<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>akuarium &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/akuarium/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "akuarium"</description>
	<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 21:54:49 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[New Tank Syndrome]]></title>
<link>http://shareaquaria.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 07:39:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>radit</dc:creator>
<guid>http://shareaquaria.wordpress.com/2008/09/17/new-tank-syndrome/</guid>
<description><![CDATA[ 
 
 Ikan hias memang dikagumi oleh banyak orang karena keunikan warna,bentuk tubuh atau kebiasaan y]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&#62;  Normal 0   false false false         MicrosoftInternetExplorer4  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"Arial Unicode MS"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&#62; &#60;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;  &#60;![endif]--><!--[if gte mso 9]&#62;   &#60;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span><a href="http://shareaquaria.files.wordpress.com/2008/09/frontosatank001.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6" title="frontosa tank" src="http://shareaquaria.wordpress.com/files/2008/09/frontosatank001.jpg?w=300" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> Ikan hias m</span><span lang="IN">emang dikagumi oleh banyak orang karena keunikan warna,bentuk tubuh atau kebiasaan yang mereka miliki. Tak tanggung-tanggung hobiis ikan hias rela mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk membeli ikan hias atau membeli perangkat pendukung kelangsungan hidup sang ikan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="IN">Perangkat utama dalam memelihara ikan adalah <em>tank</em> (akuarium,bak,kolam atau sebuah terarium) yang kemudian digunakan sebuah sistem filtrasi guna mengakali proses siklus nitrogen yang biasa terjadi di alam. siklus nitrogen adalah proses dimana ammonia (sisa metabolisme ikan yang apabila dibiarkan akan bersifat racun bagi si ikan) dirubah ke bentuk nitrogen lain<span> </span>(yang relatif tidak berbahaya bagi ikan). </span><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="IN">Proses filtrasi menganut siklus tersebut dengan menggunakan media filtrasi guna mendukung proses tersebut. Ketika ammonia sisa metabolisme ikan atau sisa pakan berada dalam <em>tank,</em> pompa filter membawa air ke media filter dimana media tersebut sudah menjadi tempat koloni bakteri pengurai ammonia yang kemudian akan dirombak melalui proses nitrifikasi sehingga ammonia berubah menjadi nitrat. Permasalahanya, banyak hobiis ikan hias baik yang masih baru atau berpengalaman tidak memperhatikan hal ini. Ikan baru langsung dimasukan ke dalam <em>tank</em> baru. Jangan kaget apabila sang ikan tiba-tiba mati. Ini lah yang dinamakan dengan <em>New Tank Syndrome. </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><em><span lang="IN">New Tank Syndrome</span></em><span lang="IN"> adalah kejadian yang akan dialami oleh hobiis ikan yang tidak memperhatikan sistem filtrasi mereka. Memang air jernih seakan air tersebut cocok untuk sang ikan. Namun, pada kenyataanya kadar ammonia ada pada air tersebut. Dikarenakan media filter yang belum sanggup untuk merubah ammonia ke dalam nitrat dikarenakan belum adanya bakteri pengurai di media tersebut. Lalu, bagaimana menyiasatinya? Yaitu dengan cara membiarkan <em>tank</em> menyelesaikan siklusnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><em><span lang="IN">Tank </span></em><span lang="IN">akan bersiklus penuh ketika nitrat mulai terbentuk akibat perombakan ammonia. Pada <em>tank</em> baru dengan sistem filtrasi baru bakteri pengurai belum ada sehingga ammonia akan ada dalam konsentrasi yang tinggi. Perlu waktu yang lama untuk mematangkan sistem filtrasi tersebut. Antara 2 sampai 6 minggu tergantung ukuran <em>tank </em>tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="IN">Cara yang paling umum untuk menumbuhkan bakteri tersebut adalah dengan menaruh ikan-ikan murah di dalam <em>tank</em> yaitu ikan koki,komet,barb,atau zebra danios. Siklus ini dapat dipercepat bagi yang tidak sabar memasukan ikan ke dalam <em>tank</em>nya. Bagi yang sudah memiliki <em>tank</em> yang sudah matang sebelumnya,maka caranya adalah dengan mengambil media filter yang sudah matang dan memasukanya ke dalam media filter baru. Atau bagi yang belum pernah memelihara sebelumnya, maka ada produk-produk starter bakteri ini dijual di toko-toko.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span lang="IN">Silahkan memulai memelihara ikan hias. Mudah apabila anda mengerti mengenai sistem filtrasi ini. Mencobalah maka anda akan mulai mengerti. </span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Anak-Anak Ikan]]></title>
<link>http://qaryareka.wordpress.com/?p=83</link>
<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 11:13:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>qdetactive</dc:creator>
<guid>http://qaryareka.wordpress.com/2008/08/01/anak-anak-ikan/</guid>
<description><![CDATA[
]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://qaryareka.files.wordpress.com/2008/08/cimg3069.jpg"><img class="size-medium wp-image-82 aligncenter" src="http://qaryareka.wordpress.com/files/2008/08/cimg3069.jpg?w=300" alt="" width="357" height="267" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Tips Merawat Arwana dalam Akuarium]]></title>
<link>http://arwanaku.wordpress.com/?p=17</link>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 09:49:23 +0000</pubDate>
<dc:creator>arwanaku</dc:creator>
<guid>http://arwanaku.wordpress.com/2008/06/12/tips-merawat-arwana-dalam-akuarium/</guid>
<description><![CDATA[Kelalaian adalah sumber malapetaka bagi penggemar. Sekali saja lalai tidak mengontrol aerator akuari]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kelalaian adalah sumber malapetaka bagi penggemar. Sekali saja lalai tidak mengontrol aerator akuarium, bisa-bisa arwana mati. Apalagi ceroboh, tentu lebih fatal akibatnya. Maka bagi penggemar yang sungguh-sungguh mencintai arwana, pastilah memperhatikan seluk-beluk di sekitar perawatan. Harapannya, agar arwana dalam akuarium bisa tampil anggun dan asri. Lantas apa yang harus dilakukan?<br />
<!--moreBaca Selengkapnya--><br />
1. Perhatikan peralatan aquarium<br />
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.</p>
<p>Aerator<br />
Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.</p>
<p>Heater &#38; Thermometer<br />
Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.</p>
<p>Filter<br />
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.</p>
<p>Lampu TL<br />
Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80×40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.</p>
<p>2. Rajin melakukan perawatan akuarium<br />
Mau tak mau jika Anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. Sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.</p>
<p>Pemberian makanan<br />
Menu utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. Tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. Contohnya: udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.</p>
<p>Pengontrolan &#38; pergantian air<br />
Setiap hari diwajibkan mengontrol suhu dan pH air. Adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat Celcius. Andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. Sedangkan pH yang dikehendaki sekitar 6-8,5. Andaikata pH terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam akuarium. Selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium déngan Malachite green, déngan frekuensi 3 minggu sekali.<br />
Dan jangan lupa, air akuarium juga diganti. Namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan air PAM, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.</p>
<p>3. Penataan interior akuarium<br />
Kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. Ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.</p>
<p>Tanaman air<br />
Mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: Vallisneria spiralis, Hidrilla verticillata, Riccia fluiutana, Higrophila polisperma, Pistia stratiotes, Najas indica, dan sebagainya.</p>
<p>Pasir batuan<br />
Pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. Sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. Di samping itu, diberi juga batuan dan termasuk karang-karangan. Ukuran batu idéal berdia meter 3 mm. Batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.<br />
<a href="http://arwanaku.files.wordpress.com/2008/06/arwarna1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-18" src="http://arwanaku.wordpress.com/files/2008/06/arwarna1.jpg?w=300" alt="" width="300" height="195" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[D6 : Seni Itu Luas]]></title>
<link>http://crayonkakak.wordpress.com/?p=474</link>
<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 08:19:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>diya</dc:creator>
<guid>http://crayonkakak.net/2008/06/09/d-seni-itu-luas/</guid>
<description><![CDATA[

picture source by O-Fish dot com
Pada pendapat diya, SENI itu bukannya spesifik pada satu perkara ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://crayonkakak.files.wordpress.com/2008/06/collection.jpg"></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://crayonkakak2.files.wordpress.com/2008/07/collection.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1087" src="http://crayonkakak2.wordpress.com/files/2008/07/collection.jpg" alt="" width="380" height="252" /></a></p>
<p style="text-align:center;">picture source by <a href="http://o-fish.com/koleksi.php" target="_blank">O-Fish dot com</a></p>
<p>Pada pendapat diya, SENI itu bukannya spesifik pada satu perkara je. Contohnya - melukis dan menulis [berkarya]. Biasanya, ramai yang "mengiktiraf" golongan yang pandai melukis dan pandai berkarya - sebagai ORANG SENI. Walhal, bukan mereka saje yang layak untuk dapat pengiktirafan macam tu. :)</p>
<p>Diya percaya setiap orang punya seni masing-masing. Sebab setiap dari kita mesti akan ada keistimewaan yang Dia bagi. Skop seni tu sangat luas. Komunikasi boleh dikatakan seni, memasak pun boleh masuk kategori seni, membuat dekorasi laman rumah pun dikira seni. Seni itu unik kan <a href="http://pandagumuk.blogspot.com" target="_blank">cik panda</a> ;)</p>
<p>Seni yang paling diya suka - seni dalam akuarium :) Sangat unik okeh. Warna warni gitu. Tambah-tambah kalau ikan kecik-kecik dan kalerpul yang jadik penghuni akuarium tu. Kalau diya jumpa akuarium gitu kat mana-mana, mesti "terpaku" kat depan akuarium!! :D</p>
<p><em><strong>Crayon said ... </strong></em>Teringin nak ada akuarium sendiri macam dalam gambar tu. :)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[jalan-jalan ke seaworld]]></title>
<link>http://defal.wordpress.com/?p=32</link>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 07:16:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>snydez</dc:creator>
<guid>http://defal.wordpress.com/2008/03/24/jalan-jalan-ke-seaworld/</guid>
<description><![CDATA[hari libur ternyata lumayan membosankan kalau tidak ada aktifitas yang berarti. kebetulan kakek dan ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>hari libur ternyata lumayan membosankan kalau tidak ada aktifitas yang berarti. kebetulan <b>kakek</b> dan<b> nenek er</b> mendapat tiket gratis untuk masuk ke <b>seaworld</b> <b>ancol. </b><br />
dan mendadaklah hari sabtu kemarin ramai-ramai (karena oom-oom nya kepengen ikut juga) ke sana.</p>
<p>sampai di pintu masuk <b>ancol</b> ternyata <b>denny</b> gratis, soalnya baru terkena wajib bayar untuk anak berusia 2 tahun keatas. begitu juga ketika membeli tiket tambahan masuk ke <b>seaworld</b>nya,  <b>denny</b> tetep gratis :)</p>
<p>sampai di dalam, ternyata ruangannya agak temaram, karena untuk lebih mempermudah melihat ikannya. karena itu agak kesulitan mengabadikan gambar dengan kamera seadanya :D</p>
<p><b>denny</b> langsung heboh ketika melihat ikan ikan tersebut, walaupun sudah sering lihat ikan-ikan dan kura-kura peliharaan <b>kakek</b>. dipukul-pukulah kaca aquarium itu untuk setiap ikan yang berada didekatnya.  yang paling heboh adalah ketika melihat ikan buntal.</p>
<p>ketika memasuki terowongan bawah aquarium, beberapa kali perhatian <b>denny</b> tertuju kepada ikan pari yang <i>show-off</i> lewat diatas kepala kita.</p>
<p>namun pada saat pertunjukan pemberian makanan ikan oleh penyelam, <b>denny</b> sudah lumayan letih, dan akhirnya saya bawa menjauh dari keramaian supaya bisa tidur.</p>
<p>sepanjang keliling seaworld tersebut, kereta dorongnya sama sekali gak digunakan, soalnya gimana mau deket deket ke akuarium kalo masih berada di <i>stroller</i>? ;D.<br />
barulah pada saat tertidur, <b>denny</b> diletakan disana. sampai menjelang pulang, barulah <b>denny</b> terbangun</p>
<p>[foto menyusul]</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ikan hias.. apa ya? Gak tau namanya..hehe..]]></title>
<link>http://awisa.wordpress.com/?p=51</link>
<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 08:00:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>awisa</dc:creator>
<guid>http://awisa.wordpress.com/2008/02/27/ikan-hias-apa-ya-gak-tau-namanyahehe/</guid>
<description><![CDATA[Hari Sabtu dua minggu yang lalu, pas nganterin kartu Alicia di rumah Frank, kami tertarik dengan ika]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Sabtu dua minggu yang lalu, pas nganterin kartu Alicia di rumah Frank, kami tertarik dengan ikan kecil-kecil merah orange yang ada di pot bunga Frank. Katanya ikannya gak bisa besar, ya cuma segitu gedenya, sekelingking aja gak ada. Tapi lucu, imut gitu.</p>
<p>Awalnya aku gak setuju ayah dan Satria pada nangkap ikan tersebut utk dibawa pulang. Karena apa ? Karena selama ini kalo naruh ikan hias di akuarium, ujung-ujungnya mati satu demi satu. Ya kadang karena kebanyakan kasih makan, kadang juga karena lupa gak diurusin. Hehehe.. dasar deh !</p>
<p>Tapi akhirnya saya nyerah.. ya udah bawa pulang aja. Terus mau taruh dimana ? Untungnya <a href="http://satria-bayu.blogspot.com" target="_blank">Satria</a> udah punya akuarium kotak yang mungil. Ya udah sementara taruh disitu. Untungnya, ikan-ikan tersebut tidak butuh tidak membutuhkan makanan khusus. Jadi, di dalam akuarium cukup dikasih tanaman teratai dan tumbuhan air. Ikan-ikan itu ternyata pada makan dari akar-akar tumbuh-tumbuhan air tersebut dan kotoran-kotoran yang nempel di dinding akuarium. Hampir mirip kayak sapo-sapo 'kali ya...</p>
<p>Ternyata... kalo pagi bangun tidur gitu jadi asyik. Keluar kamar langsung nengokin si ikan-ikan itu.. Rasanya mata jadi ikutan seger hehehe....</p>
<p align="center"> <img src="http://i202.photobucket.com/albums/aa67/pratiwanggini/webku/DSC00276.jpg" alt="akuarium 2" border="0" height="283" width="212" />                    <img src="http://i202.photobucket.com/albums/aa67/pratiwanggini/webku/DSC00275.jpg" alt="akuarium 1" border="0" height="284" width="213" /></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akuarium Sydney simpan 12,000 spesies hidupan laut]]></title>
<link>http://wanville.wordpress.com/2008/02/01/akuarium-sydney-simpan-12000-spesies-hidupan-laut/</link>
<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 02:46:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>wanville</dc:creator>
<guid>http://wanville.wordpress.com/2008/02/01/akuarium-sydney-simpan-12000-spesies-hidupan-laut/</guid>
<description><![CDATA[Oleh Rasid Rahaman (yang menyertai lawatan media anjuran Australia Tourism)





PENGUNJUNG terpegun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<h4>Oleh Rasid Rahaman (yang menyertai lawatan media anjuran Australia Tourism)<br />
<a href="mailto:"></a></h4>
<div class="introk2"><!--start pix1--></p>
<table border="0" align="center" width="396">
<tr>
<td class="capimg"><img width="396" src="http://www.bharian.com.my/Sunday/Destinasi/20080106102448/mainpix1.jpg" height="223" /><br />
<b>PENGUNJUNG terpegun melihat lebih dekat keindahan Rintangan Terumbu Besar.</b></td>
</tr>
</table>
<p><!--end pix1--><b>Terowong sedalam 160 meter di pusat hidupan marin Australia</b></p>
<p>JIKA melancong ke Sydney, selain Rumah Opera atau Opera House, pengunjung pastinya tidak akan melepaskan peluang ke Akuarium Sydney, pusat pelancongan berasakan hidupan marin yang terletak hanya beberapa meter dari mercu tanda Australia itu.</p>
<p>Kunjungan ke akuarium berkenaan menjadi satu kemestian bagi pelancong dan mereka pasti terpukau dengan kekayaan khazanah lautnya, seolah-olah berada di satu alam lain.<br />
<!-- start video--><!-- end video-->Akuarium Sydney ialah sebuah akuarium akuatik dasar laut terbesar di rantau ini. Terletak di Darling Harbour, ia mempamerkan lebih 12,000 spesies hidupan laut dan 650 spesies akuatik Australia. Pengunjung juga boleh bersiar-siar sambil menyaksikan di keliling mereka, ikan jerung, penyu, belut raksasa, kerapu, pari jerung, pari jerung belang dan pelbagai lagi spesies yang belum anda pernah saksikan sebelum ini.</p>
<p>Paling mengujakan beberapa ikan jerung berkenaan berukuran 3.5 meter panjang dan berat 300 kilogram.</p>
<p>Itulah Akuarium Sydney yang boleh memuatkan 1,000 pengunjung pada sesuatu masa dan mempunyai ruang pertunjukan seluas 4.000 meter persegi termasuk dewan pameran utama. Ia adalah akuarium dasar laut yang mempunyai terowong sedalam 160 meter di bawah air. Pengalaman ini, pasti sukar untuk dilupakan sampai bila-bila.</p>
<table border="0" align="center" width="396">
<tr>
<td><img width="396" src="http://www.bharian.com.my/Sunday/Destinasi/20080106102448/mainpix2.jpg" height="198" /></td>
</tr>
<tr>
<td align="center"><b>PENULIS bergambar kenangan.</b></td>
</tr>
</table>
<p><!--end pix2--></p>
<p>Untuk melihat semua spesies itu di akuarium berkenaan yang dibuka dari jam 9 pagi hingga 10 malam, anda perlu mengambil masa selama satu setengah jam berjalan kaki, tetapi kebanyakan pengunjung berasakan lebih lama berada di dalamnya, lebih menyeronokkan.</p>
<p>Selain jerung, di satu sudut lain anda boleh menyaksikan buaya air masin sepanjang 3 meter, ikan badut (clown fish), ikan rerama/kerepek (butterfly fish) dan pelbagai lagi spesies ikan yang memberi kepuasan kepada sesiapa yang mengunjungi akuarium berkenaan.</p>
<p>Malah, pengunjung juga berpeluang menyentuh beberapa spesies hidupan laut yang tidak berbahaya seperti tapak sulaiman dan rumpai laut.</p>
<p>Tidak cukup dengan ikan, pengunjung juga berpeluang melihat hidupan laut unik lain seperti udang ketak, kuda laut, landak laut, anjing laut, platipus, penguin dan singa laut. Ia boleh dilihat dari jarak dekat di satu sudut lain.</p>
<p><!--start pix3--><!--end pix3-->Paling mengujakan ketika berada di akuarium itu apabila anda dapat menyaksikan pertunjukan anjing laut. Kepintaran hidupan laut itu ketika membuat lompatan untuk mengambil makanan daripada jurulatihnya amat menyeronokkan.</p>
<p>Begitu juga pertunjukan penguin yang diadakan setiap hari mulai jam 3 petang. Penguin di Akuarium Sydney dianggap antara penguin terkecil di dunia yang hanya mempunyai ketinggian 30 sentimeter (sm) dan beratnya pula satu kilogram. Jangka hayatnya hanya tujuh tahun dan makanan utamanya ialah ikan kecil. Penguin jenis ini hanya boleh ditemui di perairan Australia dan New Zealand.</p>
<p>Penulis dapat menikmati pengalaman menarik itu buat pertama kali ketika berkunjung ke Sydney mengikuti lawatan media anjuran Australia Tourism, baru-baru ini.</p>
<p>Setakat ini, lebih 20 juta pelawat sudah berkunjung ke akuarium itu sejak dibuka pada 13 Julai 1988 dengan anggaran seramai 1.2 juta pengunjung setiap tahun.</p>
<p>Paling menarik, satu daripada tiga pelancong antarabangsa yang berkunjung ke Sydney akan melawat Akuarium Sydney yang terletak di bahagian timur Daling Harbour itu.</p>
<p>Jika anda berada di tengah-tengah Sydney, anda hanya mengambil masa antara 5 hingga 10 minit berjalan kaki melalui siar kaki Market Street atau King Street.</p>
<p>Anda juga boleh naik monorel yang akan berhenti di Stesen Monorel Darling Park atau kereta api di Stesen Town Hall.</p>
<p><b>FAKTA: Sydney Akuarium</b><b>Jumlah air di dalam akuarium dasar laut</p>
<p></b></p>
<li>Akuarium Dasar Laut Terbuka - 1,250,000 liter</li>
<li>Tempat perlindungan anjing laut - 1,500.000 liter</li>
<li>Terumbu karang - 1,650,000 liter</li>
<li>Sydney Akuarium dibuka pada 13 Julai 1988</li>
<li>Pertunjukan anjing laut dibuka pada Disember 1991</li>
<li>Disenarai dalam Bursa Saham Australia pada Jun 1993</li>
<li>Pertunjukan penguin dibuka pada Jun 1997</li>
<li>Perayaan ulang tahun ke 20 pada tahun ini</li>
<li>Pameran Great Barrier Reef - Rintangan Terumbu Besar dibuka pada Oktober 1998.</li>
</div>
<p>Wanville copyright 2008.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Joyoboyo Aquarium]]></title>
<link>http://lunjap.wordpress.com/2007/10/17/joyoboyo-aquarium/</link>
<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 05:01:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>zoel</dc:creator>
<guid>http://lunjap.wordpress.com/2007/10/17/joyoboyo-aquarium/</guid>
<description><![CDATA[Ini adalah Joyoboyo Aquarium, tempat produksi aquarium &amp; ikan hias di desa Rembang, kecamatan Ng]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah Joyoboyo Aquarium, tempat produksi aquarium &#38; ikan hias di desa Rembang, kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri, kabarnya produk aquarium di sini selain dipasarkan di area Jawa Timur juga sudah dipasarkan sampai ke Bali-Kalimantan-Sumatra hingga ke Singapura dan Malaysia. Usaha produksi aquarium ini milik sodaraku sendiri, yaitu adiknya nenekQ, namanya Jumari, tapi saat ini sudah diturunkan ke putranya yg bernama Ali. Selain aquarium sebagai produk utama, di sini juga menjual aksesorisnya dan -tentu saja- ikan hias air tawar segala jenis dengan harga murah, terakhir ini juga mengembangkan usaha tanaman &#38; bunga hias.<br><img border="0" src="http://www.geocities.com/panjulweb/joyoboyo1.jpg" width="450" height="338" alt="&#34;Joyoboyo&#34; aquarium &#38; ikan hias"><br>&#34;Joyoboyo&#34; aquarium &#38; ikan hias<br><img border="0" src="http://www.geocities.com/panjulweb/joyoboyo2.jpg" width="450" height="338" alt="Beberapa jenis ikan hias"><br>Beberapa jenis ikan hias<br><img border="0" src="http://www.geocities.com/panjulweb/joyoboyo3.jpg" width="450" height="338" alt="Pusat penangkaran ikan hias"><br>Pusat penangkaran ikan hias<br><img border="0" src="http://www.geocities.com/panjulweb/joyoboyo4.jpg" width="450" height="338" alt="Pengembangan bunga &#38; tanaman hias"><br>Pengembangan bunga &#38; tanaman hias<br></p>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
