<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>jayuz &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/jayuz/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "jayuz"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:38:36 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Pria Untouchable Ituh...]]></title>
<link>http://chikastuff.wordpress.com/?p=400</link>
<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 17:00:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>cK</dc:creator>
<guid>http://chikastuff.wordpress.com/?p=400</guid>
<description><![CDATA[Di tengah kejenuhan nge-blog, saya iseng-iseng ceting sama salah satu blogger pria yang mengaku high]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah kejenuhan nge-blog, saya iseng-iseng ceting sama salah satu blogger pria yang mengaku <em>high quality jomblo</em> :roll:  dan membicarakan mengenai tipe-tipe pria <em>untouchable</em> atau <em>unreachable</em> alias sulit disentuh / diraih, seperti artis-artis, anak presiden, anak pejabat <del>korup</del>, artis hollywood, ataupun seleb blog. :lol:</p>
<p><!--more ngomongin apaan sih? :-?-->Sebenarnya apa sih pria <em>untouchable</em> itu? Pria yang <em>untouchable</em> itu kira-kira yang mempunyai kriteria seperti berikut.</p>
<p><strong>•</strong> Ganteng</p>
<p>→ oiyatentusaja™, kalau pria ganteng rada sulit didekati karena membuat minder para perempuan yang merasa mempunyai kekurangan <del>seperti saya</del>. :(</p>
<p><strong>•</strong> Pintar</p>
<p>→ yang ini juga sulit. Biasanya pria pintar mencari perempuan yang pintar juga, biar kalau diajak ngobrol nyambung dan tidak tulalit. Jadi yang merasa kurang berwawasan, otomatis mundur dan menjauhi pria yang memiliki kriteria ini. :roll:</p>
<p><strong>•</strong> Tajir™ alias Kaya dan Berduit™</p>
<p>→ ini lebih sulit lagi. Hal ini tentu membuat si pria extra hati-hati. Takutnya perempuan yang mendekatinya mempunyai udang di balik karang. Atau ke-tajir-an pria tersebut membuat perempuan-perempuan macam cinderella hanya bisa bagaikan pungguk merindukan bulan. Jelas tipe yang seperti ini termasuk kriteria pria untouchable.</p>
<p><strong>•</strong> Terkenal</p>
<p>→ ini juga lumayan sulit. Pria yang terkenal sulit didekati karena biasanya temannya bertebaran dimana-mana. Mau mendekati jadi takut. Belum lagi kalau pria tersebut adalah artis, sehingga sangat sulit meraihnya akibat banyak wartawan inpotenmen atau paparazzi yang beredar disekitarnya.</p>
<p><strong>•</strong> Superhero</p>
<p>→ yang ini lebih sulit dari kriteria-kriteria yang lain. Biasanya <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2008/04/16/fahri-dan-clark-kent-hero-yang-lemah/">superhero</a> sangat picky alias pemilih. Kebanyakan dari superhero memilih perempuan yang sudah mengenalnya jauh sebelum ia menjadi superhero, teman sekantornya ketika menjalani hidup sebagai manusia biasa, atau jatuh cinta dengan perempuan yang tidak disangka-sangka. Atau bahkan memilih sesama superhero? :-?</p>
<p>Entah kenapa, beberapa kriteria pria <em>untouchable</em> itu kok ada di kriteria <a title="baca postnya, jangan judulnya saja.." href="http://calonorangtenarsedunia.wordpress.com/2007/08/22/antara-hana-dan-fadil/">cowok dambaan Hana</a> ya? Ah...kebetulan saja.. :roll:</p>
<p>Bagi para pria, silakan mengaku sebagai pria untouchable. Postingan ini untuk menghibur kalian-kalian yang jomblo sehingga apabila teman-teman kalian menanyakan kenapa masih jomblo, tinggal jawab "Karena saya pria <em>untouchable</em>". Nice, eh? :mrgreen:</p>
<h5>Note:</h5>
<h5>1. Saya pilih judul untouchable karena lebih 'nendang' ketimbang unreachable.</h5>
<h5>2. Penggunaan kata "Ituh" diambil dari trademark <a href="http://tikabanget.com/">tikabanget™</a></h5>
<h5>3. Kriteria diatas adalah kriteria pria untouchable versi suka-suka. :lol:</h5>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Depkominfo kena hack!!!!]]></title>
<link>http://myading.wordpress.com/?p=14</link>
<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 23:48:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>myading</dc:creator>
<guid>http://myading.wordpress.com/?p=14</guid>
<description><![CDATA[Sebenarnya sech aku males nyebarinnya,, takut dimarahin ma oom Roy, tapi gak papalah daripada gak po]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya sech aku males nyebarinnya,, takut dimarahin ma oom Roy, tapi gak papalah daripada gak posting di bulan April, biar cepet beritanya ku copy paste aja, males neh nulisnya.. :D<br />
<img src="http://img100.imageshack.us/img100/7360/280qnaafe4.jpg" alt="Pakar Bokep" height="402" width="301" /><br />
Jakarta - Situs Depkominfo menjadi korban pertama reaksi hacker tanah air atas disahkannya Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Wajah Roy Suryo muncul dalam aksi deface di situs itu. Menurut Roy, pelakunya adalah 'mereka'.</p>
<p>Siapa 'mereka' yang dimaksud Roy? "Kelompok blogger dan hacker yang selalu bertindak negatif adalah pelakunya. Hal ini membuktikan, yang namanya <span style="color:limegreen;">blogger dan hacker Indonesia belum bisa mencerminkan citra positif," tegas Roy </span> <img src="http://hyem.org/Smileys/default/evil.gif" alt="evil" border="0" /> <img src="http://hyem.org/Smileys/default/evil.gif" alt="evil" border="0" /> <img src="http://hyem.org/Smileys/default/evil.gif" alt="evil" border="0" /></p>
<p>Ketika ditanya langkah apa yang bakal diambil menanggapi kejadian ini, Roy mengatakan masih menunggu action Depkominfo. "Saya gak mau terpancing, hacker dan blogger gak pernah saya anggap. Paling saya akan ada di belakang Kominfo, tunggu saja action saya," lanjutnya, tanpa menyebut langkah yang bakal diambilnya lebih lanjut.</p>
<p>Roy mengaku, sudah memprediksi akan terjadinya hal semacam ini sebagai bentuk ketidaksetujuan atas disahkannya UU ITE. "Banyak sekali milis (mailing list) dan blog yang menyuarakan tidak setuju, dan (reaksi) itu terjadi," tukasnya.</p>
<p>Depkominfo dan Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) pun diharapkan dapat langsung bereaksi dengan mengusut si pelaku. "Jangan-jangan ada pihak ketiga yang mau mengadu domba. Ini harus dicermati hati-hati sebagai ujian pertama," Roy menandaskan.</p>
<p>Beberapa netter telah memposting screenshoot hasil defaced situs Depkominfo yang lebih jelas di <a href="http://forum.detikinet.com/forumdisplay.php?f=216" target="_blank">hacking, cracking, defacing - detikINET Forum</a></p>
<p>sumber:</p>
<p>depkominfo.go.id, hyem.org</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kebiasaan pake komputer]]></title>
<link>http://myading.wordpress.com/2008/03/15/kebiasaan-pake-komputer/</link>
<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 18:45:19 +0000</pubDate>
<dc:creator>myading</dc:creator>
<guid>http://myading.wordpress.com/2008/03/15/kebiasaan-pake-komputer/</guid>
<description><![CDATA[Ketika Budi sedang berdiri di pojok elevator,
seorang wanita masuk dan menekan tombol &#8216;2]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Budi sedang berdiri di pojok elevator,<br />
seorang wanita masuk dan menekan tombol '2' dan kemudian tombol '4'.<br />
Elevator itupun naik, lalu berhenti di lantai dua dan kemudian di lantai 4,<br />
tapi wanita itu tidak ke luar.<br />
"Lantai anda sudah terlewat," kata Anto.<br />
"Saya hendak ke lantai dua puluh empat."<br />
Tapi yang anda pencet adalah dua dan empat."<br />
"Astaga!" Ia berteriak. "Inilah akibatnya kalau terlalu lama bekerja dengan komputer."</p>
<p>http://ketawa.com/</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[My Name Is..]]></title>
<link>http://takodokbercerita.wordpress.com/2008/01/12/my-name-is/</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2008 09:29:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>takochan</dc:creator>
<guid>http://takodokbercerita.wordpress.com/2008/01/12/my-name-is/</guid>
<description><![CDATA[Suatu hari, pada suatu masa di suatu jaman&#8230;
*dilempar sendal*  
Gak lah, nikmatin aja percakap]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari, pada suatu masa di suatu jaman...</p>
<p>*dilempar sendal*</p>
<p>:mrgreen:</p>
<p>Gak lah, nikmatin aja percakapan berikut,<!--moreyuk!--></p>
<blockquote><p>Saya (S) : Misi pak, ini, mo ngambil surat keterangan <strike>belom nikah</strike> masih kuliah :P</p>
<p>Bapak2 Berlagak Bego (BBB-1) : Oh ya, siapa namanya nak ? Untuk apa?</p>
<p>S : Desti, pak, Desti Utami Anggraini <strike>yang sebenernya manis tapi keseringan jutek kata temen2 saya lho! :P</strike> Itu, untuk tunj...</p>
<p>BBB-1 : Oh ya, bentar ya * langsung ngaduk-ngaduk tumpukan kertas di mejanya*</p>
<p>BBB-1 : Siapa tadi namanya? Resti? *masih ngaduk2*</p>
<p>S : Desti, pak.</p>
<p>BBB-1 :  Ha?</p>
<p>S : Desti, pak, Desti Utami.</p>
<p>BBB-1 : Oh ya, Desri Utami, ya, ya</p>
<p>S : DESTI, pak, bukan DESRI</p>
<p>BBB-1 : Ya, ya, bentar. *nyari lagi*</p>
<p>BBB-1 : Kok gak ada ya, nak. Adanya Hesti E.</p>
<p>S : Desti, pak! D-E-S-T-I *ngeja nama pelan2 sambil nahan diri*</p>
<p>BBB-1 : Oh! Ngomong dong dari tadi kalo Desi namanya. Ini ada, Desi H! *sambil senyum polos*</p>
<p>S : *pasang tampang malaikat <strike>pencabut nyawa</strike>* Bukan pak, bukan ini. Boleh saya cari sendiri pak? *sambil senyum semanis mungkin*</p>
<p>BBB-1 : Oh, ya, cari aja.</p></blockquote>
<p>.... Saya nyari, BBB asik maen <i>Solitaire...</i></p>
<blockquote><p>S : Pak, ini kan surat untuk buat beasiswa, saya yg untuk tunjangan gaji, pak.</p>
<p>BBB-1 : Oh, kalo yang itu di tumpukan disana, nak *nunjuk meja seberang*</p>
<p>BBB-1 : Ngomong dong dari tadi kalo untuk tunjangan gaji. Kalo ketemu langsung tandatangan serah terimanya aja ya di ruang depan. *nerusin maen <i>Solitaire</i>*</p>
<p>S : <i>Siyal, yang bolot siapa sih?! :? (dalem hati sih ngomongnya)</i></p></blockquote>
<p>Kejadian lain, berbulan lalu, tapi setipe,</p>
<blockquote><p>Bule Bertampang Blekok  (BBB-2) : Ok, please introduce yourself.</p>
<p>Saya (S)  : Hello guys, my name is Desti Utami, but you can call me Desti. I have blablabla cas cis cus... *std bgt lah!*</p>
<p>BBB-2 : Ok, errr... *liat list absen* Disty, right? So... How long have you been studying English?</p>
<p>S :  About... 6? 7? i don't remember, Sir, and, Sir, my name is Desti, not Disty.</p>
<p>BBB-2 : Ok, mmm Dhizty...</p>
<p>S : Desti, Sir, Desti *sudah  mangkel*</p>
<p>BBB-2 : How did you spell your name?</p>
<p>S : D-E-S-T-I, Desti. Quite difficult? Ok, if you want, you can call me Destchi, Destchi Utchami! *sampe bibir monyong2*</p>
<p>BBB-2 : *terpana* Ok, errr... Destchi *ikutan monyong2*</p></blockquote>
<p>Sekelas ngakak, saya manyun, si BBB-2 bengong. <font color="#ffffff">Dasar tolol! Dibego-in mau aja, gak pernah nonton inpoteinmen apa?! :twisted: </font></p>
<p>Heran, kejadian kayak gini bukan satu-dua kali terjadi. Tapi rasanya nama saya gak aneh dan gak susah-susah amat deh! Panjang sih iya, tapi yang lebih panjang namanya juga banyak :?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[JFL Pt 2]]></title>
<link>http://deathlock.wordpress.com/2007/12/01/jfl-pt-2/</link>
<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 11:34:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>Xaliber von Reginhild</dc:creator>
<guid>http://deathlock.wordpress.com/2007/12/01/jfl-pt-2/</guid>
<description><![CDATA[
Di tengah-tengah kebingungan, kepusingan, dan keragu-raguan saya, saya memutuskan untuk merilis ent]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><img src="http://deathlock.wordpress.com/files/2007/12/jfl-pt2.png" alt="This is JFL, I repeat. This is JFL!" /></p>
<p>Di tengah-tengah kebingungan, kepusingan, dan keragu-raguan saya, saya memutuskan untuk merilis entri ini saja. Kali ini <em>intermezzo</em> beneran, <a href="http://deathlock.wordpress.com/2007/11/25/kisah-si-tom-dan-si-jerry/" title="Kisah Dunia.">ngga kayak kemarin</a> yang masih rada mikir. Yah, lumayanlah sedikit senyum (halah) bisa melepaskan stres di pikiran saya yang sedang penat ini. Jadi ngga terus bingung dan <a href="http://tehsore.wordpress.com/about/" title="Kayak orang ini. Liat aja sidebarnya.">bisa senang bersenang-senang</a>. Semoga.</p>
<p>Bah, cukup omong-kosongnya. Buat yang mau cari topik lain yang lebih berat, silakan jelajahi <a href="http://deathlock.wordpress.com/index/" title="Tempat ngedaftar tulisan.">halaman indeks saya</a>... tulisan kali ini murni untuk senang-senang saja.<em> You have been warned</em>.</p>
<p><!--more--></p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<p>Bagi Anda yang sempat menjelajahi <em>blog</em> ini, mungkin judul ini terdengar familiar. Ya, betul, bisa dibilang ini adalah sekuelnya dari <a href="http://deathlock.wordpress.com/2007/05/16/jfl-awas-judul-bisa-menipu/#more-68" title="JFL - Awas, judul bisa menipu!">kisah yang itu</a>. :mrgreen: Tapi buat Anda yang belum familiar, tenang saja. Lihat saja dulu <a href="http://deathlock.wordpress.com/index/" title="Dilihat, dilihat. Dipilih, dipilih...">halaman indeks saya</a>, karena saya tak akan menjelaskan secara panjang lebar lagi cerita yang sudah lalu dan kini akan berkisah hal yang lain lagi...</p>
<p align="center">. . .</p>
<p>Tahukah Anda apakah <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mercedes_Benz" title="Mercedes Benz.">Mercedes-Benz</a></em> itu? Tentu <strike>tempe</strike> tahu. Ia adalah sebuah merek kendaraan transportasi darat buatan bangsa Jerman yang terkenal akan kemahalan harganya yang sampai-sampai menembus langit ketujuh. Mahalnya <em>naudzubillah min dzalik</em>. Mungkin cuma para <strike>engkongloberat</strike> konglomerat dan <a href="http://deathlock.wordpress.com/2007/06/09/hari-gini-masih-nonton-wayang/" title="Gawul tanpa peduli akar budaya adalah buruk...">anak-anak pejabat yang <em>gawul</em></a> yang bisa menggapai mobil itu. Minimal buat gaya biar terlihat keren dan bisa menggaet wanita-wanita pujaan mereka supaya bisa disetirin pulang <strike>kepadaNya <a href="http://deathlock.wordpress.com/2007/05/19/peraturan-sebagai-wacana/" title="Peraturan cuma sebagai wacana sih...">gara-gara nyelonong lampu merah</a></strike> ke rumah masing-masing.</p>
<p>Yah, pokoknya itulah sekilas tentang Mercedes-Benz. Mobil keren yang harganya mahalnya minta <strike>duit</strike> ampun. Kalau melihat logonya yang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Mercedes-Benz_logo.svg" title="Zing.">macam ini</a>, mungkin identiknya dengan eksklusifitas. Mungkin ada juga yang kepikirannya itu mobil buat para <abbr title="TO FSRD ITB diminta gambar kapitalis?">kapitalis-kapitalis</abbr> busuk. Tapi lupakanlah pikiran-pikiran negatif itu dulu. Tahukah Anda, bahwa sebenarnya logo dari produser mobil mahal itu justru mempengaruhi lambang besar lainnya, yaitu lambang yang melambangkan perdamaian?</p>
<p><a href="http://deathlock.wordpress.com/files/2007/12/peace.gif" title="peace.gif"><img src="http://deathlock.wordpress.com/files/2007/12/peace.thumbnail.gif" alt="Damai for the win." align="left" /></a>Ya, betul, kita semua rasanya sudah tahu apa arti dari lambang yang terlihat di samping. Lambang yang melambangkan perdamaian. Tapi sejarah munculnya lambang itu sendiri, seperti yang saya katakan sebelumnya, justru cukup bertolak belakang -- secara tema. Bagaimana bisa sebuah <em>brand</em> mobil mempengaruhi lambang perdamaian, padahal keduanya tak ada kaitannya sama sekali? Segalanya diawali dengan <a href="http://chaosregion.wordpress.com/2007/11/26/perang-juga-punya-sisi-positif/" title="Peperangan bisa menghasilkan dampak positif, lho.">'peperangan' antara satu pihak dengan pihak yang lainnya</a>.</p>
<p align="center">***</p>
<p>Alkisah, saat itu hiduplah seorang aktivis kedamaian yang muak melihat kejamnya peperangan. Layaknya manusia normal lainnya, ia lebih mencintai kedamaian dibanding peperangan, dan sedang berusaha untuk mendirikan sebuah organisasi yang mengusung nama perdamaian. Tapi, ia menemui sebuah kendala. <em>Lambang</em>. Dia tidak menemukan lambang apa pun yang cocok bagi organisasinya. Pakai huruf V (melambangkan <em>peace</em>), takut dikira kelompok Vandalisme. Pakai huruf PO (Peace Organization), kesannya <a href="http://rosenqueencompany.wordpress.com/2007/06/07/balada-bocah-gemblung/" title="Balada bocah yang risih akan kenorakan.">terlalu norak</a>. Dia pun bingung. Hingga suatu hari, terjadilah suatu peristiwa yang inspiratif.</p>
<p>Saat itu perusahaan <em>Mercedes-Benz</em> sedang dalam masa jayanya <strike>sekarang juga sih</strike>. Mobil-mobilnya laku keras di pasaran, banyak orang yang menyukainya. Maka sudah sewajarnya jika suatu hari perusahaan itu pasti akan kedatangan seorang pencuri. Dan, memang betul, perusahaan itu suatu hari kedatangan seorang pencuri.</p>
<p>Pencuri itu entah bagaimana berhasil menyusup masuk ke dalam pabrik Mercedes-Benz. Dengan matanya yang melirik tajam, di dalam ruangan yang penuh dengan mobil-mobil itu dia mencoba mencari-cari cara supaya bisa mengambil mobil mahal itu dari kandangnya tanpa ketahuan. Dia pun mulai mengelilingi bagian dalam pabrik itu, yang notabene sedang tak ada penghuninya karena sudah larut malam. Sayang, <a href="http://tehsore.wordpress.com/2007/11/26/hari-yang-indahtapi/" title="Nyari sang 'dewi'.">dewi keberuntungan</a> tak sedang berpihak padanya.</p>
<p>Sewaktu lagi berusaha menjalankan misinya, tiba-tiba muncul tiga orang penjaga bertubuh kekar dengan senternya yang menyala terang. Tiga orang itu salah satunya adalah si pencetus organisasi kedamaian yang tadi -- yang beda sendiri yang lain karena badannya yang kurus kerempeng. Melihat orang-orang <a href="http://xaliberdeathlock.deviantart.com/art/Aaroniero-Arleri-Introduction-70951648" title="Serem tapi keren.">bertampang menyeramkan</a> itu, spontan si pencuri langsung kaget dan lari terbirit-birit. Namun kecepatan larinya rupanya tak bisa menyaingi para penjaga yang sudah terlatih untuk mengejar maling macam dia. Alhasil, dia pun digebuki tanpa ampun. Si pencinta kedamaian itu hanya bisa menonton rekan-rekannya menghakimi si pencuri.</p>
<p>Sebelum beberapa gebukan dilancarkan lagi untuk meregangkan nyawanya, si maling berusaha memberikan <em>last minute effort</em>. Dengan sekuat tenaga, ia memohon ampun, <em>"Mercy! Mercy!"</em> Para penjaga yang sedaritadi memukulinya sekonyong-konyong berhenti. Tidak tahu harus berbuat apa lagi, si maling mencoba meminta permohonan ampun sekali lagi, kali ini sambil menunjukkan lambang <em>Mercedes-Benz</em> yang tergeletak di dekatnya -- lambang yang seharusnya ditempel di mobil tapi belum ditempel -- dengan harapan gilanya, siapa tahu mereka juga mau membagi sedikit dari penghasilan perusahaan tersebut. <em>"Mercy! Mercy! Please give me mercy..."</em> ujarnya lagi.</p>
<p>Karena tampang si maling yang sudah sangat memelas, akhirnya ia dilepaskan. Bagaimana pun para penjaga itu juga masih punya hati. Tapi rupanya gara-gara tindakan si maling ini, si pencetus organisasi kedamaian itu pun sekonyong-konyong mendapat pencerahan dalam pikirannya. Ia pun tahu lambang apa yang harus digunakan untuk organisasi yang akan ia buat itu.</p>
<p>Keesokan harinya, jadilah ia menemukan lambang yang pas bagi organisasinya. Lambang itu merupakan <a href="http://deathlock.wordpress.com/files/2007/12/peace.thumbnail.gif">lambang garis vertikal dengan tiga kaki yang dikelilingi oleh lingkaran diluarnya</a>. Usut punya usut, rupanya ide dari lambang ini timbul setelah memodifikasi lambang dari perusahaan Mercedes-Benz yang serupa. Niat ini muncul setelah si maling meminta permohonan ampun sambil membawa-bawa lambang perusahaan otomotif tersebut. Karena pengampunan cukup identik dengan perdamaian, akhirnya si pencetus organisasi itu menjadikan lambang <em>Mercedes-Benz</em> itulah sebagai dasar dari lambang organisasi perdamaian ciptaannya -- semua karena maling tersebut. Dan hingga sekarang ini, lambang itu pun dikenal luas sebagai lambang perdamaian dunia.</p>
<p align="center">***</p>
<p>Begitulah kisah bagaimana lambang perdamaian itu bisa tercipta. Jadi rupanya lambang aneh yang mirip dengan cakar ayam dibalik ini mempunyai latar belakang yang cukup mengharukan (apa coba?) dan justru dipionirkan oleh seorang pencuri yang meminta belas kasihan dengan lambang sebuah perusahaan otomotif. Sayang, nama pencuri itu pun tidak diketahui hingga sekarang <a href="http://deathlock.wordpress.com/2007/11/16/mengingat-yang-lalu/" title="Terlupakan oleh sejarah.">dan terlupakan begitu saja</a>.</p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<p align="center">. . .</p>
<h5>PS: Garing? Maaf, deh. :P Sudah dibilang saya lagi stres dan ngga bisa berpikir jernih. :D<br />
PS2: <em>Capek</em>? Jangan lah… nanti rugi. Dimana-mana, orang lebih memilih <em>gopek</em> kan daripada <em>capek</em>?</h5>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
