<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>catatan-kecil &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/catatan-kecil/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "catatan-kecil"</description>
	<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 21:41:32 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Tips hemat air]]></title>
<link>http://grandis.wordpress.com/?p=721</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 14:02:42 +0000</pubDate>
<dc:creator>Oemar Bakrie</dc:creator>
<guid>http://grandis.wordpress.com/2008/10/10/tips-hemat-air/</guid>
<description><![CDATA[Bermula dari tulisan mBak Imelda soal air, saya jadi ingat kalau sudah lama ingin menuliskan sedikit]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bermula dari <a href="http://imelda.coutrier.com/2008/10/10/bermula-dari-air/">tulisan mBak Imelda soal air</a>, saya jadi ingat kalau sudah lama ingin menuliskan sedikit soal hemat air ini (bla...bla-nya soal <em>global warming</em> di-<em>skip</em> aja ya? toh sudah banyak dibahas di mana-mana).</p>
<p>Sejak menikah hampir 21 tahun yg lalu, salah satu hal yg membuat saya senang adalah bisa mengatur rumah sendiri (meskipun saat itu masih rumah kontrakan). Mengatur di sini dalam arti "saya ingin hal-hal tertentu di rumah dilakukan dengan cara yg saya yakini baik", mulai dari hal-hal kecil yg mungkin tampak sepele. Contohnya adalah dalam rangka menghemat air (20an tahun yg lalu seingat saya orang belum ngomong soal <em>global warming</em> lho). </p>
<p>Konon ada yg sudah menghitung (meskipun <em>by common sense</em> saja sebenarnya sudah jelas) bahwa mandi menggunakan <em>shower</em> jauh lebih hemat air ketimbang pakai gayung. Cuma kadang-kadang orang kita merasa kurang afdol kalau mandi nggak "gebyur-gebyur" pakai gayung, kurang seger rasanya ... Tapi meski pakai gayung-pun sebenarnya kita masih bisa menghemat air. Caranya?</p>
<p>Saya menampung air kotor (bekas pakai) dengan meletakkan ember khusus di kamar mandi dan juga di bawah keran yg biasa dipakai untuk berwudlu. Saat mandi, baik pakai gayung maupun <em>shower</em>, air bekas siraman ke tubuh meskipun hanya sedikit diusahakan tertampung di ember tadi. Yg ditampung hanya air yg tidak mengandung sabun, yaitu saat kita belum pakai sabun dan sesudah bersih dari sabun. Sementara air bekas bilasan sabun biarkan saja mengalir ke saluran pembuangan.</p>
<p>Nah, air bekas mandi dan wudlu tadi kalau sudah agak banyak dapat digunakan untuk menggelontor (<em>flush</em>) WC atau membersihkan lantai kamar mandi. Hemat bukan?</p>
<p>WC yg dilengkapi penampungan air untuk <em>flushing</em> yg dulu hanya ada di hotel, sudah banyak digunakan di rumah. Meskipun sudah ada opsi untuk memilih volume air yg digunakan untuk menyiram WC (high/low) kadang masih saja terlalu banyak air yg seolah terbuang. Berdasarkan kebiasaan dan sedikit pengamatan sebenarnya kita bisa memperkirakan kebutuhan air untuk keperluan tsb. </p>
<p>Nah, untuk mengurangi volume air yg ada di dalam bak penampungan kita bisa gunakan botol bekas air mineral (merek apa saja boleh ... hehehe) yg diisi air dan ditutup lalu botol itu dimasukkan ke dalam bak penampungan. Otomatis setiap kali <em>flush</em> air yg keluar akan lebih sedikit dari biasanya. Kalau botol yg bisa dimasukkan berukuran 1-2 liter, tinggal dihitung saja berapa kali <em>flush</em> itu digunakan dalam sehari, seminggu, sebulan, setahun, dua puluh tahun ... dst. dan berapa penghematan air yg sudah kita lakukan.</p>
<p>Tentu saja kalau tempat penampungan air untuk WC-nya sudah kecil ya nggak bisa dihemat lagi, nanti malah berabe ... hehehe. Kita hemat saja air pada penggunaan lainnya.</p>
<p>Hal-hal kecil apa saja yg sudah anda lakukan untuk menghemat air? mari kita <em>share</em> di sini.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Sudah sholat?]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=286</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 09:21:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/10/10/sudah-sholat/</guid>
<description><![CDATA[Sempat terpikir tadi, pasien-pasien di bangsal Penyakit Dalam ini pada sholat ga ya?? Kalau keluarga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Sempat terpikir tadi, pasien-pasien di bangsal Penyakit Dalam ini pada sholat ga ya?? Kalau keluarganya si ada beberapa yang tak liat masih sholat, tapi pasiennya....kurang tahu...tapi sejak aku di sini 5 minggu yang lalu, belum pernah aku melihat ada pasien yang sholat, atau tanya apakah boleh kena air wudhu? Atau... bagaimana ya sholatnya? Yang ada cuma pasien atau keluarga pasien yang tanya infusnya, penyakitnya, boleh makan apa aja, ya pokoknya masalah kesehatannya lah...atau kalau tidak, ya masalah administrasi.</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Padahal, sholat adalah kewajiban, termasuk rukun Islam, yang menjadi pembeda antara seorang mukmin dengan kafir. Padahal, bukanlah dokter yang menyembuhkan, tapi Allah-lah yang menyembuhkan. Dan bagaimana bisa melupakanNya? Padahal, Dia yang menyempitkan tapi Dia juga maha Kuasa meluaskan.</span></p>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#000000;font-family:Verdana;">Padahal, dalam aya-ayat cintaNya “</span><span class="gen"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”</span></span></p>
<p><span class="gen"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">Padahal, Allah tlah memberi keringanan, dapat bersuci baik dengan air maupun debu yang suci. Lalu dapat sholat dalam keadaan berdiri, duduk, dan berbaring.</span></span></p>
<p><span class="gen"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">Istiqomah memang sulit..semoga kita termasuk orang-orang yang istiqomah di jalanNya. Amiin…</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[It's over]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=284</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 08:23:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/10/10/its-over/</guid>
<description><![CDATA[Hampa, tak terasa apa-apa.
Ringan, hingga bebas melayang-layang.
Jernih, hingga sejauh mata memandan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Hampa, tak terasa apa-apa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Ringan, hingga bebas melayang-layang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Jernih, hingga sejauh mata memandang, dapat tampak tembus pandang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Cair, mengalir, tiada tahanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Rabbana laa tuzigh quluubana, ba’da idzhadaitana, wahablana min ladunka rohmah, innaka antal wahhaab..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV">Ya Rabb, janganlah Engkau sesatkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk, dan berilah rahmat kepada kami dari sisiMu, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pemberi..amin..</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="SV"><span>                                              </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Saat hati ini hanya untuk-Nya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"><span>                                      </span>'Allah dan RasulNya cukup bagi kami,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"><span>                                         </span>Dan hanya kepadaNya kami kembali.’</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[DM (Dokter Muda)]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=272</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 07:45:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/10/10/dm-dokter-muda/</guid>
<description><![CDATA[ 
Kuliah dimana mbak? “kedokteran…” Wah…pasti image orang tersebut adalah, pinter ya, pasti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kuliah dimana mbak? “kedokteran…” Wah…pasti image orang tersebut adalah, pinter ya, pasti keluarganya kaya, masa depannya cerah, ya kan… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tapi…bener ga sih??</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ya bisa bener, bisa juga salah. Menjadi dokter itu yang paling penting adalah rajin, ga perlu pinter-pinter banget sih...tapi kalau pinter plus rajin...wah...kereen....</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Masalah kaya atau tidak, relatif. Kalau pas dulu saya masuk (2003), biaya masuknya di bawah 10 juta (ga begitu tinggi juga kan...). Trus masa depan....ya tergantung juga...rizki kan sudah ada yang mengatur, tinggal bagaimana kita menjemputnya..</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jadi....intinya semua perlu proses. Tidak ada yang instan. Menjadi dokter, dimulai dari saat awal memilih jurusan (ya iyalah...hehehe...). Setelah diterima, bagaimana menjalani perkuliahan dengan rajin, meski seringkali bosan, karena ternyata kebosanan, nyantai-nyantai saat kuliah sering membuat kita menyesal kenapa dulu tidak rajin, karena saat pendidikan profesi (koass) waktu untuk belajar lebih sempit lagi. Trus kalau sudah lulus S.Ked, bagaimana menjalani koass dengan sepenuh hati.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bagaimana ya.....sekarang ini sedang koass, seharusnya lebih bersemangat dalam belajar, menangani pasien, melatih ketrampilan, menjaga sikap, belajar berkomunikasi dengan pasien....tapi.....rasanya sampai saat ini alif belum bisa apa-apa, belum tahu apa-apa.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Semua perlu proses...ayo bersemangatlah....langkah besar dimulai dari yang kecil...gambatte alif chan!!!</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://4lif.wordpress.com/files/2008/10/bintang-bergerak.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-273" title=")" src="http://4lif.wordpress.com/files/2008/10/bintang-bergerak.gif" alt="" width="66" height="61" /></a></span></span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mudik]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=270</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 07:34:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/10/10/mudik/</guid>
<description><![CDATA[

Alhamdulillah sudah mudik…meski cuma 3 hari, tapi pas banget sama jadwal acara-acara keluarga. P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Alhamdulillah sudah mudik…meski cuma 3 hari, tapi pas banget sama jadwal acara-acara keluarga. Pertemuan keluarga dari ibu (yang ada sungkemannya), lalu dari keluarga simbah putri dari bapak, lalu acara keluarga simbah kakung dari bapak. Pas kan…3 hari ^_^, trus langsung pulang balik…</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pertemuan keluarga, tujuannya adalah tetap menjalin tali silaturahim, agar tetap kenal saudaranya, sehingga ukhuwah islamiah akan juga semakin kokoh. Tapi, kalau sudah sampai buyut, atau saudara yang agak jauh, aku bingung….dikenalin tahun ini, tahun depan lupa lagi, duh… Trus orangnya juga tambah banyak, jadi semakin ga ngerti silsilahnya, jadi ribuut banget pas pertemuan, jadi cuma tahu, ohh…itu saudaraku…gitu thok, hehehe…</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                                            </span><span>               </span>4 bapak, ibu, adek,…miz u….</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[cerita dari Tenau]]></title>
<link>http://blogkun.wordpress.com/?p=114</link>
<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 06:55:37 +0000</pubDate>
<dc:creator>Baskoro</dc:creator>
<guid>http://blogkun.wordpress.com/2008/10/10/cerita-dari-tenau/</guid>
<description><![CDATA[Dapat kesempatan ke daerah, Tenau, Kupang NTT. Bukan jalan-jalan , tapi da tugas alignment generator]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Dapat kesempatan ke daerah, Tenau, Kupang NTT. Bukan jalan-jalan , tapi da tugas alignment generator Mesin General Motor Unit 1 di PLTD Tenau, tgl 23 September kemaren, masalah gawenya gak usah di ceritain lah, ..</p>
<p>nah, sekilas tentang daerang Kupang, Tanahnya berbatu, mungkin bisa di istilahkan batu yang tertutupi tanah, karena di sana-sini banyak batu-batu bermunculan di atas tanah, karena terletak di tepi laut, mungkin itu batu-batu karang ya.. air kayaknya cukup sulit di sini, karena tanahnya yang berbatu itu, jadi kalo menggali sumur, mungkin bisa bikin pondasi rumah hasil galiannya itu.. :)</p>
<p>Hasil utama banyak dari laut, nelayan, pemandangan ke lautnya asik, karena letaknya di teluk, tapi gak sempat  maen ke pantainya, karena emang bukan waktunya untuk plesiran..:(</p>
<p>besok lagi di sambung ceritanya tentang kupang ya..</p>
<p>entah besok mo di tugasin kemana lagi......</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[my Jung typology test]]></title>
<link>http://citraningrum.wordpress.com/?p=190</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 16:36:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>citraningrum</dc:creator>
<guid>http://citraningrum.wordpress.com/2008/10/09/my-jung-typology-test/</guid>
<description><![CDATA[I said that I am 97% choleric, that based on temperaments personality test. Just now I took Jung ty]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>I said that I am 97% choleric, that based on temperaments personality test. Just now I took Jung typology test, and the result seems can explain 'how' really I am. I am described as an <strong>ENTJ </strong>people, Extraverted-Intuitive-Thinking-Judging, dominate by Judging and Intuitive (moderately, actually).  So what does it mean? Just decribe myself by your own words *haha*.</p>
<p>take the test:</p>
<p><a class="alignleft" title="Jung typology test" href="http://www.humanmetrics.com/cgi-win/JTypes2.asp" target="_blank">Jung typology test</a></p>
<p> </p>
<p><a class="alignleft" title="Temperament test" href="http://www.oneishy.com/personality/personality_test.php" target="_blank">Temperament test</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[take a closer look]]></title>
<link>http://citraningrum.wordpress.com/?p=188</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 16:18:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>citraningrum</dc:creator>
<guid>http://citraningrum.wordpress.com/2008/10/09/take-a-closer-look/</guid>
<description><![CDATA[I tend to see how other people behave. Just want to &#8216;catch&#8217; the pattern. Sounds weird? ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>I tend to see how other people behave. Just want to 'catch' the pattern. Sounds weird? Not for me. Observing what others do to deal with various conditions, however, is useful to know some predictable-actions. Meanwhile, I also can summarize some common charateristics of people with same zodiac sign, for example. It is also quite helpful to give some symphaty or respect, or how to 'talk' to someone else. Everyone is unique, but we all have some behaviour in common. Wondering?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pangalengan from above]]></title>
<link>http://omdien.wordpress.com/?p=137</link>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 04:24:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>omdien</dc:creator>
<guid>http://omdien.wordpress.com/2008/10/09/pangalengan-from-above/</guid>
<description><![CDATA[Hari pertama pertama lebaran, kami sekeluarga menyempatkan diri naik gunung untuk melihat asap yang ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari pertama pertama lebaran, kami sekeluarga menyempatkan diri naik gunung untuk melihat asap yang mengepul keluar dari MB D Geothermal Project Wayang Windu. Walaupun mendung, dengan mengendarai Jimny tua yang sedikit ngos-ngosan akhir nya sampai pula di lokasi.</p>
<dl class="wp-caption alignleft">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="alignleft" title="PFA" src="http://lh5.ggpht.com/omdien/SO1-Q4gQUMI/AAAAAAAAAD4/rvT6izVpWfY/s320/IMG_0014.jpg" alt="Mendung" width="216" height="163" /> </dt>
</dl>
<p>Cuaca pada saat itu mendung cenderung mau hujan, jika cerah seluruh lanscape Pangalengan dapat terlihat semua dari tempat ini. Dua tahun yang lalu jalan ke tempat itu masih berupa jalan bebatuan, kali ini sudah diaspal, cukup untuk menikmati perjalanan nyaman.<br />
Tampak asap mengepul dari sumur bor, suaranya bergemuruh membahana seantero gunung. Rupanya asap tersebut berupa uap air dari sumber air yang disuntikan menuju sumber panas bumi yang dikeluarkan kembali, untuk selanjutnya disalurkan melalui pipa uap ke pusat penggerak turbin</p>
<p><img class="alignleft" title="Turbin" src="http://lh6.ggpht.com/omdien/SO1-RX5n4fI/AAAAAAAAAEI/zWdOuxhXJis/s576/IMG_0007.jpg" alt="Turbin" width="221" height="166" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Yang tercecer dari Lebaran yang lalu ...]]></title>
<link>http://grandis.wordpress.com/?p=704</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 15:42:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>Oemar Bakrie</dc:creator>
<guid>http://grandis.wordpress.com/2008/10/08/yang-tercecer-dari-lebaran-yang-lalu/</guid>
<description><![CDATA[Angpau
Waktu kecil dulu seingat saya, saya tidak pernah mengalami tradisi berbagi angpau saat Lebar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Angpau</strong></p>
<p>Waktu kecil dulu seingat saya, saya tidak pernah mengalami tradisi berbagi angpau saat Lebaran, entah karena belum men-tradisi atau waktu itu memang jaman ekonomi sulit. Memang sih kadang jumlah uangnya tidak seberapa, yg penting cukup membuat anak-anak bergembira. </p>
<p><!--more--></p>
<p>Di keluarga besar kami tradisi berbagi angpau ini kelihatannya dibawa oleh para menantu ayah-ibu saya yg hampir semuanya wanita (yg lebih perhatian pada anak-anak dan para keponakan, para bapak cukup bagian yg nyari duitnya saja ... hehehe). Maklum saja, saya sulung dari tujuh bersaudara diantaranya 6 laki-laki dan 1 wanita. Sementara itu 15 cucu ayah-ibu saya justru didominasi wanita, yaitu 10 wanita dan 5 laki-laki. </p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-706" title="angpau1" src="http://grandis.wordpress.com/files/2008/10/angpau1.jpg" alt="" width="409" height="307" /></p>
<p>Suasana anak-anak (anak-anak saya dan sebagian keponakan saya) yg sedang bergembira menghitung angpau yg mereka peroleh, setelah acara sungkeman dengan ayah-ibu saya di Cimahi ...</p>
<p><strong>Wisata kuliner</strong></p>
<p>Setelah menikmati hidangan lebaran "wajib" di rumah orang-tua saya, terutama lontong opor dan camilan lainnya, kami menikmati berbagai hidangan pada acara tahunan silaturahmi keluarga besar ibu mertua di Semarang.  </p>
<p>Tahun ini acara tahunan silaturahmi keluarga besar RKK Hadiwidjojo dilaksanakan di rumah ibu mertua. Kami menghidangkan makanan khas Jawa Tengah yaitu soto kudus (seperti yg ada di foto), sate ayam, gulai kambing dll. Pokoknya maknyusss ...</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-703" title="sotokudus" src="http://grandis.wordpress.com/files/2008/10/sotokudus.jpg" alt="" width="409" height="307" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Does Love need a Reason?]]></title>
<link>http://citraningrum.wordpress.com/?p=166</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 14:48:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>citraningrum</dc:creator>
<guid>http://citraningrum.wordpress.com/2008/10/08/does-love-need-a-reason/</guid>
<description><![CDATA[I was &#8216;googling&#8217; for something, and I found this lovely article in gleez.com
Does Love n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>I was 'googling' for something, and I found this lovely article in gleez.com</p>
<p><strong>Does Love need a Reason......?</strong></p>
<p>Once a lady when having a conversation with her lover, asked:</p>
<p>Lady : Why do you like me..? Why do you love me?</p>
<p>Man : I can t tell the reason.. but I really like you..</p>
<p>Lady : You can t even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you love me?</p>
<p>Man : I really don t know the reason, but I can prove that I love you.</p>
<p>Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you!<!--more--></p>
<p>Man : Ok..ok!!! Erm... because you are beautiful,</p>
<p>because your voice is sweet,</p>
<p>because you are caring,</p>
<p>because you are loving,</p>
<p>because you are thoughtful,</p>
<p>because of your smile,</p>
<p>because of your every movements.</p>
<p>The lady felt very satisfied with the man s answer.</p>
<p>Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident<br />
and went in comma.</p>
<p>The Guy then placed a letter by her side, and here is the<br />
content:</p>
<p><em>Darling,</em></p>
<p><em>Because of your sweet voice that I love you...</em></p>
<p><em>Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.</em></p>
<p><em>Because of your care and concern that I like you..</em></p>
<p><em>Now that you cannot show them, therefore I cannot love you.</em></p>
<p><em>Because of your smile,</em></p>
<p><em>because of your every movements that I love you..</em></p>
<p><em>Now can you smile? Now can you move?</em></p>
<p><em>No, therefore I cannot love you...</em></p>
<p><em>If love needs a reason, like now,</em></p>
<p><em>There is no reason for me to love you anymore.</em></p>
<p><em>Does love need a reason? NO!</em></p>
<p><em>Therefore, I still love you...</em></p>
<p><em></em></p>
<p>For me myself, I never look for any reason why I love my hon. There are no such reasons.</p>
<p> </p>
<p>Keep loving,</p>
<p>cuit.</p>
<p><!-- google_ad_section_end --></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Catatan Kecil: Axe Girl]]></title>
<link>http://kilauembun.wordpress.com/?p=252</link>
<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 06:20:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Ming</dc:creator>
<guid>http://kilauembun.wordpress.com/2008/10/08/catatan-kecil-axe-girl/</guid>
<description><![CDATA[
Wajahnya jadi akrab karena hampir tiap pagi aku menemukannya mejeng di perempatan Gereja Santa, Keb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp"><a href="http://kilauembun.wordpress.com/files/2008/10/photo008.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-254" title="Axe Girl" src="http://kilauembun.wordpress.com/files/2008/10/photo008.jpg" alt="" width="160" height="120" /></a><a href="http://kilauembun.wordpress.com/files/2008/10/photo008.jpg"></a></div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Wajahnya jadi akrab karena hampir tiap pagi aku menemukannya <em>mejeng</em> di perempatan Gereja Santa, Kebayoran Baru. Dengan wajah <em>imut</em>-nya, dengan senyum dan kerling nakalnya dan dengan deretan kartu terbolak-balik di tangannya yang lentik. Ah . . . si <em>Axe Girl</em>!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Dan, suatu pagi, rasa isengku terpancing. Urutan angka di deret kartunya yang terbalik aku masukkan ke dalam telepon genggam dan kukirimi dia sms kosong. Eh . . . dengan segera sms itu berbalas, <!--more-->“Susah <em>kalee</em> ya <em>mbales</em> sms sambil main kartu. Telpon <em>aja</em>, ya!” Dan ketika kutelepon, segera <em>nyerocos</em> kicaunya yang merdu dan renyah serta manja sehingga aku cuma bisa mendengarkan, terkesima. Ujung-ujungnya dia berkata, “. . . kamu pasti <em>pake</em> Axe, kan?” <em>Haiya</em> . . . si <em>Axe Girl</em>!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Isengku berbuah ketawa kecil selepas perempatan Gereja Santa. Juga membersitkan sebuah pelajaran. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Menarik juga menyimak bagaimana produk dipasarkan dengan ‘<em>multi media’</em>: <em>billboard</em> raksasa yang memajang si <em>Axe Girl</em> ditindaklanjuti (untuk yang tertarik dan yang tergelitik rasa isengnya :D ) dengan nomor telepon genggam lengkap dengan pesan singkat dan rekaman suara yang merdu. <em>Weh</em> . . . hebat itu!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Cuma ada tanya juga di benak: kenapa cuma berhenti di “ . . . kamu pasti <em>pake</em> Axe, kan?” ? Tidakkah sayang membiarkan mereka, yang tertarik sehingga menghubungi nomor telepon yang tercantum, tanpa <em>follow-up</em>? Tidakkah lebih besar <em>greget</em>-nya kalau mereka yang menelepon diberi sampel atau ditawari promosi khusus, <em>de el el</em>? </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:26.95pt;margin:12pt 0 0;"><span style="font-family:Georgia;"><span style="font-size:12pt;">Jadi, aku yang sudah dua kali sms (yang kedua karena untuk mempersiapkan tulisan ini :D ) tidak terima promosi lanjutan apa-apa. <em>Kok</em> cuma <em>segitu</em> usahamu, <em>Axe Girl</em>! :)</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bebaskan Dirimu]]></title>
<link>http://minorreport.wordpress.com/?p=19</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 19:20:28 +0000</pubDate>
<dc:creator>tunik</dc:creator>
<guid>http://minorreport.wordpress.com/2008/10/06/bebaskan-dirimu/</guid>
<description><![CDATA[Bebaskan dirimu&#8230;&#8230;..
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Bebaskan dirimu........</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bekal mudik (koleksi MP3) ]]></title>
<link>http://grandis.wordpress.com/?p=699</link>
<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 12:46:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Oemar Bakrie</dc:creator>
<guid>http://grandis.wordpress.com/2008/10/06/bekal-mudik-koleksi-mp3/</guid>
<description><![CDATA[Saya biasa mendengar radio hanya saat berada di mobil dalam perjalanan dari rumah ke kantor dan seba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saya biasa mendengar radio hanya saat berada di mobil dalam perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Kalau perjalanan ke luar kota seperti kalau ke Jakarta atau saat mudik seperti sekarang ini tentu tidak banyak atau bahkan tidak ada stasiun radio yg bisa didengarkan dari mobil. Kalau-pun toh ada, selera lagu-lagunya belum tentu cocok ... hehehe.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Untuk sekedar menemani perjalanan dan mengurangi rasa kantuk, saya biasanya mengeluarkan koleksi kaset jadul yg memang tidak pernah keluar dari dashboard mobil. Saat ada waktu jalan-jalan di luar kota kadang saya sempatkan juga untuk menambah koleksi kaset saya kalau kebetulan nemu yg cocok.</p>
<p>Sejak bisa nyetel MP3 di mobil, koleksi musik saya lumayan bertambah dan cukup bervariasi, tidak hanya itu-itu saja. Besok saya dan keluarga akan kembali ke Bandung sehingga perlu menyiapkan 'bekal' saya (kalau urusan logistik sudah ada yg ngurus).  Berikut kira-kira isi MP3 player saya yg selalu menemani saya dalam perjalanan:</p>
<p><strong>Anggun</strong>, sebagian lagu dalam bahasa Indonesia/Inggris/Perancis, saya tidak suka lagunya saat masih di Indonesia maupun lagunya akhir-akhir ini setelah pindah ke Kanada(?) kayaknya terlalu nge-rock.</p>
<p><strong>Celine Dion</strong>, saya kenal lagu-lagunya sejak dia mulai populer di Perancis tahun 90an (tentu dengan lagu berbahasa Perancis) sebelum betul-betul go-international.</p>
<p><strong>Roch Voisine</strong>, penyanyi Kanada/Quebec yg sudah go-international setelah populer di Perancis tapi kelihatannya tidak seterkenal Celine Dion.</p>
<p>Sementara yg lain adalah campursari alias sampel dari lagu-lagu penyanyi jadul yg kebetulan saya punya mp3-nya seperti: <strong>Westlife</strong>, <strong>Shania Twain</strong>, <strong>Mariah Carey</strong>, <strong>Whitney Houston</strong>, <strong>Queen</strong>, <strong>Police</strong>, <strong>Elton John</strong>, <strong>Phil Collins</strong>, <strong>Frank Sinatra</strong>.</p>
<p>Terakhir adalah koleksi lagu-lagu saya sewaktu masih sekolah di Perancis dulu (yg tentu saja dalam bahasa Perancis) seperti <strong>Mauranne</strong>, <strong>Patricia Kaas</strong>, <strong>Francis Cabrel</strong>, <strong>Patrick Bruel</strong>, dll. Mungkin tidak ada yg kenal, atau jangan-jangan mereka juga sudah tidak dikenal lagi di sana. Lumayan sekedar nostalgia, berhubung tidak ada biaya untuk mudik ke 'kampung halaman' kedua saya.</p>
<p>Tidak semua lagu dari penyanyi tsb. saya suka, saya memang agak pilih-pilih tapi yg penting yg enak di telinga, tidak terlalu nge-rock. Kalau ketiga penumpang saya sedang terlelap tidur atau sekedar terkantuk-kantuk, saya bisa asyik sendiri dengan lagu-lagu dari penyanyi-penyanyi tsb.</p>
<p>Bagaimana dengan selera musik anda, khususnya dalam perjalanan ?</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kembali Putih (lagi)]]></title>
<link>http://simpanglima.wordpress.com/?p=130</link>
<pubDate>Fri, 03 Oct 2008 04:06:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>isdiyanto</dc:creator>
<guid>http://simpanglima.wordpress.com/2008/10/03/kembali-putih-lagi/</guid>
<description><![CDATA[Ramadhan telah berlalu, berganti dengan Syawal. Sahur di pagi hari, Berbuka di waktu maghrib, Shalat]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ramadhan telah berlalu, berganti dengan Syawal. Sahur di pagi hari, Berbuka di waktu maghrib, Shalat Tarawih di malam hari dan segala rutinitas yang hanya dilakukan selama Ramadhan sudah dilewati. 1 Syawal 1429 Hijriyah yang bertepatan dengan 1 Oktober 2008 menjadi hari kemenangan bagi yang telah berhasil melewati Ramadhan dengan kesungguhan hatinya. Kini Syawal telah tiba dan semoga hati kembali putih dan suci tanpa noda sedikitpun. Setelah satu bulan penuh melaksanakan ibadah untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT, saat Syawal menyapa, saatnya untuk mendekatkan diri dan menjalin tali silaturrahmi dengan sesama umat manusia.</p>
<p>Idul Fitri bukan sekedar ritual mudik, makan ketupat, berbaju baru dan lain sebagainya, namun moment Idul Fitri hendaknya menjadikan sebagai manusia yang 'baru' yang memiliki semangat dan niat untuk memperbaiki semuanya dari awal lagi. Jangan sampai moment Idul Fitri berlalu tanpa perubahan yang berarti di dalam hati dan terutama dalam tingkah dan perbuatan sehari-hari.</p>
<p><!--more-baca selengkapnya&#62;-->Ramadhan dan Idul Fitri jangan hanya menjadi acara tahunan belaka. Jangan hanya bersenang-senang yang tanpa arti belaka selama Idul Fitri. Mungkinkah tahun depan masih bisa dipertemukan dengan Ramadhan dan Idul Fitri kembali? Saatnya mulai merenungkan hikmah dibalik Idul Fitri kali ini supaya Ramadhan yang telah dilewati tidak menjadi sia-sia. Dan semoga masih bisa bertemu kembali dengan Ramadhan dan Idul Fitri di tahun mendatang. Amin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Mulai dari nol lagi ya ...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[hold my hands]]></title>
<link>http://citraningrum.wordpress.com/?p=153</link>
<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 17:17:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>citraningrum</dc:creator>
<guid>http://citraningrum.wordpress.com/2008/10/01/hold-my-hands/</guid>
<description><![CDATA[
everytime you need me,
just grab my hands,
you don&#8217;t need to say anything,
i can understand.
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://citraningrum.files.wordpress.com/2008/10/dsc00393.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-154" title="dsc00393" src="http://citraningrum.wordpress.com/files/2008/10/dsc00393.jpg" alt="" width="86" height="96" /></a></p>
<p style="text-align:center;">everytime you need me,</p>
<p style="text-align:center;">just grab my hands,</p>
<p style="text-align:center;">you don't need to say anything,</p>
<p style="text-align:center;">i can understand.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Re: Kepada engkau yang mencintaiku]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=267</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 14:19:44 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/09/30/re-kepada-engkau-yang-mencintaiku/</guid>
<description><![CDATA[Saat membaca isi salah satu blog sahabatku (http://1tsuki.multiply.com/journal/item/11), yang berjud]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Saat membaca isi salah satu blog sahabatku (<a href="http://1tsuki.multiply.com/journal/item/11">http://1tsuki.multiply.com/journal/item/11</a>), yang berjudul "Kepada  engkau yang mencintaiku", rasanya......daleem....</p>
<p>Jazakillah khair ukhti....</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Simbah]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=264</link>
<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 13:52:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/09/30/simbah/</guid>
<description><![CDATA[Besok mau mudik…..senangnya…..:)
Kalau membayangkan perjalanannya, takuut…karena pasti ramai, ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">Besok mau mudik…..senangnya…..:)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Kalau membayangkan perjalanannya, takuut…karena pasti ramai, lama, capek, rawan. Tapi membayangkan bertemu ibu, bapak, adek, simbah, pakdhe, budhe, paklik, bulik, mas, mbak, ponakan, duh aku kangen...lama....ga ketemu. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV">Lebaran tahun kemaren ga bisa pulang, berlebaran di forensik, Surabaya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Jadi, pulaang....</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Di tempatku, ada tradisi sungkeman, ga cuma sama orangtua, tapi sama keluarga besar dari ibu. Jadi, panjang dan lama. Bagusnya, kita akan dapat banyak doa-doa dari yang lebih tua, trus mendoakan yang muda-muda. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="SV">Tapi...karena itu juga aku jadi sering nangis kalau sungkeman (dasar sentimentil, cengeng!!). Lha gimana, pasti kalau dibilang ”Iyo nduk, podo-podo, sing tuwa yo akeh salahe. Muga-muga tambah bekti ning ibu bapak, saged ngemong adek-adek, lancar kuliahe, cepak jodhone, mapan penggaweane, bla-bla.....”, aku akan ingat kalau punya banyaaak sekali kesalahan, kalau mereka itu mengatakan itu dengan amat sangat tulus. Yang paling kena sampai dalem itu kalau pas sungkem sama simbah (padahal ini urutan pertama, duh jadi nangis duluan deh..). Simbah itu, hebat, hebat sekali. Beliau adalah ibunya ibu, yang dari kecil sampai SMP aku serumah dengan beliau. Aku dulu mengenal beliau sekadar sebagai orang yang sabar, tidak suka menyuruh atau marah (kalau menyuruh sesuatu, beliau akan bilang ”nek sempat nduk, ............”), jadi tidak pernah yang namanya memaksa, beliau yang dengan sabar menghiburku kalau ditinggal ibu mengajar (pasti akan bilang ”iki simbah duwe permen...”), beliau yang oleh bapak selalu dipuji (bapak merasa sangat beruntung mendapat mertua seperti simbah), yang rajin sekali mengaji, sholat malam, sholat dhuha ataupun shoum sunnah (hehe...kami para cucunya pasti minta didoakan kalau mau ujian, karena kami beranggapan doa beliau mustajab. </span><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Dan tradisi minta didoakan ini kulakukan sampai kuliah kira-kira semester 5).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Terakhir aku bertemu simbah adalah sebelum masuk Interna ini, mungkin 1,5 bulan yang lalu. Simbah semakin sepuh, beliau semakin sering sakit, dan mudah lupa (sampai bertanya berkali-kali ”lha kowe ki sopo nduk..?”, ”mau soko ngendi?”). Tapi sejak aku kuliah (kalau libur kan harus disempatkan njenguk simbah), aku semakin tahu beliau. Tak pernah sekalipun aku berkunjung tanpa dinasehati sesuatu, bahkan dari cerita beliau-pun (aku lebih senang membiarkan simbah bercerita dan mendengarkannya daripada bertanya macam-macam yang membuat beliau bertanya berulang-ulang), aku mendapat semangat dan pelajaran. Bagaimana beliau membesarkan ke-8 putra-putrinya. Nasehatnya akan ”pokoke nduk, dadi wong ki sing sabar, trimo, ikhlas” sangat berarti untukku. Ibadahnya, tutur katanya, tingkah lakunya, adalah indah di mataku. Simbah...aku kangen...</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI">Alhamdulillah ya Allah, Engkau karuniakan untukku simbah yang baik, Engkau hadirkan aku diantara orang-orang yang baik, maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang baik, yang Engkau ridhoi. Amiin...</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="FI"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;">- -&#62;to be continued - - - - ceritanya dilanjutin habis mudik ya...:)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Maafin alif ya...]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=260</link>
<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 13:19:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/09/29/maafin-alif-ya/</guid>
<description><![CDATA[1 Syawal bukanlah finish dari perjuangan selama 1 bulan. Namun sebagai start dari usaha mempertahank]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>1 Syawal bukanlah finish dari perjuangan selama 1 bulan. Namun sebagai start dari usaha mempertahankan kesucian jiwa untuk 1 tahun ke depan, insya Allah.</p>
<p><a href="http://4lif.wordpress.com/files/2008/09/130565263_764baf208c_o.jpg"><img class="size-full wp-image-261 alignleft" title="with love" src="http://4lif.wordpress.com/files/2008/09/130565263_764baf208c_o.jpg" alt="" width="122" height="133" /></a>Taqabbalallahu minna wa minkum, kullu 'amin wa antum bikhair. Selamat hari raya Idul Fitri 1428H. Mohon maaf lahir dan bathin.</p>
<p>Semoga kita tetap istiqomah di jalanNya, melazimi sunnah RasulNya, dan mengisi keseharian dengan ketatan kepadaNya. Amiin...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Remembering]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=253</link>
<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 12:41:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/09/29/remembering/</guid>
<description><![CDATA[Memasuki sebuah usia yang tak lagi anak-anak, yang juga tak lagi remaja, tapi sudah dewasa muda, ter]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Memasuki sebuah usia yang tak lagi anak-anak, yang juga tak lagi remaja, tapi sudah dewasa muda, ternyata tidak mudah. Tidak seperti bayangan saat masih kecil dulu bahwa menjadi lebih besar itu menyenangkan, dapat bebas melakukan apa saja. Tapi, di usia ini, sebenarnya sih selalu kita jumpai di setiap tahapan usia, lebih banyak tantangannya. Mulai urusan pekerjaan yang belum jelas, jodoh, dan hal-hal yang berhubungan dengan eksistensi diri yang mulai dibangun. Sebenarnya semuanya seolah-olah adalah final dari apa yang telah kita pelajari saat masih anak-anak dan remaja, yang telah membentuk kepribadian dan pemikiran kita. Yang sekarang tinggal memoles dan melihat hasilnya. Namun, tetap saja diperlukan perencanaan, rencana jangka pendek, dan jangka panjang. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI">Agar tetap ada acuan saat melangkah, agar motivasi tetap terus ada, agar berbuah kreativitas untuk mencapainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ehm...pernahkah membuat sebuah proposal pernikahan? Ya minimal biodata yang biasanya diminta calon pasangan kita. Kalau belum, cobalah buat, dengan sungguh-sungguh. Meski hanya biodata, ternyata sangat tidak mudah, seringkali kesulitan saat akan menuliskan karakter diri, hal yang disukai, hal yang tidak disukai, dan bagian tersulit adalah saat menuliskan visi dan misi hidup, visi dan misi pernikahan. Padahal, jika dipikir-pikir, karakter diri, hal yang disukai, yang tidak disukai, seharusnya telah kita pahami sebagai bagian dari memahami diri sendiri (kalau dirinya sendiri belum paham, bagaimana dengan orang lain??), sehingga kita tahu dimana letak kekuatan kita (strength) dan kekurangan/ kelemahan kita (weakness), sehingga kemudian muncul kesadaran untuk mengoptimalkan kekuatan dan menguatkan kelemahan. Lalu tentang visi dan misi, bukankah hidup ini pasti punya tujuan (bayangkan jika tidak, betapa kacaunya..), bukankah setiap orang punya impian dan cita-cita (jika tidak, maka apa yang dapat membuat bersemangat??), jadi seharusnya menulis visi dan misi tidaklah sulit, jika sejak awal telah kita pancangkan tujuan yang jelas dalam hidup, termasuk tujuan menikah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ya, sekarang cobalah membuatnya, membuat biodata diri, apa yang kita inginkan, apa yang kita harapkan, bagaimana langkah-langkah kecil dan besar kita, perencanaan kita, untuk mencapainya. Insya Allah, jika belum ada yang meminta, maka itu dapat dijadikan bahan penambah semangat, karena kadang saat membuatnya atau setelahnya, muncul perasaan bahwa kita masih punya sangat banyak kekurangan yang seharusnya dapat kita perbaiki, muncul semangat bahwa kita belum maksimal dalam memanfaatkan kelebihan kita. Jika telah ada yang meminta, maka Alhamdulillah kita telah menyiapkannya sebelumnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> <a href="http://4lif.wordpress.com/files/2008/09/262_ftr.jpg"><img class="size-full wp-image-254 alignleft" title="hep-4" src="http://4lif.wordpress.com/files/2008/09/262_ftr.jpg" alt="" width="300" height="342" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"><span>                                                                    </span>Untuk hep-4,</span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;" lang="FI"><span> te</span>rimakasih tlah memaksaku membuatnya :)</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA["rasa"]]></title>
<link>http://4lif.wordpress.com/?p=251</link>
<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 12:24:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>4lif</dc:creator>
<guid>http://4lif.wordpress.com/2008/09/29/rasa/</guid>
<description><![CDATA[Diperhatikan, disayangi, dicintai, pasti menyenangkan, membuat hati berbunga-bunga. Memupuk harapan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Diperhatikan, disayangi, dicintai, pasti menyenangkan, membuat hati berbunga-bunga. Memupuk harapan yang semu akan seseorang yang tak pasti. Menenangkan sesaat akan adanya orang yang bersedia menerima kita apa adanya. Sampai dapat terlena akan imajinasi yang terlalu tinggi, ataupun menutup pintu hati untuk orang lain selainnya. Padahal dia bukanlah apa-apa, bukan siapa-siapa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Lalu, pasti kita akan berharap dia lebih bisa mengerti, memahami, menerima, memaklumi, kita. Lalu, akan muncul cemburu saat melihatnya lebih dekat dengan orang lain, cemburu saat tahu kebaikannya pada semua orang, tak ada yang spesial yang diberikannya pada kita, cemburu saat yang membuatnya dapat berbahagia seperti saat bersama kita, tidak hanya kita.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Sesungguhnya suatu ‘rasa suka’, adalah fitrah yang dikaruniakan Allah pada kita. Rasa yang agung nan suci, jika berbingkai kesucian hati.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rasa yang sangat mungkin tak ada harganya, jika tak ada niatan dan usaha untuk menyucikannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rasa yang hanya akan menyiksa, jika tak diperuntukkan untuk mencari ridhoNya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jika telah ada ‘rasa’ itu, maka harus dievaluasi kembali, apakah sudah waktunya? Apakah orang tersebut telah berhak kita tempatkan dalam ruang hati ‘khusus’ kita? Atas dasar apa menyukainya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                                          </span><span>              </span>Nanas, 26 Sept ‘08</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                  </span>saat membuka lagi hepatosit yang pernah dibanjiri</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                  </span>darah arteri hepatica dan vena-vena,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                  </span>yang hampir-hampir terjadi kongesti hepar,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                  </span>dan tanpa terapi dariNya,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span>                  </span>pasti sudah pecah berdarah-darah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
