang penting dalam qalbu masing-masing sudah dipasakkan niat, yang mudah-mudahan ikhlas kerana Tuhan. Bukan kemenangan yang diidamkan, tapi semangat itu yang harus sentiasa dijulang. Sekurang-kurangnya kami menegakkan apa yang sepatutnya berdiri di sini. Kami lemah dan kecil, mungkin. Tapi itu bukan kayu pengukur. Kisah Omar Mukhtar selalu kami jadikan pembakar semangat. Biar syahid di tali gantung namun Italy sudah tentu tidak akan melupakan insan gagah yang selama 20 tahun tidak berputus asa membebaskan Libya daripada penjajah.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Esok dengan izin Tuhan, akan kami ke sana. Dan sudah tentu <span style="font-size:medium;">aku</span> perlu kepada tidur yang cukup. Namun entahlah, degil sungguh lena daripada menjemputku. Lantas kuambil pena dan tinta, mencoretkan sesuatu agar jika satu masa nanti <span style="font-size:medium;">aku</span> telah tiada, sekurang-kurangnya ada secebis hati (kau!) yang masih mengingatiku. Segala-galanya milikku tidak kekal lama, hanya kuharapkan persahabatan kita mekar, lebih kekal daripada semuanya di bumi kelahiranku ini. Serasa terlalu penat <span style="font-size:medium;">aku</span> mendiami perasaan yang sukar dirungkaikan dengan kata-kata.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Benarkah Taufiq?<br />
A goat would be slaughtered only if it chooses to?<br />
Benarkah?</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Kata-kata itu <span style="font-size:medium;">aku</span> pinjam dari seseorang yang tidak<span style="font-size:medium;"> aku</span> kenali, saat kau terjatuhkan bingkisan surat khabar yang kau bawa dari Malaysia. Salah satu komen pembacamu. Aku bertanyakan maksudnya daripadamu, dan patutlah engkau sendiri serba-salah mahu menterjemahnya.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Saban malam biar sudah bertahun lamanya <span style="font-size:medium;">aku</span> masih terdengar-dengar tangisan Khalilah adikku yang ketika itu berusia enam tahun tatkala melihatkan ibuku ditembak oleh anjing bertopengkan wajah manusia tanpa sedikitpun rasa kasihan. <span style="font-size:medium;">Aku</span> masih ingat <span style="font-size:medium;">aku</span> sendiri menggigil-gigil ketakutan di bawah alas tidur melihatkan percikan darah abangku Jamil saat tempurung kepalanya bersepai dilawati peluru mesin syaitan itu. Hatiku luluh melihat bapaku dipijak-pijak oleh anjing-anjing kerahan iblis itu. 21 Ogos 1969 lelaki itu begitu gah sekali menyelamatkan Masjid Al-Aqsa saat bangunan itu dijilat api dibakar Zionis. Namun malam itu maruahnya diletakkan di bawah tapak but yang menggerunkan. Taufiq, <span style="font-size:medium;">aku</span> kira kau takkan mengerti apa yang <span style="font-size:medium;">aku</span> rasa saat itu. Bayangkan saat menjadi pelarian di Beirut jauh dari rumahmu yang sudah hancur ranap, tiba-tiba setiap orang bertempiaran, menjerit-jerit digempur oleh bunyi yang maha kuat lalu keluar segerombolan jembalang berpakaian tentera dengan mesin pembunuh yang memuntahkan butir-butir yang berdesing memburu manusia-manusia yang tidak mengerti mengapa harus nyawa mereka direntap.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Aku kira usia 17 padamu Taufiq, kau sibuk menguruskan pendidikanmu. Sekolah dan peperiksaan, keluarga dan teman-teman, percutian dan hobi masa lapang. <span style="font-size:medium;">Aku </span>tidak salahkanmu Taufiq, jauh sekali daripada mencemburuimu. Aku sekadar berkongsi cerita. Kita sama-sama makhluk Tuhan, dan masing-masing diuji dengan cara-Nya yang tersendiri. 16 September 1982, dua minggu sebelum ulang tahun kelahiranku yang ke 17, dan dua hari berikutnya, seramai 3500 umat Islam Palestin disembelih, diperkosa, diseksa tentera Kristian Lebanon dari Tel Aviv, dihantar khas oleh Yahudi Laknatullah, kononnya usaha untuk menyahkan “militan” Palestinian Liberation Organization. Entah dari mana Israel mendapat idea gila bahawa mereka layak membenarkan tindakan itu lantas menarik beribu-ribu nyawa umat Muhammad. Seluruh ahli keluargaku terkorban dalam peristiwa itu. <span style="font-size:medium;">Aku </span>kira Khalilah sendiri belum pandai mengeja untuk menjadi ahli PLO. Ah, <span style="font-size:medium;">aku</span> menjadi putus harap.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;"><span style="font-size:medium;">Aku </span>tak fikir rakyat dunia hari ini punya sensitiviti untuk mendengar ceritaku. Cukup kau sahaja yang menjadi temanku Taufiq. Mendengar kisahku. Umat dunia hari ini lebih bersedih dengan kejadian World Trade Centre, menutup langsung kisah Sabra dan Shatila. <span style="font-size:medium;">Aku </span>hanya rakyat Palestin. Bukan kelahiran Amerika. Bukan warga negara maju. Lalu kisahku tidak diambil peduli. Begitu kejap kisah WTC menjengah, Amerika menuding jari menuduh warga Afghanistan menjadi dalangnya. Begitu pantas pula bumi itu disapa oleh ramahnya bala tentera Amerika.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Kegilaan apakah ini?<br />
Atau <span style="font-size:medium;">aku</span>kah yang sesat hidup di alam kebinatangan?</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Pernah kaunyatakan padaku yang kaubenci melihat umatmu yang masih tidur. Jika <span style="font-size:medium;">aku</span> di sini mahu menyelamatkan saudara-maraku secara fizikal, kau pula buntu bagaimana mahu menyelamatkan paradigma saudara-maramu daripada dijajah oleh cacing-cacing yang memamah kewarasan fikiran dan kekejatan iman. Kau mual dengan minda umat di bumi kelahiranmu. Sibuk dengan fesyen dan muzik (ah, aku sendiri tidak berselera untuk memikirkan perkara seremeh itu), mengikut-ikut rentak dunia terkini. Menjadikan Barat sebagai contoh tanpa sedar merekalah pembunuh benih-benih mujahid agama. Dari sekecil-kecil anak sehingga ke pakcik tua. Budaya Yahudi ditanam kukuh dalam kehidupan. Anak-anak diajar dengan tatasusila Inggeris kesemuanya, silibus agama dicarik-carik sehingga tinggal cebisan tulang, sekadar senipis selaput membran sel. Dilekakan dengan hedonisme. Terus mengikut sistem perdagangan yang ditinggalkan penjajah Inggeris, lantas membenarkan mereka menguasai ekonomi tanpa sebarang perubahan. Dan mereka menyeringai sinis menyaksikan kebebalan umat. Mendewa-dewakan sistem pemerintahan mereka. Mengamalkan sifat-sifat busuk mereka. Kau marah dan kau ingin bangun tapi kau tidak tahu caranya selain media yang kau pegang dan doa yang kautitipkan. Oh Taufiq, kau memang mulia (senyum).</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;"><span style="font-size:medium;">Aku</span> ingin menangis, tapi <span style="font-size:medium;">aku</span> tidak mampu. Menangis tidak akan merubah apa-apa. Menangis tidak akan membuatkan semua umat Islam bersatu dan mengikat perjanjian memeterai keselamatan dan hak setiap nyawa Muslim di atas muka bumi. Menangis sekali-kali tidak akan menegakkan Khilafah Islamiyyah. Dan jika sekalipun <span style="font-size:medium;">aku</span> menangis, tiada siapa yang sudi mendengarnya. <span style="font-size:medium;">Aku</span> tidak tahu ke mana semua manusia yang diangkat menjadi pemimpin itu pergi. Mungkinkah gempa letupan di Palestin tidak terdengar ke negara-negara lain, lantas mereka meneruskan mimpi yang hanya seketika?</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Dan buat kesekian kalinya <span style="font-size:medium;">aku </span>sendiri tidak tahu apakah tindakanku untuk menyusup di bawah gelimpangan mayat malam berdarah itu, benar atau sebaliknya. <span style="font-size:medium;">Aku</span> sepatutnya biarkan sahaja diriku mati hari itu, bukankah itu yang sewajarnya? Daripada melihat serangan berpanjangan Yahudi - Zionis terhadap Masjid Suci itu walaupun selepas Perjanjian Oslo pada 1993. Daripada menderita melihat kebejatan ihsan umat dunia. Kadang-kadang <span style="font-size:medium;">aku</span> terfikir Taufiq, adakah cuma rakyat Palestin seperti kami sebenarnya yang mengetahui kepentingan Masjid Al-Aqsa? Ah, itu bukanlah soalan yang betul. Adakah cuma rakyat Palestin seperti kami yang beriya-iya mempertahankan Islam? Adakah negara-negara Arab yang lain, lebih tepat lagi, negara-negara Islam yang lain, gerun menghadapi Israel dan Amerika? Oh, mungkin Iraq juga mempertahankan Islam, lalu terus dengan kadar segera dibunuh bandar dan rakyatnya. Dan negara-negara lain terus menafikan kaitan mereka dengan Islam, agar terpelihara negeri dan makmur penduduknya. Oh... Kasihannya rakyat bumiku tak terbela...</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Marah?<br />
Gilalah <span style="font-size:medium;">aku</span> kiranya tidak punya perasaan marah. <span style="font-size:medium;">Aku</span> tidak minta supaya kau datang ke mari lagi Taufiq, tidak langsung <span style="font-size:medium;">aku</span> minta kau datang ke mari meninggalkan rumahmu dan keluargamu dan negaramu yang aman damai lantas menemaniku di sini yang selalu diselubungi perasaan takut. Menemaniku bererti kau harus selalu menghitung berapa temankah yang syahid hari ini. Berkira-kira berapa lama lagi yang ada sebelum dijemput Malaikat Maut. Menenangkan diri tika hati berdegup kencang terlihatkan manusia bersenjata. Membilang hari-hari berlalu dengan rasa kesyukuran dalam setiap nafas yang disedut. Sekurang-kurangnya dengan setiap deru nafas itu Israel tahu kami masih tidak mengalah. Yahudi tahu bahawa janji Tuhan akan tiba. Melihat Amerika tidur terus-terusan dalam istidraj. Biar. Aku yakin Taufiq, Tuhan Maha Adil.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Dunia melihat aduan terhadap Ariel Sharon difailkan di mahkamah antara bangsa untuk jenayah perang (Belgian Courts for war crime), tapi dengan selamatnya dia berjaya meloloskan diri. Heh, dan <span style="font-size:medium;">aku</span> kira Slobodan Milosevic mungkin berasa jaki terhadap Sharon. Oh, subhanallah. Besar hikmahnya <span style="font-size:medium;">aku </span>hidup selepas Sabra dan Shatila Taufiq. Biarpun <span style="font-size:medium;">aku</span> terpaksa menyaksikan Sharon digelar oleh anjing saudaranya Bush sebagai “A Man of Peace”, paling kurang dari Lebanon <span style="font-size:medium;">aku</span> nekad kembali ke Palestin menjadi ahli Hamas pada 1987. Bangga <span style="font-size:medium;">aku </span>dinobatkan sebagai Atfal Hijarah, sedang katamu kawan-kawanmu sudah cukup berpuas hati bergelar umat Islam tanpa sedikitpun berjuang. Fahamkah dunia betapa perit apa yang kami rasa? Memerangi Zionis dengan hatta batu. Harga yang harus dibayar kerana bergelar Muslim penduduk bumi suci. Namun<span style="font-size:medium;"> aku</span> cukup berbesar hati Taufiq, biar langsai nyawaku, agama ini agamaku, tanah ini tanahku. Usia 20-anmu kau sibuk merakam takziah buat agama, melihat umat yang lemah tak bersemangat dalam perjuangan berdakwah. Usia 20-anku pada 1989 aku mengucap syukur menyaksikan semangat sahabat-sahabatku yang dipenjarakan. Turut melaungkan takbir saat masa merakam peristiwa di Bir Nabala. Kau barangkali bungkam tatkala sahabat-sahabatmu tidak hadir ke usrah, tapi <span style="font-size:medium;">aku</span> bungkam, lagi dan lagi saat Sheikh Ahmad Yassin dan Abdul Aziz Rantisi dibalun haiwan.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Adakah ibuku seekor kambing yang dipilih untuk disembelih Taufiq? Adakah abangku dan bapaku dan adikku dan <span style="font-size:medium;">aku </span>dan jiran-jiranku dan saudara-maraku semuanya tidak lebih daripada kambing-kambing yang diminta untuk disembelih? Mana dunia saat kami ditindan bencana? Mungkinkah kalian akan terus lena sehingga sampainya satu saat di mana rumah kalian dihenyak dan maruah kalian dicalari? Tidak Taufiq, <span style="font-size:medium;">aku</span> tidak mendoakan sesuatu yang buruk untuk kalian. Tidak pernah dan tidak akan. Cuma terlalu banyak harapan yang <span style="font-size:medium;">aku</span> gantungkan. Kalian punya peluang yang tidak kami punyai. Kalian punya suara, kami cuma punya air mata yang tidak diendahkan. Kalian punya pendidikan, punya kuasa (yang kalian tidak pernah gunakan), kami cuma punya permintaan, demi permintaan.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Penat?<br />
Sudah </span><span style="color:#b1894d;font-size:medium;">aku</span><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;"> nyatakan awal-awal, <span style="font-size:medium;">aku</span> penat mendiami perasaan ini. Saban hari tugas tidak menentu. Mempertaruhkan nyawa. Bukan <span style="font-size:medium;">aku</span> penat dengan tanggungjawab ini Taufiq, cuma <span style="font-size:medium;">aku</span> penat dengan kekesalan, penat melihat kejatuhan umat. <span style="font-size:medium;">Aku</span> sedih melihat kanak-kanak membesar tanpa persekitaran yang mendamaikan. Hafiz mungkin masih terlalu kecil untuk memahami, tapi Aminah yang berusia tujuh tahun itu begitu kejal jiwanya pada pandanganku. Semalam <span style="font-size:medium;">aku</span> lihat dia memberi cebisan rotinya untuk Ruqayyah adik kecilnya sedang dia sendiri menelan liur melihat makanan itu dikunyah rakus. Salman, anak bongsu Luqman yang berusia 12 tahun begitu berhati-hati tidak membenarkan Aminah dan kanak-kanak perempuan lain keluar bermain tanpa pengawasannya. Pernah <span style="font-size:medium;">aku</span> dengar kata-kata Salman;<br />
<em>“Kalian kaum perempuan, duduk di rumah. Jika ada apa-apa berlaku terhadap kalian, akulah yang kelak rasa paling bersalah,”</em> oh! Sungguhkah Salman masih anak-anak?</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Sungguh <span style="font-size:medium;">aku </span>tidak mengimpikan tertegaknya Khilafah Islamiyyah saat <span style="font-size:medium;">aku </span>masih hidup, kerana <span style="font-size:medium;">aku</span> </span><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">sendiri tidak mampu berjanji untuk terus bernafas pagi esok. <span style="font-size:medium;">Aku</span> tidak minta untuk kerajaan kafir terus tersungkur esok, tapi usaha akan terus <span style="font-size:medium;">aku</span> panjangkan, sungguh, dengan izin Tuhan, hatta dengan batu. <span style="font-size:medium;">Aku</span> akan teruskan perjuangan yang sedia ada ini, walaupun <span style="font-size:medium;">aku</span> tidak nampak kelibat kejayaan menghampiri. <span style="font-size:medium;">Aku </span>berjuang bukan untuk menang Taufiq, aku berjuang kerana Tuhan. <span style="font-size:medium;">Aku </span>tidak melawan untuk hidup Taufiq, tapi <span style="font-size:medium;">aku</span> berperang untuk mati. Jika kalah, <span style="font-size:medium;">aku</span> yakin ada perhitungan yang lebih baik untukku kemudian. Memang aku kasihkan keluargaku, teman-temanku dan segala-galanya di bumi Palestin ini, tapi <span style="font-size:medium;">aku</span> yakin Tuhan tidak akan membiarkan kami terus-terusan bersedih.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Taufiq, harus <span style="font-size:medium;">aku</span> carikkan noktah di sini. <span style="font-size:medium;">Aku </span>perlu lekas berangkat, punya hal yang harus diselongkar. Terima kasih sahabat, atas lawatanmu tempoh hari. Surat ini akan kuserahkan kepada ahli bantuan dari negaramu, sampai dengan selamat hendaknya kepadamu. Mudah-mudahan Tuhan akan mengurniakan kita keimanan dan kekuatan yang bertambah mantap sehingga saat kita bertemu-Nya. Mudah-mudahan azan akan terus berkumandang di seluruh ceruk dunia. Mudah-mudahan kita terus bersyukur dengan nikmat Iman. Dan sentiasa kita dalam rahmat-Nya.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Sekiranya <span style="font-size:medium;">aku</span> mati, Taufiq, engkaulah yang kuharapkan menggalas amanah menongkah kesedaran.</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;font-size:x-small;">Salam juang,<br />
Umar</span></p>
<p style="text-align:right;"><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#b1894d;"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tentang Aqiqah]]></title>
<link>http://buletintamtama.wordpress.com/?p=8</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 07:55:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>lousatyabudi</dc:creator>
<guid>http://buletintamtama.wordpress.com/?p=8</guid>
<description><![CDATA[Aqiqah yang sesuai dengan sunnah
Pelaksanaan aqiqah menurut kesepakatan para ulama adalah hari ketuj]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Aqiqah yang sesuai dengan sunnah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Pelaksanaan aqiqah menurut kesepakatan para ulama adalah hari ketujuh dari kelahiran. Hal ini berdasarkan hadits Samirah ketika Nabi bersabda, "Seorang anak terikat dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan aqiqah pada hari ketujuh dan diberi nama."(HR.Al-Tirmidzi). Tapi bila terlewat dan tak bisa dilaksanakan pada hari ketujuh, ia bisa dilaksanakan pada hari ke-14, hari ke-21, atau kapanpun ia mampu. Menurut Imam Malik, "Pada dzohirnya bahwa keterikatannya pada hari ke-7 atas dasar anjuran, maka sekiranya menyembelih pada hari ke-2, ke-8, ke-10 atau setelahnya, aqiqah itu telah cukup." Karena prinsip ajaran Islam adalah memudahkan, bukan menyulitkan, sebagaimana firman Allah SWT, "Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(QS.Al-Baqarah : 185).<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Apakah hukum melaksanakan ibadah aqiqah?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Hukum melaksanakan aqiqah untuk anak yang baru dilahirkan adalah sunnah dan sangat dianjurkan dalam Islam. Pendapat yang demikian adalah pendapat jumhur imam-imam dan ahli fiqh. Oleh karena hendaklah ibu-bapak melaksanakannya jika ada kemampuan untuk menghidupkan sunnah Rasulullah ini. Sehingga ia juga akan menerima keutamaan dan pahala di sisi Allah SWT. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits, "Sesungguhnya manusia pada hari kiamat akan diminta tanggung jawabnya atas aqiqah, sebagaimana akan diminta tanggung jawabnya atas shalat-shalat lima waktu."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Daging aqiqah lebih baik mentah atau dimasak?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Dianjurkan agar dagingnya diberikan dalam kondisi sudah dimasak. Hadits Aisyah ra., "Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya, lalu dimakan (oleh keluarganya) dan disedekahkan pada hari ketujuh."</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(HR.Al-Bayhaqi).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Bolehkah aqiqah dilaksanakan di lain negara/kota?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Tidak ada batasan yang mengharuskan agar aqiqah dilaksanakan di negara/kota/kampung tempat kelahiran anak.<span> </span>Anda bisa melakukannya di mana saja sesuai dengan kemasalahatan yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Hewan untuk aqiqah</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Kambing yang layak dijadikan sembelihan aqiqah adalah yang sehat, baik, tidak ada cacatnya.<span> </span>Semakin besar dan gemuk kambing, tentu semakin baik. Sedangkan masalah harus menyentuhkan anak kepada kambing yang akan disembelih untuk aqiqahnya, jelas tidak ada dasarnya. Hal itu mungkin kebiasaan belaka.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Siapakah yang layak menerima daging sembelihan aqiqah?</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Mereka yang paling layak menerima sedekah adalah orang fakir dan miskin dari kalangan umat Islam. Demikian pula dalam aqiqah. Walau berdasarkan beberapa hadits dan amalan Rasulullah serta sahabat, kita disunnahkan juga memakan sebagian daging tersebut, bersedekah, dan menghadiahkan sebagian lagi.<span> </span>Wallahu'alam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">(rumahaqiqah)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">pernah dimuat di edisi ke-2 Shafar 1429 H</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[TERNAK KAMBING PE]]></title>
<link>http://duniaternak.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 06:48:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>duniaternak</dc:creator>
<guid>http://duniaternak.wordpress.com/?p=3</guid>
<description><![CDATA[

TERNAK KAMBING PERANAKAN ETTAWA
Kambing termasuk salah satu jenis ternak yang akrab dengan sistem ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><img src="/DOCUME~1/KOMPI-3/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.85pt;text-align:center;text-indent:36pt;line-height:150%;"><strong>TERNAK KAMBING PERANAKAN ETTAWA</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.85pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing termasuk salah satu jenis ternak yang akrab dengan sistem usaha tani di pedesaan. Hampir setiap rumah tangga di pedesaan memelihara kambing, sebagian dari mereka menjadikannya sebagai salah satu sumber penghasilan keluarga. Peranan ternak kambing bagi kehidupan petani cukup besar, hal ini disebabkan karena harganya terjangkau oleh daya beli petani dan memiliki daya reproduksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan ternak besar. Sebagian petani memelihara ternak kambing sebagai tambahan sumber pendapatan. Selain itu juga dapat digunakan sebagai tabungan yang sewaktu-waktu dapat dijual apabila diperlukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing merupakan ternak yang banyak dipelihara oleh sebagian besar masyarakat pedesaan di Indonesia. Distribusi penyebaran kambing relatif merata diseluruh daerah, rata-rata satu dari lima rumah tangga petani memelihara 1 sampai 4 ekor kambing. Kebanyakan ternak kambing digunakan sebagai tabungan yang dapat dijual sewaktu waktu, sebagai ternak penghasil pupuk, jaminan bila terjadi kegagalan panen, dan sebagai ternak potong (Devendra dan Burns, 1994). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Salah satu jenis kambing yang populer saat ini adalah kambing Peranakan Ettawa (PE), yang merupakan kambing Persilangan antara kambing Kacang asli Indonesia dengan kambing Ettawa dari India. kambing Ettawa diimpor oleh pemerintah Hindia Belanda sejak tahun 1908 (Triwulaningsih, 1989).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing PE di daerah pedesaan pada umumnya diarahkan sebagai kambing penghasil daging, namun sejak dilakukan<span> </span>ekspor harga kambing PE menjadi lebih mahal, perhitungan harga tidak didasarkan pada bobot hidup, tetapi performans. Hal inilah yang mendorong peternak dan pengusaha mengembangkan kambing PE. kambing Peranakan Ettawa (PE) merupakan salah satu produk unggulan plasma nutfah berdaya saing yang harus dipertahankan dan ditingkatkan produktivitasnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Domestikasi ternak kambing diperkirakan terjadi di Asia barat<span> </span>pada tahun sembilan ribu sampai sebelas ribu tahun yang lalu. kambing termasuk binatang yang dijinakan paling awal atau paling tidak nomor dua setelah anjing (Tomaszewska <em>et al.</em>, 1993). kambing yang ada sekarang merupakan hasil domestikasi yang diturunkan dari tiga jenis kambing liar yaitu: <em>capra hircus, capra falconeri, dan capra frisca </em>(Sosroamidjojo, 1990).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Menurut Setiawan dan Tanius (2005), di antara beberapa kambing Perah unggul, kambing PE memiliki kemampuan memproduksi susu sebanyak 1,5 sampai 3 liter perhari. Berdasarkan kemampuan memproduksi susu tersebut, maka kambing Perah PE sangat potensial untuk dikembangkan sebagai ternak penghasil susu. Selain itu, kambing PE pun sangat adaptif dengan topografi Indonesia, tidak memerlukan lahan luas, dan budidayanya relatif mudah sehingga dapat dijadikan bisnis sampingan keluarga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:Arial;">Kambing Ettawa</span></strong><span style="font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing Ettawa merupakan keturunan kambing Jamnapari yang di import dari India pada era tahun1920 yang merupakan kambing yang besar, dengan tinggi 70<span> </span>sampai 80 cm, dan berat 40<span> </span>sampai 45 kg (Devendra dan Burns, 1994).<span> </span></span><span style="font-family:Arial;">Sedangkan menurut Prihadi (1997) bahwa warna dasar dari kambing Ettawa adalah putih, coklat dan hitam. Telinga menggantung dan panjangnya 30 cm. Berat badan jantan 68 sampai 91 kg, sedang yang betina 36<span> </span>sampai 63 kg. Tinggi gumba jantan 91 sampai 127 cm dan yang betina 76 sampai 92 cm. Produksi susu dapat mencapai 235 kg dalam periode laktasi 261 hari. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing Ettawa merupakan bangsa kambing yang populer dan dipelihara secara luas sebagai penghasil susu di India dan Asia tenggara. Kambing Ettawa merupakan kambing besar, bertelinga besar, bertelinga panjang dan berasal dari daerah sekitar sungai Gangga, Jumna dan Chambal di India. Kambing Ettawa sangat baik sebagai ternak perah dan juga sering dipelihara sebagai penghasil daging. Profil mukanya khas cembung dan pada umumnya bertanduk pendek yang berbentuk pedang lengkung (Devendra dan Burn, 1994).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing Ettawa pada umumnya setahun beranak sekali dan rata-rata jumlah anak dalam satu kelahiran hanya satu. Berdasarkan pandangan pada kemampuan produksi susu yang baik dan pertumbuhannya, bangsa kambing ini digunakan secara menyebar untuk grading-up kambing-kambing lokal yang lebih kecil (Prihadi, 1997).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:Arial;">Kambing Kacang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:0.9pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing Kacang merupakan kambing asli Malaysia dan Indonesia yang merupakan <span> </span>kambing <span> </span>yang<span> </span>tahan<span> </span>derita,<span> </span>lincah, mampu beradaptasi dengan baik dan tersebar luas di<span> </span>wilayah itu, selain itu kegunaan utamanya adalah sebagai penghasil daging, serta mempunyai kulit yang relatif tipis dengan bulu yang kasar, dan<span> </span>hewan<span> </span>jantannya<span> </span>mempunyai <span> </span>bulu surai yang panjang<span> </span>dan kasar (Devendra dan Burns, 1994).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing Kacang mempunyai warna yang bervariasi dari hitam, coklat, putih atau kombinasinya. Tubuhnya kecil dan pendek, kepala kecil dan ringan, hidung lurus, leher pendek, telinga pendek, kaku dan tegak ke depan samping. Kulit tipis, rambut kasar, dan kambing jantan mempunyai surai dengan rambut kasar dan panjang. Punggung sedikit lebih tinggi dari bahunya. Tanduk tumbuh baik pada jantan maupun betina, mengarah ke belakang dan membelok ke luar. kambing Kacang tahan terhadap keadaan yang buruk dan dipelihara sebagai kambing potong yang sangat subur, kelahiran kembar dua merupakan hal yang biasa bahkan kadang-kadang kembar tiga (Hardjosubroto,1994).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Tinggi gumba kambing jantan rata-rata 60 sampai 65 cm, dan yang betina 56 cm. kambing jantan dan betina dewasa masing-masing berbobot kurang lebih 25kg dan 20 kg, dan lambat mencapai dewasa kelamin. Persentase karkas 44 sampai 51%, meskipun ambingnya berkembang dengan baik, produksi susunya sangat sedikit (Devendra dan Burns, 1994).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:Arial;">Kambing Peranakan Ettawa</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;"><span> </span>Kambing Peranakan Ettawa (PE) merupakan hasil persilangan antara kambing Kacang dengan kambing Ettawa yang telah terjadi selama berpuluh-puluh tahun yang lalu. Hasil persilangan ini menjadi bangsa kambing yang sudah beradaptasi dengan kondisi di Indonesia. Bentuk tubuhnya berada diantara kambing Kacang dan kambing Ettawa. kambing jantan memiliki bulu surai dibagian leher, kaki belakang dan gumba, sedang pada betina hanya terdapat pada bagian paha. Warna bulu bervariasi dari coklat muda sampai hitam (Ludgate, 1989). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Ciri yang lain menurut Hardjosubroto (1994), warna bulu belang hitam, merah, coklat dan kadang-kadang putih, muka cembung dan telinga panjang terkulai ke bawah. Gelambir kambing PE cukup besar, di daerah paha, ekor dan dagu berbulu panjang. Tanduknya pendek dan kecil, rahang bawah lebih menonjol dari pada rahang atasnya, disamping itu terdapat perbedaan kambing Ettawa dengan kambing PE yang terlihat pada libido sexualisnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Kambing PE mempunyai telinga yang menggantung dengan rata-tata ukuran panjang pada ternak jantan 29,05 cm dan yang betina 26,68 cm, warna bulu putih belang coklat atau hitam, muka cembung, rata-rata berat badan ternak jantan dewasa 40,86 kg dan tinggi 89,57 cm, sedangkan berat ternak betina dewasa 38 kg dan tinggi 77,18 cm (Subandriyo dan Tiesnamurti, 1993).</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[INTEGRITI]]></title>
<link>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=59</link>
<pubDate>Wed, 14 May 2008 02:33:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahbengkoboi</dc:creator>
<guid>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=59</guid>
<description><![CDATA[
INTEGRITI
Integriti berasal dari istilah bahasa Inggeris yang membawa erti keutuhan dari semua segi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahbengkoboi.files.wordpress.com/2008/05/john.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-58" src="http://ahbengkoboi.wordpress.com/files/2008/05/john.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:&#34;"><span style="font-size:small;">INTEGRITI</span></span></p>
<p style="background:#f8fcff;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:&#34;">Integriti</span></strong><span style="font-family:&#34;"> berasal dari istilah <a title="Bahasa Inggeris" href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggeris"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">bahasa Inggeris</span></a> yang membawa erti <em>keutuhan</em> dari semua segi menjurus kearah perwatakan<span>  </span>baik seseorang. Maksud integriti mengikut Kamus Dwibahasa <a title="DBP" href="http://ms.wikipedia.org/wiki/DBP"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">DBP</span></a>, 1985, ialah kejujuran dan ketulusan; kesempurnaan; keutuhan. Integriti adalah sifat <em>jati diri</em> yang merangkumi juga keikhlasan, keterbukaan, ketelusan, amanah, benar, berpegang kepada prinsip, tidak mudah dipengaruhi, boleh dipercayai, boleh pegang cakapnya, dll. </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;">Berdasarkan takrifan tersebut integriti sebenarnya membawa maksud yang luas merangkumi setiap aspek kehidupan manusia yang mencakupi integriti kita dengan tuhan, dengan keluarga, dengan jiran, dengan ketua dan rakan sepejabat, dengan tugas dan<span>  </span>tanggungjawab dan dengan diri kita sendiri. Integriti adalah soal hati (dan minda), apa yang kita fikir dan apa yang kita lakukan atas dasar yang betul dan ikhlas.</span></p>
<p style="background:#f8fcff;"><span style="font-family:&#34;"><span style="font-size:small;">Dilhat dari sudut politik kemelut UMNO masa kini berpunca dari masaalah integriti.Kualiti terhasil dari integriti. Integriti adalah sendi kepada kualiti samada dari sudut produk juga perkhidmatan. Pastinya bila kita bicara soal integriti kepimpinan, kita cerita isu bagaimana pemimpin kita menyampaikan khidmat berkualiti yang ditentukan oleh apa yang kita rasa (hati), apa yang kita fikir? dan apa yang beliau lakukannya. </span></span></p>
<p style="background:#f8fcff;"><span style="font-family:&#34;"><span style="font-size:small;">Sebuah organisasi punyai struktur, fungsi dan sistem. Organisasi tanpa digerakkan oleh sumber manusia yang cekap dan berkesan tidak mungkin dapat berperanan dengan sempurna dalam menghasilkan output (perkhidmatan/produk) berkualiti. Sekukuh manapun struktur, fungsi dan sistem sesebuah organisasi itu, walaupun punyai ruang pejabat yang cantik, peralatan yang canggih, modal kewangan yang besar dan teknologi komputer yang moden maseh tidak dapat menjamin sepenuhnya kejayaan sesebuah organisasi. Ini adalah kerana manusia adalah merupakan pemikir, perancang, pengatur strategi dan pelaksana yang mengembeling dan mengutilisasikan segala sumber dan peralatan organisasi ke arah mencapai visi dan misi yang ditetapkan. </span></span></p>
<p style="background:#f8fcff;"><span style="font-family:&#34;"><span style="font-size:small;">Formula kejayaan bermula dengan integriti ahlinya. </span></span><span style="font-size:11pt;font-family:&#34;">Diarena politik negara para pemimpin perlu sedar hakikat ini. UMNO, PKR dan juga PAS jika tanpa integriti, demi masa akan kecundang nanti. PU12 ada lah satu pengajaran kepada UMNO untuk menilai semula masaalah INTEGRITI dikalangan pimpinan dari cawangan hingga pucuk pimpinan atasan. </span></p>
<p style="background:#f8fcff;"><span style="font-family:&#34;"><span style="font-size:small;">Untuk anda dan juga Ahbeng sebagai penternak kamben usah lupa ya pada integriti agar berjaya ketaraf yang lebeh tinggi dalam profession ini. Pengalaman Ahbeng dengan agensi kerajaan yang berkaitan tahap integriti perlu dipertingkatkan lagi.</span></span></p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[APAKAH ANDA TERMASUK ORANG ZHALIM ??? bagaimana menurut Al quran orang zhalim itu..]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=65</link>
<pubDate>Tue, 13 May 2008 06:39:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=65</guid>
<description><![CDATA[1. Orang yang tidak mau bertaubat Qs. 2:122-222
2. Orang yang menghalangi manusia dari jalan Allah d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1. Orang yang tidak mau bertaubat Qs. 2:122-222<br />
2. Orang yang menghalangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan jalan itu bengkok Qs. 7:45<br />
3. Mendustakan ayat-ayat Allah dan menyombongkan diri terhadapnya Qs. 7:40, 8:54<br />
4. Orang-orang yang menyembah berhala Qs. 7:148, 10:106<br />
5. Orang-0rang yang berbuat dosa Qs. 10:13, 11:116<br />
6. Orang yang tidak suka para Rasul Qs. 14:13<br />
7. Mengingkari nikmat Allah Qs. 14:34<br />
8. Orang yang mendustakan Rasul Qs. 16:113<br />
9. Memebenci Al quran Qs. 17:46-47<br />
10. Menyembah selain Allah Qs. 18:17<br />
11. Menuruti hawa nafsu Qs. 18:28-29<br />
12. Sombong, menduakan Allah Qs. 18:34-35<br />
13. Tidak mau sujud pada Allah Qs. 18:50<br />
14. Berpaling dari ayat-ayat Allah, tidak mau diperingati Qs. 18:57<br />
15. Menyatakan "sesungguhnya aku adalah Tuhan selain Allah" Qs. 21:29<br />
16. Orang kafir Qs. 21:97<br />
17. Orang yang sangat bermusuhan dengan Allah Qs. 21:53<br />
18. Orang yang tidak mau berhungan dengan kitab Allah Qs. 24:47-50<br />
19. Menyatakan Al Quran "tiada lain kebohongan" Qs.25:4<br />
20. Mencemooh Nabi Qs. 25:7-8<br />
21. Pelaku Homo Qs. 29:31<br />
22. Orang-orang yang mengingkari ayat2 Allah Qs. 29:49<br />
23. Orang-orang musyrik Qs. 37:22<br />
24. Orang yang sombong Qs. 39:49-51<br />
25. Menjadikan musuh Islam kawan Qs. 60:9<br />
26. Mendustakan ayat-ayat Allah Qs. 62:5</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[YESUS (NABI ISA) versi ALQURAN]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=64</link>
<pubDate>Tue, 13 May 2008 06:04:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=64</guid>
<description><![CDATA[Begitu gencarnya kaum Nasrani memurtadkan ummat Islam dengan berbagai cara, baik secara terang-teran]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu gencarnya kaum Nasrani memurtadkan ummat Islam dengan berbagai cara, baik secara terang-terangan mau pun secara halus. Yang unik, kamu Nasrani sudah mulai menggunakan Al Quran sebagai argumennya, bahwa Yesus lah sang juru selamat yang akan membawa ke jalan lurus. Dan itu mereka lakukan dengan melakukan penafsiran al quran se-enak udelnya. Beberapa kasus yang lebih berat adalah sampai pada pola ibadah yang sama dengan ummat Islam. Mulai azan, baca Kitab, juga shalatnya persis sama dengan ummat Islam menggunakan b. arab, tapi mirip dengan al quran...</p>
<p>Beberapa brosur yang dibuat tim kristenisasi bahkan sudah menggunakan bahasa yang kalimatnya seperti brosur ummat Islam. Jadi jangan terkecoh... di bawah ini saya mencoba mengumpulkan ayat-ayat al quran berkenaan dengan Yesus (Nabi Isa). Apa kata Al Quran ?</p>
<p>1. Larangan mengikuti Yahudi &#38; Nashrani Qs. 2:120</p>
<p>2. Beriman hanya kepada Allah Tuhan yang Esa Qs. 2:136</p>
<p>3. Orang Yahudi &#38; Nasrani tahu kebenaran bagaimana harus berpaling ke Masjidil haram Qs. 2:144</p>
<p>4. Orang Yahudi &#38; Nasrani mengenal Muhammad Qs. 2:146</p>
<p>5. Agama yang di ridhai Allah adala Islam Qs. 3:19</p>
<p>6. Keluarga Imran Qs. 2:33-44</p>
<p>7. Kisah Al Masih Putera Maryam Qs. 3:45-63</p>
<p>8. Al Kitab Qs. 3:69-80. 3:98-100</p>
<p>9. Tentang kenabian Muhammad dari para Nabi Qs. 3:81-92</p>
<p>10. Kelebihan Islam dengan agama lain Qs. 3:110</p>
<p>11. Al Kitab Qs. 4:123</p>
<p>12. Kisah Pembunuhan nabi Isa (Yesus) Qs. 4:156-159</p>
<p>13. Yesus (Nabi Isa) hamba Allah Qs. 4:171-172</p>
<p>14. Kafir orang yang bicara Isa itu Tuhan Qs. 5:17-18, 5:72-77</p>
<p>15. Ahli Kitab Qs. 5:19</p>
<p>16. Isa dan ibunya Qs. 5:110-120</p>
<p>17. Setiap Nabi beriman kepada Allah Qs. 16-36</p>
<p>18. Tuhan punya anak ?? Qs. 18:1-5, Qs. 19:88-92</p>
<p>19. Kisah Maryam dan Isa Qs. 19:16-40</p>
<p>20. Ada banyak Tuhan binasalah bumi Qs. 21:22</p>
<p>21. Melindungi Isa merupakan salah satu bukti kekuasaan Allah Qs. 23-50</p>
<p>22. yesus (Nabi Isa) mengajak kaumnya beriman kepada Allah Qs. 43:57-67</p>
<p>23. Bantahan Al quran, Tuhan punya anak Qs. 43:81-85</p>
<p>24. Isa memberi khabar gembira akan datangnya Nabi Muhammad Qs. 61:6-9</p>
<p>25. Kekuasaan Allah terhadap Maryam Qs. 66:12</p>
<p>26. Allah itu Esa Qs. 112:1-4</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Wisdom of Che Det: Tun Dr Mahathir Mohammed]]></title>
<link>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=54</link>
<pubDate>Mon, 12 May 2008 03:55:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahbengkoboi</dc:creator>
<guid>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=54</guid>
<description><![CDATA[
Dr Mahathir Mohammed has always been wise. Report from Yahoo Business: 
Che Det has urged Pak La]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahbengkoboi.files.wordpress.com/2008/05/dr-mahathir.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-53" src="http://ahbengkoboi.wordpress.com/files/2008/05/dr-mahathir.jpg?w=156" alt="" width="156" height="117" /></a></p>
<p>Dr Mahathir Mohammed has always been wise. Report from Yahoo Business: </p>
<p>Che Det has urged Pak Lah not to tackle the country's soaring food and fuel prices by increasing subsidies. Ahbeng totally agreed with TDM. He said further that "The government must not just make a popular announcement of more susbidies... you have to work out how to overcome a food shortage," he said.</p>
<p>Pak Lah announce on Saturday that his government was uncertain if the present food subsidies would cover the country's needs."We have allocated 4 billion ringgit (1.25 billion dollars) to provide for sufficient supply of food, will spend more money subsidising oil and gas this year than on developing the country and called for a review of all major projects, and the government would spend 50 billion ringgit on subsidies this year.</p>
<p>This will exceed its annual 40 billion ringgit budget for major development and infrastructure projects under the country's ninth development plan. "As such, we have decided to review all projects and the allocations for them. We have to tackle both these crises because they affect the people directly," he told Bernama.</p>
<p>Kata Ahbeng "Pak Lah perlu mengkaji secara lebeh mendalam lagi dalam perkara ini. Kenaikan harga komoditi saperti jagong, beras dan beberapa komoditi lain naik berlipat ganda.Tapi harus diingat bahawa ini adalah kesan impot dan tidak menambah naik kan kepada nilai negara juga rakyat khusus nya para petani. Pada masa ini sawit dan getah sahaja yang dapat dirasai oleh petani negara. </p>
<p>Kesan dari kenaikan harga pasaran dunia terutama nya petrol, Ahbeng andaikan bahawa kadar inflasi sara hidup (belanja dapur) naik sebanyak 20%. Kenaikan sebegini akan dirasai oleh sebilangan besar rakyat. Para petani dan juga golongan bawahan akan tetap tersepet. Apa yang pasti  "It is not (just) a price problem... (because) even if you reduce the price, if there is no food, there is no food," kata Che Det lagi.</p>
<p>Ahbeng sarankan sudah tiba masa nya kerajaan serta para pegawai yang diamanahkan yang bertitle pengarah hingga tea lady tidak lagi berpeluk tubuh sampil perhati tanpa aksi. Perlu juga diingat bahawa kerajaan bukan sekadar politician. Kerajaan merangkumi Menteri hingga lah keperingkat bawahan sekali. Jika diamati diperhati diteliti disekeling pasti akan kita jumpai banyak pembaziran telah sedang dan akan terjadi ,,,subsidi sana sini....kekadang rasa nak tanya juger kat demer orang gomen nih: dedikasi, efisensi, amanah, betul ker para pegawai para pengendali????</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Aqiqah, apa sih?]]></title>
<link>http://masbadar.wordpress.com/?p=116</link>
<pubDate>Thu, 08 May 2008 13:30:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>masbadar</dc:creator>
<guid>http://masbadar.wordpress.com/?p=116</guid>
<description><![CDATA[AHKAMUL AQIQAH/ hukum aqiqah
Oleh: Abu Muhammad &#8216;Ishom bin Mar&#8217;i
 [A]. PENGERTIAN AQIQAH]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AHKAMUL AQIQAH/ hukum aqiqah</strong></p>
<p>Oleh: Abu Muhammad 'Ishom bin Mar'i<br />
<strong> [A]. PENGERTIAN AQIQAH</strong></p>
<p>Imam Ibnul Qayyim rahimahulloh dalam kitabnya Tuhfatul Maudud hal.25-26, mengatakan bahwa : Imam Jauhari berkata : Aqiqah ialah  Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya. Selanjutnya Ibnu Qayyim rahimahulloh berkata :</p>
<p>Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur di atas dan ini lebih utama.</p>
<p>Imam Ahmad rahimahulloh dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syar i maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (An-Nasikah).</p>
<p><strong><br />
[B]. DALIL-DALIL SYAR'I TENTANG AQIQAH</strong></p>
<p>Hadist No.1 :Dari Salman bin  Amir Ad-Dhabiy, dia berkata : Rasululloh bersabda :  Aqiqah dilaksanakan karena kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkanlah semua gangguan darinya.  [Shahih Hadits Riwayat Bukhari (5472), untuk lebih lengkapnya lihat Fathul Bari (9/590-592), dan Irwaul Ghalil (1171), Syaikh Albani]</p>
<p>Makna menghilangkan gangguan adalah mencukur rambut bayi atau menghilangkan semua gangguan yang ada [Fathul Bari (9/593) dan Nailul Authar (5/35), Cetakan Darul Kutub Al- ˜Ilmiyah, pent]</p>
<p>Hadist No.2 :Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda :  Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya. [Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa i 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya]</p>
<p>Hadist No.3 :Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda :  Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.  [Shahih, Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163), dengan sanad hasan]</p>
<p>Hadist No.4 :Dari Ibnu Abbas bahwasannya Rasulullah bersabda :  Mengaqiqahi Hasan dan Husain dengan satu kambing dan satu kambing.  [HR Abu Dawud (2841) Ibnu Jarud dalam kitab al-Muntaqa (912) Thabrani (11/316) dengan sanadnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Daqiqiel  Ied]</p>
<p>Hadist No.5 :Dari  Amr bin Syu aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda :  Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing. [Sanadnya Hasan, Hadits Riwayat Abu Dawud (2843), Nasai (7/162-163), Ahmad (2286, 3176) dan Abdur Razaq (4/330), dan shahihkan oleh al-Hakim (4/238)]</p>
<p>Hadist No.6 :Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda :  Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.  [Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam  Mu jamul Kabir  1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]</p>
<p>Dari dalil-dalil yang diterangkan di atas maka dapat diambil hukum-hukum mengenai seputar aqiqah dan hal ini dicontohkan oleh Rasulullah para sahabat serta para ulama salafus sholih.</p>
<p><strong>[C]. HUKUM-HUKUM SEPUTAR AQIQAH</strong></p>
<p><strong>HUKUM AQIQAH SUNNAH</strong></p>
<p>Al-Allamah Imam Asy-Syaukhani rahimahulloh berkata dalam Nailul Authar (6/213):  Jumhur ulama berdalil atas sunnahnya aqiqah dengan hadist Nabi :  berdasarkan hadist no.5 dari  Amir bin Syuâ aib.</p>
<p><strong>BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGINGKARI DAN MEMBID'AHKAN AQIAH</strong></p>
<p>Ibnul Mundzir rahimahulloh membantah mereka dengan mengatakan bahwa :  Orang-orang  Aqlaniyyun (orang-orang yang mengukur kebenaran dengan akalnya, saat ini seperti sekelompok orang yang menamakan sebagai kaum Islam Liberal, pen) mengingkari sunnahnya aqiqah, pendapat mereka ini jelas menyimpang jauh dari hadist-hadist yang tsabit (shahih) dari Rasulullah karena berdalih dengan hujjah yang lebih lemah dari sarang laba-laba.  [Sebagaimana dinukil oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya  Tuhfatul Maududâ€ hal.20, dan Ibnu Hajar al-Asqalani dalam  Fathul Bari  (9/588)].</p>
<p><strong>WAKTU AQIQAH PADA HARI KETUJUH</strong></p>
<p>Berdasarkan hadist no.2 dari Samurah bin Jundab. Para ulama berpendapat dan sepakat bahwa waktu aqiqah yang paling utama adalah hari ketujuh dari hari kelahirannya. Namun mereka berselisih pendapat tentang bolehnya melaksanakan aqiqah sebelum hari ketujuh atau sesudahnya. Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahulloh berkata dalam kitabnya  Fathul Bari (9/594) :</p>
<p>Sabda Rasulullah pada perkataan  pada hari ketujuh kelahirannya (hadist no.2), ini sebagai dalil bagi orang yang berpendapat bahwa waktu aqiqah itu adanya pada hari ketujuh dan orang yang melaksanakannya sebelum hari ketujuh berarti tidak melaksanakan aqiqah tepat pada waktunya. bahwasannya syariat aqiqah akan gugur setelah lewat hari ketujuh. Dan ini merupakan pendapat Imam Malik. Beliau berkata :  Kalau bayi itu meninggal sebelum hari ketujuh maka gugurlah sunnah aqiqah bagi kedua orang tuanya.</p>
<p>Sebagian membolehkan melaksanakannya sebelum hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya â€œTuhfatul Maudud hal.35. Sebagian lagi berpendapat boleh dilaksanakan setelah hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Hazm dalam kitabnya  al-Muhalla  7/527.</p>
<p>Sebagian ulama lainnya membatasi waktu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Jika tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh maka boleh pada hari ke-14, jika tidak bisa boleh dikerjakan pada hari ke-21. Berdalil dari riwayat Thabrani dalm kitab  As-Shagir (1/256) dari Ismail bin Muslim dari Qatadah dari Abdullah bin Buraidah :</p>
<p>Kurban untuk pelaksanaan aqiqah, dilaksanakan pada hari ketujuh atau hari ke-14 atau hari ke-21.  [Penulis berkata :  Dia (Ismail) seorang rawi yang lemah karena jelek hafalannya, seperti dikatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam  Fathul Bari (9/594).  Dan dijelaskan pula tentang kedhaifannya bahkan hadist ini mungkar dan mudraj]</p>
<p><strong>BERSEDEKAH DENGAN DENGAN PERAK SEBERAT TIMBANGAN RAMBUT</strong></p>
<p>Syaikh Ibrahim bin Muhammad bin Salim bin Dhoyyan berkata :  Dan disunnahkan mencukur rambut bayi, bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya dan diberi nama pada hari ketujuhnya. Masih ada ulama yang menerangkan tentang sunnahnya amalan tersebut (bersedekah dengan perak), seperti : al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Ahmad, dan lain-lain.</p>
<p>Adapun hadist tentang perintah untuk bersedekah dengan emas, ini adalah hadit dhoif.</p>
<p><strong>TIDAK ADA TUNTUNAN BAGI ORANG DEWASA UNTUK AQIQAH ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI</strong></p>
<p>Sebagian ulama mengatakan : "Seseorang yang tidak diaqiqahi pada masa kecilnya maka boleh melakukannya sendiri ketika sudah dewasa". Mungkin mereka berpegang dengan hadist Anas yang berbunyi : Rasulullah mengaqiqahi dirinya sendiri setelah beliau diangkat sebagai nabi. [Dhaif mungkar, Hadits Riwayat Abdur Razaq (4/326) dan Abu Syaikh dari jalan Qatadah dari Anas]</p>
<p>Sebenarnya mereka tidak punya hujjah sama sekali karena hadistnya dhaif dan mungkar. Telah dijelaskan pula bahwa nasikah atau aqiqah hanya pada satu waktu (tidak ada waktu lain) yaitu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Tidak<br />
diragukan lagi bahwa ketentuan waktu aqiqah ini mencakup orang dewasa maupun<br />
anak kecil.</p>
<p><strong>AQIQAH UNTUK ANAK LAKI-LAKI DUA KAMBING DAN PEREMPUAN SATU KAMBING</strong></p>
<p>Berdasarkan hadist no.3 dan no.5 dari Aisyah dan  Amr bin Syuaib. "Setelah menyebutkan dua hadist diatas, al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam  Fathul Bariâ€ (9/592) :  Semua hadist yang semakna dengan ini menjadi hujjah bagi jumhur ulama dalam membedakan antara bayi laki-laki dan bayi perempuan dalam masalah aqiqah.</p>
<p>Imam Ash-Shanani rahimahulloh dalam kitabnya  Subulus Salam (4/1427) mengomentari hadist Aisyah tersebut diatas dengan perkataannya:  Hadist ini menunjukkan bahwa jumlah kambing yang disembelih untuk bayi perempuan ialah setengah dari bayi laki-laki.</p>
<p>Al- Allamah Shiddiq Hasan Khan rahimahulloh dalam kitabnya  Raudhatun Nadiyyah  (2/26) berkata :  Telah menjadi ijma ulama bahwa aqiqah untuk bayi perempuan adalah satu kambing.</p>
<p>Penulis berkata :  Ketetapan ini (bayi laki-laki dua kambing dan perempuan satu kambing) tidak diragukan lagi kebenarannya</p>
<p><strong>BOLEH AQIQAH BAYI LAKI-LAKI DENGAN SATU KAMBING</strong></p>
<p>Berdasarkan hadist no. 4 dari Ibnu Abbas. Sebagian ulama berpendapat boleh mengaqiqahi bayi laki-laki dengan satu kambing yang dinukil dari perkataan Abdullah bin  Umar,  Urwah bin Zubair, Imam Malik dan lain-lain mereka semua berdalil dengan hadist Ibnu Abbas diatas.</p>
<p>Tetapi al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahulloh berkata dalam kitabnya  Fathul Bari  (9/592) :  .meskipun hadist riwayat Ibnu Abbas itu tsabit (shahih), tidaklah menafikan hadist mutawatir yang menentukan dua kambing untuk bayi laki-laki. Maksud hadist itu hanyalah untuk menunjukkan bolehnya mengaqiqahi bayi laki-laki dengan satu kambing.</p>
<p>Sunnah ini hanya berlaku untuk orang yang tidak mampu melaksanakan aqiqah dengan dua kambing. Jika dia mampu maka sunnah yang shahih adalah laki-laki dengan dua kambing.</p>
<p>[Disalin dan diringkas kembali dari kitab  Ahkamul Aqiqah  karya Abu Muhammad  Ishom bin Mari, terbitan Maktabah as-Shahabah, Jeddah, Saudi Arabia, dan diterjemahkan oleh Mustofa Mahmud Adam al-Bustoni, dengan judul  Aqiqah  terbitan Titian Ilahi Press, Yogjakarta, 1997]</p>
<p>Artikel ini dinukil dalam rangka persembahan kepada sahabat-sahabat saya yang tengah mendapat tambahan buah hati. Selamat, baarokallahu fii al mauhuubi lakum..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lembu Lembu dan Kambing]]></title>
<link>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=40</link>
<pubDate>Wed, 07 May 2008 08:36:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>ahbengkoboi</dc:creator>
<guid>http://ahbengkoboi.wordpress.com/?p=40</guid>
<description><![CDATA[
Permulaan SPL dengan 12 ekor dara untuk dijadikan induk. Kini induk2ku telah mula memberikan hasil.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://ahbengkoboi.files.wordpress.com/2008/05/uteh1802071.jpg"><img src="http://ahbengkoboi.wordpress.com/files/2008/05/uteh1802071.jpg?w=300" alt="Uteh Dara Sulong Kelahiaran SPL" width="300" height="225" class="alignleft size-medium wp-image-48" /></a><a href="http://ahbengkoboi.files.wordpress.com/2008/05/indukku5.jpg"><img src="http://ahbengkoboi.wordpress.com/files/2008/05/indukku5.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-47" /></a></p>
<p>Permulaan SPL dengan 12 ekor dara untuk dijadikan induk. Kini induk2ku telah mula memberikan hasil. Terima kaseh kepada Biak yg telah melaksanakan tugas sebagai pejantan harapan dan bersyukor kami kehadrat Ilahi diatas rahmatNya.Kini bilangan lembu semakin bertambah dari masa kemasa.<br />
Kini jumlah lembu diladang sejumlah 50 ekor. Banyak perkara yang telah dipelajari saperti kematian lembu tanpa mengetahui punca, deworming, Intra Muscular Injection, dll bersangkutan kesihatan lembu. Terdapat juga satu kematiian anak semasa kelahiran (Biak turunan besar yaaa) dan 3 keguguran. Itu semua adalah pelajaran kepada kami untuk lebeh bersedia dimasa akan datang.<br />
Kambing kami bermula dengan 7 ekor saja kambing kacukan kampong. Baka asal mengunakan Boer tapi Ajok (nama panggilan) tidak lagi bersama kami. Ajok hilang selera makan dan kami diberikan ubat antibiotik tapi sama saja. Selang beberapa hari Ajok cirit birit dan saya syorkan disuntik ubat cacing. Mungkin salah sukatan agak nya oleh mat indon kami Ajok mati selang beberapa jam, itu takdir untuk kami menambah ilmu penternakan. Perancangan kami kearah dairy. Insaallah pada September 2008 persedian kearah susu kambing segar akan di mulakan. Jika anda memerlukan susu kambing segar jangan segan tok sah memalu kontak ajer lah Ahbeng yer.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Repo Gutsy di Kambing UI]]></title>
<link>http://linuxsalatiga.wordpress.com/2008/05/06/repo-gutsy-di-kambing-ui/</link>
<pubDate>Tue, 06 May 2008 23:21:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>anomsuratno</dc:creator>
<guid>http://linuxsalatiga.wordpress.com/2008/05/06/repo-gutsy-di-kambing-ui/</guid>
<description><![CDATA[### sources.list.kambing
### Repository dengan menggunakan server mirror kambing.ui.edu
### Untuk ri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<pre>### sources.list.kambing
### Repository dengan menggunakan server mirror kambing.ui.edu
### Untuk rilis lain selain gutsy silakan ganti semua kata gutsy
### dengan misalnya dapper atau feisty
## REPOSITORY UTAMA
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES
http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
deb-src http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse

Cara penggunaan:
wget http://arsip.ubuntu-id.org/berkas/sources.list.kambing

sudo mv /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.original
sudo cp sources.list.kambing /etc/apt/sources.list
sudo apt-get update
</pre>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Maya, Oh! Maya.]]></title>
<link>http://maximampictures.wordpress.com/?p=34</link>
<pubDate>Tue, 06 May 2008 04:24:54 +0000</pubDate>
<dc:creator>Imam Ocean</dc:creator>
<guid>http://maximampictures.wordpress.com/?p=34</guid>
<description><![CDATA[Maya, Oh! Maya.


Hampir dua jam terduduk kaku di kursi bus jurusan Pandaan-Surabaya. Bau asap rokok]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Courier New;font-size:x-large;">Maya, Oh! Maya.</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Hampir dua jam terduduk kaku di kursi bus jurusan Pandaan-Surabaya. Bau asap rokok, kentut kenek dan ketek embah-embah ditambah pula dengan aroma keringetku menjadi ramuan obat mujarobah yang bisa menidurkan seluruh penumpang bus. Tidak termasuk aku. setelah 4 jam tertidur di emperan terminal antah berantah.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Beruntung saja, sebuah bus diciptakan dengan seperangkat jendela kaca, bayangkan saja tanpa adanya piranti itu, mungkin sepanjang perjalanan aku musti memandangi seorang nenek di sebelah yang lelap tertidur dengan stalaktit buatannya. Sebuah mahakarya nyata yang bisa diciptakan hanya dengan memejamkan mata.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Diluar hanya ada pemandangan kambing-kambing yang merumput. Jadi teringat masa lalu dengan makhluk yang bernama Maya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Waktu itu 1996, di sebuah perkampungan yang harmonis. Hiduplah aku dan teman-teman yang gemar bergumul di lapangan rumput usai sekolah. Ada saja macam permainan yang kita lakukan. Mulai dari mencari singkong (tentunya ngambil dari ladang mbah gito), hingga ngejar layangan putus.</span></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Boring time melanda. Main upil sampe garing udah gak nafsu. Gulung-gulung di rumput masih terlalu dini-panas maksudnya-untuk dilakukan. Kebetulan ada seekor ayam tetangga tersesat di lembah penyiksaan (sebutan untuk lapangan tempat kami bersemayam). Entah setan apa yang membisikkan ke telinga doni untuk meng“aman”kan ayam nekat itu. Taktik gerilya direncanakan. Walhasil dengan asal-asalan semua jadi tak karuan. Berhamburanlah keempat bocah ingusan menangkap ayam tak berdosa itu. ‘awas mam!’, teriak doni sambil mengangkang. Yang masih ada hubungan sodara dengan aku, bedanya dia punya wajah yang bisa dijual, sementara aku diobral pun masih meragukan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Ayam itu lantas menerobos celah dan dalam sekejap saja tangan Ferry langsung membekap ayam tak berdaya itu.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">KEOK KEOK KEOK!!!!!! Keok keok keok!!!! Dan akhirnya sang ayam terdiam bingung. </span></span><em><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Apa yang akan kalian lakukan terhadapku???</span></span></em><span style="font-size:small;"> </span><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Mungkin itulah kata-kata terakhir yang pernah diucapkannya. Karena tampak sebuah wajah memelas dan minta ampun dari pelupuk matanya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Di gorok?!, bisik doni.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Di bakar?, Edi menyarankan. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Di sate kan enak?!!, tandasku.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Jangan, terlalu rumit!, terang doni.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Di panggang ae!, Aku menyahut.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Goblok! Dipanggang sama di bakar iku podho ae!, terang ferry,</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Terus?!</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Beberapa jam kemudian. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">DITEMUKAN SEEKOR AYAM BETINA DARI LUAR ANGKASA!!! Layaknya ayam yang dipajang untuk dijual dipasar-pasar, tanpa bulu putih mulus. Sexy? Bisa jadi. Ayam itu kebingungan, hanya tersisa beberapa helai bulu di kedua sayapnya. Sementara di kepalanya menyisakan model mohawk sama seperti Robert DeNiro di film Taxi Driver. Bener-bener futuristik style.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Baru kali ini aku melihat mata ayam yang nanar.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Bye-bye chicken….</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Berlarilah Ayam DeNiro! Mengadulah pada majikanmu! Bilang padanya, bahwa sekarang kau tlah bebas. (paling tidak, yang merasa punya kamu bakalan illfill nge-liat hasil makeover-an kami)</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Beberapa menit kemudian</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Tak ada lagi kerjaan, kecuali tidur-tiduran di rumput alang-alang yang sudah pantas dibabat. Seekor kambing coklat, merumput tanpa malu-malu. Tampak payudara yang menggandul mencirikan kalo dia-padahal kambing-itu seekor betina. Tapi jangan bayangkan sang kambing layaknya model film BF. Karena masih bagusan si kambing dari pada asia carerra. Bagaimanapun juga, kambing nungging karena anaknya menyusu, asia carerra nungging emang siapa yang gak mau?</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><em> ‘</em><em><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Eh, Bulek kana bawa clurit!’</span></span></em><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">, bisik edi sambil mengendap-endap. Berempat kami meninggalkan tempat kejadian perkara. Bagaimanapun juga bukti forensik yang tertinggal di TKP masih ada, yaitu sebuah gunting dan alat cukur serta bulu-bulu unggas yang berserakan bercampur tanah.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Menyadari bahwa ayam yang baru saja di permak adalah milik bulek kana-tetanggaku yang ‘super’. Matanya belok, mulutnya lebar, telinganya besar, rambutnya keriting. Benar-benar wujud nyata dari tokoh boneka miss piggy yang memakai kemben+kutang hitam. Pengikut aliran norakisme-maka kami berusaha menyelamatkan diri dari tragedi carok massal.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Lupakan bulek kana.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Menyusuri sudut-sudut kampung mencari tempat persembunyian. Ujung-ujungnya kembali lagi ke tempat kamsiat(memang sengaja ditulis kayak gitu). Seperti pepatah aneh yang pernah menyebutkan “tempat paling aman untuk bersembunyi adalah tempat yang paling berbahaya”. Bagaimanapun juga bulek kana adalah bekas atlit gulat gaya bebas.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Pura-pura mati aja?!!”, saranku</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> “</strong><strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Emang bulek kana beruang?!!”</span></span></strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">, Sahut ferry</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Terus……????”, tanya edi</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">ya sudah. Di sini aja. Pura-pura gak tahu kan beres. Entar aku yang ngomong kalo ditanya”, terang doni menenangkan kepanikan massal kami.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Tiba-tiba doni mendekati kambing coklat itu kemudian mengelus-elusnya. Dengan mengikuti naluri perkoncoan, aku, ferry dan edi mengikuti apa yang doni lakukan. Dari seberang bulek kana celingak-celinguk. Gelagat wanita setengah beruang itu seperti layaknya sheriff di film-film koboi yang memasang pengumuman buron most wanted.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Tanpa sadar kami sudah terbawa ke alam MAYA. Nama instan yang diberikan Doni untuk kambing coklat yang telah menyelamatkan kami. Maya kini tak sendiri karena ada yang menemani. Tubuhnya yang kecil menyisakan sedikit pilu buat kami. Akhirnya berempat kami sepakat memberi makan maya biar sehat dan kuat. Itung-itung sebagai balasan atas jasanya membiarkan bulu baunya di elus-elus.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Hampir maghrib, kami pulang ke rumah masing-masing, sementara bulek kana sudah tak tercium batang hidungnya. Mungkin sudah dikandangkan dari tadi. Dengan berat hati kami meninggalkan maya sendirian di lapangan. “sampai jumpa lagi maya!”, batinku .</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">esok harinya setelah pulang sekolah di lembah nista.....</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong> “</strong><strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">MAYA MASIH ADA!!!”</span></span></strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">, teriak doni padaku dari jauh. Aku langsung meghampirinya. Tampak maya sedikit gemuk dari kemarin. Daun dan ranting muda dari pohon petai itu dilahapnya. Kunyahannya yang menggemaskan membikin kami ingin ikut bergabung makan. Tapi sayangnya tidak, dan aku pikir sebaiknya tidak.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">kayaknya kita harus memelihara maya, sebelum dipelihara orang lain”, Doni membuka obrolan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">oke!”, jawabku enteng sambil mengelus maya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Tak lama berselang edi dan ferry datang. Berempat kami berunding, merencanakan kelangsungan hidup maya. Mulai dari makanannya, tempat tinggalnya, olahraganya hingga percintaannya. Yang jelas, kami berupaya agar maya enjoy menjalani hidup barunya. Pada akhirnya kami punya rutinitas baru yang menyenangkan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Maya kami titipkan ke saudara jauh-nya, yaitu bulek kana, karena secara kebetulan ada kandang kosong di belakang rumahnya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">kalian boleh nitip, asal ada syaratnya!”, tegas bulek kana.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Opo bulek syaratnya?!”, tanya doni.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">“<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">dalam jangka waktu 2 minggu, kalian harus bisa nemukan siapa yang telah menggunduli MAYA”, bulek kana menunjuk seekor ayam yang di balut dengan perban hingga menyerupai mumi. Mumi ayam atau ayam mumi?... dan yang lebih mencengangkan, ayam bugil itu namanya Maya…….. sebuah kebetulan atau TAKDIR?</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Hari demi hari telah berlalu. Kehidupan kami dengan maya tampak harmonis. Kabar tentang kepemilikan maya pun tersebar kepelosok kelurahan. Ada sedikit kekhawatiran yang tersirat, namun kami berusaha untuk menutupinya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Doni panik, Edi kikuk, Ferry bingung dan aku gak tahu harus ngapain. </span></span><strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">KENTANG</span></span></strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">, preman kampung yang keluar masuk penjara mendengar kabar hubungan kami dengan Maya (yang berkaki empat). Usut punya usut, ujung-ujungnya kami harus menyerahkan maya ke tangannya. Namanya juga preman, menjarah bukan masalah.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Bagaimanapun juga, kami terkadung cinta dengan maya. Mati-matian melindungi maya dari kejaran kentang. Mengungsikan maya dari satu tempat ke tempat lain. Hingga pernah maya hidup sehari di dalam kamarku. Namun belum genap satu jam, maya terpaksa diungsikan ketempat lain. Karena malam harinya aku terpaksa tidur di ruang tamu. Upaya melarikan maya dari kejaran kentang membuahkan hasil. Kini si preman krempeng itu gak lagi ngejar-ngejar.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">genap sebulan kami berhubungan dengan kambing coklat itu. Rasa bosan muncul lagi, kami tak lagi seperti dulu lagi. Ferry sibuk dengan bimbingan belajarnya, edi yang mulai konsen dengan bisnis toko bangunan milik ayahnya, doni yang mulai dekat dengan “maya” asli dan aku yang gak ada kerjaan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Pelajaran PMP akhirnya ada guna juga, kami bermusyawarah untuk mufakat. Mencari jalan yang terbaik buat “maya the goat”.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Ada banyak pilihan untuk menyingkirkan maya dari kehidupan kami. Mulai dari di jatuhkan ke jurang, di masukkan sumur, di cukur bulunya, di perkosa rame-rame hingga maya membunuh dirinya sendiri atau di kubur hidup-hidup.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Entah kenapa masalah tak terpecahkan. Pemikiran kami terlalu polos dan dangkal untuk sebuah perpisahan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Pucuk di cinta ulam tiba, bulek kana ikut nimbrung bersama kami. Dan dengan entengnya dia menyarankan untuk menjual maya dengan harga pantas. Dia menawarkan harga yang menggiurkan “bagi” kami waktu itu.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Ke jurang, ke sumur, dan dikubur gak bakalan dapat uang apalagi diperkosa (malahan jadi tambah ruwet kalo entar maya minta pertanggung jawaban). Lha ini, tidak ngapa-ngapain sudah nerima uang.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">DEAL!!!!!</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">Akhirnya bulek kana punya dua MAYA. Dan kami punya dua kemungkinan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Benar-benar melupakan maya atau tidak.</span></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">setelah transaksi beberapa hari yang lalu, kami sudah tak pernah lagi bermain di lapangan tercinta, tempat kami dan maya bertemu. Sekarang rumah ferry-lah yang menjadi markas berkumpul. Karena di situ tersimpan karambol, papan catur, monopoli, kartu remi hingga domino, empat buah raket badminton dan mainan tidak penting lainnya. Semuanya adalah hasil dari cara kita bagaimana untuk dapat mengingat terus kenangan bersama maya.</span></span></p>
<p align="center"><strong>…</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Courier New;">kabarnya kini, maya sudah banyak beranak pinak, bahkan bulek kana yang kini “menciut” makin kuwalahan. Entah sebuah bentuk penghormatan atau pelecehan, keempat anak maya, dinamai DONI, EDI, FERRY dan IMAM.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">Hmmm………..aku rasa tidak masalah bila dibanding dengan kasus penggundulan maya. Maya, oh! Maya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Courier New;"><span style="font-size:small;">The END</span></span></strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Dengan do’a ini malaikat pun turun dan membunuh Sang Perampok yang berniat membunuhnya.]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=63</link>
<pubDate>Sun, 04 May 2008 15:19:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=63</guid>
<description><![CDATA[Dari Anas, dia bercerita, “ Ada salah seorang sahabat Rasulullah, kuniyah (julukan)nya Abu Muallaq]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dari Anas, dia bercerita, “ Ada salah seorang sahabat Rasulullah, kuniyah (julukan)nya Abu Muallaq. Dia seorang pengusaha yang meniagakan harta miliknya dan harta milik orang lain; membawanya keliling ke berbagai daerah, da dia<span>  </span>adalah orang yang ahli beribadah dan wara’. Suatu kali, dia keluar dan dihadang oleh seorang perampok bertopeng yang membawa senjata. Sang perampok menghardik,” Letakkan yang kamu bawa, aku akan membunuhmu.” Abu Maullaq berkata,” Apakah kamu hanya menginginkan darahku ? kamu boleh mengambil harta.” “ Kalau harta aku punya. Aku tidak menginginkan selain darahmu,” balas si perampok. “ Kalau itu mau mu, biarkan aku shalat empar rakaat punta Abu Muallaq. Silahkan shalat sepuasmu, “kata si perampok. Kemudian dia berwudhu dan shalat empat rakaat. Pada sujud terakhir dia berdo’a. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya waduudu Ya Dzal ‘arsyil majiidi, Yaa Fa’alullimaayuriidu, As aluka be’izzikalladzii Laa yuroomu wamulkikalladzii Laa Yudhoomu, Wa binuurikalladzii ma la-a- arkaana ‘arsyikan An takfiyanii syarro<span>  </span>Haadzallassyi, Ya Mughiitsu a ghitsnii yaa mughiitsu a ghitsnii. 3x</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ketika itu tiba-tiba datang seorang penunggang kuda, ditangannya sebuah tombak yang dia letakkan ditengah-tengah antara kedua telinga kudanya. Saat penunggang kuda melihatnya bersama perampok tersebut, maka dia menghampirinya dan menikam perampok itu sampai mati. Kemudian dia menghampiri abu Muallaq seraya berkata, “bangkitlah”. Abu Muallaq berkata, “Bapak dan ibuku sebagai tebusanmu siapa Anda / Allah menolongku pada hari ini lewat perantara Anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dia berkata,” Aku malaikat dari langit ke empat. Kamu berdo’a dengan do’amu yang pertama, maka aku mendengar suara pintiu langit (dibuka). Kemudian kamu berdo’a dengan do’amu yang kedua, maka aku mendengar suara hiruk pikuk penduduk langit. Kemudian<span>  </span>kamu berdoa dengan doa mu yang ketiga, maka dikatakan kepadaku, “ itu do’a orang yang berada dalam kesulitan. Lalu aku memohon kepada Allah agar diberikan perintah untuk membunuhnya,”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Anas berkata, “Ketahuilah ! Barang siapa berwudhu dan shalat empat rakaat, kemudian berdo’a dengan do’a ini, niscaya do’anya dikabulkan, baik dalam keadaan sempit atau pun tidak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">by syukur aqiqah 71589769/087880252526</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[HATI-HATI BERBICARA, Buat para suami/istri/orangtua]]></title>
<link>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=62</link>
<pubDate>Sun, 04 May 2008 15:18:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>syukurmandiritama</dc:creator>
<guid>http://syukurmandiritama.wordpress.com/?p=62</guid>
<description><![CDATA[Semua berawal dari do’a, orangtua, suami/istri terkadang tak menyadari apa yang diucapkannya bisa ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Semua berawal dari do’a, orangtua, suami/istri terkadang tak menyadari apa yang diucapkannya bisa membawa penderitaan atau kebahagiaan. Kalimat yang secara tidak sadar mengandung do’a mampu membuat anak menderita bahkan bahagia. Meski ia diucapkan dalam keadaan marah sekali pun. Maka hati-hati dalam berbicara ketika marah karena bisa berakibat fatal buat yang di do’akan “biarin aja, nanti juga miskin”, atau “kalau kamu bandel, semoga kamu tidak mendapat petunjuk bukannya nak, semoga allah berikan hidayah untukmu” Sekali pun orangtua lagi marah,hati-hati…dibawah ini beberapa kisah nyata yang bisa diambil pelajaran bagi kita semua…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">“yang mulia syaikh sa’id<span>  </span>bin musfir al Qathani – semoga<span>  </span>Allah memberikan taufik padanya, bercerita, “Seorang laki-laki mengabarkanku tentang cerita fakta yang dia alami sendiri. Laki-laki itu bertutur, “Saya memiliki anak yang berbakti. Pada suatu hari dia dating, dan waktu itu kita sudah bersiap-siap untuk tidur, “wahai bapakku, saya lelah sekali belajar. Saya ingin keluar sebentar, dan nanti setelah setengah jam, saya balik lagi.” Sang bapk berkata.’anakku, jangan keluar – semoga Allah memberimu hidayah. Orang-orang sudah tidur. Sedangkn kamu telah mengenakan pakaian tidur.’ Si anak menjawab, ‘ saya akan keluar dengan baju tidur ini lalu kembali lagi.’ Akan tetapi sang bapak tetap tidak mendirikan izin seraya berkata,’ Jangan.’ Sang anak diam tidak membantah karena dia anak yang berbakti dan baik. Dia melangkah pergi, dan dia sempat dilihat oleh ibunya. Sang ibu bertanya,’ ada apa denganmu ?’ Sang anak menjawab,” Saya minta izin dari bapakku untuk keluar sebentar, namun dia menolak permintaanku.” Sang ibu menemui bapaknya,’Anak kita adalah anak yang baik, biarkan dia keluar sebentar setelah itu dia pulang lagi.’ Setelah ditekan akhirnya sang bapak setuju sambil berkata, <strong><em>biarkan dia. Semoga Allah tidak mengembalikannya</em>. </strong><span> </span>Dia bertutur, ‘<strong><em>Perkataan itu<span>  </span>aku ucapkan tidak serius</em></strong>. Sepertinya ia keluar dari mulutku dan pintu langit terbuka. Dia pun keluar. Tetapi lewat satu jam, dia belum juga kembali. Satu setengah jam, dua jam, teryata<span>  </span>dia belum juga kembali. Sampai adzan subuh dikumandangkan, dia masih belum kembali. <strong><em>Hatiku seolah ditikam tombak, aku sadar kalau ucapanku itu adalah do’a</em></strong>. kemudian saya shalat dan pulang kerumah, namun, anakku tetap belum kembali. Aku putuskan pergi ke polisi. Mereka menghubungi melalui telepon dan berkata, “Telah terjadi beberapa peristiwa dan kematian. Coba pergi ke rumah sakit.” Sang bapak berkata,” <strong><em>aku segera pergi ke rumah sakit. Mereka membuka ruang mayat, dan ternyata anakku ada dideretan paling akhir. Dia mati dalam sebuah peristiwa dengan mengenakan pakaian tidurnya. </em></strong>Kami pun mengambilnya, lalu menshalatkan dan meguburnya. Pada saat itu, aku sadar bahwa akulah penyebabnya. Aku telah berdo’a lalu do’a ku dikabulkan.” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bayangkan,<span>  </span>padahal perkataannya hanya sebuah gurauan, ketidak seriusan, sekedar berbicara bahkan bercanda, nah…. Yang paling sering tuh kalau kita lagi marah kecil atau marah besar… hati-hati yaa buat para orang tua… jangan sampai deh..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ini cerita nyata yang kedua…. Selamat merenungi… “Pada tahun 1422 H, saya berada di Masjidil Haram Asy syarif. Sebuah pertanyaan dilontarkan pada syaikh yang maknanya, bahwa dia hendak menikah namun terjadi perselisihan antara dia dan ibunya, sehingga <strong><em>sang ibu mendo’akan kejelekkan untuknya pada Allah agar dia tidak bahagia dalam pernikahannya.</em></strong> Si penyanya bertutur, “sejak menikah, aku belum pernah merasakan kebahagiaa dalam pernikahannku. Kemudian aku meminta ridha ibuku, maka dia pun meridhaiku. Akan tetapi aku belum juga merasa bahagia. “ Lalu syaikh memberi jawaban yang artinya, bahwa ridha ibumu (yang terjadi) setelah do’anya tidak<span>  </span>berarti menarik do’a pertama yan pernah di ucapkan.” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Subhanallah… sekali lagi hati-hati buat para orang tua..hati-hati…dalam berbicara…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kisah nyata ketiga …. “ Seorang suami berkata kepada istrinya, “ siapkan buatku baju untuk safar.” Setelah sang<span>  </span>istri menyiapkannya, maka laki-laki itu berangkat safar, dan sang istri tahu kalau suaminya telah menikah dengan wanita lain, dan suaminya membawanya ikut safar. Dia mendo’kan buruk terhadap suaminya, “ Ya Allah ! Jadikan dia datang dalam keadaan ditandu. “Ketika dia sedang dalam perjalanan menuju kawasan tempat tinggalnya maka mobilnya ditimpa kecelakaan. Lalu dia menyewa sebuah mobil yang membawanya beserta mobilnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tuh.. buat para istri hati-hati yaa…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">by syukur aqiqah 71589769/087880252526</span></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
