<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>in-my-bloody-mind &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/in-my-bloody-mind/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "in-my-bloody-mind"</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:44:36 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Sunset on Mars]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=376</link>
<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 23:26:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=376</guid>
<description><![CDATA[
Di asrama kampusku, aku tinggal di lantai paling atas sendirian. Kebetulan wilayah kampus cukup ter]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kecebongsoft.files.wordpress.com/2008/06/sunsetmars.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-378" src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/06/sunsetmars.jpg?w=300" alt="Klik untuk melihat ukuran sebenarnya" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Di asrama kampusku, aku tinggal di lantai paling atas sendirian. Kebetulan wilayah kampus cukup terpencil dari pusat kota dan dikelilingi bukit yang lapang. Jadi setiap hari aku selalu menyempatkan diri "menatap" sunset yang bener-bener indah dari lantai atas. Tapi tidak seperti sunset yang ini pastinya, sunset yang ini diambil dari planet Mars.<!--more--></p>
<p><a href="http://www.nasa.gov/multimedia/imagegallery/image_feature_347.html">Gambar sunset ini</a> dikirim oleh <a href="http://marsrover.nasa.gov/">Mars Exploration Rover Spirit</a> sebagai bagian dari <a href="http://www.nasa.gov/multimedia/imagegallery/">Image of the Day</a> milik NASA. Di ambil pada tanggal 19 Mei 2005 pukul 06:07.</p>
<p>Entahlah, tapi sunset selalu berhasil membuatku merasakan bahwa kesunyian itu indah :-D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kita juga gitu]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=352</link>
<pubDate>Sat, 31 May 2008 08:55:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=352</guid>
<description><![CDATA[
Ini adalah sekelompok suku Indian di hutan Amazon yang berhasil tertangkap kamera dari atas pesawat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-353" src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/05/indian1.jpg" alt="" width="300" height="235" /></p>
<p>Ini adalah sekelompok <a href="http://foto.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/05/tgl/31/time/145859/idnews/948180/idkanal/157/id/1">suku Indian</a> di hutan Amazon yang berhasil tertangkap kamera dari atas pesawat. Suku Indian sebenarnya adalah salah satu suku yang sangat langka dan banyak yang mengira suku ini sudah punah. Aku kok berfikir foto diatas mirip dengan kita ya?.<!--more--></p>
<p>Aku sering dengar orang bilang seperti ini : "Kamu tuh kuno, sekarang udah jaman canggih, jaman kompiuter, jaman milenia, blablabla". Tapi begitu melihat foto diatas, aku jadi ingat betapa "udik"nya kita begitu mendengar kabar tentang UFO, Alien, dsb. Mungkin nggak ya UFO tersebut sebenarnya pesawat yang melintasi tempat kita, mengambil gambar dan memasukannya diharian berita mereka dengan headline "Manusia Bumi yang hampir punah". Persis seperti yang dilakukan pada suku Indian tersebut. Aku juga membayangkan kehidupan Alien tersebut sudah tidak lagi seperti kita yang hanya hidup di satu planet, mereka hidup di beberapa planet dan bepergian antar galaksi sudah menjadi barang umum serta dapat ditempuh dalam waktu sekejap.</p>
<p>Kita, dengan peralatan yang kita miliki sekarang, sudah merasa hidup dizaman yang canggih. Suku Indian diatas, dengan peralatan mereka (busur panah, dsb) juga sudah merasa canggih. Kita senyum-senyum melihat foto suku Indian tersebut dan berfikir betapa primitifnya mereka..</p>
<p>Alien senyum-senyum melihat foto kita dan berfikir betapa primitifnya kita.</p>
<p>ps : Aku kok nggak tau bahasa Indonesianya "udik" itu apa ya?</p>
<p><em>foto diambil dari detik.com</em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tanpa asap]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=351</link>
<pubDate>Fri, 30 May 2008 23:32:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=351</guid>
<description><![CDATA[
Hari ini adalah peringatan hari tanpa tembakau sedunia yang rutin diselebrasi setiap 31 Mei oleh WH]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/11/No_smoking_symbol.svg/150px-No_smoking_symbol.svg.png" alt="" /></p>
<p>Hari ini adalah peringatan <a title="World No Tobacco Day" href="http://en.wikipedia.org/wiki/World_No_Tobacco_Day">hari tanpa tembakau sedunia</a> yang rutin diselebrasi setiap 31 Mei oleh <a title="World Health Organization" href="http://en.wikipedia.org/wiki/World_Health_Organization">WHO</a>. Pesan yang ingin dibawakan adalah peringatan, bahwa kecanduan pada rokok dapat menyebabkan penyakit dan kematian. Seberapa pedulikah para perokok dengan pesan ini?.<!--more--></p>
<p>Aku pribadi tidak pernah anti pada rokok, atau membenci orang yang merokok. Hanya saja aku sering tidak bisa menerima alasan kenapa mereka merokok :</p>
<p>- "Dulu sih coba-coba aja, tapi sekarang udah susah dilepas nih"<br />
- "Biar keliatan jantan bro, pemberani"<br />
- "Ikut-ikutan temen aja sih awalnya, tapi sekarang udah keenakan nih"<br />
- "Ya iya lah, rokok tuh temen paling enak klo lagi ngapa-ngapain.."<br />
- "Dulu liat ortu ngerokok, jadi ikut-ikutan"<br />
- "Mengurangi pengangguran bro, klo ngga ngerokok ntar siapa yang mau kerja di pabrik rokok?"<br />
- dsb..</p>
<p>Tidak pernah kudengar satupun alasan logis kenapa merokok, untuk menyembuhkan penyakit misalnya<br />
?. Mungkin memang aku yang masih awam dalam hal "kenapa merokok". Aku jadi ingat, seorang entertainer <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ari_Lasso">Ari Lasso</a> dan rekannya dulu pernah diwawancari disebuah talkshow. Disitu Ari bercerita tentang kehidupan masa lalunya sebagai pengguna narkoba, dan dia (serta rekannya) bercerita betapa hebatnya perjuangan mereka untuk menyembuhkan Ari dari kecanduan narkoba. Ari yang berusaha terus menerus, serta rekannya yang terus membantu dengan mengurangi dosis obat-obatan Ari secara perlahan hingga akhirnya dia lepas dari narkoba.</p>
<p>Dalam pandanganku, Ari tahu, dia tidak punya alasan logis kenapa ia menggunakan narkoba selain hanya karena kecanduan. Dia tahu apa yang dia jalani saat itu hanya akan membunuh dirinya sendiri sehingga dia berusaha melawannya (dan mengalahkannya). Itu narkoba, zat yang jauh lebih hebat adiktifnya dibanding rokok.</p>
<p>Apa kisah seperti Ari jarang terjadi pada kasus rokok?. Sering juga, tapi biasanya disebabkan karena pelakunya mengalami hal serius, dilarang orang tua misalnya, atau terserang kanker. Saat itu mau tidak mau berhenti.</p>
<p>Yang lainnya bagaimana?. Bagiku yang lainnya seperti menganggap bahwa rokok adalah "tradisi" dari jaman dahulu, dan belum dianggap seserius narkoba (oleh masyarakat &#38; pemerintah), sehingga tidak ada "tekanan" untuk mengkonsumsi rokok. Jadi ya jalan terus aja.</p>
<p>No offense buat para perokok, itu hidup kalian dan nikmati aja. Aku tidak pernah mencoba untuk memprovokasi orang lain untuk berhenti merokok, tapi aku selalu mencoba mematahkan semua alasan kenapa mereka merokok.</p>
<p>Selamat hari tanpa tembakau sedunia. <img src="http://l.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/36.gif" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Saingan Iron Man]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=348</link>
<pubDate>Fri, 30 May 2008 13:39:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=348</guid>
<description><![CDATA[
Betul, Dr. Tony Stark memang bisa meluncur di udara dan menembakan misile pada saat dirinya mengena]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/05/ironman.jpg" alt="" /></p>
<p>Betul, <abbr title="pemeran utama di film Iron Man">Dr. Tony Stark</abbr> memang bisa meluncur di udara dan menembakan misile pada saat dirinya mengenakan baju <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iron_Man">Iron Man</a>. Tapi kita harus bangun dari mimpi dan lihat tahun berapa sekarang, butuh puluhan tahun lagi untuk melihat <span style="text-decoration:line-through;">bikini</span> baju perang seperti itu benar-benar ada. Saat itu aku dan <a href="http://chrisnanice.blogspot.com">mamah</a> sudah punya belasan cucu dan tidak mungkin mencoba baju tersebut.<!--more--></p>
<p>Tapi semua selalu dimulai dari sebuah awal. <a href="http://www.engadget.com/2008/05/29/dean-kamens-luke-arm-now-has-mind-control-and-3d-spatial-interf/">Luke Arm</a> ini bisa jadi salah satu awal dari baju Iron Man tersebut, belum cukup impresif, tapi sudah bisa dipakai untuk bikin teh dan cuci gelas :mrgreen: .</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-350" src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/05/ironman2.jpg" alt="" width="255" height="267" /></p>
<p>Melihat perangkat-perangkat seperti ini membuatku sering membayangkan seperti apa kehidupan manusia 20 atau 30 tahun lagi, serta mengganggap betapa kuno dan primitifnya jaman kita sekarang. Ada rasa menyesal juga hidup di jaman purba ini. Tapi nggak apa-apa, karena ada <a title="si Mamah" href="http://chrisnanice.blogspot.com">satu hal yang tidak mungkin kutemui di jaman yang lain</a>.</p>
<p>Semoga saja perangkat ini berkembang pesat dalam kurun waktu 5-10 tahun, dan bisa digunakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkannya. Jangan malah dijadikan mainan hura-hura orang kaya, untuk pamer jam Rolex dengan 8 tangan misalnya?.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mobile Browser : Dunia Tanpa Kue]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=337</link>
<pubDate>Fri, 23 May 2008 14:18:09 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=337</guid>
<description><![CDATA[
Yayaya.. Sekarang dunia sudah canggih, dan aku pasti dibilang gila karena pernah berfikir seperti a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/05/best_cookie-20-copy.jpg" alt="" width="400" height="379" /></p>
<p>Yayaya.. Sekarang dunia sudah canggih, dan aku pasti dibilang gila karena pernah berfikir seperti apa yang akan kutulis sebentar lagi, bodo ah disebut gila :mrgreen: . Tapi serius aku dulu pernah berfikir seperti ini dan mencari solusinya, meskipun belum pernah implementasi. Apa yang sedang kita bicarakan?.<!--more--></p>
<p>Setahun lalu, aku sempat berurusan dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web_browser">browser</a> bawaan ponsel dengan segala macam keterbatasannya. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/JavaScript">Javascript</a> yang terbatas lah, nggak bisa buka file <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/GIF">GIF</a> lah, macem-macem. Salah satu masalah yang cukup menyita pikiran adalah : kebanyakan browser bawaan ponsel tidak mendukung <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/HTTP_cookie">Cookie</a> (kue?) sebagai gudang untuk penyimpanan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Session_(computer_science)">Session</a>. Kenapa aku mengurusi hal ini?, setahun yang lalu aku membuat sebuah website yang target platformnya adalah ponsel, dan tidak semua orang pakai ponsel canggih sehingga ini memaksaku untuk melawan segala keterbatasan yang dimiliki oleh browser ponsel low end, yaitu dengan cara mengakali segala macam keterbatasan tersebut tanpa harus melibatkan user.</p>
<p>Koneksi internet pada ponsel biasanya di-charge dalam hitungan sekian rupiah per sekian kilobytes (misal : Rp.5/kB), dan biasanya situs yang memang ditargetkan untuk ponsel filesizenya kecil, tujuannya untuk menekan biaya koneksi.  Sekarang kembali ke masalah cookies tadi, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/PHP">PHP</a> (server side script yang kugunakan saat itu) mendukung 2 jenis manajemen session : Cookies dan URL Embedding. Dan kebanyakan browser bawaan ponsel tidak mendukung cookies, sehingga semua informasi yang disimpan didalam session (seperti informasi login) akan hilang. Alternatifnya adalah menggunakan opsi kedua, yaitu URL Embedding, tekniknya adalah dengan "menempelkan" atribut ID dari session yang sedang digunakan kedalam setiap URL yang ada di halaman web kita, biasanya atribut ini diberi nama "SID" atau "PHPSESSID". Dengan menggunakan opsi ini, maka setiap URL yang ada di web kita akan memiliki atribut PHPSESSID, contoh :</p>
<p><strong>"http://www.anu.com/index.php?page=news&#38;newsid=5&#38;PHPSESSID=X123098asd12871312987DASD"</strong></p>
<p>Dari mana kode ajaib didalam PHPSESSID tersebut?. Kode tersebut adalah ID dari session yang sedang digunakan, yang dienkripsi mengunakan fungsi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/MD5">MD5</a> (enkripsi searah). Dengan kode ini, PHP akan mengetahui session mana yang sedang digunakan dan kita tetap bisa mengakses semua session didalamnya. Oke, masalah selesai, session sekarang kembali bisa digunakan untuk browser ponsel. Tapi masalah baru kemudian muncul, coba hitung berapa jumlah karakter kode dan nama atribut PHPSESSID, setidaknya kurang lebih 35 karakter (35 bytes), dan itu hanya untuk 1 buah URL!. Bayangkan jika dalam satu page kita memiliki 5 hingga 15 url : 15 x 35 = 525 bytes, atau kira2 setengah kilobytes. Sekarang anggap tarif koneksi GPRS adalah Rp. 5/kB, maka dalam satu page, web kita telah melahap Rp. 2,5 hanya untuk urusan session yang bahkan user pun tidak tahu apa itu session dan kenapa harus ada session. Dan lagi user tidak mungkin hanya membuka 1-2 page, mereka akan mengunjungi banyak page dan menghabiskan banyak sekali Rp. 2,5 yang sifatnya (sepertinya) sia-sia alias mubazir.</p>
<p>Dari sinilah ide aneh itu muncul, cookies sudah tidak mungkin dipergunakan, jadi sekarang targetnya adalah bagaimana "mencekik" teknik URL Embedding ini agar menghasilkan bytes yang kecil namun tetap bisa dipergunakan untuk menghandle session. <!--more-->Aku nggak akan membahas how-to-code-nya, tapi disini akan dipaparkan bagaimana merubah URL buruk rupa tadi :<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>"http://www.anu.com/index.php?page=news&#38;newsid=5&#38;PHPSESSID=X123098asd12871312987DASD"</strong></p>
<p>Menjadi :</p>
<p><strong>"http://www.anu.com/index.php?page=news&#38;newsid=5&#38;Z=15"</strong></p>
<p>Apa itu Z=15? Itu adalah 35 bytes yang tadi dan sekarang "dicekik" menjadi 4 bytes. Disini kita akan bermain lempar-lemparan SessionID untuk mendapatkan hasil seperti diatas.</p>
<p>Konsep dasarnya adalah, pada saat halaman pertama kali dibuka, kita men-generate sebuah SessionID, kemudian menyimpannya kedalam database, setelah itu membuat sebuah rutin yang akan <strong>selalu</strong> mengeset SessionID selanjutnya sesuai dengan yang telah tersimpan didatabase. Simpel kan?. Dan ternyata untuk melakukannya kita sudah tidak membutuhkan lagi cookies dan URL embedding, variabel Z=15 adalah ID dari recordset session yang ada didalam database.</p>
<p>Oke, pertama-tama adalah sesi first time user membuka website. Pada saat itu, kita nyalakan session dengan fungsi <a href="http://my.php.net/manual/en/function.session-start.php">session_start()</a>. Pada saat session ini dijalankan, maka PHP akan men-generate sebuah SessionID baru, SessionID inilah yang akan kita simpan untuk dipergunakan selanjutnya, caranya adalah dengan menyimpannya kedalam database dan mengambil IDnya untuk digunakan sebagai referensi. Ini adalah kode "kotor"nya :</p>
<p>[sourcecode language='php']<br />
session_start(); // Start session<br />
$saved_session = session_id(); // Get SessionID<br />
mysql_query("INSERT INTO tbl_session (sessid) VALUES ('$saved_session')");<br />
$sess_id = mysql_result(mysql_query("SELECT id FROM tbl_session ORDER BY id DESC LIMIT 0,1"),0);<br />
[/sourcecode]</p>
<p>Yup, kita telah mendapatkan SessionID dan menyimpannya kedalam database. ID dari SessionID telah tersimpan di variabel $sess_id. Setelah mendapatkan SessionID ini, maka kita tinggal membuat sebuah rutin yang akan selalu terpanggil setiap kali halaman web dibuka, rutin ini akan meng-assign SessionID ke session yang telah kita buat sebelumnya, berikut kodenya :</p>
<p>[sourcecode language='php']<br />
session_id($sess_id); // set session id to $sess_id<br />
[/sourcecode]</p>
<p>Sekarang semua link yang kita buat tinggal ditempelkan atribut yang isinya adalah nilai dari variabel $sess_id tadi. Untuk menghemat bytes, kita buat saja variabel "z" pada URL yang berguna untuk menyimpan nilai dari variabel $sess_id, contoh :</p>
<p>[sourcecode language='php']<br />
echo "<a href='$PHP_SELF?page=news&z=$sess_id'>Home</a>";<br />
[/sourcecode]</p>
<p>Dan kita juga harus memastikan apakah user membuka halaman ini untuk pertama kali atau bukan, caranya dengan mengecek apakah variabel "z" ada pada URL atau tidak, jika ada maka kita assign SessionID ke variabel "z", jika tidak maka kita generate SessionID baru kedalam database. Contoh :</p>
<p>[sourcecode language='php']<br />
session_start(); // Start session<br />
if(empty($_GET['z'])){<br />
    $saved_session = session_id(); // Get SessionID<br />
    mysql_query("INSERT INTO tbl_session (sessid) VALUES ('$saved_session')");<br />
    $sess_id = mysql_result(mysql_query("SELECT id FROM tbl_session ORDER BY id DESC LIMIT 0,1"));<br />
}else{<br />
    $sess_id = $_GET['z']; // Get SessionID<br />
}<br />
session_id($sess_id);<br />
[/sourcecode]</p>
<p>Simpel kan?. Dengan seupil kode ini kita bisa melangsingkan filesize web page. Tapi ada banyak hal yang harus diperhatikan, pertama adalah setiap recordset yang menyimpan sessionid harus diberi informasi mengenai siapa pengaksesnya, kapan mulai mengakses, dll, ini untuk menghindari serangan-serangan yang dapat dengan mudah dilakukan hanya dengan menuliskan sembarang ID didalam atribut "z" pada URL. Kita juga harus memberi "umur" untuk setiap recordset, dalam artian jika session tersebut tidak dipergunakan dalam jangka waktu tertentu (setengah jam misalnya) maka akan otomatis tidak dapat digunakan, dan siapapun yang mencoba menggunakan SessionID tersebut akan dialihkan ke SessionID yang baru.</p>
<p>Database untuk menyimpan session ini juga lama-kelamaan akan menjadi besar dan ID yang tersimpan akan semakin banyak jumlah bytesnya, untuk menghindari hal ini, maka cukup buat rutin yang secara otomatis menghapus setiap ID yang tidak dipergunakan agar entry tersebut bisa digunakan untuk SessionID yang baru. Atau bisa juga dengan cara mengupdate recordset SessionID yang sifatnya tidak aktif menjadi aktif, kemudian mengupdate nilai SessionIDnya ke yang terbaru.</p>
<p>Itulah secuil ide aneh yang tidak sempat aku coba dulu, tapi secara logika masih mungkin untuk diimplementasikan. Kekurangannya mungkin dari sisi sekuriti belum teruji, mungkin masih bisa di"akalin" orang iseng dengan memanfaatkan proxy site atau yang lainnya. Ide ini juga sempat aku posting di beberapa forum PHP programming luar dan lokal. Hasilnya? dari sekian forum hanya 1 yang menjawab, sisanya diam tak memberi jawaban apapun :-( . Mungkin memang benar ini ide aneh.. hehehe..</p>
<p>Tapi seiring perkembangan mobile device, browser yang dimiliki oleh perangkat-perangkat tersebut pasti akan berkembang dan menyaingi browser desktop dalam hal kapabilitas maupun fitur. Dan ide diatas sudah siap untuk dikubur :mrgreen:</p>
<p><iframe src='http://digg.com/api/diggthis.php?u=http%3A%2F%2Fdigg.com%2Fprogramming%2FMobile_Browser_Dunia_Tanpa_Kue' height='82' width='55' frameborder='0' scrolling='no' style='float: right; margin-left: 10px; margin-bottom: 5px; padding: 4px 0 2px 4px; background: #fff;'></iframe></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menunggangi Google Blog Search]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=332</link>
<pubDate>Thu, 22 May 2008 14:08:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=332</guid>
<description><![CDATA[
Pernah melihat screenshoot disamping?. Bagi pengguna WordPress, ini adalah salah satu widget pada D]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i247.photobucket.com/albums/gg153/kecebongsoft/scr1.jpg" alt="" /></p>
<p>Pernah melihat screenshoot disamping?. Bagi pengguna <a href="http://www.wordpress.com">Wordpress</a>, ini adalah salah satu widget pada Dashboard page yang akan menampilkan blog apapun yang memiliki link ke blog kita, atau lebih dikenal dengan istilah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Trackback">Trackback URL</a>. Gambar disamping juga adalah salah satu tampilan Dashboard Wordpress.com yang baru saja dirombak beberapa bulan yang lalu, yang tentunya bikin kita makin cinta sama Wordpress :-D<!--more--></p>
<p style="text-align:left;">Hmm.. okay, lupakan dulu soal tampilan Dashboard baru. Sudah lama aku penasaran tentang bagaimana Wordpress atau layanan blog lainnya "menjelajahi" internet untuk menemukan link penggunanya dicantumkan di blog lain. Apakah dengan <abbr title="koding manual">hardcode</abbr>? atau menggunakan layanan "penjelajah" yang telah ada?. Dan berhubung screenshoot tersebut mengatakan bahwa Wordpress menggunakan <a href="http://blogsearch.google.com/">Google Blog Search</a> sebagai penjelajahnya, maka misteri terungkaplah sudah. Tapi tunggu dulu, bagi yang belum mengenal Google Blog Search, ini adalah layanan yang sudah cukup lama ada di Google namun masih berstatus <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Software_release_life_cycle#Beta">Beta</a>. Layanan ini berfungsi untuk mencari blog mana saja yang mencantumkan link ke blog yang kita miliki dalam rentang waktu tertentu, dengan banyak opsi dan pilihan pencarian, Google Blog Search menjadi sebuah penjelajah trackback yang benar-benar powerfull. Terlepas dari itu, aku heran Google suka sekali dengan embel-embel Beta, bahkan <a href="http://mail.google.com">Gmail</a> dulu sampai bertahun-tahun dipakai (dan penggunanya sudah jutaan orang) namun masih berstiker Beta.</p>
<p style="text-align:left;"><img src="http://blogsearch.google.co.id/blogsearch/intl/id_ALL/images/g_bsrch_logo.gif" alt="" align="right" />Disini aku nggak ngebahas gimana menggunakan Google Blog Search secara "langsung", dalam artian menggunakannya langsung dari website Google Blog Search. Disini kita akan nyobain gimana memanfaatkan layanan ini seperti yang dilakukan Wordpress, yaitu "menempelkan" Google Blog Search kedalam website yang kita miliki. Syaratnya? Simpel, satu web server, dan sedikit pengetahuan tentang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web_feed">Feed</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Scripting">Server/Client Side Scripting</a> :-D . Tapi disini kita nggak akan membahas how-to-program-nya, karena cukup simpel dan caranya bervariasi, asalkan familiar dengan<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Web_programming"> web programming</a>, maka tidak akan sulit. Kita akan ngebahas logicnya.</p>
<p style="text-align:left;"><img src="http://i247.photobucket.com/albums/gg153/kecebongsoft/scr5.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:left;">Pertama, masuk ke Google Blog Search kemudian ketik alamat blog kita dibagian keyword misalnya : "link:kecebongsoft.wordpress.com" kemudian klik Search dan tunggu resultnya. Secara default, dibagian "Published" akan terpilih opsi "Anytime" yang berarti akan menampilkan trackback pada waktu apapun, tapi jika tidak, maka klik terlebih dahulu opsi "Anytime".</p>
<p style="text-align:left;"><img class="size-full wp-image-334 alignleft" style="float:left;" src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/05/scr3.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:left;">Sekarang kita telah mendapatkan hasil dari pencarian Google Blog Search, sekarang tinggal menempelkannya ke website yang kita miliki. Caranya? yaitu dengan memanfaatkan Feed. Google Blog Search menggunakan 2 jenis Feed yaitu <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Atom_%28standard%29">Atom</a> dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/RSS">RSS</a>, kali ini kita coba menggunakan RSS dulu, klik link RSS kemudian kita akan diberikan hasil pencarian dalam format RSS. Setelah mendapatkan RSSnya, kita tinggal membuat sebuah script (<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/PHP">PHP</a>/<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/JSP">JSP</a>/<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Javascript">JavaScript</a>/dll) yang membaca dan melakukan splitting-value ke RSS tersebut untuk akhirnya ditampilkan dalam bentuk terformat (tabel misalnya). Copy dan paste URL dari RSS tersebut dan selipkan didalam script yang kita miliki. Sebagai info, pada PHP v5 kita bisa menggunakan <a href="http://my.php.net/manual/en/book.libxml.php">XML object</a> yang telah disediakan untuk melakukan splitting RSS, atau kita bisa menggunakan library extend yang banyak tersebar di internet. Proses splitting RSS ini juga bisa dilakukan di Client Side Script seperti JavaScript. Inilah yang sepertinya dilakukan oleh Wordpress untuk menampilkan blog lain yang memiliki link ke blog kita.</p>
<p style="text-align:left;">Tapi tunggu dulu, beberapa mungkin heran karena setelah beberapa hari/minggu, result Google Blog Search yang awalnya menampilkan link ke blog kita tiba-tiba menghilang, apa sebabnya?.</p>
<p style="text-align:left;">Google Blog Search menggunakan feed di tiap blog untuk mencari link yang menuju ke blog kita. Sekarang bayangkan blog kita adalah blog ABC, dan ada sebuah blog (blog DEF) yang mencantumkan link blog kita didalam postingan terbarunya. Secara otomatis, postingan baru tersebut akan muncul pada list teratas didalam feed blog DEF, dan Google Blog Search akan mendapatkan 1 buah result yang mengarah ke blog ABC, yaitu blog DEF. Seiring dengan waktu, postingan blog DEF kian bertambah, dan postingan yang berisi link blog kita tersebut lama-kelamaan akan menempati urutan terbawah dalam feed blog DEF. Seperti yang kita tahu, feed blog memiliki entry yang dibatasi, biasanya hanya menampilkan 5-15 postingan terbaru. Postingan yang berisi link ke blog kita pada feed blog DEF lama-kelamaan akan menempati urutan terbawah dan pada akhirnya menghilang dari feed karena tenggelam oleh postingan-postingan baru. Itulah kenapa Google Blog Search tidak lagi menampilkannya didalam result.</p>
<p><img class="alignright" style="float:right;" src="http://i247.photobucket.com/albums/gg153/kecebongsoft/scr4.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:left;">Tapi, dengan sedikit trik dan pengetahuan tentang database dan Server Side Scripting, kita bisa mengakali situasi ini dengan cara membuat sebuah script yang menyimpan semua result Google Blog Search kedalam database kita secara permanen, dengan begini kita tidak perlu khawatir apakah Google Blog Search tidak akan menampilkan result-result lama kembali. Dan dengan cara ini juga kita bisa mendapatkan list lengkap hasil Google Blog Search dari waktu ke waktu. Logikanya cukup mudah, cukup baca RSS hasil pencarian Google Blog Search, split value RSSnya kemudian simpan ke database. Karena ini berhubungan dengan database, jadi kita tidak bisa menggunakan Client Side Scripting seperti Javascript.</p>
<p style="text-align:left;">Dan terakhir, ada yang harus diperhatikan dalam menggunakan teknologi Google Blog Search mungkin tidak bisa sembarangan. Baca baik-baik Terms &#38; Condition, Disclaimer, FAQ, dan semua material hukum yang ada pada Google dan Google Blog Search untuk memastikan apa yang kita lakukan dengan Google Blog Search adalah legal dan jauh dari pelanggaran apapun. Happy coding!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tautology dan amnesia]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=315</link>
<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 07:00:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=315</guid>
<description><![CDATA[    Hari ini aku beres-beres kamar, dan nemu satu catatan bekas ringkasan math-ku waktu semester sat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>    Hari ini aku beres-beres kamar, dan nemu satu catatan bekas ringkasan math-ku waktu semester satu. Disitu tertera sebuah soal logika. Aku kemudian teringat satu prinsip logika yang pernah kupelajari, salah satu kalimat yang kuingat adalah "To be or not to be, that is a ...". Udah sampai situ aja, aku nyaris nggak bisa menyebut lanjutan kalimat itu apa, padahal aku hampir ingat tapi susah sekali menyebutnya, sudah ada diujung lidah.</p>
<p>Jadi seperti orang gila, aku mencoba mengingat-ingat kembali kata apa yang ada dikalimat tersebut, mulai dari googling dengan keyword "To be or not to be", tapi hasilnya rata-rata ke Shakespeare :( .  Rasa penasaran makin mengerikan, sepertinya jantung ini berdegup kencang, ugh, apa ya kata terakhir kalimat itu :( . Aku mengabaikan pekerjaan lainnya dan menghabiskan waktu untuk masalah ini. Hampir dua jam berputar-putar mencari jawabannya, rasa kesal dan jengkel numpuk jadi satu, jengkel dengan diri sendiri tentunya, kok bisa-bisanya nggak ingat.</p>
<p>Aku jadi berfikir, seperti inikah rasanya jadi orang yang hilang ingatan, kemudian mendapatkan serpihan-serpihan ingatannya kembali?. Seperti inikah tersiksanya seorang amnesia mencari kebenaran dimasa lalunya?. Aku yang pusing mengingat satu kata saja sudah tersiksa begini, apalagi mereka yang punya banyak hal yang harus diingat?.</p>
<p>Lagipula apa alasannya harus mengingat-ingat hal yang mungkin tidak penting seperti ini?, nggak ada alasan selain rasa penasaran yang luar biasa. Kalau nggak dapet jawabannya tuh rasanya gimana gitu.. hahaha.</p>
<p>Well, setelah memutar otak cukup keras, akhirnya ingat juga :</p>
<p><b>To be or not to be, that is a <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Tautology_%28logic%29">tautology</a>!</b></p>
<p>Yeah!, dapet juga akhirnya. Tautology adalah formula propositional yang akan selalu menghasilkan nilai true dibawah semua kemungkinan interpretasi dari semua variabel yang dia miliki. Finally i've found this bloody word after a couple hours!.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Caffeine menahan rohku ke atas langit]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=311</link>
<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 02:52:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=311</guid>
<description><![CDATA[3 jam yang lalu, sebenarnya adalah waktu kosong yang bisa kupakai untuk tidur. Sudah nyaris 3 hari a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>3 jam yang lalu, sebenarnya adalah waktu kosong yang bisa kupakai untuk tidur. Sudah nyaris 3 hari aku tidak memejamkan mata dan mengistirahatkan badan, kode dan deadline berputar-putar dikepalaku..,argh.. kenapa bisa selemah ini, padahal ada orang lain yang bisa lebih tahan daripada aku.</p>
<p>Nggak, nggak boleh comot script sana sini, semua harus hand made, nggak boleh kopas sana sini. Nggak, nggak boleh build general function list, semua harus dalam class, semua harus dienkapsulasi. Nggak, nggak boleh pake framework2 elit, framework elit nggak guna untuk software yang nggak membutuhkannya, malah berat-beratin filesize aja.</p>
<p>Setidaknya itu dan seabrek hal bodoh lainnya masih berputar-putar dikepalaku dari 3 jam yang lalu hingga sekarang.., tadi subuh baru selesai dibagian general tree sort algorithm. Caffeine yang kutelan selama 3 hari ini telah menahan rohku untuk sekedar bermimpi dan berlari dari kode. "Kretek-kretek", aku membunyikan setiap sendi tulang, aku mengasihani kepalaku, yang sedari tadi berusaha untuk bermimpi, namun hanya bisa berhayal agar bisa bermimpi, sedari tadi hanya berusaha memikirkan hal lain, untuk bisa bermimpi. Aku memang memejamkan mata, tapi hanya mata. Rohku masih disini dan berhayal agar bisa tidur dan bermimpi.</p>
<p>Oh God, aku merindukan mimpi apapun selain kode, meskipun hanya beberapa jam &#62;.&#60;</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Java Jive Coding Competition 2008]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=306</link>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 13:48:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=306</guid>
<description><![CDATA[ 
Tawaran untuk ikut kompetisi koding akhirnya datang lagi. Kali ini dari universitasku, ceritanya c]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://kecebongsoft.wordpress.com/files/2008/03/top_banner.jpg" alt="top_banner.jpg" /></p>
<p>Tawaran untuk ikut kompetisi koding akhirnya datang lagi. Kali ini dari universitasku, ceritanya cukup aneh tapi nyata. Tapi intinya hanya satu, aku nggak mau lagi ikut kompetisi terkecuali atas keinginanku sendiri, terlebih lagi jika kompetisinya tidak sesuai dengan hal-hal yang aku senangi. Lantas bagaimana bisa aku terlibat dalam <a href="http://www.sun-promo.com/javajive/">kompetisi ini</a>?.<!--more--></p>
<p>2 minggu yang lalu, aku <a href="http://kecebongsoft.wordpress.com/2008/03/13/kembali-ke-bumi-kalimantan/">kembali ke kampung halaman</a> untuk menghadiri resepsi pernikahan kakakku yang paling tua. Untuk itu, aku meminta izin kepada kampus untuk tidak masuk selama 10 hari. Izin diterima dan akupun kembali ke kampung halaman pada tanggal 14 Maret.</p>
<p>Tanggal 24 maret, aku kembali lagi ke kampus. Sampai di kampus sekitar pukul 9 malam, aku sempat tanya ke teman kamar, apakah ada tugas baru atau berita baru, kemudian dia bilang bahwa aku telah dimasukan kedalam tim Java Jive Coding Competition 2008, hey, apa apaan nih?.</p>
<p>Di kampusku, memang kami baru diajarkan tentang konsep programming yang baik itu seperti apa (secara general), solving problem seperti apa, dll. Java adalah salah satu programming language yang kami pelajari disini. Dan aku bukan orang yang ahli dibidang ini, mungkin dulu sempat membuat <a href="http://kecebongsoft.wordpress.com/2007/07/12/pongz/">game ini</a> dan <a href="http://kecebongsoft.wordpress.com/2007/07/12/pongz/">juga ini</a> dengan java, tapi jelas itu jauh berbeda. Aku bukan salah satu yang ahli dan sama sekali tidak tertarik dengan tema Java Jive tahun ini. Mungkin dia sempat mencantumkan namaku karena kemarin bisa buat sample hello world dengan kode yang cukup aneh :p</p>
<p>Besoknya, pada kelas programming. Si dosen tanya, "Dedy, are you ready for the project?". Aku cuma bisa nyengir, dalam hati menolak keras, aku nggak mau lagi ikutan ginian. Lomba-lomba sebelumnya sudah cukup memberikan pelajaran bahwa aku bukan orang yang bisa bekerja dibawah tekanan (lomba), lagipula aku tidak tertarik dengan temanya. Sekarang masalahnya adalah, gimana cara menolaknya secara halus?. Dosenku adalah dosen yang baik, meskipun aku tidak terlalu akrab .</p>
<p>Hari ini, aku kembali dipanggil, bersama 3 orang teman lain yang akan masuk kedalam tim. Kulihat mereka tampak begitu semangat, mungkin karena hadiahnya S$3000. (Singapore dollar), iPod touch 4GB, dan Nintendo Wii untuk tiap orangnya.  Aku sendiri juga tertarik, tapi kalau harus ngorbanin perasaan (lagi), masuk dengan keterpaksaan, lebih baik enggak deh, mending belajar koding aja lagi di kamar. Si dosen menjelaskan, bahwa kami berempat dan 2 murid lain dari kelas lain, akan dites secara individual, kemudian akan dipilih siapa yang ikut dan tidak ikut. Dan yang lolos akan membuat aplikasi berbasis Web 2.0 (development dalam Solaris, Java, dan NetBeans) selama 10 minggu, kompetitor berasal dari Singapore dan Thailand.</p>
<p>Terlihat cukup menggiurkan, tapi ketika dilihat lebih jauh : aplikasi bertema healthcare, nggak tertarik. Using java, nggak tertarik. Final kompetisi diadakan bulan Juni, ini yang lebih mengerikan, masa aku harus ikut lomba dan nahan perasaan keterpaksaan ini sampe bulan juni? Nggak deh hehehe..</p>
<p>Yep, dari sinilah aku dapat celah untuk menolak ikut, dari test individual. Cukup jawab soal dengan ngawur maka harusnya secara otomatis aku bakal di eliminasi dari tim :D . Tidak peduli gimana sikap dosen setelah aku melakukan itu, tapi yang penting bisa tenang secara batin. Tesnya mungkin beberapa hari lagi, doain aja biar aku bisa jawab dengan ngawur dan sukses dikeluarkan dari tim :D</p>
<p>Sudah cukuplah ikut lomba seperti ini di SMK, terkecuali kalau ada waktu lagi dan memang sesuai dengan keinginan. Cukuplah masa-masa SMK yang indah seperti <a href="http://smka-smr.sch.id/modules.php?op=modload&#38;name=News&#38;file=article&#38;sid=196">ini</a>, <a href="http://smka-smr.sch.id/modules.php?op=modload&#38;name=News&#38;file=article&#38;sid=251">ini</a>, <a href="http://smka-smr.sch.id/modules.php?op=modload&#38;name=News&#38;file=article&#38;sid=420">ini juga</a>, <a href="http://smka-smr.sch.id/modules.php?op=modload&#38;name=News&#38;file=article&#38;sid=569">dan juga ini</a>. Mungkin aku baru akan ikut yang kompetisi lagi jika ada inisiatif sendiri :D</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[GPS + GoogleMap]]></title>
<link>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=299</link>
<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 15:38:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>kecebongsoft</dc:creator>
<guid>http://kecebongsoft.wordpress.com/?p=299</guid>
<description><![CDATA[Setelah melirik fitur GPS yang ada di handset-handset yang akan menggunakan Android, aku jadi tering]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah melirik fitur GPS yang ada di handset-handset yang akan menggunakan <a href="http://kecebongsoft.wordpress.com/2008/02/23/hello-google-android/">Android,</a> aku jadi teringat waktu di sekolah dulu, pernah ngobrol-ngobrol ringan sama <a href="http://madriyanto.blogspot.com/">pak kepsek</a>. Waktu itu kami membicarakan tentang Android, pak kepsek pernah nyeletuk gini, <i>"Gimana ya nanti kalau dengan Android, saya pengen lewat sebuah jalan, kemudian jika dijalan itu ada toko/tempat yang pasang location di <a href="http://maps.google.com/">GoogleMap</a>, maka akan muncul advertising di handset saya tentang toko/tempat tersebut."</i></p>
<p>Saat itu aku blon sempat nyobain Android, tapi sekarang mulai kepikiran juga nih. Gimana ya kalau ada aplikasi seperti itu?. Kita masukan kategori pencarian yang kita mau, lalu akan muncul tempat-tempat yang kita cari dalam radius tertentu, 100 meter misalnya. Disertai dengan anak panah dan titik/dot yang menunjukan keberadaan tempat tersebut.<!--more--></p>
<p>Anggap saja aku sedang kebelet pipis, trus ketik "Toilet" di aplikasi tersebut, maka akan muncul banyak tanda panah dan dot-dot yang menampilkan posisi toilet yang ada dalam jarak 100 meter dari posisiku sekarang.Dan dengan asynchronous data transmision, tampilan arah panah dan dot-dot itu akan diupdate secara realtime (perdetik). Tentu saja ini didukung dengan perangkat/dukungan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/GPS">GPS</a> yang ada di handset. Sekarang semua vendor sudah melengkapi produk-produknya dengan GPS, jadi kedepannya sepertinya GPS sudah akan jadi barang yang umum.</p>
<p>Penasaran, aku coba bongkar <a href="http://code.google.com/">Google Codes</a>, ternyata API (Application Programming Interface) untuk tujuan seperti diatas udah dibuka, frameworknya juga udah ada. Cuman ya kita mesti gathering data geografisnya juga (manual), aku belum lihat ada celah untuk direct akses ke database google map, API untuk tujuan itu juga nggak ada. Apa harus email ke Google langsung ya, minta dikasih direct access.. hehe..</p>
<p>Tapi gathering data sendiri juga nggak jelek-jelek amat kok, karena Google menyediakan interface serupa dengan Google Map untuk gathering data yang sistemnya user-generated (meskipun ada sesi autentikasi), dan import via CVS untuk gathering data yang sistemnya manual.</p>
<p>Apakah sudah ada software yang seperti ini? Nggak tau juga deh, tapi boleh juga nih di implementasikan. Sekarang masih cari-cari referensi tentang API perangkat GPS dari SDK (Software Development Kit)-nya Android. Entahlah apakah bisa dicoba langsung atau tidak, tapi kalaupun tidak, masih bisa disimulasikan dengan data posisi abstrak. Untuk grafisnya sendiri, sebenarnya aku lebih suka tampilan yang webbased atau flash, lebih mudah di porting ke device lain dan nggak butuh instalasi yang rumit (cukup buka browser dan point ke website yang dituju). Tidak seperti membuat aplikasi-aplikasi standalone. Tapi kalaupun terpaksa harus pakai standalone application, masih bisa menggunakan OpenGL kok ;)</p>
<p>Hehe.. But this is still in my bloody mind, entah implementasi atau enggak, yang jelas titik terangnya udah ada, yaitu API dan framework yang dibuka oleh Google, serta dokumentasi dan referensi yang bagus serta lengkap. Jadi? tunggu aja kapan tanggal mainnya ;)</p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
