<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>alam &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/alam/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "alam"</description>
	<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 04:03:08 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Sepeda Kami]]></title>
<link>http://julfan.wordpress.com/?p=246</link>
<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 03:44:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>julfan</dc:creator>
<guid>http://julfan.wordpress.com/?p=246</guid>
<description><![CDATA[Kami sekeluarga lagi senang-senangnya dengan sepeda, mulai dari yang paling kecil (Ali), dan terutam]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Kami sekeluarga lagi senang-senangnya dengan sepeda, mulai dari yang paling kecil (Ali), dan terutama Faruq yang kalau sudah pulang sekolah selalu saja bermain sepeda di komplek perumahan kami, sampai lupa berhenti dan pulang ke rumah, sehingga selalu dijemput untuk pulang. Tak ketinggalan juga bunda Faruq yang selalu naik sepeda yang selalu bersamaan dengan Si Ali. Terakhir saya, tak mau  kalah dengan yang lain.</p>
<p style="text-align:center;">Jadi hitung-hitung untuk Olahraga, hiburan, dan tak lupa untuk menghemat BBM.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://julfan.files.wordpress.com/2008/07/19-07-08_08431.jpg"><img class="size-medium wp-image-247   aligncenter" src="http://julfan.wordpress.com/files/2008/07/19-07-08_08431.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Sepeda Ali</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://julfan.files.wordpress.com/2008/07/19-07-08_0821.jpg"><img class="size-medium wp-image-248 aligncenter" src="http://julfan.wordpress.com/files/2008/07/19-07-08_0821.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Sepeda bang Faruq</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://julfan.files.wordpress.com/2008/07/19-07-08_0813.jpg"><img class="size-medium wp-image-249 aligncenter" src="http://julfan.wordpress.com/files/2008/07/19-07-08_0813.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Sepeda bunda Faruq dan Ali (+tempat duduk Ali)</p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://julfan.files.wordpress.com/2008/07/19-07-08_08151.jpg"><img class="size-medium wp-image-251 aligncenter" src="http://julfan.wordpress.com/files/2008/07/19-07-08_08151.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:center;">Sepeda Saya</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kembali ke Alam Untuk Hidup Sehat]]></title>
<link>http://keluargamustafa.wordpress.com/?p=70</link>
<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 02:45:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>tekfar</dc:creator>
<guid>http://keluargamustafa.wordpress.com/?p=70</guid>
<description><![CDATA[Metode dan teknik pengobatan modern kini maju pesat dan semakin canggih. 
Namun seiring dengan itu,]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Metode dan teknik pengobatan modern kini maju pesat dan semakin canggih. <br />
Namun seiring dengan itu, ekosistem, gaya hidup dan pola makan manusia mengalami pergeseran nilai. Perubahan ini memunculkan berbagai masalah kesehatan yang kadang sulit ditanggulangi oleh pengobatan modern karena berbagai alasan, misal karena pertimbangan efek samping. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>KONDISI</strong> mutakhir menyangkut pengobatan modern tersebut bahkan sudah diramal sekitar setengah abad lalu oleh Soeprono, herbalis Indonesia yang semasa hidupnya aktif memberi pelayanan di Semarang. “Obat baru ditemukan, namun disusul penyakit baru pula!” tandasnya.<span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seperti dalam bukunya, Soeprono melihat bahwa orang lebih suka menggunakan obat-obat sintetis ketimbang obat-obat dari tumbuh-tumbuhan. Soeprono kemudian mengembangkan alternatif untuk menjawab ‘kebuntuan’ yang terjadi dalam ilmu pengobatan modern, yakni dengan naturopati. Naturopati kini bahkan menjadi kecenderungan yang mengglobal. Sedang naik daun. Banyak bangsa menyerukan back to nature.</p>
<p></span></span></span></span><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></span><span style="color:black;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> 
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam buku yang disusun Soeprono pada tahun 50-an, terdapat lebih 300 jenis racikan jamu untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Buku itu bahkan menjadi rujukan banyak penulis dan herbalis untuk menyusun buku-buku berkaitan dengan pengobatan tradisional.<br />
Pada prinsipnya, naturopati adalah terapi alternatif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengembalikan sistem tubuh yang rusak dan tidak berfungsi. Dan untuk menangkal timbulnya penyakit karena kerusakan sistem tubuh ini, digunakan ekstraksi bahan-bahan alami atau fitofarmaka.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Banyak bahan alami asli tanaman obat Indonesia memiliki keunggulan untuk mengembalikan sistem tubuh yang rusak atau rewel. Sirih (Piper betle Linn) sudah lama menjadi andalan nenek moyang untuk menjaga kebugaran tubuh.<span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Atau jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle), juga merupakan bahan kampiun untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan dan penyakit. Bahkan berguna untuk menghambat proses penuaan. Bio-flavonoid yang terdapat dalam jeruk nipis merupakan persenyawaan zat-zat yang dapat memberi efek kesehatan kepada tubuh dan dapat memperpanjang usia, karena dapat mengatur susunan kimia tubuh. Hal ini disebabkan jeruk nipis kaya akan vitamin C, vitamin B dan niacin, serta mengandung fosfor, zat besi dan kalsium.</p>
<p></span></span></span></span><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></span><span style="color:black;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> 
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Secara praktis, jeruk nipis plus sedikit air dapat digunakan untuk mengurangi ketegangan pada otot tangan, kaki dan bagian-bagian tubuh lainnya dengan cara menggosokkannya. Dapat pula dengan cara merendam bagian yang pegal dalam dalam perasan buah jeruk nipis ditambah air hangat dalam ember kecil.<br />
Kegunaan lain dari jeruk nipis adalah untuk menurunkan panas badan pada anak. Caranya, tambahkan air perasan jeruk nipis dengan selembar daun sirih, lalu tambahkan air hangat untuk mengompres anak.<br />
Jeruk nipis juga dapat digunakan sebagai bahan antimabuk perjalanan. Caranya, sebelum atau selama perjalanan, minumlah air perasan jeruk nipis. Meminum air jeruk nipis ditambah dengan gula batu dapat dijadikan peluruh air seni.<span style="color:black;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>DI</strong> Jawa, jeruk nipis sering digunakan untuk mengecilkan dan mengeringkan peranakan sehabis melahirkan. Cara menggunakannya, campur air perasan jeruk nipis dengan kapur sirih, jadikan parem untuk membalur perut. Lakukan secara teratur cara ini selama 40 hari makan peranakan akan menjadi sehat.<br />
Minuman kesehatan untuk perawatan para ibu sehabis melahirkan juga sering menggunakan temu-temuan. Untuk membersihkan darah selama masa nifas, misalnya, dapat digunakan temuireng (Curcuma aeruginusa sebesar telur ayam ditambah selembar daun pepaya muda kemudian ditumbuk hingga halus, tambahlah sedikit air panas lalu disaring. Hasilnya diminum sekaligus. Lakukan cara ini tiga kali dalam seminggu selama menyusui.</p>
<p></span></span></span></span><span style="color:black;"><span style="font-size:small;"> </p>
<p></span></span></span><span style="color:black;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> 
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><br />
<span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Rimpang temuireng dapat diambil minyak atsirinya. Rimpang ini tergolong salah satu bahan fitofarmaka multikhasiat karena dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan menjaga kebugaran tubuh. Antara lain dapat digunakan untuk menyembuhkan cacingan, epilepsi, malaria, penyakit kulit, menambah nafsu makan dan memperlancar ASI.<br />
Temuireng atau temuhitam juga mengandung kurkumin, damar, lemak dan pati. Meski namanya temuireng, rimpang famili Zingiberaceae ini tidak benar-benar berwarna hitam, melainkan berwarna biru agak gelap. Bahkan bila dibelah, maka akan terlihat lingkaran dalamnya berwarna kuning. Lebih jauh dengan fitofarmaka yang banyak digunakan dalam naturopati.</span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tetapi banyak masyarakat yang terjebak oleh manfaat dari tanaman obat, mereka hanya mengandalkan empiric/cerita dari mulut ke mulut yang kebanyakan dari pengalaman pemakaian saja, hal ini bisa berbahaya karena semua tanaman obat jika tidak sesuai dengan dosis malah bisa mencelakakan kita sendiri. Contohnya: sering kita dengar bahwa dosis tanaman hanya dihitung dengan lembar atau genggam jarang sekali menggunakan takaran bobot, jadi sangat sulit untuk menentukan ukuran yang tepat.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dan….sekarang yang perlu kita waspadai juga tentang obat tradisional yang ada dipasaran. Belum lama ini BPOM telah memberikan info banyak obat tradisional yang dijual ditambahi bahan kimia. Jamu ini mempunyai ciri khas yaitu bisa langsung berefek ketubuh kita, misal jamu pegal linu, jika setelah diminum dalam hitungan menit atau malah detik rasa pegal langsung hilang bisa dipastikan jamu ini mengandung bahan kimia berbahaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Obat tradisional tidak bisa menyembuhkan secara cepat, karena cara kerjanya sedikit demi sedikit, makanya setiap produk olahan tanaman obat oleh pemerintah diberi label jamu (bukan obat) serta dalam kemasannya dicantumkan kalimat “ berdasarkan empirik dapat digunakan untuk…….”</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[indahnya negeriku]]></title>
<link>http://yourprince.wordpress.com/?p=57</link>
<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 16:31:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>Prince</dc:creator>
<guid>http://yourprince.wordpress.com/?p=57</guid>
<description><![CDATA[
Indah kan ?
Negeri ini sungguh beruntung karena Tuhan telah menganugerahkan padanya alam yang canti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-56" src="http://yourprince.wordpress.com/files/2008/07/working_env.jpg" alt="" width="640" height="355" /></p>
<p>Indah kan ?<br />
Negeri ini sungguh beruntung karena Tuhan telah menganugerahkan padanya alam yang cantik molek.<br />
Dan saya juga beruntung karena keindahan itu bisa saya nikmati dalam keseharian saya. Gambar di atas itu adalah <em>working environment</em> saya.</p>
<p><!--more Pekerjaan saya mengharuskan--><br />
Pekerjaan saya mengharuskan saya berada di pedalaman tanah Bugis. Butuh waktu 3 jam dari Makassar menuju ke sana, melewati daerah wisata Malino yang jadi kondang se-Indonesia lantaran menjadi tempat pertemuan untuk mendamaikan antar kelompok masyarakat yang bertikai di Maluku dan Poso.</p>
<p>Berada jauh dari keluarga dan kawan, berhari-hari bahkan berminggu-minggu bukanlah suatu kondisi yang nyaman. Tapi kemolekan alam di lingkungan kerja saya ini menjadi kompensasi yang membuat saya bisa bertahan dengan ketidaknyamanan itu. Ditambah lagi dengan sejuknya udara di sini yang serasa begitu <em>fresh</em>, nyaris tak ada polusi karena kondisi alamnya yang begitu hijau. Walaupun kadang dalam bulan-bulan tertentu dinginnya malam membuat saya menggigil.<br />
Daerah ini masih memiliki hutan yang lebat, tak ada tanah kosong, antara desa satu dengan yang lain selalu dipisahkan oleh hutan. Kawasan desa hutan tepatnya.<br />
Saya merasakan perbedaan ketika bernafas di sini, serasa begitu lega, plong. Saya nyaris tak pernah sakit di sini, betapa bedanya hampir selalu begitu saya pulang ke Surabaya baru seminggu sudah flu.</p>
<p>Ditambah lagi dengan keramahan masyarakatnya, khas masyarakat desa yang bersahaja. Dulu ketika saya akan berangkat ke sini, saya membayangkan orang Bugis adalah masyarakat dengan karakter keras. Ternyata dugaan saya salah. Mereka justru sangat ramah, dan yang begitu membekas di ingatan saya ketika masih baru datang adalah mereka selalu membalas senyuman, kendati tak kenal, walaupun cuman saling melintas di jalan.<br />
Alhasil seperti halnya masyarakat lainnya, khususnya di Indonesia, pada dasarnya ramah walaupun mungkin ada sebagian daerah memiliki karakter lebih keras ketimbang daerah lainnya, begitu juga di Sulsel ini.<br />
Sepengetahuan saya Sulsel memiliki beberapa kelompok masyarakat atau suku, antara lain Bugis, Makassar, Mandar, Toraja dan mungkin masih ada lainnya yang saya tidak tahu. Masing-masing suku memiliki bahasa dan karakter yang berbeda, bahkan di dalam satu suku bisa terjadi perbedaan dialek dan karakter masyarakat dari satu daerah ke daerah lainnya.<br />
Ada juga terjadi semacam asimilasi bahasa, seperti misalnya di salah satu areal kerja saya. Masyarakatnya sebetulnya termasuk suku Bugis tapi mereka tidak menggunakan bahasa Bugis dan tidak juga menggunakan bahasa Makassar. Mereka menggunakani apa yang mereka sebut bahasa Konjo, yang menurut saya adalah asimilasi antara bahasa Bugis dan Makassar mengingat secara demografi daerah tersebut berbatasan dengan masyarakat (bukan kota) Makassar.</p>
<p>Alam di sini memang memanjakan masyarakatnya, tanahnya subur, sumber air cukup. Sebagian masyarakat masih memanfaatkan sungai untuk beberapa kegiatan mereka, seperti mandi dan mencuci pakaian.<br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-61" src="http://yourprince.wordpress.com/files/2008/07/working_env21.jpg?w=300" alt="" width="300" height="196" /><br />
Sebuah pemandangan yang sering saya nikmati dalam perjalanan saya di sini. Seperti halnya gambar ini.  Inilah potret keseharian sebagian masyarakat di sini. Anak-anak dengan gembira mandi dan bermain di sungai.<br />
Tentu saja yang bagian orang dewasa, khususnya wanita, tidak saya tampilkan di sini. Salah satu 'keindahan' yang juga mengobati kebosanan saya di sini :-D<br />
(eits...eits.. ini kok pada ngelemparin kertas ke saya... )</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[reNd@H h@t! ]]></title>
<link>http://dhieeewhe.wordpress.com/?p=250</link>
<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 14:27:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>dhieeewhe</dc:creator>
<guid>http://dhieeewhe.wordpress.com/?p=250</guid>
<description><![CDATA[
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://dhieeewhe.files.wordpress.com/2008/07/rendah-_hati1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-249" src="http://dhieeewhe.wordpress.com/files/2008/07/rendah-_hati1.jpg" alt="" width="306" height="313" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pesona Alami Pantai Siung]]></title>
<link>http://kutchlux.wordpress.com/?p=224</link>
<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 15:07:21 +0000</pubDate>
<dc:creator>kutchlux ndablek</dc:creator>
<guid>http://kutchlux.wordpress.com/?p=224</guid>
<description><![CDATA[Mendengar kata Yogyakarta, ingatan anda pasti akan langsung tertuju pada suatu kota yang penuh denga]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://img338.imageshack.us/img338/4615/dsc01079tf3.jpg" alt="" width="191" height="142" />Mendengar kata Yogyakarta, ingatan anda pasti akan langsung tertuju pada suatu kota yang penuh dengan hal - hal yang indah. Malioboro, Pantai Parangtritis, adalah salah satu objek wisata yang ada di kota gudeg ini. Tapi pernahkah anda mendengar tentang Pantai Siung?</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin sebagian besar orang sudah sering berkunjung ke pantai Parangtritis, Baron, Krakal, Kukup. Tetapi apakah anda pernah mengunjungi pantai ini? Pantai yang terletak di ujung timur Yogyakarta ini merupakan sebuah pantai kecil yang dikelilingi oleh perbukitan karang.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--more-->Karena jarang orang yang tahu lokasinya menjadikan pantai ini masih tampak bersih, tidak seperti pantai - pantai di Jogja yang rata - rata sudah tercemar.</p>
<p style="text-align:justify;">Pantai ini terletak di sebelah pantai Kukup, sekitar 15 kilometer ke arah Timur. Kalau anda sudah pernah berkunjung ke Pantai Baron atau Kukup, maka anda tinggal mengikuti jalan menuju arah timur untuk menjangkaunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Keindahan tempat ini tidak hanya terletak dari segi pantainya, tetapi juga perbukitan karang yang menyelimutinya. Bukit karang yang bisa didaki ini menjanjikan pemandangan indah pantai sekaligus tempat yang asyik untuk berduaan dengan pacar :)</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau anda ingin mengunjungi tempat ini jangan lupa untuk membawa bekal makanan karena di sana masih jarang penduduk yang menjual makanan. Tentu saja hal yang penting, isi dahulu tangki bensin anda karena jarak pom bemnsin terdekat adalah sekitar 20km!</p>
<p style="text-align:justify;">Satu-satunya kekurangan adalah lokasinya yang terpencil membuatnya sulit dijangkau. Tidak ada angkutan umum yang menuju ke sana. Jalan satu - satunya adalah dengan naik motor atau mobil.</p>
<p style="text-align:justify;">Anyway, tempat ini tetap menjanjikan pesona tersendiri bagi anda yang suka nongkrong. Salam!!!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Can I Catch It?]]></title>
<link>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=86</link>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 05:41:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>karafuruworld</dc:creator>
<guid>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=86</guid>
<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum Wr. Wb.
 
Can I Catch It?
I walk around under the sun
Hear the hummingbird w]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu'alaykum Wr. Wb.</p>
<p> </p>
<p><strong>Can I Catch It?</strong></p>
<p>I walk around under the sun<br />
Hear the hummingbird with it's sound<br />
Again...<br />
I stop and start to seek the light<br />
But it's just the sun's<br />
Too hot, too shine...<br />
I can't see it, I can't reach it...<br />
All I can feel is just a sun shine so bad<br />
I just wanna seek the light...<br />
Nothing, nothing but the light...<br />
Can I Catch it?</p>
<p> </p>
<p>Wassalamu'alaykum Wr. Wb.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pungkas Sudah Perjuangan Pungkas Tri Baruno]]></title>
<link>http://cahayasura.wordpress.com/?p=105</link>
<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 07:45:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>cahayasura</dc:creator>
<guid>http://cahayasura.wordpress.com/?p=105</guid>
<description><![CDATA[Gunung McKinley di Alaska
Apa yang menyesakkan dada ketika anak-anak muda tewas? Seolah-olah kita me]]></description>
<content:encoded><![CDATA[[wp_caption id="attachment_106" align="alignleft" width="300" caption="Gunung McKinley di Alaska"]<a href="http://cahayasura.files.wordpress.com/2008/07/mount-mckinley.jpg"><img class="size-medium wp-image-106" src="http://cahayasura.wordpress.com/files/2008/07/mount-mckinley.jpg?w=300" alt="Gunung McKinley di Alaska" width="300" height="225" /></a>[/wp_caption]
<p>Apa yang menyesakkan dada ketika anak-anak muda tewas? Seolah-olah kita melihat film yang terpotong, atau adegan drama yang tak selesai. Dan hari ini kita mendengar, bahwa Pungkas Tri Baruno meninggal dunia seusai menancapkan bendera merah putih di puncak gunung tertinggi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/North_America">Amerika Utara</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mount_McKinley">Mount McKinley</a>, kemarin, Selasa 8 Juli. Itu bendera merah putih pertama yang berkibar disana. Dan ia baru semester satu, baru 20 tahun.<br />
<!--more--><br />
Pungkas tergabung dalam tim Kwarnas Gerakan Pramuka bersama <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/09/1/125902">Zulfa Ahyar, Hatman Nugraha dan Gusti Kurnia Bayu Tresna.</a> Bayu Tresna tidak mengikuti pendakian karena berperan sebagai koordinator dan berada di Anchorage, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Alaska">Alaska</a>. Mereka berangkat pada 12 Juni dan direncanakan selesai 28-38 hari. Pungkas berhasil menyelesaikan misinya, menancapkan bendera merah putih untuk pertama kalinya di gunung yang puncaknya mencapai 20.230 kaki (6.193 meter) dan merupakan centerpiecenya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Denali_National_Park_and_Preserve">Taman Nasional Denali</a> itu. Tetapi ketika turun, cuaca memburuk dan mengurangi stamina dan kekuatannya. Ia meninggal pada ketinggian 17.400 kaki. Anak ragil dari tiga bersaudara itu orang kedua yang meninggal di gunung itu pada minggu ini, setelah seorang pria <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Illinois">Illinois</a> usia 51 tahun Jumat lalu.</p>
[wp_caption id="attachment_107" align="alignright" width="298" caption="Pungkas (paling kanan) bersama dua teman pramukanya."]<a href="http://cahayasura.files.wordpress.com/2008/07/pungkas.jpg"><img class="size-medium wp-image-107" src="http://cahayasura.wordpress.com/files/2008/07/pungkas.jpg?w=298" alt="Pungkas (paling kanan) bersama dua teman pramukanya." width="298" height="225" /></a>[/wp_caption]
<p>Singkirkan dulu persoalan birokrasi administrasi bahwa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Mercu_Buana">Universitas Mercu Buana</a> tempatnya kuliah di jurusan Desain Interior <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/09/08481843/misi.pungkas.tanpa.sepengetahuan.pihak.kampus.">mengaku tidak mengetahui misinya,</a> atau ayahnya yang baru tahu <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/09/09525998/orangtua.pungkas.tahu.misi.pendakian.menjelang.berangkat">menjelang keberangkatan</a>, atau kritik <a href="http://herni2ngsih.multiply.com/photos/album/239">seorang senior pendaki gunung</a> bahwa mereka <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/09/1/125918">anak-anak muda yang kurang berpengalaman</a>, cuma baru mendaki gunung-gunung tropis dan lokal macam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Gede">Gede</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Salak">Salak</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Galunggung">Galunggung</a>, eh, berani-beraninya mendaki gunung bersalju. Yang perlu kita catat adalah: di tengah-tengah berondongan pemberitaan miring tentang berbagai perilaku anak muda, yang seks bebas, yang terjerat narkoba, yang bunuh-bunuhan, masih ada juga berbagai sisi positif remaja kita: yang menang olimpiade sains, yang berani tur negeri-negeri jauh sendirian, yang berani keliling eropa dengan seribu dolar, dan yang berani menantang maut di daratan licin di Alaska itu.</p>
<p>Anak-anak muda memang penuh semangat, pengen mencoba yang baru, ingin menjajal batas keberanian dan stamina sendiri, menyerempet-nyerempet bahaya, yang seringkali membahayakan kesehatan bahkan nyawa sendiri, juga lingkungan dan orang-orang di sekitarnya. Ketika tujuan sudah ditancapkan, semua perhatian dan tekad difokuskan kesana, kadang-kadang tidak menghiraukan suara-suara kritis atau miring yang mencoba mengikis keberanian dan semangat mereka. Tapi itulah hidup, kita tidak tahu apa yang menimpa kita kecuali setelah kita menghadapi dan mengalaminya. Kalau kita mendengarkan semua petuah, cemas dengan rintangan, khawatir dengan bekal, perhitungan yang over, planning yang njlimet, dan akhirnya kita tidak akan pernah melangkah.</p>
<p>Ops, jangan salah, saya tidak menganjurkan anak-anak muda menghadapi singa tanpa senjata. Yang ingin saya katakan adalah: kalau tujuan kita baik dan merasa mampu, ayo, lakukan saja. Nanti pengalaman akan mengajarkan kita, rintangan akan menempa kita dan alam menjadi sahabat dan guru yang sempurna. Soal kematian, tanpa melihat statistik pun saya yakin jauh lebih banyak orang yang meninggal di jalan-jalan daripada di puncak gunung.</p>
[wp_caption id="attachment_108" align="alignleft" width="300" caption="McKinley di ketinggian 17.200 kaki dari jalur Buttress Barat, oleh Bradford Washburn, photographed in 2001"]<a href="http://cahayasura.files.wordpress.com/2008/07/mckinley2.jpg"><img class="size-medium wp-image-108" src="http://cahayasura.wordpress.com/files/2008/07/mckinley2.jpg?w=300" alt="McKinley di ketinggian 17.200 kaki dari jalur Buttress Barat, oleh Bradford Washburn, photographed in 2001" width="300" height="199" /></a>[/wp_caption]
<p>Dan Pungkas bukan yang pertama anak muda yang meninggal di gunung. Jauh sebelumnya, kita tahu ada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soe_Hok_Gie">Soe Hok Gie</a> yang meninggal usia 27 tahun di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Semeru">gunung Semeru,</a> <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/12/1/82800/mahasiswi-ugm-meninggal-di-gunung-lawu">Yeni Siregar meninggal usia 19 tahun</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Lawu">gunung Lawu</a> Februari lalu, atau bahkan <a href="http://mapala.net/archives/266">Nurdianto yang baru 16 tahun</a> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Cereme">Ciremai</a>. Dan di puncak bersalju, kita telah <a href="http://www.stapala.com/kisah-norman-edwin-didiek-samsu-di-aconcagua-0">kehilangan Norman Edwin (37) dan Didiek Samsu (28 )</a> di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aconcagua">Aconcagua</a> Maret 1992 lalu. Tetapi jangan karena mereka meninggal lantas kita mundur. Yang perlu dicatat ke depan adalah persiapan kalau kita hendak mendaki gunung. Bagaimanapun, itu bukan lingkungan yang setiap hari kita arungi dan tidak ada halte di setiap perempatan.</p>
<p>Pungkas sudah pungkas misinya. "Film"-nya terpotong sebagian, tapi pada bagian yang tidak terlalu buruk: merah putih berkibar di sana. <a href="http://bdarma.multiply.com/journal/item/92/PrasastiInmemoriam_di_Gunung_Sebuah_Pertanyaan_">Tidak perlu ada in memoriam di gunung.</a> Bahkan bila Pungkas tidak berhasil menancapkan bendera, ia tetap menyalakan pertanda: bahwa batas kemampuan manusia adalah ketika ia menghadapi rintangan, bukan menghindarinya.</p>
<p><strong>Selamat jalan, Pungkas, kami bangga padamu.</strong></p>
<p>Foto dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mount_McKinley">sini</a> dan <a href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/09/09292993/keluarga.pungkas.siapkan.penyambutan.jenazah">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mawar Muhammad]]></title>
<link>http://cahayasura.wordpress.com/?p=99</link>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 08:34:43 +0000</pubDate>
<dc:creator>cahayasura</dc:creator>
<guid>http://cahayasura.wordpress.com/?p=99</guid>
<description><![CDATA[Mawar Muhammad
Lagi jalan-jalan ke blog tetangga, eh, nemu postingan bagus dari seorang cewek Iran. ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>[wp_caption id="attachment_100" align="alignleft" width="300" caption="Mawar Muhammad"]<a href="http://cahayasura.files.wordpress.com/2008/07/mawar-muhammad.jpg"><img src="http://cahayasura.wordpress.com/files/2008/07/mawar-muhammad.jpg?w=300" alt="Mawar Muhammad" width="300" height="195" class="size-medium wp-image-100" /></a>[/wp_caption]<br />
Lagi jalan-jalan ke blog tetangga, eh, nemu postingan bagus dari seorang cewek Iran. Namanya Shahrzad. Ia melaporkan tentang festival mawar dan air mawar di kota <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kashan">Kashan</a>, sebuah kota di propinsi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Isfahan_province">Isfahan</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iran">Iran.</a> Kashan sering mengadakan bazaar, yang sudah diadakan sejak zaman dinasti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Seljuk_Turks">Seljuk</a> dan diperbarui di masa <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Safavid">Safavid.</a> Saat ini Kashan tiap tahun mengadakan bazaar pada tanggal 16-24 Mei dan dibanjiri jutaan turis dari sekitarnya.<br><!--more--><br><br />
Kashan berpenduduk 272.359 jiwa (2005), 1600 meter di permukaan laut, terletak 260 km selatan Teheran, 220 km utara Isfahan, 250 km barat laut Nain. Selain terkenal arsitekturnya, Kashan juga mempunyai kebun-kebun mawar yang terserak di seantero bumi, dan salah satu penghasil air mawar <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rose_water">(<em>rose water</em>)</a> terbesar di dunia bersama <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Qamsar">Qamsar</a>, tetangganya. Rose water atau golab dalam bahasa setempat digunakan untuk parfum, pengobatan, bumbu dapur, dicampur pada teh, es krim dan kue.<br><br><br />
Ada satu jenis mawar yang dinamakan Mawar Muhammad, konon karena Nabi saw suka sekali dengan harumnya, menjadi lambang dari cinta dan keindahan alam. <br><br><br />
Foto mawar muhammad dari <a href="http://shahrzaad.wordpress.com/2008/07/07/roses-of-muhammad/">blog shahrzad.</a><br />
Pengen bikin rose water sendiri? Cuma 40 menit kok. Caranya <a href="http://www.care2.com/greenliving/rose-water-how-to-make-your-own.html">baca disini.</a><br />
Foto-foto arsitektus dan lanskap Kashan dapat <a href="http://photos-images.blogspot.com/search/label/Iran%20Wallpapers%20Kashan">dilihat disini</a> dan <a href="http://persia.org/imagemap/kashan.html">disini.</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lukisan Alam]]></title>
<link>http://agoezi.wordpress.com/?p=43</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 14:38:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>agoezi</dc:creator>
<guid>http://agoezi.wordpress.com/?p=43</guid>
<description><![CDATA[
Angin berhembus menghempaskan daun-daun
Terbang ke angkasa tak berarah
Memenuhi langit membentuk lu]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" src="http://farm1.static.flickr.com/72/185354819_807bce826d_m.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align:center;">Angin berhembus menghempaskan daun-daun</p>
<p style="text-align:center;">Terbang ke angkasa tak berarah</p>
<p style="text-align:center;">Memenuhi langit membentuk lukisan</p>
<p style="text-align:center;">Mata-mata jauh memandang ke atas sana</p>
<p style="text-align:center;">Menatap indah kemilau lukisan alam</p>
<p style="text-align:center;">Sejuk ditemani hembusan angin</p>
<p style="text-align:center;">Di antara daun-daun yang beterbangan</p>
<p style="text-align:center;">Sungguh indah ciptaanNya</p>
<p style="text-align:center;">Membuat rindu akan wajah Sang Penguasa</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Another beautiful sunrise]]></title>
<link>http://1nd1r4.wordpress.com/?p=271</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 09:15:10 +0000</pubDate>
<dc:creator>1nd1r4</dc:creator>
<guid>http://1nd1r4.wordpress.com/?p=271</guid>
<description><![CDATA[Kalau kemaren sempat mengabadikan sunrise di pantai, kali ini aku beruntung bisa lihat sunrise dari ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Georgia;">Kalau kemaren sempat mengabadikan sunrise di pantai, kali ini aku beruntung bisa lihat sunrise dari udara. </span><strong><em><span style="font-family:Georgia;" lang="ES-TRAD">It was amazing!</span></em></strong><span style="font-family:Georgia;" lang="ES-TRAD">, perpaduan warna dan cahaya yang luar biasa indahnya. Ini beberapa foto yang sempat kujepret disela-sela rasa ngantukku…kaca pesawatnya kabur, jadi fotonya  juga ikutan ga jelas (atau tukang fotonya yang ga jelas...hehehe  :-D ). </span></p>
[wp_caption id="attachment_272" align="aligncenter" width="300" caption="Before Sunrise"]<a href="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun11.jpg"><img class="size-medium wp-image-272" src="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun11.jpg?w=300" alt="Before Sunrise" width="300" height="224" /></a>[/wp_caption]
[wp_caption id="attachment_275" align="aligncenter" width="300" caption="Amazing colours"]<a href="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun23.jpg"><img class="size-medium wp-image-275" src="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun23.jpg?w=300" alt="Amazing colours" width="300" height="224" /></a>[/wp_caption]
[wp_caption id="attachment_276" align="aligncenter" width="300" caption="love it...love it...love it"]<a href="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun4.jpg"><img class="size-medium wp-image-276" src="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun4.jpg?w=300" alt="love it...love it...love it" width="300" height="224" /></a>[/wp_caption]
[wp_caption id="attachment_277" align="aligncenter" width="300" caption="lovely white clouds"]<a href="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun31.jpg"><img class="size-medium wp-image-277" src="http://1nd1r4.wordpress.com/files/2008/07/sun31.jpg?w=300" alt="lovely white clouds" width="300" height="224" /></a>[/wp_caption]
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Georgia;" lang="ES-TRAD"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[WISATA ALAM TIRTA SANITA]]></title>
<link>http://laksamanapay.wordpress.com/?p=28</link>
<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 01:20:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Pay</dc:creator>
<guid>http://laksamanapay.wordpress.com/?p=28</guid>
<description><![CDATA[ 

Lelah bekerja seharian? coba deh ajak keluarga Anda jalan-jalan ke Tirta Sanita yang ada di Desa ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&#62; Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4 &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62; &#60;![endif]--><!--[endif]--><!--  --><!--[if gte mso 10]&#62; &#60;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-46 aligncenter" src="http://tenjolaya.files.wordpress.com/2008/07/tirtasanita-foto1.jpg?w=421&#38;h=78" alt="" width="421" height="78" /></p>
<p style="text-align:justify;">Lelah bekerja seharian? coba deh ajak keluarga Anda jalan-jalan ke Tirta Sanita yang ada di Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Bogor. Nggak jauh kok, hanya 20 kilometer dari pusat Kota Bogor, atau kalau dari Jakarta hanya 30 kilometer saja. Di Tirta Sanita ini kita bisa mandi air panas alami yang mengalir dari Gunung Kapur Ciseeng. Oleh sebab itulah air panas di sini sering disebut Air Panas Ciseeng.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://tenjolaya.files.wordpress.com/2008/07/sanita1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-45" src="http://tenjolaya.files.wordpress.com/2008/07/sanita1.jpg?w=154&#38;h=124" alt="" width="154" height="124" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di sini kita bisa menyegarkan badan dengan mandi air panas belerang. Air panas ini bermanfaat untuk kesehatan, karena berguna untuk pengobatan berbagai macam penyakit, seperti penyakit kulit, tulang dan lain sebagainya. Sumber air panas Tirta Sanita ini telah diuji oleh TEMAC Thai Engineering Materials Analysis C. Ltd, yang menyatakan bahwa air panas tersebut bermanfaat untuk kesehatan manusia, terutama untuk pengobatan berbagai macam penyakit kulit.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang serunya, kita bisa mandi air panas di kamar mandi tersendiri, kalau kita malu mandi beramai-ramai di kolam. Kamar mandi ini bisa disewa dengan harga Rp 6.000 per orang (untuk kamar standar berukuran 2 x 2 meter) dan Rp 10.000 per orang (untuk kamar VIP dengan ukuran 4 x 4 meter).</p>
<p style="text-align:justify;">Selain mandi air panas, di tempat ini kita juga bisa menikmati pemandangan yang indah, karena disekitarnya terhampar panorama gunung dengan udaranya yang segar. Para pengunjung dapat naik ke atas pegunungan utnuk melihat pemandangan alam sekitarnya. Dan dari arah kejauhan pegunungan terlihat seperti salju, daerah sekitar tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai daerah perkemahan.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk Anda yang ingin bermalam, Tirta Sanita menyediakan pesanggrahan untuk bermalam, atau jika Anda ingin beristirahat tanpa menginap tersedia juga pesanggrahan yang bisa disewa dengan tarif berkisar antara Rp 95.000 - Rp 115.000 per 6 jam. Sedangkan untuk menginap tarifnya mulai dari Rp 125.000 - Rp 165.000,-</p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar bulan Agustus 2007 akan dibuka program OUTBOUND (Permainan Alam). Program tersebut diperuntukkan bagi semua kalangan mulai dari anak-anak dan orang dewasa, baik perorangan, rombongan siswa sekolah sampai pada karyawan suatu perusahaan. Program training yang dipandu oleh psikolog/team terlatih sangan diminati banyak perusahaan untuk memfokuskan karyawannya pada pengembangan karakter dan kepribadian dalam bingkai visi dan misi perusahaan/institusi sehingga akan terpatri rasa loyalitas, kerjasama. motivasi untuk berprestasi yang pada akhirnya akan terbentuk <strong>“the winning team”</strong> yang solid dan tangguh.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi selain berwisata yang menyenangkan, mandi yang bermanfaat pengobatan serta permainan alam bisa Anda peroleh di sini. Bukan cuma itu, jika Anda datang pada hari libur, Taman Tirta Sanita menggelar panggung hiburan dengan menampilkan artis dangdut. Nah, tunggu apa lagi? Anda bisa bergembira bersama keluarga sambil menikmati goyang dangdut.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Akses menuju Tirta Sanita</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari arah Bogor - Jampang - perempatan Ciseeng lalu ambil jalan lurus ke arah Gunung Kapur, tapi jika dari arah Jakarta sebaiknya melalui Tol Pondok Indah-Serpong, melewati Muncul/Puspitek sampai perempatan pasar Prungpung ambil jalan lurus lebih kurang 4 kilometer menuju ke Lokasi yang berada di sebelah kiri jalan. Tapi jika tidak lewat jalan Tol, rutenya Lebak Bulus - Pondok Cabe - Parung - Ciseeng.</p>
<p style="text-align:center;">Harga Tiket Masuk:</p>
<p style="text-align:center;">Hari Minggu/Libur : Dewasa Rp. 6.000,-, Anak-anak Rp. 3.500,-</p>
<p style="text-align:center;">Hari Biasa : Dewasa Rp. 5.000,-, Anak-anak Rp. 3.000,-</p>
<p style="text-align:center;"><strong>Lokasi:</strong> Gunung Kapur Ciseeng, Parung Bogor. Tel. 0251-542551, 542550<br />
<strong>Kantor Jakarta:</strong> (021) 7515863, 7650021, 7519452 Fax. (021) 7509453</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Back to Nature, Ni ye]]></title>
<link>http://s0lide0gl0ria.wordpress.com/?p=247</link>
<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 00:21:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>pitpot</dc:creator>
<guid>http://s0lide0gl0ria.wordpress.com/?p=247</guid>
<description><![CDATA[Liburan musim panas tahun ini emang banyak outdoor activities (aktifitas luar ruang) yang gw lakukan]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s0lide0gl0ria.files.wordpress.com/2008/07/img_0250.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-249" src="http://s0lide0gl0ria.wordpress.com/files/2008/07/img_0250.jpg" alt="" width="213" height="284" /></a>Liburan musim panas tahun ini emang banyak outdoor activities (aktifitas luar ruang) yang gw lakukan. Karena gw suka banget sama outdoor activities, jadi begitulah. Kali ini dengan rombongan gede gw camping (dari tanggal 27-29 Juni) cuma tiga hari dua malam, tapi cukuplah (emang sich rasanya kurang) bagi kita yang sibuk. Apalagi dengan banyaknya temen yang ikut (total 41 orang) cukup sulit untuk mencari waktu luang yang sama.</p>
<p>Beberapa teman yang enggak ikut jadi bertanya lho kok yang ngikut begitu banyak? Itu camping atau retreat. Tentu aza camping bok. Karena yang ngikut sebanyak sebelas (11) keluarga jadi enggak heran, banyak orangnya. Tahun ini merupakan tahun ketiga dimana kita ber-camping ria bersama teman segereja. Tentu enaknya dengan temen segereja, semua aktifitas lebih bersifat kekeluargaan dan positif, enggak ada aktifitas mabuk-mabukan (yang bisa menimbulkan masalah) atau kegiatan lainnya yang bersifat kurang baik.</p>
<p>Paling enggak kita juga bisa saling sharing tentang iman Kristen kita pada waktu makan malam bersama. Camping kali ini enggak jauh-jauh dari kota Vancouver, cuma satu jam udah nyampai. Tepatnya di Golden Ears, Maple Ridge. Memang Golden Ears bukan tempat camping yang ada di pegunungan yang harus ditempuh dengan jalan setapak yang butuh waktu empat lima jam. Tempat camping ini bisa dicapai dengan mobil.</p>
<p>Tetapi pemandangannya enggak kalah sama tempat camping yang laen. Alam ciptaan Tuhan itu kalau dinikmati akan patut kita syukuri. Kita bukan hanya saja menikmati apa yang kita alami, terlebih lagi kita melihat betapa besar kuasa Tuhan dibalik ciptaanNya tersebut. Kalau hanya menikmati saja, manusia bakal tidak pernah puas. Kalau panas, ngerasa kepanasan. Kalau dingin, ngerasa kedinginan. Ujung-ujungnya mengeluh.</p>
<p>Demikian juga ketika kita camping, bukannya kita menikmati alam, tetapi juga merasakan untuk hidup sederhana di alam terbuka. Bagi kita yang sudah hidup lama di kota dengan segala kemewahan dan<a href="http://s0lide0gl0ria.files.wordpress.com/2008/07/tenda.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-250" src="http://s0lide0gl0ria.wordpress.com/files/2008/07/tenda.jpg" alt="" width="333" height="210" /></a> modernisasinya, bakal kurang dapat menerima hidup apa adanya di tempat yang terpencil tersebut. Tetapi jika kita melihat pada alam sekitar kita dimana kita dapat hidup (meski sederhana) tetapi tak kekurangan (karena mungkin banyak orang yang jauh hidup lebih sederhana daripada yang kita rasakan pada waktu itu). Dan kita kembalikan apa yang dapat kita nikmati dengan rasa syukur kepada Tuhan.</p>
<p>Keinget dulu pernah ikut Kuliah Kerja Nyata seorang teman di sebuah desa di Tulungagung. Kita orang kota bakal 'menderita' kalau harus hidup disana selamanya. Tidur dilantai, paling bagus di atas dipan kayu yang keras (bukan ranjang yang empuk). Pas hujan, ruangan jadi dingin. Pas musim kemarau, jadi panas. Kamar mandi tanpa pintu, apalagi toliet (juga tanpa pintu - nah loe). Belum ada listrik (apalagi internet, teve - wackh!!!). Hiburan paling maksimal radio (dengan baterai), atau menyanyi dan bergitar ria.</p>
<p>Gw bukan hanya saja menikmati sikon seperti demikian. Tetapi juga bersyukur kalau bisa ada di tempat yang demikian. Apalagi gw berpikir bagaimana gw dapat menjadi berkat bagi orang disekitar gw. Supaya nama Tuhan dimuliakan. Supaya gw bisa share sama orang lain tentang iman kekristenan. Gw juga teringat akan ada maksud Tuhan dimana gw berada di tempat yang demikian.</p>
<p><a href="http://s0lide0gl0ria.files.wordpress.com/2008/07/gunung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-251" src="http://s0lide0gl0ria.wordpress.com/files/2008/07/gunung.jpg" alt="" width="310" height="232" /></a>Kalau dibayangkan, Tuhan Yesus yang adalah Allah, lalu harus menjelma menjadi manusia dengan mengalami semua apa yang pernah kita rasakan dan keterbatasannya sebagai manusia, rasanya bakal kagak enak. Tetapi Tuhan Yesus (gw yakin) dalam ketidak enakannya tetap taat pada BapaNya. Luar biasa. Mampukah kita tetap taat kepada Allah ketika badai pencobaan datang melanda hidup? Allah kita telah memberi teladan yang terbaik, yang patut kita tiru. Dia harus menderita luar dalam. Tetapi Dia berhasil mengatasi semua itu. Kita hanya berserah dan percaya kepadaNya yang telah mati dan bangkit untuk menebus hidup kita. Dia pula yang akan menopang kita, supaya tidak terjatuh.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[spesies baru : Katak bertanduk, kadal tanpa kaki]]></title>
<link>http://dzulfikar.wordpress.com/?p=409</link>
<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 08:27:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>dzulfikar</dc:creator>
<guid>http://dzulfikar.wordpress.com/?p=409</guid>
<description><![CDATA[By  :  dzulfikar

Para ilmuwan menemukan kadal tanpa kaki, burung pelatuk kerdil, dan 12 jenis spesi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>By  :  <em><strong>dzulfikar</strong></em></p>
<p><img src="http://www.alalam.ir/newspics/2008%5C04%5C30%5C20080430101929_I00.jpg" alt="" width="137" height="94" /></p>
<p>Para ilmuwan menemukan kadal tanpa kaki, burung pelatuk kerdil, dan 12 jenis spesies baru lainnya di padang rumput "Cerrado" Brazil, sebuah kelompok lingkungan hidup mengabarkan.<br />
<!--more--><br />
Penemuan tersebut terjadi selama 29 hari ekspedisi oleh ilmuwan Brazil dan amerika serikat di padang rumput berkayu yang luas di Brazil, satu dari 34 tempat konservasi alam di dunia.</p>
<p>14 spesies baru yang ditemukan tersebut meliputi 8 ikan, 3 reptil,  1 amphibi, 1 mamalia dan 1burung, kata kelompok tersebut.</p>
<p>kadal tanpa ekor-dari genus Bachia-, mirip ular, dan menggunakan moncong hidungnya untuk berpindah tempat  disebagian  besar wilayah berpasir.</p>
<p>Penemuan baru lainnya melibatkan sebuah "woodpecker" kerdil dari genus Picumnus, dan seekor katak bertanduk dari genus Proceratophrys.</p>
<p>Disamping spesies-spesies diatas, para peneliti juga merekam beberapa hewan seperti rusa rawa-rawa, binatang pemakan serangga yang berbuku-buku, angsa/itik brazil yang suka menyelam, dan "tinamou" kerdil, diantara lebih dari 440 spesies vertebrata yang berhasil didokumentasikan.</p>
<p>"kita butuh untuk mengetahui area perlindungan kita dengan baik, khususnya tempat-tempat ekologis yang penting bagi ilmu pengetahuan  konservasi alam Brazil.  jadi, baru sedikit yang telah kita pelajari," demikian kata pemimpin ekspedisi, Cristiano Nogueira.<span style="color:#000000;"> (<a href="http://www.alalam.ir">http://www.alalam.ir</a>)</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[This is my real body]]></title>
<link>http://usercast.wordpress.com/?p=698</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 15:31:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>usercast</dc:creator>
<guid>http://usercast.wordpress.com/?p=698</guid>
<description><![CDATA[Yes if you see i am very famous on the webs. hey..just kidding
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Yes if you see i am very famous on the webs. hey..just kidding</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rileks, Pasrah dan Keselarasan dengan Alam Semesta]]></title>
<link>http://triwidodo.wordpress.com/?p=243</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 14:13:12 +0000</pubDate>
<dc:creator>triwidodo</dc:creator>
<guid>http://triwidodo.wordpress.com/?p=243</guid>
<description><![CDATA[Gelombang otak dan frekuensi napas
            Alat pengukur gelombang otak adalah Electr]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Gelombang otak dan frekuensi napas</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span lang="IN"><span>            </span></span></strong><span lang="IN">Alat pengukur gelombang otak adalah Electro Encephalograph (EEG). Grafik EEG menunjukkan pergerakan gelombang otak. Satuan ukuran dalam EEG adalah berapa bunyi tut dalam satu detik. Satu bunyi tut sama dengan satu putaran per detik atau 1 hertz.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Keadaan tegang atau rileks mempengaruhi gelombang otak. Pada waktu normal, keadaan dimana dalam satu saat pikiran terpecah, misalnya sambil menyetir mobil, ngobrol dengan teman sebelah, memperhatikan orang mau menyeberang, juga melihat reklame, maka gelombang otak<span>  </span>berkisar 14 hertz.<span>  </span>Kondisi gelombang otak antara 14 – 30 hertz disebut kondisi <em>beta. </em></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Pada waktu pikiran mulai terfokus, misalnya membaca buku dengan asyik, sehingga tubuh mulai tidak terpikirkan maka kita mulai masuk kondisi <em>alpha</em>, antara 14-7 hertz. Pada waktu itu napas kita menjadi lebih tenang, kondisi tersebut juga terjadi ketika kita melakukan meditasi atau pada waktu akan tidur. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Apabila gelombang otak melambat antara 7-3.5 hertz, diri kita akan lebih tenang lagi, diri kita masih ada tetapi fisik sudah terabaikan sama sekali. Kondisi tersebut dikenal sebagai kondisi <em>theta</em>. Keadaan itu juga terjadi pada waktu kita bermimpi. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Apabila napas semakin melambat maka akan terjadi <em>deep sleep,</em> tidur tanpa mimpi, dan gelombang otak berkisar 3.5-0.5 hertz.<span>  </span>Ketika itu terjadi peremajaan dan penyembuhan sel tubuh. Ketika sedang sakit, seseorang akan tidur lebih banyak karena tubuh berusaha menyembuhkan dirinya sendiri. Pada waktu keadaan koma, gelombang otak berada pada 0.5 hertz. Sebaliknya ketika pikiran begitu kacau, napas begitu tak teratur gelombang otak berada pada kondisi <em>gama</em>, diatas 30 hertz.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pikiran Bawah Sadar</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Seperti halnya gunung es, yang nampak di atas permukaan laut lebih kecil dibanding yang berada dibawah permukaannya, demikian pula pikiran pada waktu kita terjaga, <em>conscious mind </em><span> </span>lebih kecil daripada pikiran bawah sadar, <em>subconscious mind</em>. Perbandingan antara<span>  </span><em>conscious mind </em>dan <em>subconscious mind</em> kira-kira 12% berbanding 88%. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sesuatu hal yang dilakukan berulang kali menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan berulang kali menjadi perilaku dan karakter. Sesudah karakter terbentuk, maka setiap masalah yang dihadapi akan diselesaikan berdasarkan program dari karakter tersebut. Karakter tersebut sudah menjadi bagian dari pikiran bawah sadar. Hasil <em>conditioning</em> oleh orang tua, masyarakat, pendidikan, adat-istiadat, agama, dan lain sebagainya telah menjadi bagian dari bawah sadar dan sulit dihilangkan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span>            </span>P</span><span lang="IN">ada waktu napas lebih tenang dan memasuki kondisi <em>theta</em>, pikiran menjadi kreatif dan inspiratif. Afirmasi dalam kondisi ini masuk bawah sadar, dapat mengubah citra diri, mengubah kebiasaan, menanamkan pikiran tertentu dan menetapkan tujuan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kondisi Gelombang Pikiran yang Selaras dengan Alam</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Gelombang elektromaknetik mampu merambat pada permukaan bumi. Secara matematis dapat dihitung bahwa, keliling bola bumi sekitar 40.000 km, sedangkan kecepatan cahaya adalah sekitar 300.000 km/detik. Frekuensi gelombang elektromaknetik bumi adalah kecepatan cahaya (300 km/detik) dibagi panjang perambatan gelombang elektromagnetik (40.000 km) =<span>  </span>7.5 hertz. Berarti dalam 1 detik cahaya (gelombang elektromagnetik) akan mengelilingi bumi 7.5 kali. Tentu saja perhitungan ini tidak akurat sekali, <em>gelombang pikiran bumi</em> diperkirakan antara 7-8 hertz. Pada waktu seseorang tenang, rileks maka gelombang otaknya dapat selaras dengan gelombang pikiran bumi. Keadaan ini adalah yang paling penuh misteri, disinilah biasanya akan terjadi keadaan metafisika dari orang yang bersangkutan. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kedekatan dengan Guru</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Seorang Guru, seorang Master, seorang bijak, napasnya tenang dan dengan mudah memasuki kondisi <em>alpha</em> dan <em>theta.</em> Ada teknik MIRM (Masukan Informasi melalui Rileksasi Meditasi), <em>conscious mind</em> dibuat tenang, hening dan badan rileks, disertai <em>background</em> musik yang tenang lembut. Pada waktu demikian c<em>oncious mind</em><span>  </span>menjadi sangat waspada. Dalam waktu demikian, Guru mengucap verbal, memberi masukan informasi yang konstruktif, realistik, universal. Masukan informasi ini akan disimpan seluruhnya pada pikiran bawah sadar. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Ketika seseorang tegang, penuh upaya, aliran energi melamban, bahkan tidak mengalir. Menjadi rileks adalah terbuka sedang menjadi tegang adalah tertutup. Berada dekat Guru, apabila gelombang otak selaras dengan gelombang otak Guru, akan terjadi perubahan luar biasa, <em>quantum leap</em> . Bersikap terbuka dan rileks secara intelektual dan emosional, kemudian berada di sekitar Guru, saat mendengar, berbicara, mengikuti berbagai hal yang dia ucapkan, memperbesar potensi terjadinya <em>quantum leap</em>.<span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sinkronisasi dan Berdoa Bersama</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Unsur yang paling penting dalam berdoa adalah ketenangan. Pada waktu tenang, kita menjadi reseptif dan energi alam mulai mengalir dan mengisi kita. Energi alam menekan energi lama yang kotor ke bawah dan mendesaknya ke tanah lewat telapak kaki yang tanpa alas. Sehingga setiap saat kita berdoa, terasa lebih segar dan bersemangat. Pada waktu sinkronisasi, apabila lebih dari satu orang mengalami relaksasi total pada saat yang sama, energi alam yang mengguyuri tempat itu semakin terasa. Demikian apabila di antara mereka ada yang sakit atau sedang kacau pikirannya, dia akan ikut terguyuri juga, dan ikut merasakan manfaatnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Tempat-tempat ibadah seharusnya dijaga kebersihannya, karena dapat digunakan sebagai pusat-pusat<span>  </span>energi. Tempat-tempat demikian dapat dijadikan sentra-sentra sinkronisasi antara energi manusia dan energi alam. Apabila hal ini diperhatikan, kesadaran akan meningkat, dan lebih peduli terhadap lingkungan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kepasrahan Membuat Rileks</span></span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Ketidak pasrahan diri kepada suatu pihak biasanya disebabkan karena tidak adanya keyakinan akan adanya kebenaran pada pihak tersebut.<span>  </span>Adanya kepasrahan berarti adanya keyakinan tentang kebenaran. Kemampuan kita pasrah menjadikan kita mampu melihat kebenaran pada semua, tidak ada monopoli kebenaran, selanjutnya menjadikan kita mampu melihat Tuhan di timur, di barat dan dimana-mana.<span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Dalam Kitab Suci disebutkan : "Barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati."<span>  </span>Selaras dengan Alam Semesta.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Triwidodo.</span></span></span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="IN">Juni 2008.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Alam Minangkabau]]></title>
<link>http://joudane.wordpress.com/?p=11</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 09:05:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>joudane</dc:creator>
<guid>http://joudane.wordpress.com/?p=11</guid>
<description><![CDATA[
Alam yang dimaksud            oleh orang Minangkabau adalah daerah Minangkabau. Untuk menentukan ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Alam yang dimaksud            oleh orang Minangkabau adalah daerah Minangkabau. Untuk menentukan mana            yang termasuk alam Minangkabau dapat dilihat dari keterangan tambo.            Batas-batas daerah alam Minangkabau yang dikemukakan dalam tambo dikemukakan            dengan batas-batas alam. Batas-batas alam ini kadang-kadang sulit ditafsirkan            dengan pengertian sekarang.</p>
<p>Masyarakat Minang menjelaskan batas-batas wilayah Minangkabau tersebut dalam tambo. Berikut kutipannya.</p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Dari sirangkak nan badangkang<br />
hinggo buayo putiah daguak<br />
sampai ka pintu rajo ilia<br />
durian ditakuak rajo<br />
sipisak pisau anyuik<br />
sialang balantak basi<br />
hinggo aia babaliak mudiak<br />
sampai ka ombak nan badabua<br />
sailiran batang sikilang<br />
hinggo lauik nan sadidih<br />
rao jo mapattunggua<br />
sarato gunuang maha lintang<br />
pasisia banda sapuluah<br />
hinggo taratak aia hitam<br />
sampai ka tanjuang simalidu<br />
pucuak jambi sambilan lurah</em></p>
<p>Dari batas-batas yang dikemukakan ini tidak semuanya dapat ditafsirkan            seperti nama <em>siluluak punai mati, sirangkak nan badangkang</em> dan lain-lain. Sedangkan <em>taratak aia hitam</em> dan <em>sikilang            aia bangih</em> merupakan nama nagari yang sampai sekarang masih ditemui.            <em></em></p>
<p>Untuk jelasnya batas-batas minagkabau dapat dikemukakan sebagai berukut:</p>
<p>Barat batasnya <strong><em>Riak nan badabua</em></strong>, yaitu Samudera Hindia</p>
<p>Timur batasnya <strong><em>sialang balantak basi</em> </strong>(berbatasan dengan riau) dan<em> durian di takuak rajo</em>. <em></em></p>
<p>Utara batasnya <strong><em>sikilang aia bangih</em></strong>,            berbatasan dengan Sumatera Utara.</p>
<p>Selatan batasnya <strong><em>taratak            aia hitam</em></strong> yaitu Muko-muko, berbatasan dengan Propinsi Bengkulu.</p>
<p>Perlu juga dikemukakan, bahwa dalam tambo alam Minangkabau tidak dikemukakan            Pulau Mentawai, maupun tempat pemukiman orang Minangkabau seperti Nagari            Sembilan dan Tapak Tuan. Bila ditinjau sejarah perkembangan geografis            dan perpindahan orang Minangkabau, maka alam Minangkabau terdiri dari            Pusat Alam Minangkabau dan daerah rantaunya dengan batas-batas yang            disebutkan di atas.</p>
<p>Sehubungan dengan hal tersebut, batas geografis alam Minangkabau yang            dikemukakan dalam tambo dan penutur adat lainnya menunjukkan, bahwa            alam Minangkabau adalah daerah pusat alam Minangkabau (Luhak Tanah Datar,            Luhak Agam, dan Luhak Lima Puluh Kota) dengan daerah rantauannya masing-masing.            Untuk membicarakan alam Minangkabau ini kita tidak dapat melepaskan            diri dari pembicaraan laras, luhak dan rantau karena satu sama lain            berkaitan.</p>
<p>Dalam konteks sosial budaya, wilayah Minangkabau ini terbagi lagi atas tiga, yaitu wilayah darek (darat), pasisia (pesisir), dan rantau. Wilayah darek ini dianggap sebagai sumber dan pusat adat Minangkabau, dan terletak di dataran tinggi. Wilayah ini terbagi lagi atas tiga wilayah yang disebut luhak, yaitu Luhak Tanah Datar, Luhak Agam, dan Luhak Limo Puluh Koto.</p>
<p>Wilayah pasisia (pesisir) adalah wilayah yang berada di sepanjang pantai, mulai dari Padang Pariaman, Painan, dan Pasisia Selatan. Wilayah rantau adalah wilayah yang dulunya berada di bawah pengaruh kerajaan Minangkabau atau wilayah yang merupakan perluasan kerajaan Minangkabau.</p>
<p>Sumber: http://minangkabau.info, http://alangbabega.uni.cc/</p></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lihat Lebih Dekat (1)]]></title>
<link>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=39</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 04:42:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>karafuruworld</dc:creator>
<guid>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=39</guid>
<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaykum Wr. Wb.
Tepat di bulan ini delapan tahun yang lalu (kalau nggak salah) film P]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span>Assalamu'alaykum Wr. Wb.</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span><a href="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/dsc000552.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-47" src="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/dsc000552.jpg?w=300" alt="Sherina Munaf" width="300" height="240" /></a>Tepat di bulan ini delapan tahun yang lalu (kalau nggak salah) film Petualangan Sherina muncul, mem-booming, dan menjadi awal dari kebangkitan perfilman Indonesia. Salah satu Original Sountrack (OST)-nya adalah Lihat Lebih Dekat, </span><span lang="IN">sebuah lirik lagu yang sangat menginspirasi untuk lebih peka terhadap apa yang ada di sekitar kita. Walaupun lagu ini umurnya udah cukup tua (diciptakan oleh Elfa Secoria, muncul dan dipopulerkan oleh Sherina), tapi inspirasinya bisa dirasakan hingga sekarang, bahkan selamanya...</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Terlepas dari ‘visi’ lagu ini </span><span>yang sebenarnya</span><span lang="IN">, ada baiknya kalau kita mencoba mendalami arti atau makna liriknya bait demi bait</span><span> versi Karafuru San</span><span lang="IN">... </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Bila kita dapat memahami</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Matahari menemani kita dalam kehangatan</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Hingga sang rembulan bersenandung</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Meninabobokan seisi dunia dalam lelap,</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><em><span>Setia…. Tanpa terpaksa</span></em></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Lirik awal pada bait pertama mengingatkan tentang makna mengapa matahari diciptakan. Matahari (selain air) diciptakan dengan tujuan utama memberikan kehidupan di muka bumi. Dengan jarak bumi-matahari yang ideal, manusia bisa merasakan kehangatannya dengan panas hanya 1/30 kali panas yang sebenarnya. Panas dengan suhu tersebut adalah panas ideal/optimum bagi tumbuhan untuk melakukan aktifitas fotosintesis. Tumbuhan yang berfotosintesis memanfaatkan energi matahari untuk membuat makanannya sendiri dengan prosedur yang rumit. Inilah yang membuatnya tumbuh sehingga bisa menjadi makanan bagi konsumen-konsumennya (mulai dari konsumen tingkat awal sampai konsumen tingkat akhir, termasuk kita sebagai manusia). Proses makan-memakan ini disebut rantai makanan yang sebetulnya adalah proses perpindahan energi dari energi matahari ke makhluk hidup</span><span>, mulai dari makhluk hidup tingkat rendah ke makhluk hidup tingkat tinggi</span><span lang="IN">.</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"> </p>
<p><a title="XtremeNitro.ORG - KaskusRadio.COM" href="http://cinta.kaskusradio.com"><img src="http://cinta.kaskusradio.com/bigonion/smiley/A_113.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span>Hm... rumit, ya? Urusan beginian lebih ahli ditanyain ke orang biologi...</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Bisa kita bayangkan seandainya panas matahari kurang atau lebih dari panas seperti saat ini, tumbuhan tak dapat melakukan fotosintesis. Dengan sendirinya kepunahan akan terjadi akibat tak dapat ‘membuat makanan’. Kepunahan tumbuhan sebagai produsen (ingat pelajaran biologi waktu SMP?) akan mengakibatkan kepunahan konsumennya.</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Namun ada satu lagi yang mesti kita ingat. Jika setiap saat matahari terus menyinari bumi, maka akan tercipta suhu panas yang konstan. Suhu panas yang berlangsung terus menerus ini bisa menyebabkan perubahan ke arah negatif. Kita ambil contoh pada spesies kita saja alias manusia. Perubahan negatif akibat terkena matahari terus-menerus dapat berupa perubahan komposisi fenotif (yang tampak, contoh kecilnya : kulit kering, mata merah, dehidrasi tubuh) maupun perubahan komposisi genotif (yang tidak tampak, misalnya perubahan gen dalam DNA manusia). Pernah nonton dorama Jepang : Long Love Letter? Secara ilmiah (walaupun ada juga yang tidak masuk akal) dalam drama tersebut diceritakan mengenai sebagian manusia yang bermutasi akibat kondisi bumi beberapa puluh tahun ke dapan yang semakin panas. Itu baru contoh untuk manusia, belum yang lainnya. Bayangkan kalau di bumi ini siang terus... </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Sejalan dengan bagian akhir bait pertama “Lihat Lebih Dekat”, Sang Maha Pencipta dengan luar biasa menciptakan sebuah kondisi penetral, yakni malam hari. Salah satu tujuan nyata terciptanya malam adalah sebagai waktu untuk beristirahat. Waktu ini bisa dimanfaatkan kita untuk melepas lelah setelah selama seharian menuntut ilmu, bekerja, atau kegiatan lainnya. Apalagi jika ‘dihadiahi’ bunga tidur yang cukup indah. Pastinya suasana malam akan terasa nyaman... </span></span></p>
<p><a title="XtremeNitro.ORG - KaskusRadio.COM" href="http://cinta.kaskusradio.com"><img src="http://cinta.kaskusradio.com/bigonion/smiley/A_014.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span lang="IN">Tapi perlu dicatat, apakah malam hari perlu digunakan untuk istirahat terus? Sayang jika melewatkan malam hanya untuk memejamkan mata. Akan lebih indah jika sepertiga malam terakhir kita isi dengan bersyukur kepada-Nya... Pernahkah antara jam 3 sampai jam 4-an membuka jendela lalu menatap ke atas sana? Dinginnya udara malam &#38; bintang yang bersinar (jika ada) menunggu kita untuk mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang telah kita rasakan hingga saat ini... Jika setelah menatap indahnya langit malam kita isi dengan berucap syukur &#38; bermunajat pada-Nya, Insya Allah itulah saat terbaik munculnya harapan doa bisa terkabul. Tapi awas, lho, jgn lupa tutup jendela! Ntar malah maling yang nongol...</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;">Bulan, bintang, dan matahari (yang sebetulnya bintang juga) adalah suatu kesatuan yang saling mengisi satu sama lain. Mereka saling setia menjaga keseimbangan alam satu sama lain ini agar roda kehidupan tetap berputar. Kesetiaan mereka tanpa ada paksaan dari siapapun dan apapun. Mereka memang diciptakan untuk ‘menemani’ bumi dan segala isinya (termasuk kita) sejak pertama menatap dunia, hingga tiba masanya untuk kembali menutup mata. Dengan mengerti dan melaksanakan tugas masing-masing itulah mereka telah bersyukur kepada Sang Pencipta. Wajar jika selama ini berlum pernah ada berita <em>matahari hampir tabrakan dengan bintang lain</em>, <em>matahari mogok kerja dari menyinari dunia</em>, atau malah <em>bulan dan matahari bertukar shift kerja</em>. Keserasian yang saling mengisi satu sama lain itu adalah bentuk tugas mereka sebagai perwujudan rasa syukur kepada-Nya hingga ujung waktu....</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;">Wassalamu'alaykum Wr. Wb.</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;">(bersambung ke <em>Lihat Lebih Dekat (II)</em>)</span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><span lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:20pt;">Lihat Lebih Dekat</span></em></strong></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:12pt;">(Lyric : Elfa S., Singer : Sherina)</span></em></strong></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span style="font-size:12pt;"> </span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Bila kita dapat memahami</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Matahari menemani kita dalam kehangatan</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Hingga sang rembulan bersenandung</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Meninabobokan seisi dunia dalam lelap,</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Setia…. Tanpa terpaksa</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Bila kau dapat mengerti</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Sahabat adalah setia dalam suka dan duka</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Kau kan dapat berbagi rasa untuknya…</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Begitulah seharusnya jalani kehidupan</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Setia… Setia… Dan tanpa terpaksa</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span lang="IN"><span style="font-size:small;"> </span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Mengapa bintang bersinar?</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Mengapa air mengalir?</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Mengapa dunia berputar?</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em><span><span style="font-size:small;">Lihat s’galanya lebih dekat</span></span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="margin:0;"><em></em><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;">Dan kau akan mengerti…</span></em></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kenalkan Mereka Tentang Alam]]></title>
<link>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=34</link>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 03:56:32 +0000</pubDate>
<dc:creator>karafuruworld</dc:creator>
<guid>http://karafuruworld.wordpress.com/?p=34</guid>
<description><![CDATA[Assalamu’alaykum Wr. Wb.
Kemarin sore, saya dan dua sepupu yang masih kecil (yang satu kelas satu ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Assalamu’alaykum Wr. Wb.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;"><a href="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/dsc00024.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-36" src="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/dsc00024.jpg?w=300" alt="Pulang dari kolam" width="300" height="240" /></a></span></span><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Kemarin sore, saya dan dua sepupu yang masih kecil (yang satu kelas satu SD, kakaknya kelas dua SD) pergi ke kolam ikan yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari rumah. Mereka sangat antusias terutama saat melemparkan <em>hu-ut </em>(bahasa Sunda, artinya dedak untuk ikan). Saat pulang, kepuasan mereka terlihat dengan tak henti-hentinya saling melemparkan senyum dan canda. Ya, itulah pengalaman yang belum pernah mereka rasakan selama hidup dan tinggal di kota Ungaran, dekat dengan Semarang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><a href="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/dsc00024.jpg"></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Pada dasarnya manusia diciptakan dari tanah, yang notabene adalah bagian dari alam. Secara alamiah, kita memiliki kecintaan pada alam. Namun kenyataannya, bukti dari rasa cinta terhadap alam itu akan muncul tergantung dari seberapa besar kita berteman dengan alam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Masih teringat saat saya menonton sebuah dorama Jepang berjudul Long Love Letter yang menceritakan tentang kondisi bumi yang sangat mengerikan pada beberapa puluh tahun ke depan. Kondisi mengerikan yang paling terlihat (dalam dorama Long Love Letter) adalah tidak adanya air, sebagai akibat dari ulah manusia yang sejak dulu acuh tak acuh terhadap lingkungannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Satu hal yang pernah kita pelajari adalah adanya siklus (daur ulang air) yang tidak mungkin membuat air habis. Tapi… Jika melihat pada kenyataan saat ini, dengan luas area hutan yang makin berkurang, dengan banyaknya sampah yang tak terurus, dengan semakin banyaknya manusia yang tak peduli tentang lingkungan, apakah kita yakin bumi kita masih layak ditempati beberapa dekade ke depan?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Generasi kita dan generasi-generasi berikutnya harus paham tentang seberapa penting alam bagi kita. Dua kegiatan ala Karafuru San ini bisa kita coba untuk diaplikasikan bagi kita, dan bisa diajarkan bagi adik-adik kita atau anak-anak kita nantinya…</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">1.      Melakukan jalan-jalan ke alam secara rutin</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 42pt;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;"><a href="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/pa220011.jpg"></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Ini adalah kegiatan yang komplit. Selain sebagai bentuk perkenalan pada alam, juga bentuk olahraga!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Aplikasi untuk kita : Lebih asyik kalau bareng-bareng keluarga, teman, apalagi sahabat-sahabat dekat. </span></span><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;"><a href="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/pa220011.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-37" src="http://karafuruworld.wordpress.com/files/2008/06/pa220011.jpg?w=300" alt="Araf Pratamanaim" width="300" height="225" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"><span style="font-size:7.5pt;color:#0000ff;font-family:Verdana;"> <span style="font-size:small;">Soalnya, di sini kita bisa tahu seperti apa mereka ‘yang sebenarnya’.</span></span></div>
<div></div>
<p><span style="font-size:7.5pt;color:#0000ff;font-family:Verdana;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"><span style="color:#0000ff;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Aplikasi untuk adik-adik atau anak-anak kita nantinya : Akan lebih baik sambil diadakan games agar perjalanannya semakin menyenangkan di mata mereka.</span></span><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 42pt;"><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">2.</span></span></strong><strong><span style="font-size:7.5pt;font-family:Verdana;">    </span></strong><span style="font-size:small;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Merawat kebun, halaman rumah, kolam ikan, dan sejenisnya kalau ada</span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 42pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Ini efektif! Kita (atau adik-adik dan anak-anak kita) langsung menghadapi bagian kecil dari alam dan mempelajari bagaimana cara merawatnya. Walaupun saat ini mungkin saja kita enggan, tapi jika dibiasakan, hal itu justru malah akan menimbulkan kesenangan. Ingat, pada dasarnya kita adalah manusia yang memiliki kecintaan tentang alam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt 42pt;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Aplikasinya : bisa dengan apa yang bakal diperoleh kalau kegiatan itu selesai, misalnya dengan mendapatkan hadiah yang jenisnya bisa ditentukan sendiri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;color:#0000ff;">Semoga kecintaan kita, adik-adik kita, atau anak-anak kita nantinya terhadap alam dapat terus tumbuh seiring dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan di atas sebagai bentuk aplikasi dari berteman dengan alam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#0000ff;font-family:Verdana;">Wassalamu’alaykum Wr. Wb.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bag'ritoshlar]]></title>
<link>http://jayron.wordpress.com/?p=355</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 18:57:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jayron</dc:creator>
<guid>http://jayron.wordpress.com/?p=355</guid>
<description><![CDATA[Shu norasida, aqlini tanimagan bolachani ko&#8217;rib, yuregim qaltirab ketdi. Qaysi vijdonsiz, imon]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Shu norasida, aqlini tanimagan bolachani ko'rib, yuregim qaltirab ketdi. Qaysi vijdonsiz, imonsiz ona shu chaqaloqni tashlab ketgankin...Ko'zlariga qarasam, yig'lagim keladi...Hudoim rizqingni butun, to'leingni baland qilsin.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://domrebenka-fg.ru/d/18747/d/dsc00027..jpeg"><img class="aligncenter" src="http://domrebenka-fg.ru/d/18747/d/dsc00027..jpeg" alt="" width="540" height="432" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a title="Ferganskiy Dom Rebenka" href="http://domrebenka-fg.ru/grudnichki_gruppa_1_5_dney_9_mes">http://domrebenka-fg.ru/grudnichki_gruppa_1_5_dney_9_mes</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[website gunung gw]]></title>
<link>http://jimzzz.wordpress.com/2008/06/25/my-news/</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 11:16:58 +0000</pubDate>
<dc:creator>jimzzz</dc:creator>
<guid>http://jimzzz.wordpress.com/2008/06/25/my-news/</guid>
<description><![CDATA[akhirnya website tentang gunung gw jadi juga&#8230;.dengan lumayan cape gw buat website ini.mudah2an]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>akhirnya website tentang gunung gw jadi juga....dengan lumayan cape gw buat website ini.mudah2an ini bisa membantu kalian semua khususnya anak2 gunung(anak blck)...mohon support kalian semua suapaya web ini bisa jalan dengan baik....url:<a href="http://www.jiimonet.co.cc/">http://www.jiimonet.co.cc</a></p>
<p>btw website ini gw buat dengan serba gratis<img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" alt="" />maklum lagi kere banget...jadi yah gitu aja deh.....thankz all and peace<img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/77.gif" alt="" /></p>
<p><img src="http://kaskus.us/images/smilies/sumbangan/smiley_beer.gif" alt="" /></p>
<p><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" src="http://counters.gigya.com/wildfire/CIMP/bHQ9MTIxNDM5MjA4NjE*MCZwdD*xMjE*MzkyNDA4OTUzJnA9NTQ3ODEmZD1wYXJ*bmVyK2RhdGEmbj13b3JkcHJlc3MmZz*x.jpg" border="0" alt="" width="0" height="0" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Teori Paling Dibenci Tapi Rindu]]></title>
<link>http://laporanpenelitian.wordpress.com/?p=167</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 01:56:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Laporan</dc:creator>
<guid>http://laporanpenelitian.wordpress.com/?p=167</guid>
<description><![CDATA[Jika anda ke Google search “teori alam semesta” maka banyak sekali artikel membahas teori alam s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><a href="http://laporanpenelitian.wordpress.com/files/2008/06/bigbang.gif"></a>Jika anda ke Google search “teori alam semesta” maka banyak sekali artikel membahas teori alam semesta, tadinya hanya sekedar ingin membaca-baca tetapi malah jadi bahan inspirasi, artikel-artikel tersebut umumnya berisi debat sengit. Bagi pembaca akan timbul berbagai tanggapan, mulai yang biasa-biasa saja, serius, maupun cuek. Saya sendiri inginnya serius eh, malah jadi ketawa-ketiwi sendiri. Argumen-argumen tersebut memiliki berbagai sudut pandang, mulai dari yang paling objektif hingga yang paling provokatif. Bagaimana duduk permasalahannya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span>Mungkin begini, ada tiga teori terbentuknya alam semesta yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span>Teori Keadaan Tetap </span></strong><strong><span>(<em>Steady-State Cosmology</em>)</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span>Alam semesta akan sama di manapun atau bilamanapun atau dengan kata lain alam semesta sama di mana-mana setiap saat, </span><span>semesta tidak pernah memiliki awal dan akhir.</span><span> <span lang="IN">Teori ini disegarkan kembali oleh d</span></span><span>ua ahli fisika Paul Steinhardt &#38; Neil Turok, tentu dengan berbagai argumen yang sangat panjang lebar dengan perhitungan dan rumus fisika yang rumit dan bikin pusing kepala.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span>Teori Osilasi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span>Bahwa materi alam semesta bergerak saling menjauh kemudian akan berhenti, mengalami pemampatan, demikian seterusnya secara periodik. Teori ini mengemukakan bahwa alam semesta sekarang sedang mengembang karena sebelumnya telah terjadi penyusutan. Dalam proses ini tidak ada materi yang rusak, hilang, ataupun tercipta, hanya mampat atau merenggang.</span><span> </span><span>Tahun 1929, Edwin Hubble melihat bahwa bintang-bintang memancar cahaya merah sesuai dengan jaraknya, maka bintang-bintang ini “bergerak menjauh”. Sebab, spektrum dari sumber cahaya yang bergerak mendekat cenderung ke warna ungu, sedangkan yang menjauh cenderung ke warna merah. Secara teoritis fakta ini didukung Albert Einstein bahwa alam semesta tidak mungkin statis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span>Teori Dentuman Besar / Big Bang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span>Pengembangan dari teori osilasi, bahwa seluruh materi dan energi dalam alam semesta pernah bersatu membentuk sebuah bola raksasa, kemudian bola raksasa meledak hingga seluruh materi mengembang karena pengaruh energi ledakan yang sangat besar. </span><span>Pada tahun 1965, Arno Penziaz &#38; Robert Wilson menemukan gelombang ini tanpa sengaja. Radiasi ini disebut “radiasi latar kosmis” yang meliputi keseluruhan ruang angkasa, sebagai sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa big bang. Tahun 1989, satelit COBE mengidentifikasi radiasi kosmis sisa big bang sesuai dengan perhitungan Penziaz &#38; Wilson. Konsentrasi hidrogen-helium di alam semesta bersesuaian dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span>Para</span><span> ilmuwan yang berpandangan pada teori ketetapan dianggap sebagai ilmuwan materialis dan diberi gelar sebagai ilmuwan ateis. Saya sendiri kurang paham gelar tersebut strata apa, jika strata 2 mungkin disingkat M.At atau Magister Ateis. Sedangkan teori osilasi dan teori big bang adalah lebih diakui oleh banyak kalangan. Kalau saya ditanya, teori mana yang benar? Saya tidak tahu. Kalau ditanya, teori mana yang paling kompromis? Saya yakin pasti teori osilasi dan teori big bang.</span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pariwisata BALI, tak terkalahkan...]]></title>
<link>http://limpo50.wordpress.com/?p=180</link>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 09:40:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>limpo50</dc:creator>
<guid>http://limpo50.wordpress.com/?p=180</guid>
<description><![CDATA[
Dari sudut pariwisata Bali telah menjadi daerah paling wahid di dunia. Sekarang&#8230; bagimana mem]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://limpo50.files.wordpress.com/2008/06/bali2.jpg"></a><a href="http://limpo50.files.wordpress.com/2008/06/bali1.jpg"></a><a href="http://limpo50.files.wordpress.com/2008/07/bali2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-216" src="http://limpo50.wordpress.com/files/2008/07/bali2.jpg?w=118" alt="" width="118" height="86" /></a><br />
Dari sudut pariwisata Bali telah menjadi daerah paling wahid di dunia. Sekarang... <!--more-->bagimana membangun daerah wisata lain di Indonesia dengan belajar dari Bali???. Wahai daerah lain... Janganlah latah, karena latah akan menghasilkan kekecewaan. Objek wisata Toraja yang kini nyaris punah dan terbengkalai harus menjadi perhatian pemerintah agar masyarakatnya memanfaatkan potensi wisata TORAJA dan belajar mencari apa yang diharapkan TURIS termasuk turis lokal. ...selanjutnya Departemen Pariwisata harapannya... ?.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kaliurang]]></title>
<link>http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=92</link>
<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 15:47:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>SmangatNyariBeasiswa keJerman!buat S1gw!</dc:creator>
<guid>http://bernadetadotty.wordpress.com/?p=92</guid>
<description><![CDATA[Kaliurang terletak dikaki bukit plewang arah selatan dari merapi.sekitar 28km ke utara dari jogja. D]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="color:#993300;">Kaliurang terletak dikaki bukit plewang arah selatan dari merapi.sekitar 28km ke utara dari jogja. Daerah ini merupakan tempat refresing untuk mereka yang ingin menikmati udara segar dan hijaunya pepohonan. Sebagai objek wisata pegunungan, Kaliurang menawarkan fasilitas akomodasi, villa, bungalow, penginapan seperti halnya fasilitas rekreasi, seperti kolam renang, lapangan tenis, dan taman bermain yang dikunjungi banyak orang.<span style="font-size:10pt;color:#993300;"><span style="color:#993300;">Kaliurang terutama pada hari libur biasanya pemuda seperti pramuka biasa berkemah disana. Untuk mereka yang suka panjat tebing dapat memanjat merapi melalui kaliurang. Mereka dapat bermalam di kaliurang saat memulai, kemudianwaktu subuh memanjat merapi melalui desa Kinahrejo dan sampai sekitar malam/sore hari. Ketika cuaca baik, Penglihatan yang menakjubkan akan panorama yang diselimuti hutan dari plewangan dan kaliurang, dan hijaunya sisi pedesaan dapat dilihat bahkan birunya samudra Indonesia dapat kita lihat. saat paling tepat untuk melihat panorama adalah saat pagi hari ketika matahari terbit.</p>
<p></span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> </p>
<p></span></span></p>
<p> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"><a href="http://bernadetadotty.wordpress.com/files/2008/06/kaliurang12.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-93" src="http://bernadetadotty.wordpress.com/files/2008/06/kaliurang12.jpg?w=135" alt="" width="180" height="101" /></a> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;color:#993300;"> _Pemandangan Kaliurang_</span></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
