<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>20-apbn &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/20-apbn/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "20-apbn"</description>
	<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 17:47:26 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Anggaran 20% untuk Pendidikan=omong besar]]></title>
<link>http://intiep.wordpress.com/2008/02/23/anggaran-20-untuk-pendidikan/</link>
<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 05:28:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>intiep</dc:creator>
<guid>http://intiep.wordpress.com/2008/02/23/anggaran-20-untuk-pendidikan/</guid>
<description><![CDATA[ 	 	 	 	
Dunia Pendidikan Kembali Berduka
&nbsp;
	Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa komponen]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><title></title> 	 	 	 	<!-- 		@page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } 	--></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><b>Dunia Pendidikan Kembali Berduka</b></p>
<p style="margin-bottom:0;">&#160;</p>
<p style="margin-bottom:0;">	Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa komponen Gaji Guru menjadi bagian dari anggaran pendidikan. Artinya Pemerintah tidak perlu bersusah payah memenuhi anggaran Pendidikan yang besarnya 20 persen APBN. (Jawa Pos, Kamis 21 Februari 2008).<!--more--> Putusan ini diambil untuk mengabulkan permohonan <b><strike>SEORANG</strike> GURU</b> asal Sulsel <b>Rahmatiah Abbas</b> dan <b><strike>SEORANG</strike> DOSEN</b> Fak. Hukum Unhas <b>Badryah Rifai </b>dengan berdalil kerugian konstitusional telah dilanggar. Yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah SIAPA kedua orang ini? Untuk kepentingan siapa mereka berbicara? <b><br />
</b>
</p>
<p style="margin-bottom:0;">Bisa dibayangkan akibat putusan ini maka perjuangan panjang mendapatkan jatah anggaran 20 persen dari APBN untuk memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia akan berakhir suram kalau gaji guru termasuk didalamnya. Bagi guru mungkin tidak ada dampaknya tetapi terhadap MUTU PENDIDIKAN akan berdampak nyata. Di hari-hari ke depan tetap akan kita temui sekolah-sekolah yang hampir roboh, anak-anak yang tidak bisa sekolah dan fasilitas sekolah yang minim sekali. Iklan tentang internet sekolah yang dibuat oleh Depdiknas mungkin hanya akan bisa dinikmati sekolah-sekolah perkotaan saja, sementara sekolah-sekolah di pedesaan nasibnya akan tetap sama. Jangankan berfikir tentang komputer dan internet, lha wong meja kursinya saja reyot, gentingnya bocor.</p>
<p style="margin-bottom:0;">&#160;</p>
<p style="margin-bottom:0;">http://intiep.wordpress.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
