<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>2-teknik &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/2-teknik/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "2-teknik"</description>
	<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 17:38:33 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[The Maturing of Wang Liqin]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/09/20/the-maturing-of-wang-liqin/</link>
<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 13:52:47 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/09/20/the-maturing-of-wang-liqin/</guid>
<description><![CDATA[ 
May 26, 2001
Kematangan Wang Liqin

Setelah Piala Dunia, sulit menemukan Wang Liqin karena aktivi]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p> </p>
<p class="MsoPlainText"><span>May 26, 2001</span></p>
<p class="MsoPlainText"><strong>Kematangan Wang Liqin</strong></p>
<blockquote>
<p class="MsoPlainText">Setelah Piala Dunia, sulit menemukan Wang Liqin karena aktivitasnya sbg warganegara. Pada Mei 16, wartawan kami akhirnya menemukannya berlatih di hall/aula pelatihan team Shanghai. Wang mengenakan T-shirt putih, celana pendek biru, sepatu merek biru dan kaos kaki putih garis2 biru. Ia tampak casual, tetapi seseorang dapat melihat perhatiannya pada hal2 detil. &#8220;Aku adalah seorang perfeksionis&#8221;, katanya. Ia juga mengatakan sedang berusaha &#8220;tidak mengabaikan pelatih2&#8243;. </p>
</blockquote>
<p class="MsoPlainText"><span>Media selalu memperhatikan Wang, baik itu &#8220;teknik-teknik terbaik (class 1)&#8221;, tetapi &#8220;mental rapuh (waver)&#8221;. Kemenangan atau kekalahan tak diduganya menarik bagi wartawan. Sekarang mari kita dengarkan Wang bicara tentang dirinya.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span><a href="http://tenismejakita.wordpress.com/files/2008/09/wang_liqin_23_08_08_large.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-271" title="wang_liqin_23_08_08_large" src="http://tenismejakita.wordpress.com/files/2008/09/wang_liqin_23_08_08_large.jpg?w=260" alt="" width="260" height="300" /></a>Persiapan untuk menghadapi putaran qualifikasi National Game 9<sup>th</sup>, Wang buru-buru kembali ke Shanghai untuk berlatih. Saat waktu break, ia mengatakan ke wartawan bahwa ia sakit malam sebelumnya, dan harus menerima perawatan rumah sakit sore ini. Malam ini, ia harus menghadiri satu pesta perpisahan team wanita, dan ia merasakan satu kelemahan kecil. &#8220;Mengapa<span>  </span>tidak mengambil satu hari libur?&#8221; wartawan bertanya. &#8220;Tidak ada waktu. Sejak Olympics, aku tidak punya waktu beristirahat&#8221;, jawab Wang.<!--more--><br />
</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Banyak orang menilai teknik-teknik Wang adalah yang terbaik, namun kekuatan mentalnya paling lemah. Kami menanya Wang: &#8220;Apakah Anda pikir kemampuan mentalmu adalah permasalahanmu paling besar?&#8221; Wang berfikir sejenak, lalu berkata: &#8220;Ada satu waktu ketika aku merasa seperti itu, dan aku memfokuskan pada teori. Tetapi kemudian aku merasa akulah yang paling baik memahami diriku, dan bagaimana mungkin bisa orang lain lebih tahu persis yang aku rasakan? Jika aku terlalu banyak perhatian (untuk teori tersebut), aku akan percaya itu benar meskipun mungkin tidak benar. Setelah Piala Dunia 45<sup>th</sup> dimulai, masalahku adalah karena aku mencoba terlalu keras agar bermain baik. Memberi aku setumpuk tekanan dan akibat samping.&#8221;</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Piala Dunia 45<sup>th</sup> barangkali meninggalkan kesedihan paling besar bagi Wang selamanya. Lalu bintang muda ini mempunyai harapan tinggi Titel kemenangan Men Single. Tetapi dengan peristiwa hampir tidak sedang berlangsung, ia kalah dengan Damien Eloi. Wang katakan ia tertekan lama setelah itu. Oktober itu, ia tidak bisa membuat dirinya ke akhir 8 di World Cup di Negeri China. Pelatih Cai mengatakan ke wartawan bahwa Wang adalah &#8220;dungu/mati akal&#8221;.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Wartawan tanya Wang: &#8220;Apakah kritik Cai satu pukulan besar kepada anda?&#8221; Wang segera menjawab, &#8220;Tentu saja. Itu datang dari pelatih kepala. Tetapi saya juga memahami frustrasi2 Cai bahwa aku berprestasi jelek; ia benar-benar ingin aku bermain baik. Jika itu orang lain (sebagai ganti aku), pelatih Cai tidak akan jadi sangat marah. Ia sering mencoach ku di lapangan, dan aku merasa jika aku tidak bermain baik, aku pasti telah membuat dia jatuh.&#8221; </span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Anda menghormati para pelatihmu. Apakah Anda selalu melakukan segala hal yang mereka katakan kepada anda untuk dilakukan?&#8221; wartawan tanya.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Di masa lalu, aku banyak mendengarkan pelatih2 ku, dan tidak memikirkan apa yang mereka katakan baik untukku, atau mengapa. Maka aku tidak benar-benar paham. Ketika aku tidak mencapai target, aku tetap berlatih lebih keras, daripada benar-benar berbicara dgn pelatih2&#8243;, Wang berkata.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Bagaimana sekarang?&#8221; wartawan bertanya.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Aku berusaha mengatakan kepada pelatihku apa Aku rasa&#8221;, Wang berkata. Ia melepas T-shirt putih yang basah seluruhnya, dan mengenakan yang hitam. Wartawan berkata, &#8220;Anda sangat rapi di dalam cara anda berpakaian, dan anda memperhatikan detil&#8221;. Wang tersenyum dan berkata,&#8221; Aku suka berbelanja dan membeli pakaian. Aku mencari kesempurnaan&#8221;.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Wang kemudian melihat banner di dalam hall: <strong>&#8220;Semangat (Spirit), Keberanian (Courage), Kecerdasan (Inteligence), Keganasan (Ferocity)&#8221;.</strong> Wartawan mengikuti mata nya dan bertanya, &#8220;Apakah yang anda perlukan sudah lengkap ?&#8221;</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Keganasan. Di titik-kritis, aku kurang ganas&#8221;, Wang berkata.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Apa karena karaktermu yang <strong>lembut dan seorang introvert</strong>?&#8221; wartawan bertanya.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Mungkin sedikit benar. Aku berusaha <strong>membuat perubahan-perubahan kecil di dalam<span>  </span>karakterku</strong>&#8220;, Wang berkata.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Bagaimana?&#8221;</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Membuat banyak berhubungan dengan orang-orang. Banyak menyatakan diri, dan lebih sedikit menilai.&#8221;</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Setelah Piala Dunia, team mentransfer pelatih Shi Zhihao (ex-World Champion, suami Cao Yanhua) dari team wanita untuk menjadi pelatih Wang. Barangkali karena mereka sama2 berasal dari Shanghai, keduanya maju baik bersama-sama. Shi berkata bahwa dialek Shanghaiese sangat populer di team nasional, dan ketika Cai melatih Wang, ia berbicara dalam dialek Shanghaiese.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Salah satu peristiwa mengesankan di Osaka adalah Wang kalah 2 game pertama pada Kong. Menurut kesan masa lampau Wang, banyak orang pikir Wang sudah kalah. Tetapi Shi mengatakan kepada Cai di stand bahwa game ketiga akan menjadi satu titik balik untuk Wang. Jika ia bisa mengalahkan beberapa poin, ia punya suatu kesempatan.</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>&#8220;Sebenarnya&#8221;, Shi berkata dengan enteng, &#8220;pertandingan ini sangat cantik dari yang telah aku harapkan. Malam sebelumnya aku katakan kepada Wang bahwa Kong adalah pemenang grand-slam, dan mempunyai kemampuan. Tingkatan Kong kini kembali pada sebelumnya, dan ia mempunyai kemampuan mental lebih baik dibanding mu. Taktik dan strateginya lebih kaya dan bervariasi, dan ia bermain ganas. Anda, Wang Liqin, adalah takut akan hal seperti itu. Di dalam pertandingan ini, Kong akan berjuang keras di permulaan permainan, dan anda tidak akan mampu mengikutinya. Tapi jangan cemaskan. Di dalam pertandingan, anda bukan satu-satunya yang mempunyai beban pikiran. Ketika Kong mendekati kemenangan, ia akan mempunyai beban pikiran. Sebagai contoh, ia akan bermain hati-hati (safe), dan berharap memenangkan poin lebih cepat. Pada itulah, anda harus mengalahkan. Jika anda dapat bertahan melawan tekanan, Kong akan sedikit takut. Karena selama sesi latihan kita, Kong jarang mengalahkanmu.&#8221;</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Bahkan Team Dunia kali ini adalah &#8220;jalan lintasan&#8221; yang sulit bagi Wang. Di dalam perempat-final, Wang kalah 0-2 pada Timo Boll dari Jerman. Di pertandingan berikutnya, posisi number-2 nya direbut. Para pelatih tidak akan memainkan dia di even spot ketiga, dan menggunakan Kong, Liu dan Ma sebagai gantinya. Wang tidak bermain di final juga. Untuk mampu memenangkan titel MenSingle di bawah kondisi-kondisi ini, dan untuk kembali dari 0-2, adalah sangat berat bagi Wang </span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Shi berkata, &#8220;Di Dalam Dunia Ini, hal yang paling penting tentang Wang adalah setelah berbagai kesulitannya di dalam team, ia masih mampu untuk menang. Ini menunjukkan ia sudah dewasa/matang. Untuk pertama kali, satu kinerja lemah tidak meninggalkan sebarang akibat merusak&#8221;. Ia mengatakan ke wartawan bahwa team nasional sudah membuat investasi paling besar dgn Wang, dan sudah menyediakan banyak peluang untuk Wang. Team nasional punya banyak pemain top. Cai sudah bekerja keras untuk menolong Wang berhasil, dan punya banyak tekanan. Banyak yang bertanya: kenapa kita harus memainkan Wang?</span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Selama 5 tahun terakhir, Wang sudah memantapkan keunggulan teknisnya. Tetapi mengapa Wang tidak mampu bermain sesuai tingkatannya sepanjang waktu? Shi tidak berpikir itu karena kualitas mental Wang. Ia mengatakan kepada Wang: &#8220;Dengan satu tangan, anda masih belum penuh menyerap teknik-teknik tertentu. Dengan kata lain, terdapat pertanyaan tentang ketekunan&#8221;. </span></p>
<p class="MsoPlainText"><span>Shi berharap Wang dapat membuat sedikit perubahan. Ia berkata, &#8220;Prinsip Ku adalah sbg satu orang harus jujur, tetapi sebagai pemain, salahsatu yg diperlukan &#8216;mematikan&#8217;*. Wang perlu bekerja agar lebih &#8216;mematikan&#8217;. Aku tidak menyukai nya ketika aku berkata sesuatu, dan pemainku selalu setuju denganku. Seorang pemain harus berfikir menurut kehendaknya, dan itu terbaik jika ia dapat berbantah dengan aku dan membuktikan bahwa aku salah. Wang terlalu baik mendengarkan, dan kurang memiliki sikap mengusai, keganasan, dan pola pikir &#8216;Aku melakukan Apa Yang Aku ingin lakukan&#8217;. Ia tidak suka menyatakan dirinya, tetapi sebagai gantinya ingin membuktikan berbagai hal dengan fakta-fakta&#8221;.</span></p>
<p class="MsoPlainText">Shi merasa bahwa jika pelatih mengajar terlalu banyak, tidak ada ruang bagi pemain untuk mengexpresikan dirinya. Ia lebih suka memberi Wang bimbingan dan menyilahkan Wang mengembangkan metode pelatihan nya sendiri.</p>
<p class="MsoPlainText"><span>Kekurangan Wang yang paling besar adalah ketidak-mampuan nya untuk melepaskan dirinya di lapangan ketika kondisi ketat. Pelatih telah mengatakan A, B,<span>  </span>dan C.Tetapi di lapangan, jika C, B dan A terjadi, Wang tidak tahu harus berbuat apa. Shi berkata, &#8220;Sebagai contoh, jika Wang merencanakan secara hati-hati apa yang harus dibuat jika lawannya menyerang kirinya, dan ternyata lawannya menyerang kanannya, ia menjadi canggung. Satu mata rantai kelemahan dapat mengacaukan keseluruhan game. Kami harus mengembangkan keyakinannya (confidence), dan kemampuannya menyesuaikan di lapangan&#8221;.</span></p>
<p class="MsoPlainText">&#8221; Aku berencana mengajarkan dia golf. Satu olahraga yang pantas untuk dia. Ia dapat melakukan apapun juga yang diinginkan. Ia terlalu kaku, dan aku ingin memperluas wawasannya &#8220;, kata Shi.</p>
<p class="MsoPlainText">(Catatan] Chung: *Kata Shi digunakan adalah &#8220;Du La&#8221;. Ini berarti mematikan, ganas/jahat/hebat, brutal, tidak kenal ampun, dan juga punya arti tambahan dari kecepatan dan efisien. Du secara harfiah berarti beracun, berbisa/sengit, dll., dan itu juga menyiratkan menyerang di bagian paling lemah dari lawan.)</p>
<p class="MsoPlainText"><span> </span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Pemain terlatih dan tidak]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/09/pemain-terlatih-dan-tidak/</link>
<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 11:38:22 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/09/pemain-terlatih-dan-tidak/</guid>
<description><![CDATA[Sumber : Dicopy-paste dari komentar2 oleh TeeMKa


gruba andrej, di/pada Mei 23rd, 2008 pada 0:22 Di]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>Sumber : Dicopy-paste dari komentar2 oleh TeeMKa</strong></p>
<ol class="commentlist">
<li>
<div class="commentmetadata"><strong>gruba andrej</strong>, di/pada <a href="../tulis-pesan/#comment-43">Mei 23rd, 2008 pada 0:22</a> Dikatakan: <a title="Sunting komentar" href="comment.php?action=editcomment&#38;c=43"></a></div>
<p>Salam kenal , buat yang mau share apa saja tentang pingpong bisa e-mail ke <a href="mailto:gjoni18@yahoo.com">gjoni18@yahoo.com</a> mungkin saya bisa bantu . Saya mantan atlet team mahasiswa indonesia th 90an dan skrg masih aktif sebagai sparring para atlet pon di jawa barat jg dki. selamat bergabung di dunia tenis meja</p>
<blockquote><p>Salam kenal. TeeMKa senang sekali dengan Andrzej Grubba pemain asal Polandia di era 80-90. Terkenal dengan backhand loop bergaya Lainuki (gaya seorang samurai mencabut pedang katana dari sangkarnya). <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>TeeMKa berharap mr. gruba ini sempat menshare ilmu tenis meja di weblog ini, tentang:<br />
1. Perbedaan pemain terlatih dan tidak.<br />
2. Apa saja yang dilatihkan seorang atlit selama mengikuti program latihan.<br />
3. Perkembangan perbedaan tenis meja era 90an dan 2008an di tanah air dan dunia.<br />
4. Bagaimana tips awam untuk bermain tenis meja yang baik.</p></blockquote>
</li>
<li class="alt">
<div class="commentmetadata"><strong>gruba andrej</strong>, di/pada <a href="../tulis-pesan/#comment-44">Mei 25th, 2008 pada 6:19</a> Dikatakan: <a title="Sunting komentar" href="comment.php?action=editcomment&#38;c=44"></a></div>
<p>Ok Thx atas sambutan dari TeeMKa , Saya akan coba jawab tentang :</p>
<p>1. Perbedaan pemain yang terlatih dan tidak ,secara umum dapat terlihat dari cara posisi badan setelah terjadi rally pukulan , pemain yang terlatih terlihat stabil dari mulai posisi kaki,badan, ayunan tangan dan timing memukul bola yang tepat.<!--more--></p>
<p>2.Selama ini yang saya lihat program latihan klub klub di indonesia lebih mengutamakan tehnik pukulan diatas meja atau kita lebih sering atau suka bertanya kepada pelatih bagaimana supaya spin atau smash kita keras atau kencang ? bagaimana cara block yang benar ? tetapi mereka melupakan latihan fisik yang saya maksud latihan fisik disini adalah latihan fisik yang benar dan itu sangatlah berat karena meliputi lari jarak jauh dan pendek , latihan weight training tubuh(ini sangat berat sbg perbandingan ,team putra indonesia angkatan bench press nya jauh dibawah team putri korea utara apalagi china), latihan besi untuk pergelangan jg latihan bat besi untuk kecepatan , latihan bola banyak untuk ketepatan ,dan msh banyak lagi yang terlalu panjang untuk ditulis disini.<br />
Jadi kesimpulannya untuk menjadi pemain yang solid sebenarnya sulit jika kita tidak disiplin tetapi akan menjadi mudah jika kita mau sakit dan perih dahulu dan berpesta kemenangan di pertandingan . Sedikit tambahan pengalaman pribadi ,saya sempat berhenti bermain tenis meja sktr 6 tahun (Terakhir saya tampil di Silatama th 2001)<br />
Bln Agustus 2007 saya kembali berlatih karena berat badan saya saat itu sdh mencapai 90 kg(saat aktif bermain berat saya 55-60kg)dan saat itu kolesterol dan penyakit lain sdh datang.Saya memutuskan kembali berlatih secara bertahap dengan program yang benar dan setelah 8 bulan sekarang berat saya tgl 75 kg semua penyakit sdh hilang dan sempat menjuarai 2 turnamen meskipun cuma juara 3<br />
Skrg saya menjadi sparring team pon salah satu daerah favorit juara PON .<br />
3. April 2008 saya mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu official team indonesia pada kejuaraaan dunia di guangzhou ,china,satu perbedaan yang sangat signifikan adalah pemain pada era sekarang tidak banyak menggunakan block pada ssat diserang lawan tetapi mengembalikan serangan itu dgn spin kembali dan itu berlaku untuk sisi backhand juga.<br />
Untuk di tanah air saya no comment ……</p>
<p>4.Tips untuk awam adalah:<br />
- Pilih peralatan yang memenuhi standard latihan , mulai dari kayu,karet,sepatu dll meskipun agak mahal tapi akan menunjang sekali untuk kemajuan kita.<br />
-berlatih lah dasar dasar tenis meja yang benar dgn pelatih yang benar menguasi tehnik dasar.<br />
-perbanyak latih tanding dengan klub lain.<br />
-coba untuk berlatih dengan bola banyak secara bertahap.</p>
<p>Ok sementara itu dulu terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan.</li>
</ol>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menghadapi bola LongPiper]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/05/menghadapi-bola-longpiper/</link>
<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 07:50:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/05/menghadapi-bola-longpiper/</guid>
<description><![CDATA[Wilson, di/pada Juli 3rd, 2008 pada 8:02 Dikatakan:
Gw seorang pemain tenis meja dengan gaya shakeha]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p><strong>Wilson</strong>, di/pada <a href="../2008/06/22/are-longpipe-cheating/#comment-71">Juli 3rd, 2008 pada 8:02</a> Dikatakan:</p>
<p>Gw seorang pemain tenis meja dengan gaya shakehand,right hand.bad:Primovitesse ,hitam:donic F1 ( forehand ), merah:bryce bekas 80 rb ( backhand ).<br />
selama ini punya kesulitan dalam melawan pemain bintik.</p>
<p>mau tanya nih :<br />
1.ad ga strategi khusus supaya bisa membaca bola yg datangnya berat ( yg harus dichop ) dan bola kosong ( yg bisa dihajar )?<br />
2.apa beda bintik panjang dan bintik pendek?</p></blockquote>
<p>Equipment di atas adalah tipikal “peralaan Eropa” menurut TeeMKa begitu.</p>
<p>Dari 1 atau 2 merk top yang sering dijumpai, “peralatan Eropa” jika dibanding karet China:<br />
1. Topsheet+spon adalah kategori karet lembut. Juga topsheet rubber thickness T (ketebalan/tinggi topsheet) yang dimilikinya lebih TEBAL. Panjang pipe/bintik2nya lebih tinggi.<br />
Sifat bola yang dihasilkan memiliki putaran yang jujur. Artinya bola itu benar2 menghasilkan pure topspin, backspin, sidespin,, dengan bentuk lintasan LURUS seperti busur.<!--more--><br />
Sifat bola spt ini NYAMAN ditangkap oleh karet LP, ini salah satu alasan pemakai memilih LP. Namun sebaliknya karet ini menjadi sulit menangkap bola2 LP karena sifat bola LP yang datang “melayang”, dan menjadi serba salah dipukul oleh karet lembut.<br />
Backspin dan topspin hasil LP tidak sama persis dgn yg dihasilkan inverted, karena terbang bola sudah rusak (terdistorsi) akibat sentuhan bola dan biji2 LP yang arah gayanya bermacam2, tidak seperti inverted yang HANYA satu macam. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /><br />
Saat dipukul dgn topspin pelan, bola melayang LP ini tidak sempat MASUK kedalam raket, akibatnya bola sangkut di net atau jatuh di meja sendiri. Dipukul topspin kuat, bola melayang LP ini tidak sempat menempel di topsheet BAHKAN mendapat benturan cepat dari raket pemukul topspin, akibatnya bola semakin melayang dan keluar meja. Jadi agar tepat bagaimana ? <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /></p>
<p><strong>Menjawab strategi:</strong><br />
1. Membaca bola datang yang berat, kosong dan cara memukulnya.<br />
Sifat bola yg dihasilkan LP ada <a rel="nofollow" href="../2008/06/07/berbagai-jenis-karet-rubber2/">di halaman ini.</a><br />
Jika bola ke4 adalah bola datang LP yang hendak dibaca, maka jawabnya adalah dimulai dengan mengukur berapa level sifat bola yang dibuat saat bola ke3. Karena karet LP mengandalkan bola ke3 uang dihasilkan karet lawan yg datang padanya.<br />
Sifat bola yang dibuat ini meliputi speed, spin, power, flat/datar,,,. Artinya jika bola ke3 dibuat speed rendah, spin rendah, power rendah, dan arah pukulan mendatar, MAKA bola ke4 menjadi tidak mengenakkan bagi longpiper, tapi bisa menjadi sangat enak baginya bila secepatnya merubah menjadi mode serang cepat sbg ganti mode defence. Anggap saja b4 tidak diserang dan dikembalikan dgn LP, maka bola ke4 menjadi bola mudah (bisa saja kosong), nah ini dia milikmu, dan ciptakan bole ke5 yg mematikan dgn smash misalnya.<br />
+ Catatan: Bola “kosong” dari LP tidak sama dgn yg dihasilkan inverted, kosong LP berupa bola melayang, deadball (bola mati, bisa saja ada isinya), lintasan terbang seperti rambut keriting (curl) tidak spt busur panah pd karet inveted.<br />
+ Perlu dicatat untuk mengetahui berapa tebal spon dari karet LP lawan itu. Tebal spon 0.5, 1.0, 1.5, 2.0mm bahkan tanpa spon atau OX. Semakin tebal spon LP akan semakin sulit dimainkan pemakainya menghadapi bola2 ringan/kosong.</p>
<p>2. Mengutip tulisan sebelumnya, sifat LP adalah TIDAK BISA menghasilkan putaran sendiri tapi mengandalkannya dari lawan, bersifat menipu dengan spin reversal (topspin menjadi bacspin, deadball, bola2 keriting/curl dan tajam), gaya permainan defence, membuat kesal lawan, tiba2 menyerang cepat. Sedang bintik pendek SP bersifat speed, sedikit menipu, mirip inverted biasa dgn kadar lebih rendah, dipakai pemain agresif serang cepat dekat meja yang TAK PEDULI dgn bola spin lawannya.</p>
<p>Serang cepat, berkaitan dengan <a rel="nofollow" href="../2008/05/17/3-prinsip-dasar-semua-stroke-tenis-meja/">prinsip memukul bola</a>.<br />
<strong>+ Level spin, speed, reglue efek</strong><br />
Inverted &#62; Speed=12, Spin= 9,5; Reglue efek = high<br />
Long pipe &#62; Speed=6,25; Spin= 3,25; Reglue efek= not recomended<br />
Short Pipe &#62; Speed=9,75, Spin= 7; Reglue efek = medium</p>
<p><strong>Akhirnya menghadapi Long Piper dengan raket tersebut:</strong><br />
1. Tingkatkan cara bermain dari REFLEK (terbiasa tanpa sadar) menjadi KONTROL (siap siaga dengan sadar) di saat bermain, lebih2 lagi menghadapi LPr yang memakai karet kombinasi. Bola yang dihasilkan dua karet ini berbeda, saat dimainkan satu orang yang sama, saat rally dalam perebutan satu point pertandingan. Disini diperlukan sense yang berrubah-ubah setiap kali sebelum dan setelah memukul bola oleh lawan long piper.<br />
2. Tingkatkan mengontrol bola dan pukulan. <a href="http://tenismejakita.wordpress.com/2008/05/17/3-prinsip-dasar-semua-stroke-tenis-meja/" target="_blank">Selengkapnya</a>.</p>
<p>3. Tambah koleksi pukulan (bedakan pukulan2 ini, pure drive, drive topspin, loop, smash, hit, flat stroke)<br />
4. Tambah cara menyentuh bola (mengkibas dengan gelang saat fast smash juga flick, bukan menyentuh dengan segenap tubuh, gerakan siku, gerakan lengan).<br />
5. Ubah dan tambah cara bergerak mengatur posisi bersamaan mengontrol lawan, setiap kali menunggu bola datang sebelum membuat pukulan di suatu area meja.</p>
<p>Semoga bermanfaat, begitulah teori TeeMKa silahkan dibuktikan dan dikabari. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memilih peralatan yang cocok]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/05/memilih-peralatan-yang-cocok/</link>
<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 07:18:25 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/05/memilih-peralatan-yang-cocok/</guid>
<description><![CDATA[guk2, di/pada Juli 5th, 2008 pada 9:48 Dikatakan:
mas, kalo untuk tipe kanan serang (offensive) kiri]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p><strong>guk2</strong>, di/pada <a href="../2008/06/13/coba2-peralatan/#comment-72">Juli 5th, 2008 pada 9:48</a> Dikatakan:</p>
<p>mas, kalo untuk tipe kanan serang (offensive) kiri tahan semi serang (BH nya suka nyemesh tp ybutuh yg kontrolnya bagus ga perlu kenceng) enaknya pake kayu dan karet apa? klo kayu sardius FH Bryce Speed n BH Srifer FX cocok nda? cepet ya, mumpung blm beli. thks</p></blockquote>
<p>Begini, TeeMKa batasi dulu:<br />
1. Pemain terlatih = seperti atlit, spare partner, pelatih, analis dan jajarannya.<br />
2. Pemain tak terlatih<br />
3. Pemain rekreasi = para pekerja, profesional, dimana olahraga untuk kesehatan, hiburan, interaksi sosial, dll, namun punya kemauan bermain bagus dengan sedikit2 berlatih dan mengetahui teori2.<!--more--></p>
<p>Dari tulisan2 di weblog ini, dapat disimpulkan:<br />
1. Berlatih memerlukan tahapan2 (dasar, lanjutan, special), dan tiap tahapan memerlukan peralatan berbeda2 sifatnya (speed, kontrol, feel, special).<br />
2. Pemain top profesional TIDAK menggunakan raket dengan speed paling kencang yang ada di toko.</p>
<p>Sebagai pemain rekreasi yang ke depannya mempunyai waktu, tenaga, biaya untuk berlatih meningkatkan kemampuan tenis meja, sebaiknya pilih peralatan secara bertahap juga.<br />
1. Baru bermain dan berlatih = Speed rendah, Kontrol tinggi, feel soft = untuk memahami bagaimana sifat alat2 itu berkerja<br />
2. Lanjutan = speed lebih tinggi, kontrol tinggi, feel medium = untuk memperluas pemahaman perbedaan sifat2 alat<br />
3. Special = speed bebas, kontrol bebas, feel bebas = untuk menggunakan sifat2 alat tertentu yang diterapkan pada gaya tertentu dengan keahlian khusus</p>
<p>Merk yang saudara sebut di atas berada pada top rank pada grafik perbandingan, biasa dipakai para pemain rekreasi karena nyaman dipakai, “mudah’ digunakan pada satu type permainan saat berhadapan dengan satu kelas peralatan (semua pemain klub itu memakai peralatan sejenis, blade karbon, karet inverted Eropa, speed glue, tidak ada LongPiper yang bola2nya tidak sama).</p>
<p><strong> + GRIP cara memegang raket juga mempengaruhi, kenyamanan, kecocokan, kemampuan, dan kepuasan si pemakai. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /> </strong></p>
<p>+ Jika ini peralatan pertama yang akan saudara beli, sebaiknya pertimbangkan APAKAH ada kesempatan waktu dan orang yg akan membimbing dalam menguasainya kelak ? Jika tidak, beberapa minggu ke depan saudara mengeluh dan mencari alat baru. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>+ Jika ini peralatan kesekian kali dan saudara belum mendapatkan peralatan yang nyaman dan cocok, sebaiknya pertimbangkan untuk berlatih dasar dgn pelatih, memahami cara kerja raket dan cara menerapkannya dalam gaya, dan gunakan peralatan yg murah (second) untuk mulai memperkuat ukuran feeling masing2 alat. Jika tidak berlatih dasar, bulan depan akan ganti peralatan lagi. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>+ Jika sekarang sampai bbrp bulan ke depan sdr berlatih dgn seorang pelatih, dan menggunakan peralatan standart, maka beberapa bulan ke depan, sdr akan berganti peralatan lagi. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="D" /></p>
<p>Berlatih memerlukan kesabaran <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Liu Guoliang bicara tentang permainannya]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/liu-guoliang-bicara-tentang-permainannya/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 14:30:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/liu-guoliang-bicara-tentang-permainannya/</guid>
<description><![CDATA[Sumber: http://www.masatenisi.org/english/roportaj5.htm
LIU GUOLIANG TALKS ABOUT HIS GAME
Catatan Ch]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sumber: http://www.masatenisi.org/english/roportaj5.htm</p>
<h2>LIU GUOLIANG TALKS ABOUT HIS GAME<em></em></h2>
<blockquote><p><em>Catatan Chung: Wawancara ini diambil setelah Qatar Open, dan sudah dipublikasikan pada May dan Juni 2002 di Table Tennis World. Reporter menanyai Liu GuoLiang tentang nasehat yang bisa membantu pemain pemula. Reporter adalah Li Kefei </em></p></blockquote>
<p class="Tanya"><strong>Reporter: Jika kamu berhadapan dgn seseorang yang belum pernah bermain sebelumnya bagaimana kamu menemukan kelemahannya dengan singkat ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">LGL: Pertama lihat pada raket dan karet yang dipakai. Apakah pipe-out, inverted, atau long-pips ? Shakehander atau Penholder, tangan-kiri atau kanan ? Ingatlah lawanmu juga familiar dengan gayamu.</p>
<p class="MsoNormal">Kamu harus coba memainkan permainanmu, dan lakukan apa2 yang bagus darimu; kemudian kembangkan inisiatif, agar semakin dapat dengan jelas mengamati kelemahan2 lainnya. Jika bermain pasif, selama waktu ada kamu memang menemukan kelemahan lawanmu, tapi itu cara yang baik bagimu kehilangan game.</p>
<p><!--more--></p>
<p class="MsoNormal">Lihat gaya lawanmu. Setiap gaya punya kelemahan, jadi ada cara dasar bermain melawan setiap gaya, dan itulah titik awalnya.</p>
<p class="MsoNormal">Pemain-kiri biasanya tidak menyukai bergerak dari sisi ke sisi. Setiap pemain-kiri takut dengan strategi ini, jadi ini dapat kamu pergunakan.</p>
<p class="MsoNormal">Bbrp pemain-kiri lebih dari lainnya. Jika kamu memplace bola ke forehandnya dan dia kuat di sisi itu, mungkin lemah pada backhand. Jika forehandnya tidak terlalu kuat, tapi backhandnya sangat cepat dengan penempatan yang bagus.</p>
<p class="MsoNormal">Biasanya, shakehander tidak bagus dengan bola2 pendek, khususnya ditempatkan di tengah dan atas (slighly) sisi forehand. Mereka lebih lemah dari penholder pada bagian ini. Jadi ini yang kamu harus serang sebagai pembuka.</p>
<p class="MsoNormal">Pada kasus forehand vs forehand rally, aturan main biasa adalah cross vs cross. Kemudian jika bermain bh vs bh, dan jika kamu rasa bisa mengatasinya kamu bisa lanjutkan, shg kamu dapati lawanmu relatif lebih lemah di sisi backhand.</p>
<p class="MsoNormal">Jika kamu merasa berat berjuang di sisi backhand, kamu harus coba memindahkan bola ke tengah, atau ke sisi forehandnya. Shakehander lebih lambat dengan bola di tengah, jadi kamu coba tempatkan disana, kemudian tiba2 menyerang pada dua sisi.</p>
<p class="MsoNormal">Penholder biasanya lemah dgn bola yang melebar ke bh, jadi mereka takut dengan penempatan yang bergantian dari forehand ke backhand.</p>
<p class="MsoNormal">Umumnya, cobalah melakukan apa saja yang biasanya itu bagus, dan test lawanmu dengan cara itu.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Bagaimana memutuskan serve apa yang digunakan ?</strong></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/image2.png"><img style="border-width:0;" src="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/image-thumb2.png?w=104&#038;h=141" border="0" alt="image" width="104" height="141" align="left" /></a> LGL: Jika kamu saling tidak familiar, kamu harus coba gunakan <span style="text-decoration:underline;">serve paling afektif</span>. Katakanlah kamu punya serve sidespin bagus, itulah pertama yang kamu pakai. Jika dengan serve sidespin tsb, dan menemukannya sulit untuk membuka serangan atau <span style="text-decoration:underline;">meng-gain kelebihan2</span>, coba serve spin/nospin, atau backhand serve.</p>
<p class="MsoNormal">Beberapa orang bagus mereturn serve sidespin, tapi lebih lemah menerima spin/nospin serve. Jadi walau serve terbaik adalah sidespin serve, lawanmu bisa jadi sangat baik mereturnnya. Mungkin dia lebih lemah mereturn serve lain yang berbeda, dan itu harus kamu coba, walaupun bukan merupakan serve terbaikmu.</p>
<p class="QKomenn"><strong>R: Biasanya kamu serve side-top dan side-bottom, dan tidak banyak spin/nospin serve. Benarkah ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">LGL: Ya. Ma Lin memakai serve spin/nospin lebih banyak dari saya, dan itu sebabnya kami punya gaya berbeda. Ma lebih bagus dengan <span style="text-decoration:underline;">pembukaan serangan forehand</span>, dan juga punya <span style="text-decoration:underline;">footwork</span> yang lebih bagus. Biasanya, ketika kamu serve spin/nospin, return akan tidak berkualitas tinggi, jadi itu akan lebih mudah kita serang.</p>
<p class="MsoNormal">Gaya saya lebih “vicious, ganas/jahat/hebat” dan side-spin serveku punya range <span style="text-decoration:underline;">luas dalam hal putaran</span>. Lawan harus berhati2 mereturn. Saya sering mendapat point langsung dari serve, tapi jika seorang lawan dapat <span style="text-decoration:underline;">menangani dgn baik</span>, akan menjadi sangat sukar bagi saya untuk membuka serangan.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Peneliti kami seperti Dr. Zhang punya kumpulan banyak statistik dari lawan, dan mereka punya analisis kekuatan dan kelemahan. Mereka menyarankan bagaimana mereturn setiap serve mereka, atau strategi apa untuk melawan mereka. Saat di lapangan, apakah kamu mengikuti saran mereka ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">LGL: Anilisis itu benar2 akurat, dan secara umum sangat bagus dimiliki. Tapi tidak boleh sesederhana itu bersandar pada mereka. <span style="text-decoration:underline;">Strategi sebenarnya tergantung dari pemain</span>. Contohnya, mereka punya analisis sangat detil dari gaya Waldner, dan biasanya disesuaikan pengalaman kita. <span> </span>Tapi Kong bermain dgn Waldner sangat berbeda dari cara saya bermain dengan Waldner.<span> </span>Kamu nyaris bisa katakan kami bermain dengan cara pendekatan terbalik. <span> </span>Waldner punya <span style="text-decoration:underline;">variasi bagus</span>, dan Kong sangat “all-round”.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi biasanya Kong akan mencoba <span style="text-decoration:underline;">bermain sederhana</span> melawan Waldner. Jika ada 10 bola, 8 diantaranya <span style="text-decoration:underline;">sangat mirip</span>, maka Kong secara definitive sudah memenangkan pertandingan itu. Jika dari 10 bola, 8 diantaranya berbeda, maka Kong mendapat masalah.</p>
<p class="MsoNormal">Itu berbeda ketika saya bermain melawan Waldner. Mungkin lebih dari 10 bola, semuanya <span style="text-decoration:underline;">akan berbeda</span>.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika gaya bermain sangat mirip (closer), pertandingan tergantung pada siapa yang <span style="text-decoration:underline;">lebih bagus mengeksekusi</span>, dan siapa yang <span style="text-decoration:underline;">mengeluarkan keahlian</span> khususnya.</p>
<p class="MsoNormal">Di awal pertandingan kekuatan saya melawan kekuatannya, jika tak berhasil saya coba menandingkan kelemahan saya dan kelemahannya. Kelemahan saya adalah seluruh keahlianku dan power, dan kemampuan rally. Itu juga kelemahan Waldner. Kadang2 saya harus memaksa Waldner memainkan game dgn kelemahannya.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi setiap orang punya sedikit perbedaan. Saat Kong bermain rally dgn Wang Liqin, kelemahannya akan tampak. Tapi Kong punya feel yang excelen, dan kemampuannya memvariasikan taktik lebih kuat dibanding Wang. Jadi saat melawan Wang, dia <span style="text-decoration:underline;">menjaga memvariasikan pukulan</span>. Dalam 10 bola, 8 diantaranya adalah sama, maka Kong menjadi lemah melawahan Wang.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Kamu punya serve kualitas sangat tinggi. Kamu mainkan pipe-out, tapi percobaan menunjukan servemu punya spin banyak dibanding sejumlah anggota tim nasional. Bisa kamu bagi dengan kami ?</strong></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/clip-image002.jpg"><img style="border-width:0;" src="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/clip-image002-thumb.jpg?w=154&#038;h=146" border="0" alt="clip_image002" hspace="4" width="154" height="146" align="right" /></a>LGL: Kamu harus berlatih banyak untuk serve, dan saya juga punya <span style="text-decoration:underline;">bakat kecil dalam</span> hal itu. Kong punya skill yang terkemuka, seluruh servenya sangat “amatir”. Dia bisa menutupi kelemahan ini dengan mengembangkan skil lainnya. Dia berlatih serve tiap hari, tapi bakat alaminya kurang. Dia juga berlatih basic skilnya tiap hari, dan dia punya fondasi dasar yg sangat bagus.</p>
<p class="MsoNormal">Saya rasa saya bisa belajar cepat. Dalam hal lain, sebab sebenarnya saya suka mempelajari sesuatu, dan juga karena saya punya beberapa bakat dalam memahami spin. Kenyataannya saya sedikit berlatih serve dibanding team tanding. Kebanyakan serve saya pelajari dari cara lain.</p>
<p class="MsoNormal">Contohnya, jika kamu tidak bagus mereturn serve seseorang, maka kamu sebaiknya mempelajari serve itu. Pada awalnya, serve2 itu tidak spinny, tapi setelah sekian waktu, kamu menyadari orang lain menjadi bermasalah mereturn serve2 tadi. Bahkan barangkali sekarang kamu bisa mengeksekusi serve2 itu lebih bagus dari serve aslinya, lalu jadilah serve itu milikmu.</p>
<p class="MsoNormal">Kong mungkin hanya menghabiskan sedikit waktu <span style="text-decoration:underline;">berfikir ttg servenya</span>; waktunya dihabiskan berfikir tentang <span style="text-decoration:underline;">menyatukan</span> bakhand dengan forehand. Jadi setiap orang punya <span style="text-decoration:underline;">spesialisasi</span>. Saya bermain dengan serve bagus, saya bisa dengan penuh mengekploit keunggulan dari serangan bola 3<sup>rd</sup>. Kong merasa –spesialisasinya akan penyatuan Backhand dan forehand- yang lebih penting dan dimainkan pada pertandingan all-round yang ketat (solid).</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Kapan kamu mencampur side-top dengan side-bottom spins, bagaimana agar membingungkan penerima ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Saya <span style="text-decoration:underline;">memakai lengan kiri</span> untuk menyembunyikan, saya juga percayakan pada <span style="text-decoration:underline;">sudut blade</span> dan <span style="text-decoration:underline;">gerakan tipuan</span> sebelum dan sesudah serve. Saya <span style="text-decoration:underline;">sembunyikan titik kontak serve</span> dgn lengan kiri, dan sesudah kontak ada <span style="text-decoration:underline;">semacam gerakan akhir-mengikuti</span> (follow-through). Paling bagus jika follow-trough nya sama untuk spin berbeda, atau tampak berlawanan dengan spin sebenarnya. Itu adalah seperti, setelah serve side-topspin, maka follow-trough bergerak ke bawah, seolah serve side-bottom spin. Atau follow-trough sesudah side-bottom spin serve terlihat seolah side-top.</p>
<p class="MsoNormal">Saya pikir saya bisa membuat (impart) spin sama dengan beberapa satuan gerakan serve. Contoh, saya bisa serve side-bottom spin dengan gerakan follow-trough ke atas, ke bawah, atau tak bergerak. <span> </span>Ini menyulitkan penerima untuk membaca spin. Saat dia tak bisa melihat kontak, dia akan memutuskan dari pengamatan follow-trough atau gerakan tipuan.</p>
<p class="MsoNormal">Beberapa pemain selalu mengakhiri serve side-top mereka dengan gerakan upward: yang membuat spin sangat jelas dari serve itu. Beberapa melakukannya dgn lebih baik: blade turun ke bawah lagi setelah gerakan ke atas.</p>
<p class="MsoNormal">Kenapa setiap orang tidak melakukannya? Karena bbrp pemain tidak bisa memperoleh spin memuaskan jika mereka menggunakan tipuan follow-trough.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Gerakan servemu berbeda dari pemain lain; kamu benar2 lebih banyak menurunkan pusat gravitasi, dan kamu punya gerakan pinggang yang lebar.</strong></p>
<p class="MsoNormal">LGL: Ya, karena serve <span style="text-decoration:underline;">bukan hanya gerakan tangan</span>: itu memerlukan segenap tubuh bekerja bersama2. Saya <span style="text-decoration:underline;">memusatkan power</span> segenap tubuh sekejap saat terjadi kontak bola. Jika hanya menggunakan tangan (lengan), servemu akan kurang spin, dan kamu bisa dgn mudah serve terlalu lama ketika game segera. Saya merendahkan pusat gravitasi karena semakin rendah mengkontak bola, semakin cepat serve itu. Tapi ada resiko besar, serve bisa menyentuh net juga.</p>
<p class="QKomenn"><strong>R: Dalam poin-21, putaran serve adalah 5 kali, bagaimana kamu memutuskan kombinasi mana yang dipakai ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Tergantung lawan, serve apa dia <span style="text-decoration:underline;">bermasalah</span>, dan apa <span style="text-decoration:underline;">kebiasaannya </span>dalam mengembalikan serve. Jika di tak bagus flip, maka kamu beri banyak serve side-top atau no-spin agar memberimu kesempatan menyerang. Jika kebiasaannya flip, atau push jelek dibanding flip, maka berikan banyak serve side-bottom.</p>
<p class="MsoNormal">Kamu punya 5 kali serve yang harus <span style="text-decoration:underline;">dipecahkan</span>, dan kadang2 kamu harus <span style="text-decoration:underline;">menduga2</span> apa yang akan dilakukan lawanmu. Contoh, jika dia mengembalikan 2 serve terlalu panjang, dia boleh jadi mengira 1 serve lanjutan juga side-top. Tapi kamu harus mencoba berikutnya serve side-bottom. Tapi pemain lain, boleh jadi mereturn servemu dengan cara sama, makanya kamu perlu tahu kebiasaannya. Katakanlah dia return serve pertamamu dgn push dalam meja. Serve kedua dgn push lagi, dan hasilnya juga panjang dan tinggi. Serve ketiga dia akan mempush lagi. Maka kamu tahu pemain ini keras kepala sempit (stubborn) atau mungkin dia tidak tahu melakukan flip.</p>
<p class="MsoNormal">Pemain lain bisa sedikit beda. Jika di push panjang serve pertama, mungkin flip di serve kedua. Kamu tahu sekarang pemain ini seperti memvariasikan shotnya, dan kamu harus mengacaukan (mix) servemu.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Bagaimana kamu bermain pada point kritis ? Saat kamu tertinggal 18 – 20 (game 21), apa yang kamu lakukan ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Tergantung apa yang terjadi pada <span style="text-decoration:underline;">38 point sebelumnya</span>. Saya akan coba memvariasikan taktik. Jika saya yang melakukan serve, biasanya saya pilih satu atau dua serve: sebuah serve agresiv seperti side-top atau deep serve agar bisa memenangkan point outright atau mulai menyerang return, atau serve aman seperti side-bottom dgn banyak spin. Saya biasanya memakai satu dari dua serve ini sbg pengganti serve netral.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Saat memimpin, apakah kamu bermain lebih agresif ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Tergantung seberapa banyak aku memimpin. Dalam game-21 jika aku memimpin 8 poin atau lebih, saya tidak boleh <span style="text-decoration:underline;">memakai semua serve</span>. Saya akan <span style="text-decoration:underline;">menyimpan</span> beberapa serve efektif sampai game berikutnya., agar lawan tidak bisa menanganinya. Jika kecil memimpin, seperti 3 atau 4 point, maka game masih dekat, dan saya <span style="text-decoration:underline;">tidak perlu</span> sangat agresif, karena akan mendorong pada error. Jika kehilangan memimpinmu, kamu harus punya lebih <span style="text-decoration:underline;">mental menekan</span>. Ketika dibelakang, itu <span style="text-decoration:underline;">tidak bagus bermain aman</span>, selama jika kamu bergantian point dgn lawan maka kamu tetap kalah. Disini kamu perlu lebih agresive. Lawanmu akan bermain cara sama, jadi bila kamu di depan, kamu harus menghentikan serangan agresif lawanmu.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Sekarang kita bermain poin 11, apa kamu punya perasaan baik dengan format ini ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Saya masih sedikit tidak menyesuaikan. Pada masa lalu saya sudah mapan sgn 5 serve: setelah dua pertama, yang ketiga hampir menjadi otomatis. Sekarang putaran dibuat 2 serve, Saya perlu berfikir ulang mengenai serve ku dan strategi menyerang. Ketika serve pertama direturn baik oleh lawan, ada banyak tekanan pada serve kedua.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Sudahklah kamu memperhitungkan hubungan beberapa serve bersama2, seperti mungkin 3 putaran ? Atau hanya berfikir tentang putaran 2 serve saja ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Saya pertimbangkan dua serve. Sekarang lebih sulit bagi saya mencoba <span style="text-decoration:underline;">menghubungkan</span> 2 atau 2 putaran bersama, karena diantaranya lawanmu membuat serve. Game-21, jika skore 8-7, kamu bisa kehilangan dua point pertama, dan kamu masih bisa mencapai 10-10 dgn serve bagus pada bola ketiga. Pada game-11, jika skore 7-7 dan kamu tidak bagus pada dua serve maka kamu tertinggal 7-9. Sekarang lawanmu serve, dan dia bisa menutup game dan kamu tidak sempat memakai serve lain yang sudah direncanakan jika kamu menghubungkan putaran 2 dan 3 sekaligus.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Kamu sudah sering berhadapan dengan Waldner. Bisa kamu bagi strateginya ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Ini sedikit sulit dijelaskan, karena kamu harus pada level tertentu sebelum bisa menghargai ini. Pada dasarnya, kedua kami saling familiar dengan strategi, tapi di lapangan terjadi banyak variasi. Saat dia mengubah taktik, atau masih terbaik, sebelum mengubah taktik, akan menjadi hebat jika kamu bisa melihatnya dgn cara baik. Jangan tunggu hingga dia memenangkan bbrp point, atau lebih buruk, sepasang game, sebelum kamu sadari apa yang sudah dia lakukan itu berbeda2.</p>
<p class="MsoNormal">Pada level tinggi ini, jika dia sudah menempatkan bola pada bakhandmu, dan secara tiba2 di pergi setelah forehandmu, itu bukanlah perubahan yang acak. Ada sebuah alasan dibalik perubahan tsb; pertama kali dia lakukan itu kamu tidak berfikir terlalu banyak tentang itu, tapi yang kedua dia lakukan itu agar kamu tahu dia sedang mencoba bergerak ke fore hand.</p>
<p class="MsoNormal">Biasanya, jika dia menempatkan bbrp bola ke bh, dan kamu sukses melangkah untuk menyerang mereka, kamu mengira dia akan mencoba memukul ke forehand. Jadi selama pertandingan, taktik selalu dijaga berubah, dan kamu harus menyesuaikan dgn perubahannya.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Ketika mereturn serve, dan tidak bisa membaca spin, akankah kamu asumsikan itu adalah topspin, atau backspin ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Jika tidak bisa memutuskan apakah top atau bakspin, kamu kehilangan poin jika salah menebak. Jadi pertama-tama kamu harus <span style="text-decoration:underline;">coba keras melihat</span> spin apa itu. Jika benar2 tak tampak, maka kamu harus memutuskan berdasarkan <span style="text-decoration:underline;">sangkaan serve sebelumnya</span>. Dalam 10 serve terakhir, barapa banyak kamu keluar (keluar) atau sangkut net ? Anggaplah tidak 5-5. jika 7 dari 10 menjadi keluar, atau 5 keluar dan 2 melambung, maka lawanmu mungkin serve side-top yang bagus, atau lebih banyak. Jika tidak melihat jelas, dan returnmu sangkut dinet sering, maka seharusnya kamu tahu serve itu mungkin bakspin. Bbrp pemain menjaga return serve ke dalam net karena mereka tidak mencoba mengingat serve2 sebelumnya.</p>
<p class="Tanya"><strong>R: Pemain Profesional kelihatan mengingat baik serve.</strong></p>
<p class="MsoNormal">Terdapat pengecualian. Gagal bbrp serve adalah sebaris pengalaman. Pemain muda mungkin tidak punya pengalaman ini. Mereka berfikir serve topspin, dan mencoba flip lalu sangkut dinet. Di waktu berikut, mrk flip lagi dan bola sangkut ke net. Kamu harus <span style="text-decoration:underline;">berfikir sebelum menerima</span>. Kemungkinan lawan sangan bagus <span style="text-decoration:underline;">menyembunyikan</span> serve backspin tampak seperti serve topspin.</p>
<p class="QKomenn"><strong>R: Katakan kita tidak bisa bermain dgn rhytm lawan. Kita harus menset rhytm. Bagaimana kamu mencapai ini dalam pertandingan ?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Pertama2 saya punya banyak taktik, dan juga 3 bola pertama (first-three-balls) lebih kuat. Jadi lawan akan mengikuti permainan serangan 3<sup>rd</sup> bolaku. Tentu saja dia akan mencoba membaliknya.</p>
<p class="MsoNormal">Setiap orang tahu saya lebih lemah dalam rally.Tapi tidaklah mudah untuk menghentikan 3<sup>rd</sup> bolaku. Kuncinya adalah resep serve. Dia menjadi lemah (disadv) jika tidak bisa menilai serveku dgn baik. Juga, saya punya pengembalian permainan yang ketat. Jika saya bisa menangkap inisiatif kemudian dia tidak bisa menyatu dengan rally: Saya akan menyerang dan dia menjadi bertahan.</p>
<p class="MsoNormal">Setiap pemain berbeda. Seorang pemain seperti Kong atau Wang akan lebih suka melihat setiap orang serve dgn cara sama. Dalam lebih 10 poin sedikitnya sekali atau lebih kamu bisa menang. Pemain seperti saya suka membuat variasi yang memungkinkan. Lebih dari 10 poin, 7 atau 8 kemudian dimainkan secara berbeda. Saya coba membingungkan lawan saya, dan membuat mereka berfikir sangat canggung.</p>
<p class="QKomenn"><strong>Copyright Chung Lau</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kong Linghui Menghadapi Penholder]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/kong-linghui-menghadapi-penholder/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 14:11:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/kong-linghui-menghadapi-penholder/</guid>
<description><![CDATA[Sumber: http://www.masatenisi.org/english/roportaj4.htm
KONG ON PLAYING PENHOLDERS
Catatan Chung: Wa]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sumber: <a title="http://www.masatenisi.org/english/roportaj4.htm" href="http://www.masatenisi.org/english/roportaj4.htm">http://www.masatenisi.org/english/roportaj4.htm</a></p>
<h3>KONG ON PLAYING PENHOLDERS</h3>
<blockquote><p><em>Catatan Chung: Wawancara terbit pada Juni 2002 di Table Tennis World.  Reporter adalah Li Kefei</em></p></blockquote>
<p><strong>Reporter: Kami percaya kamu memiliki pemahaman sangat baik tentang  bagaimana bermain melawan gaya penholder. Bisakah share pengalaman anda ? </strong></p>
<p>Kong Linghui: Penholder umumnya lebih lemah di backhand, meskipun pemain  China berbeda dibanding pemain lainnya dari sisi ini. Pemain kami sudah  menambahkan keahlian reverse backhand loop, dan dalam hal tertentu sudah menolong  mereka berinisiatif menyerang pada sisi backhand. Juga, penholder China kuat  serangan bola 3<sup>rd</sup>, dan mereka lebih ”berbahaya” dgn serangan2 ini.  Mereka lebih lemah saat sedang rally, tapi sangat baik dalam keahlian bola  3<sup>rd</sup>. Kebanyakan penholder Asia, pemain dari negeri seperti  Korea cenderung menjadi looper satu sisi, dan relatif lebih lemah disisi  backhand.<!--more--></p>
<p><strong>R: Bagaimana perbedaan strategi ketika melawan Ma Lin, dibanding Kim  Taek Soo atau Chiang Peng Lung ?</strong></p>
<p><a href="http://tenismejakita.wordpress.com/files/2008/05/kongbh.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-154" style="float:right;" src="http://tenismejakita.wordpress.com/files/2008/05/kongbh.jpg?w=200" alt="" width="179" height="269" /></a>KLH: Ada batas perbedaan, saya banyak bermain  dgn Ma Lin, dan kami sangat familiar (terbiasa) satu sama lain. Pemain2 China memakai  spoon berbeda, sehingga melawan mereka sedikit canggung buat saya. Chiang juga  sedikit beda dgn Kim. Chiang punya block bagus, dan bukan looper inverted satu  sisi seperti Kim. Kim memblok dan smash dgn backhandnya, tapi senjata utama  adalah forehand. Jadi setiap orang punya sedikit perbedaan. Biasanya, pemain  seperti Chiang tak punya kemampuan rally seperti shakehander, kemampuan  inisiatif serangan atau menciptakan spin pada backhand mereka adalah lebih  lemah.</p>
<p><strong>R: Ketika menghadapi Chiang, dimana penempatan bolamu ? </strong></p>
<p>K: Itu tergantung, dan biasanya melawan penholder kami menyerang sisi kanan  dan kemudian kiri karena mereka kuat step-around dari posisi backhand, dan  mereka relatif lebih lemah pada sisi forehand. Itu berarti kemampuan mereka sedikit  lemah dari sisi forehand. Jika kamu bisa mengembalikan shot ke backhand mereka,  kamu pasti punya keuntungan. Tentu saja itu tergantung dari kenyataan. Jika kamu  tidak bisa menghentikan serangan mereka dari sisi forehand, kamu yang berada dibawah  tekanan.</p>
<p><strong>R: Saya rasa saat kamu melawan pemainan seperti Ma Lin, kamu biasanya  flip dgn backhand, dan diikuti dgn backhand counter atau quick loop. Anda sangat  cepat dgn tembakan backhand, dan walau lawan memaksakan tembakan step-around,  salah satunya tidak setinggi kualitas milikmu. Kemudian kamu mengambil kendali  dengan serangan ke forehand mereka atau mengcounter-loop dari loop mereka yang  lebih lemah. </strong></p>
<p>K: Biasanya, jika saya bisa melakukannya, itu berarti hebat. Tapi lawanmu  pasti mencoba membatasimu dan tidak membiarkan memainkan strategimu, dia tidak  ingin terjadi rally, dan gantinya mencoba memakai keahlian bola 3<sup>rd</sup> untuk mengendalikanmu. Dalam pertandingan, kita sering mencoba saling  mengendalikan dan membatasi. Pada tahap rally, gaya shakehand sedikit kuat, tapi  terlebih dahulu kamu harus bisa mereturn serve mereka dgn baik. Untuk  mengendalikan penholder kamu harus mereturn dgn penempatan bervariasi: ini  membatasi power dan kemampuan serangan bola 3<sup>rd</sup>, dan memperluas  kesempatan. Tapi jika tidak melakukan itu, maka kamu tidak bisa bermain rally.</p>
<p><strong>R: Saya ingat satu saat ketika anda bermain dgn Ma Lin, dia  step-around sesegera setelah kamu flip bola, dan tidak menunggu counter bakhand.  Apa itu terobosan baru baginya ? </strong></p>
<p>K: Ya, itu dikarenakan dia familiar dgn gaya saya, dan bisa memprediksi  penempatan dari variasi spin. Jadi dia akan mulai lebih awal. Menghadapi lawan  yang kurang familiar, dia harus menjadi sedikit konservatif sehingga dia merasa  cukup.</p>
<p><strong>R: Saya rasa loop forehand step-around milik Ma Lin yang down the  line menyulitkankan mu, benarkah ? </strong></p>
<p>K: Loop kuat down the line ancaman setiap orang. Kim Taek Soo juga banyak  melakukannya. Biasanya, penholder punya kemampuan lebih untuk step around dan  melakukan loop dan posisi backhand.</p>
<p><strong>R: Ma tampak menghindari backhandmu, dan gantinya banyak menyerang  dengan down the line. </strong></p>
<p>K: Itu tergantung kualitas return saya. Jika saya menangani sisi forehand dgn  baik, dia akan memilih jalur serangan lainnya, contoh ke midle atau cross-court.  Biasanya penholder sekarang meloop down the line lebih banyak, termasuk dari  sisi forehand, karena posisi itu ancaman lebih besar.</p>
<p><strong>R: Saya rasa blokmu menghadapi tembakan menyilang sangat  bagus.</strong></p>
<p>K: Tidak mesti. Sekali kamu dalam pertandingan, dan sudah bermain sepasang  games, kamu akan mengerti jalan dasar loop dari lawanmu. Pada awalnya kamu harus  menjaga seluruh meja, tapi setelah beberapa saat kamu bisa memprediksi kemana  tembakan akan ditempatkan dgn pengamatan pola-pola.</p>
<p><strong>R: Sejumlah amatir, shakehander sering mempush deep ke backhand  penholder, atau serve deep ke backhand mereka. </strong></p>
<p>K : Kompetisi di level atas itu tidak berhasil. Karena pemain sekarang bisa  step-around dan menyerang dgn baik, adalah tindakan bodoh mempush deep ke  backhand mereka. Paling bagus adalah flip atau flick bola untuk mengurangi  kekuatan serangan mereka, dan kemudian mencoba tahap rally.</p>
<p>tmk: Flip = hempaskan, flick = kibaskan</p>
<p><strong>R: Bagaimana kamu melakukan tembakan backhand down the line ? </strong></p>
<p>K: Terutama adalah pergelangan tangan, dan kemudian pinggang. Kamu harus  memindahkan berat badan juga. Jika hanya menggunakan tangan, hasilnya tak akan  konsisten.</p>
<p><strong>Copyright Chung Lau</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI TERHADAP KETERAMPILAN DRIVE TENIS MEJA]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/22/pengaruh-metode-latihan-dan-koordinasi-terhadap-keterampilan-drive-tenis-meja/</link>
<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 02:06:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/22/pengaruh-metode-latihan-dan-koordinasi-terhadap-keterampilan-drive-tenis-meja/</guid>
<description><![CDATA[Oleh pasca Selasa, 13-Februari-2007, 11:11:46
M. IRFAN, A. 1204003. 2006. Pengaruh Metode Latihan da]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><span class="smalltype">Oleh pasca</span> <span class="smalltype">Selasa, 13-Februari-2007, 11:11:46</span></p>
<blockquote><p><span class="smalltype">M. IRFAN, A. 1204003. 2006. Pengaruh Metode Latihan dan Koordinasi Terhadap Keterampilan Drive Tenis Meja (Studi Eksperimen Perbedaan Metode Massed Practice dan Distributed Practice pada siswa SMP di Medan Tahun 2006). Tesis: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta</span></p></blockquote>
<p>Tujuan penelitian untuk mengetahui :</p>
<p>(1) Perbedaan pengaruh metode massed practice dan distributed practice terhadap keterampilan drive tenis meja.</p>
<p>(2) Perbedaan pengaruh koordinasi mata-tangan tinggi dan rendah tehadap keterampilan drive tenis meja.</p>
<p>(3) Interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan drive tenis meja.<a title="- )" href="http://www.flickr.com/photos/44612332@N00/2387068393/"><br />
<img style="float:right;margin-top:10px;margin-bottom:10px;margin-left:10px;" src="http://static.flickr.com/2034/2387068393_b076bbcba6_m.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2&#215;2, besar sampel yang digunakan untuk penelitian sebanyak 40 orang siswa kelas II putra SMP ERIA Medan tahun ajaran 2005/2006. Variabel yang diteliti terdiri dari dua faktor.</p>
<p>Variabel manipulatif terdiri dari metode latihan massed practice dan metode latihan distributed practice. Variabel atributif terdiri dari kelompok sampel dengan koordinasi mata-tangan tinggi dan rendah.</p>
<p>Variabel terikat kemampuan drive tenis meja. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan analisis varians (ANAVA) pada taraf signifikansi α = 0,05.</p>
<p>Kesimpulan penelitian ini adalah :</p>
<p>(1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode latihan massed practice dan metode latihan distributed practice terhadap keterampilan drive tenis meja, (Fo = 13.22 &#62; Ft 0.05 = 4,11) dimana metode latihan distributed practice lebih baik daripada metode latihan massed practice.</p>
<p>(2) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara koordinasi mata-tangan tinggi dan rendah terhadap keterampilan drive tenis meja, (Fo = 5.35 &#62; Ft 0.05 = 4,11) dimana siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan tinggi lebih baik daripada siswa yang memiliki koordinasi mata-tangan rendah.</p>
<p>(3) Ada interaksi antara metode latihan massed practice dan distributed practice dengan koordinasi mata-tangan terhadap keterampilan drive tenis meja, (Fo = 8.85 &#62; Ft 0.05 = 4,11).</p>
<p>http://pasca.uns.ac.id/mod.php?mod=publisher&#38;op=viewarticle&#38;artid=106</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Type permainan]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/03/23/type-permainan/</link>
<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 05:01:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/03/23/type-permainan/</guid>
<description><![CDATA[
Adalah mutlak menguasai tipe2 berikut oleh satu orang pemain.

Looper
Hitter
Counter Driver
Blocker]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img src="http://static.flickr.com/3034/2349850548_c59094926f_m.jpg" alt="Pixie" width="240" height="160" /></p>
<p>Adalah mutlak menguasai tipe2 berikut oleh satu orang pemain.</p>
<ol>
<li>Looper</li>
<li>Hitter</li>
<li>Counter Driver</li>
<li>Blocker</li>
<li>Chopper</li>
<li>Lobber</li>
<li>Pemain memakai kombinasi bat</li>
</ol>
<p style="font-size:8px;text-align:right;">Blogged with <a title="Flock" href="http://www.flock.com/blogged-with-flock" target="_new">Flock</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Jenis Pukulan]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/02/24/jenis-pukulan/</link>
<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 14:28:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/02/24/jenis-pukulan/</guid>
<description><![CDATA[ Ada beberapa jenis pukulan (stroke) yang dikenal dalam olahraga tenis meja; tidak kurang pula berba]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/02/ferliana.jpg"><img style="border-right:0;border-top:0;border-left:0;border-bottom:0;" height="126" alt="Ferliana" src="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/02/ferliana-thumb.jpg?w=184&#038;h=126" width="184" align="right" border="0" /></a> Ada beberapa jenis pukulan (stroke) yang dikenal dalam olahraga tenis meja; tidak kurang pula berbagai bentuk pukulan yang hampir serupa na,un mempunyai nama yang berbeda-beda.</p>
<p>Pada garis besarnya, jenis-jenis pukulan itu antara lain :</p>
<ol>
<li>Drive</li>
<li>Push</li>
<li>Blok</li>
<li>Smash</li>
<li>Hit</li>
<li>Servis</li>
<li>Servis return</li>
<li>Hal volley</li>
<li>Side slip shot</li>
<li>Loop</li>
<li>Flick</li>
<li>Drop shot</li>
<li>Short cut</li>
<li>Long cut</li>
<li>Lobbing</li>
</ol>
<p><em>sumber: 2</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Metode Latihan]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/02/23/metode-latihan/</link>
<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 08:16:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/02/23/metode-latihan/</guid>
<description><![CDATA[Terdapat 5 metode latihan dalam tenis meja, yang masing-msing mempunyai keunungan dan kerugian. Anda]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Terdapat 5 metode latihan dalam tenis meja, yang masing-msing mempunyai keunungan dan kerugian. Anda dapat memilih metode yang paling sesuai, sebagai berikut:</p>
<ol></ol>
<ol></ol>
<ul></ul>
<ol>
<li>Berlatih dengan pemain lain</li>
<li>Berlatih dengan pelatih</li>
<li>Berlatih sendiri</li>
<li>Multiball</li>
<li>Mesin</li>
</ol>
<ul></ul>
<ol></ol>
<ol></ol>
<p>(Sumber 1)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lu Lin Bicara Tentang Permainan Shakehander]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/lu-lin-bicara-tentang-permainan-shakehander/</link>
<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 13:30:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/07/04/lu-lin-bicara-tentang-permainan-shakehander/</guid>
<description><![CDATA[December 21, 2002
Lu Lin On Playing Shakehanders
Catatan Chung: Artikel ini diterbitkan pada Septemb]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>December 21, 2002</p>
<h3>Lu Lin On Playing Shakehanders</h3>
<blockquote><p>Catatan Chung: Artikel ini diterbitkan pada September 2002 terbitan Table Tennis World. Kalimat-kalimat tebal seperti di dalam artikel asli. Lu Lin kini bertanggung-jawab pada team pelatihan di 2nd team wanita nasional.</p></blockquote>
<p><strong>Wartawan: Anda memainkan satu gaya serupa dengan Kim Taek Soo. Menggunakan Kim sebagai satu contoh, dapatkah anda membicarakannya sebagai taktik umum melawan shakehanders? </strong></p>
<p>Lu Lin: Ketika kami mempersiapkan taktik, kami harus sekuatnya mengejar target berikut ini: agresif mengambil prakarsa (memulai) untuk menyerang terlebih dulu. Umumnya keahlian khusus PH adalah kemampuannya yang besar dalam memulai serangan, dan kemampuan mengendalikan 3 bola pertama. Begitu di tahap rally, sisi backhand PH menjadi relatif kurang. Tentu saja, ini secara umum, dan tidak berlaku bagi setiap kasus. Sebagai contoh, Chiang Peng-Lung punya blok backhand sangat kuat. Tetapi keseluruhan, pemain seperti Kim, Ma Lin atau Yan Sen mempunyai backhand relatif lemah di tahap rally. Seorang PH harus menggunakan kekuatan forehand nya untuk mengendalikan pengumpulan poin dan merebut inisiatif.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Kemantapan pengendalian 3-bola pertama adalah kuncinya, dan ini harus menjadi target taktik kami. Biasanya, PH bersaing dengan shakehander mengendalikan 3-ball pertama yang banyak terjadi di atas meja. Serve dan return serve mengutamakan yang pendek2, dan ia mengembangkan inisiatif penempatan2 pendek berulang2. Shakehanders dari generasi sebelumnya, seperti mereka di masa 70an dan awal 80an, yaitu dari zaman Guo Yuehua, kurang punya kendali over-the-table (pukulan agresif di dalam meja), yaitu tidak sangat baik menyerang bola-bola pendek, dan bermain lambat bola2 pendek. Shg menciptakan peluang bagi PH untuk mulai serangan. Sejak 80an, generasi baru pemain-pemain Eropa, diwakili pemain seperti Waldner, perbaikan keterampilan over-the-table mereka sangat menonjol.</p>
<p>Era ini menjadi kemunduran PH tepat di akhir 80an: peluang bermain bertahan mereka saat itu lebih rendah dan peluang memulai serangan menjadi terbatas. Perbaikan era Waldner itu juga meningkatkan rally dalam permainan, dan semakin menampakkan kelemahan PH. Kami menjadi tidak bisa eksklusif menggunakan forehand kami seperti sebelum2nya.</p>
<p>Mengapa sekarang tetap memungkinkan pemain PH seperti Ma dan Kim untuk tetap bersaing melawan shakehanders. Aku rasa alasan paling utama adalah karena kami sudah memperluas kemampuan kami dan ruang untuk memulai serangan. Yang aku maksud dengan memperluas ruang adalah: di masa lalu PH terbatas dalam menyerang bola backspin –jika lawan tidak menempatkan bola pendek- maka kami akan meloopnya bila lawan menempatkan bola sedikit keluar meja. Namun sekarang, kami membiarkan dan memaksa lawan kami mengembalikan loop lemah, dan kemudian kami menyerang loop itu. Kami dapat menyerang tidak hanya backspin, tetapi topspin dengan baik juga. Ini perubahan utama. Kami juga sekarang membuat serve panjang, karena jika lawan tidak meloop bola ini dengan kualitas cukup, kami lalu bisa meloop pengembalian loop lemah tadi.</p>
<p><strong>Wartawan: Seorang pemain seperti Ma Lin umumnya membuat serve spin/no-spin. Terutama serve pendek, dan ia melengkapinya dengan deep serve. Apakah kegunaan deep serve ini untuk menggangu lawan dalam hal taktik pengembalian serve?</strong></p>
<p>Ada dua kegunaan. Satu adalah interferens/gangguan, seperti anda katakan. Kedua lebih proaktif alami. Bukan berarti kami tidak punya bbrp serve bagus dan oleh karena itu kami mencoba untuk mengacaukan lawan. Beberapa pemain Eropa lebih lemah menyerang bola2 backspin, jadi kami akan deep serve backspin, dan menyerang loop lemah. Atau kami akan berganti-ganti speed, spin atau tempo shg lawan bisa hanya soft-loop dipunggung bola, yang kami akan loop kembali. Secara taktis, di masa lalu kami cenderung untuk banyak serve pendek: kami bergantung pada places (penempatan) dan spin (putaran). Ma Lin, contohnya, bisa menaruh spin hebat pada bola, dan range spin servenya sangat luas. Semua itu sudah menyiapkan peluangnya untuk menyerang.</p>
<p>Ini satu taktik. Taktik lain adalah menggunakan deep serve ke backhand atau mid lawan untuk memaksa loop yang lemah. Kami kmd mereloop dan memulai serangan. Perpaduan serve pendek dan panjang membuat lebih sulit bagi lawan untuk return serve berkualitas tinggi. Apa perbedaan serve pendek dan panjang? Pertama adalah panjangnya di atas meja, kedua adalah kebalikannya. Perbedaan itu didasarkan pada di mana lawan sedang berdiri. Ketika ia dekat dengan meja, anda seharusnya membuat dia merasa bahwa serve akan panjang. Ketika ia sedikit jauh, anda membuat ia akan merasa serve akan pendek.</p>
<p><strong>R: Sebuah serve Spin/no-spin yang sama ditempatkan berbeda2 ke forehand bagian small triangle (segi tiga forehand kecil), backhand small triangle, atau ke middle near the net (pertengahan dekat net) akan menghasilkan pengaruh berbeda. Apakah perbedaan2nya?</strong></p>
<p>Tidak semua shakehanders bermain mirip. Contohnya, dari Eropa Timur cenderung memiliki backhand2 lebih kuat dibanding Eropa Barat. Grubba, Mazunovs itu bentuk contoh yang bagus, dimana terakhir pemain Swedia dimana forehand mereka yang lebih baik. Mengapa begitu? Ada perbedaan2 pelatihan, tetapi yang paling penting disebabkan perbedaan grip2. Mereka dengan backhand grip umumnya mempunyai backhand yang lebih kuat dibanding forehand2. PH harus memperhatikan hal ini, juga memperhatikan posisi penerima/lawan, sebelum ia serve. Ketika shakehander berdiri di mid untuk menerima serve, ia rawan diserang (vulnerable) dengan serve pendek dan deep yang diarahkan ke midnya. Ketika ia menyadari serve datang dan canggung di pertengahannya, ia akan mencoba bergerak di sekitar (step around) untuk mereturn. Sekarang kelemahanya di forehand dekat sudut net, sudut deep forehand dan segi tiga kecil backhand (backhand small triangle). Mengapa di segi tiga kecil backhand? Karena ketika ia step around, ia di posisi menerima deep serve, tetapi tidak bisa nyaman menerima di daerah traingle kecil backhand. Ketika ia step around dan menyadari bahwa serve datang ke sudut lebar, ia akan punya kesulitan dan dengan cepat melangkah lebih jauh di sekeliling meja (step further around).</p>
<p><strong>R: Apakah strategi serve-and-attack Kim berbeda dengan Ma Lin?</strong></p>
<p>Ada bbrp perbedaan. Koreans tidak punya 3rd-ball seperti sekuat kami (China) miliki, dan mereka tidak cepat. Di sini apa yang aku maksud dengan cepat (quick): Ketika kami place pendek, kami menekankan pada penempatan yang cepat. Jika anda lakukan ini dengan speed, akan menjadi shot yang proaktif, sebagai ganti shot pasif seolah-olah anda tidak memiliki pilihan lain. Jika PH place pendek tanpa speed atau spin, shakehander dapat dengan nyaman flip atau return pendek. Ma Lin mempunyai penempatan2 pendek sempurna: bolanya spinny, sehingga bolanya sulit diflip lawan. Jika lawan mencoba return pendek, maka mudah menjadi loncat meja (bounce go off table). Di sini ada banyak permainan &#8220;yang ketat&#8221;. Ketika kami ingin serve pendek, kami akan serve pendek. Bagi Koreans, lebih setiap 5 serve yang mereka ingin serve pendek, 2 servenya akan memantul 2x di meja (bounce off). Sehingga Koreans lebih lemah dibanding kami dalam hal ini. Tetapi mereka relatif kuat atas kami dalam hal pertahanan backhand mereka lebih baik, dan barangkali karena bentuk dari blade. Juga Kim, pertahanan jauh dari meja, penguasan lapangan (court coverage), dan power forehandnya lebih baik dibanding kami.</p>
<p><strong>R: Bagaimana perbedaan Chiang Peng-Lung dengan kita (China) ? </strong></p>
<p>Perbedaan paling besar adalah bloknya lebih baik daripada kami. Tentu saja ia juga punya 3rd-ball attack. Ketika ia tidak bisa mencetak score dengan 3rd-ball attacknya, ia masih punya kemampuan (ability) untuk tetap di dalam bermain dengan kemampuan rallynya. Dari perspektif 3rd-ball attack, miliknya tidak jauh berbeda dibanding kami. Utamanya Ma dan Kim mempunyai lebih kuat prakarsa dan kemampuan untuk step around dibanding Chiang. Juga ketika forehand itu digunakan ke suatu titik, Ma dan Kim dapat menjaga serangan dengan forehand lebih efektif dibanding Chiang. Keahlian khusus Chiang adalah ia membuat pukulan bermutu-tinggi (high quality shots), push2, serve dan smash-smashnya. Ia tangguh, tapi oleh karena itu, kemampuannya menghubungkan pukulan2nya lebih rendah. Ini suatu bentuk kompensasi alami.</p>
<p><strong>R: Shakehanders suka menggerakkan bola side-to-side (dari forehand ke backhand) melawan PH. Apakah PH menggunakan strategi sama? </strong></p>
<p>Ya, tetapi hasil-hasilnya tidaklah sukses. Ketika anda menggerakkan bola ke forehand shakehander, lebih sulit melakukannya dengan speed. Chiang sungguh baik dalam hal ini. Blok-bloknya sangat cepat dan tangguh.</p>
<p><strong>R: Tampaknya PH sekarang ini step around untuk memukul bola down-the-line banyak lebih dari crosscourt. </strong></p>
<p>Tidak harus benar. Umumnya, shakehanders lemah di pertengahan, maka ketika kita power-loop, kita mencoba mengayun ke pertengahan, sebaik melakukannya ke sudut. Kita harus mampu menyerang ketiga jalur tersebut dengan nyaman.</p>
<p><strong>R: Dari sudut pandang taktis, bagaimana mungkin kita berfokus menyerang ke pertengahan? </strong></p>
<p>Pertama, kita harus memiliki awareness/kesadaran untuk meloop ke pertengahan. Selama latihan, karena kebutuhan yang berulang2, kita kadang-kadang berfokus pada loop cross-court dan down-the-line, dan tidak sebanyak ke pertengahan. Jadi kita perlu menekankan di dalam pertandingan. Kedua, loop ke pertengahan harus bermutu tinggi. Loop lemah ke pertengahan adalah salah satu tembakan yang paling buruk, karena lawan sempat menyiapkan untuk menyerangnya. Loopmu harus memiliki speed dan power: itu harus memaksa lawan menjadi bertahan agar dia baru berhasil. Ketiga, seperti kukatakan sebelumnya, pertengahan bukan hubungannya dengan tabel, tapi hubungannya di tempat mana lawan berdiri. Jika suatu pemain tidak jelas tentang ini, dan menggunakan meja sebagai satu target, hasilnya tidak baik sebagaimana.</p>
<p><strong>R: Jadi taktik sangat tergantung pada posisi lawan. </strong></p>
<p>Tentu saja. Perlunya FW akan sangat besar bahkan lebih lagi. Mereka dengan FW yang baik akan memiliki kelemahan yg lebih kecil. Jika seorang pemain diam tidak bergerak, maka pertengahannya itu sangat nyata. Tetapi jika ia bergerak, akan jadi sulit untuk mengarahkan ke pertengahannya. Atau dapat kita katakan cara FWnya itu sudah mengurangi kelemahan di pertengahannya tadi.</p>
<p><strong>R: Jika lawan PH bergerak side-to-side, bagaimana mungkin dia dalam rally dapat memperkecil tekanan ? </strong></p>
<p>Idealnya PH mencoba terlibat dalam rally forehand-to-forehand. Umumnya cross-court (menyilang meja) rally, tetapi jika yakin, dan menyerang down-the-line ke backhand lawan. Tetapi anda harus pasti, karena merubah ke down-the-line dapat membuat diri anda di posisi pasif.</p>
<p>(Interview written up by Li Kefei, reporter for Table Tennis World magazine.)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[21 Tip Berhasil Meningkatkan Kemampuan Tenis Meja (2/2)]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/06/21-tip-berhasil-meningkatkan-kemampuan-tenis-meja-22/</link>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 14:00:35 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/06/21-tip-berhasil-meningkatkan-kemampuan-tenis-meja-22/</guid>
<description><![CDATA[21 TIPS TO SUCCESS BY SEAN O&#8217;NEILL
5 x U.S. Champion, 2 x Olympic Team Member, http://tableten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>21 TIPS TO SUCCESS BY SEAN O&#8217;NEILL</strong></p>
<p>5 x U.S. Champion, 2 x Olympic Team Member, <a title="http://tabletennis.about.com/" href="http://tabletennis.about.com/">http://tabletennis.about.com/</a></p>
<p>11. <strong>Contingency Plan.</strong> Rencana2 Darurat. Bagaimana jika karet menggelembung atau raket pecah selama dalam tanding? Apakah anda punya cadangan di tas raket? Sebagai seorang pemain, aku selalu punya satu raket cadangan serupa, menyiapkannya dan siap main. Jika akan menghemat waktu perbaikan dan untuk menang, mengapa tidak memberi diri anda kesempatan terbaik ketika keadaan salah mungkin terjadi?</p>
<p>12. <strong>Be Positive.</strong> Jadilah positif. Mengeluh atau melolong setelah satu poin gagal tidak akan membuat poin berikutnya menjadi lebih mudah. Malah kenyataanya akan lebih berat karena anda lebih tegang dan gelisah. Waktu antar poin terlalu singkat dan berharga jika disia-siakan. Pikirkan berikutnya serve dan return. Buat <strong>mental mencatat setiap kecenderungan yang sudah dimainkan</strong> selama beberapa poin terakhir. Jika lawanmu membuat shot bagus, jangan takut mengakui adanya. Mereka akan mencoba lagi bahkan memeliharanya di lain waktu!</p>
<p><!--more--></p>
<p>13. <strong>Scout Opponents.</strong> Intailah lawan-lawan. Di turnamen besar ada banyak pemain baru yang belum pernah dilihat sebelumnya. Jika akan melawan satu pemain ini, sempatkan waktu untuk mengamati mereka bermain sebelum berhadapan. Temukan kekuatan dan kelemahan mereka; akan memberi anda dasar untuk membentuk rencana permainan. Jangan coba mengamati jika mereka sedang bermain di meja sebelah, biarkan kawan seregu yang melakukan scouting. Jika peralatan video tersedia, rekam pertandinganmu dan telitilah setelah turnamen untuk mendapat tips dan taktik untuk diterapkan di lain waktu.</p>
<p>14. <strong>Get coaching advice during game breaks.</strong> Mintalah nasihat pelatih selama selang game. Di waktu singkat ini, sulit <strong>mengingat semua taktik dan strategi yang akan berhasil baik</strong>. Seorang pelatih adalah harapan terbaik untuk membantu mengorganisir rencana permainan atau membuat saran sbg modifikasi. Pelatih harus terbiasa dengan pendekatan mental dan kemampuanmu. Biarkan pelatihmu berfokus pada satu atau dua taktik, mendengarkan selama dua menit akan mengacaukan anda, Keep it simple.</p>
<p>15. <strong>Keep a diary of your opponents.</strong> Miliki catatan2 tentang lawan2mu. Setelah tiap temu-tanding, ini merupakan gagasan cerdas untuk mencatat beberapa poin apa yang berhasil dan apa yang tidak. Buat daftar jenis serve lawan yang suka digunakan dan bagaimana mereka menangani servemu. Ini jelas saat2 terbaik untuk merumuskan satu rencana bagus untuk pertemuan di lain waktu. Kadang-kadang sangat membantu juga mencatat jenis karet jika mereka pemain kombinasi.</p>
<p>16. <strong>Encourage yourself. </strong>Doronglah semangatmu sendiri. Jangan pernah membuat dirimu down. Jadilah positif, dapatkan semangatmu ketika sedang bermain baik. Gunakan kalimat2 seperti, &#8220;Aku bisa!&#8221; &#8220;Inilah aku&#8221; atau &#8220;Ayoo!&#8221; ketika setelah mendapatkan satu poin, tujuannya agar mempertahankan semangat tetap tinggi. Tidak ada salahnya memompa semangat sendiri, namun jangan kelewatan dan lupa mengapa anda berada sana.</p>
<p>17. <strong>Play all Nets and Edges.</strong> Mainkan bola pendek2 dekat net dan di tepi2 meja. Cara terbaik meningkatkan kemampuan untuk mengembalikan bola2 sesat seperti ini adalah mencoba mengembalikannya saat latihan. Sehingga anda akan terbiasa mengembalikan bola2 seperti itu secara otomatis. Saya sudah menemukan cara menghadapi bola2 net lebih mudah dipukul dibanding bola2 biasa dengan syarat anda benar2 siap.</p>
<p>18. <strong>Be aggressive.</strong> Jadilah agresif. Tenis meja adalah salah satu olahraga paling cepat cara memainkannya sampai hari ini dan pemain penyerang menjadi paling dominan/menguasai. Pemain pertama yang menyerang punya keuntungan yang lebih besar. Mereka menyerang setelah servemu dan menyerang setelah return. Pada akhir permainan, jangan menjadi pasif dan berharap lawan akan luput -inilah waktu untuk merebut prakarsa dan meraihnya!</p>
<p>19. <strong>Hustle</strong>. Gigih. Jika anda dipaksa out posisi, jangan biarkan bola menyentuh lantai tanpa suatu ayunan. Cobalah memukul setiap bola apapun juga, setiap point dihitung. Chopping atau lobbing bukan pilihan salah jika itu terpaksa. Lanjutkan usaha-usaha untuk mengembalikan bola-bola di luar jangkauanmu yang pada akhirnya akan menjurus pada cara FW yang lebih cepat dan refleks lebih cepat. Lawan-lawan akan <strong>mendapat ketakutan</strong> jika tembakan terbaik mereka dikembalikan atau <strong>mereka menyadari</strong> bahwa anda tidak akan memberikan poin percuma.</p>
<p>20. <strong>Deuce.</strong> Saat point 20-20 cobalah relaks; cobalah mengumpulkan poin dengan disiplin yang sama seperti halnya bukan duece. Berpikir bahwa &#8220;berhasil atau gagal&#8221; dalam mendapatkan poin akan menyebabkan permainan yang kaku dan penuh tekanan. Gunakan kekuatanmu atau paksa lawanmu ke bagian2 lemah mereka. Push dengan penempatan yang baik bisa menjadi sangat membunuh sebagaimana loop kill jika dilaksanakan pada waktu yang tepat.</p>
<p>21. Kunjungi tabletennis.about.com di halaman depan untuk tips pelatihan tambahan dan berita tenis meja. Jika punya pertanyaan yang mengganjal silahkan poskan di Forum dan saya pastikan anda akan mendapat satu jawaban ASAP (As soon as possible = sesegera mungkin). Berlangganan gratis newsletter elektronik untuk berita terkini. Jika anda berniat chat, ada tersedia. Dan jangan lupa membaca fitur mingguanku.</p>
<p>Courtesy of Sean O&#8217;Neill</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[21 Tip Berhasil Meningkatkan Kemampuan Tenis Meja (1/2)]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/06/21-tip-berhasil-meningkatkan-kemampuan-tenis-meja-12/</link>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 13:36:07 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/06/06/21-tip-berhasil-meningkatkan-kemampuan-tenis-meja-12/</guid>
<description><![CDATA[21 TIPS TO SUCCESS BY SEAN O&#8217;NEILL
5 x U.S. Champion, 2 x Olympic Team Member, http://tableten]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><strong>21 TIPS TO SUCCESS BY SEAN O&#8217;NEILL</strong></p>
<p>5 x U.S. Champion, 2 x Olympic Team Member, <a title="http://tabletennis.about.com/" href="http://tabletennis.about.com/">http://tabletennis.about.com/</a></p>
<p>1. <strong>Set Goals.</strong> Tetapkan Target2. - Target penting bagi peningkatan di setiap tingkatan. Tetapkan dua target yaitu jangka pendek dan panjang. Sebagai contoh: Aku akan menang di turnamen lokal Class C berikutnya. Atau aku dengan rating 1800 akan mengalahkan pemain rating 2000 di AS Open. Di lembar kertas terpisah, tuliskan setiap statemen target disertai lima-langkah strategis untuk mencapai sasaranmu itu. Simpan salinan di dalam raket case agar dapat dilihat sebelum setiap latihan.</p>
<p>2. <strong>Use quality equipment.</strong> Gunakan peralatan bermutu. - Jika ingin bermain seperti Pros (profesional), anda sebaiknya menggunakan peralatan bermutu tinggi sama dengan mereka gunakan. Pilih seorang pemain, gaya siapa yang berniat anda tiru dan tanya pada ahlinya peralatan apa yang para pemain itu gunakan. Anda akan dikejutkan bahwa pemain terbaik tidak selalu memainkan peralatan paling kencang yang ada di pasar! Saya secara pribadi menggunakan blade Stiga Clipper CR dengan karet Stiga Mendo MP 2.0 di kedua sisi.</p>
<p><!--more--></p>
<p>3. <strong>Stretch</strong>. Peregangan. Mungkin bagian yang paling penting dan dilewatkan dalam pelatihan tenis meja adalah peregangan. Habiskan sedikitnya 10 menit sebelum dan setelah setiap latihan, baik di dalam atau di luar meja. Biarkan tubuh warm/hangat dengan jogging/berlari konstan 5-6 menit, lalu mulai dari kepala hingga menuju jari kaki, regangan pada masing-masing kelompok otot. Peregangan akan meningkatkan fleksibilitas, mengurangi cedera yang mungkin dan menyiapkan tubuh untuk gerakan2 cepat saat melangkah di meja.</p>
<p>4. <strong>Exercise off the table.</strong> Latihan di luar meja. Berjalan, berlari, berenang, bersepeda atau aktivitas aerobic lain adalah cara lain yang hebat untuk meningkatkan permainan tenis meja dan untuk kesehatan umum. Cobalah mencapai 2 sampai 3 kali seminggu selama 15-20 menit perlatihan; jika keadda fisik berada dalam bentuk yang baik akan membuat perbedaan di akhir turnamen. Mulailah latihan spt ini secara bertahap dan dengarkan tubuh anda. Jika merasakan nyeri, hentikan dan konsultasi dokter.</p>
<p>5. <strong>Find a Teammate.</strong> Carilah satu Teammate/tim berlatih. - Teammate adalah seseorang yang anda dapat berlatih secara reguler/teratur. Semakin baik tingkat permainan dan kemampuan mereka, semakin baik regu itu berfungsi untuk peningkatanmu. Jadwalkan sebanyak mungkin latihan selama mingguan dan rencanakan akan ke turnamen bersama-sama kapan pun. Kerjasama kelompok melalui kompetisi bersama akan menjurus ke sukses.</p>
<p>6. <strong>Move your Feet.</strong> Gerakkan kakimu. Latihlah Footwork sesering mungkin; FW yang lebih cepat akan memberikan pilihan shot lebih bagus selama pengumpulan point. Mendrill/latihan berat khusus FW yang acak lebih baik dibanding penempatan2 yang diatur sebelumnya. Partnermu harus menggerakkan bola di sekitar bidang terbuka di meja sementara anda bergerak dan memukul dengan shot favoritmu. Cobalah capai konsistensi dan sebanyak2nya pukulan berhasil. Begitu anda cukup dengan konsistensi, tingkatkan luas area meja yang bisa dicakup. Latihan FW akan membantu sasaranmu benar2 terjadi.</p>
<p>7. <strong>Practice serving.</strong> Latihan Serve. Serve merupakan satu ketrampilan yang bisa dilakukan tanpa seorang mitra berlatih. Hanya memerlukan banyak bola dan satu meja kosong. Gunakan banyak pergelangan tangan dan coba menghasilkan bermacam2 putaran (chop, topspin dan no-spin) dengan gerakan satu yang sama. Serve pendek akan menghentikan serangan lawan mu, sedangkan serve panjang digunakan untuk mengejutkan dan<strong> memelihara</strong> kebingungan lawan. Jangan lupa menyertakan serve no-spin ke dalam game mu. Semakin asli dan menipu, semakin mudah membuat serangan bola ketiga.</p>
<p>8. <strong>Practice Returning Serves.</strong> Latihan Return Serve (pengembalian serve). Mintalah kawan seregu melakukan serve di sembarang bagian meja dengan banyak jenis putaran yang berbeda. Menghadapi serve panjang atau serve yang memantul sekali di atas meja, serang bola itu dengan loop. Jika serve pendek, dapat direturn pendek dengan sebuah push atau serangan flip dengan penempatan yang bagus. Flip memerlukan keseimbangan gerakan pergelangan tangan yang cepat dan pukulan mini dari lengan bawah. Jangan lupakan untuk mendekati bola saat flip backhand dan berada di sisi bola ketika menggunakan forehandmu.</p>
<p>9. <strong>Loop.</strong> Stroke yang paling luas digunakan dalam game modern adalah loop. Tiga bagian loop yang sukses adalah: backswing (ayunan tangan ke samping belakang badan), kontak, follow-trough (gerakan lanjutan). Selama backswing, atur kaki mu pada posisi tepat dan lengan bawah direlaxkan. Jika bola underspin anda perlu backswing di bawah bola; jika bola topspin, tahan dekat2 pada ketinggian bola. Tanpa melambatkan stroke, ayun kedepan dan kontak bola bersamaan menshift (pindah) berat tubuh dari kaki belakang ke depan serta sambil memutar bahu dan pinggang bersamaan. Biarkan Lengan bawah dan pergelangan tangan/wrist snap (menempel) selagi menggesek bola untuk membuat spin maksimum. Follow-trough yaitu biarkan berat tubuh berpindah mengikuti arah di mana menghendaki bola pergi. Setelah itu, dengan cepat kembali ke normal posisi siap untuk shot berikutnya.</p>
<p>10. <strong>Play Smart.</strong> Bermain Cerdas. Sebelum serve, pikirkan bagaimana rencana utama yang akan dimainkan. Jangan mainkan bola sampai anda merasa nyaman dengan rencana pasti dari return lawan. <strong>Ketika lawan mereturn serve, tembakanmu sudah dimulai di dalam pikiran selagi menyaksikan sudut raket lawan mengkontak serve</strong>. Buat lawanmu bermain mengiktui gamemu, jangan kamu dipaksa memainkan game mereka. Keraguan lebih buruk dibanding keputusan lemah.</p>
<p>(bersambung)</p>
<p>Courtesy of Sean O&#8217;Neill</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[3 Prinsip Dasar Semua Stroke Tenis Meja]]></title>
<link>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/05/17/3-prinsip-dasar-semua-stroke-tenis-meja/</link>
<pubDate>Sat, 17 May 2008 16:25:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>TeeMKa</dc:creator>
<guid>http://tenismejakita.wordpress.com/2008/05/17/3-prinsip-dasar-semua-stroke-tenis-meja/</guid>
<description><![CDATA[Sumber: http://www.robopong.com/PingPongBasics/3basic_principals.html
Oleh Richard McAfee
Kolom ini ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sumber: <a title="http://www.robopong.com/PingPongBasics/3basic_principals.html" href="http://www.robopong.com/PingPongBasics/3basic_principals.html">http://www.robopong.com/PingPongBasics/3basic_principals.html</a></p>
<h3 style="margin-top:0;">Oleh Richard McAfee</h3>
<blockquote><p class="MsoNormal"><em><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kolom ini mendiskusikan pemakaian robot dalam mempelajari stroke, style dan tehnik. RMc seorang pelatih America yang aktif dan mapan. Disertifikasi sbg Pelatih International oleh USATT, dia terpilih sbg USOC<span> </span>(US Olympic Committee) Developmental Coach pada tahun ini. Dia …..</span></em></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Artikel ini unik karena berisi informasi yang mempengaruhi setiap stroke dalam game. Konsep ini dapat diterapkan pada sembarang grip, playing style, dan tehnik personal. Keutamaan prinsip2 ini ditegaskan kepada siapa saja yang ingin strokenya berhasil.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Timing &#173;– When To Touch The Ball = Kapan Memukul Bola</span></strong></p>
<p class="Bulet100Stage"><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Ada</span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"> tiga kemungkinan timing:</span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';">&#160;</span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Saat bola Naik (Rising)</span></li>
<li><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';">&#160;</span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Saat bola Puncak Pantulan (Top Of Bounce)</span></li>
<li><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span><span style="font:7pt 'Times New Roman';">&#160;</span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Saat bola Menurun (Descending / Falling)</span></li>
</ol>
<p><!--more-->
</p>
<p class="Bulet100Stage" style="margin-left:54pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:medium none;border-collapse:collapse;" cellspacing="0" cellpadding="0" border="1">
<tbody>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:windowtext 1pt solid;width:360pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="480" colspan="4">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">STROKE TIMING</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Berubah sesuai dengan type bola yg dipukul</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192" rowspan="2">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Stroke</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:216pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="288" colspan="3">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">TIMING</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Rising</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Top</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Falling</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Counter</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Fast Loop</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Slow Loop</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Reloop Off Bounce</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Reloop, Mid-Range</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Push, Normal</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Push, Fast</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Chop</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:144pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="192">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Block Against Loop</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">•</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:72pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="96">
<p class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p class="Bulet100Stage" style="margin-left:36pt;text-indent:0;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><u><strong>tmk: </strong></u></p>
<p>Counter = sifat pukulan yang langsung membalas, jika dilakukan pada timing falling maka pukulan tidak dikatakan counter lagi.</p>
<p>Fast loop = loop dengan gerakan eksekusi yang singkat, untuk menghasilkan bola topspin yang bergerak cepat. Kebalikan dari slow loop.</p>
<p>Reloop Off Bounce = bola hasil loop dari lawan dipukul dengan loop kembali setelah bola baru saja memantul</p>
<p>Push, normal = mendorong bola dimana hasilnya kecepatan gerak bola sama dengan ketika ia datang. Push, fast = mendorong bola dengan mempercepat gerak bola berbeda dengan kecepatan ia datang</p>
<p><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span></span></span></strong>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Penerapan Force dan Friction &#173;– How To Touch The Ball = Bagaimana memukul bola</span></strong></p>
<p><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kontak Datar (Force) terjadi bila raket bergerak ke datar depan memukul bola. Contohnya seperti kamu memantulkan bola lurus ke udara menggunakan raket.</span></p>
<ul>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kamu bisa mendengar suara “jenis” kayu (hard sound)</span></div>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Sebagian besar energy/tenaga berubah menghasilkan gerakan ke depan.</span></div>
</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kontak Gesek (Friction) terjadi bila kamu menggosok bola dengan raket.</span></p>
<ul>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kebanyakan energi berubah menjadi menghasilkan spin (putaran bola)</span></div>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Suaranya teredam (suara lembut)</span></div>
</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kebanyakan stroke TM merupakan campuran dari Force dan Friction.</span></p>
<ul>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Slow Loop, serve,dan push = Maximum friction dan minimum force</span></div>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Fast Loop = medium force dan medium friction</span></div>
<li>
<div class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Counter dan Kill shot = maximum Force dan minimum Friction</span></div>
</li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:medium none;border-collapse:collapse;" cellspacing="0" cellpadding="0" border="1">
<tbody>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:windowtext 1pt solid;width:365.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="487" colspan="2">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">DIRECTION OF STROKE FORCE</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span>(Arah lintasan ayunan tangan, berubah sesuai type bola)</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Type of Incoming Ball</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Stroke Direction </span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against Topspin </span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Down &#38; Forward</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against Backspin </span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Up &#38; Forward</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against Right Sidespin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">To Your Left &#38; Forward</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against Left Sidespin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">To Your Right &#38; Forward</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against a High Ball</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Downward</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="page-break-inside:avoid;">
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Against a Low Ball</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Upward</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><u>tmk:</u></strong></p>
<p>Againts Topspin = melawan, membalas bola topsin yang datang. Arah ayunan adalah down &#38; forward, artinya resultan dari ayunan ke bawah dan ke depan. Arah ke bawah bermaksud menutup bola topspin agar tidak lepas, ke depan bermaksud reaksi dari arah bola yang datang.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><span>3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span></strong><strong><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Ball Contact &#173;– Where to Touch the Ball = Dibagian mana Bola</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Paling penting dari ketiga Prinsip</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Selalu mengkontak pada Front bola.</span></p>
<ul>
<li>
<p><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Front bola adalah area, bukan titik tertentu</span></p>
<li>
<p><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Front bola secara konstan area yang berubah, ditentukan oleh trayek/lintasan bola.</span></p>
<li>
<p><span>Adalah bagian bola yang menghadap arah lintasan kurva</span></p>
</li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="border-right:medium none;border-top:medium none;border-left:medium none;border-bottom:medium none;border-collapse:collapse;" cellspacing="0" cellpadding="0" border="1">
<tbody>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:windowtext 1pt solid;border-left:windowtext 1pt solid;width:365.4pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="487" colspan="2">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">AREA OF CONTACT FOR VARIOUS STROKES</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span>(Bagian bola yang dikontak, berubah sesuai type bola)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Stroke</span></strong></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Contact Area On Ball</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Counter Against Topspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Above Center</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Kill Against Backspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Center</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Slow Loop Against Backspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Center Or Below Center</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Fast Loop Against Backspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Center Or Above Center</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Reloop From Mid-Distance</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Center Or Below Center</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Reloop From Close To Table</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Top</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Push Against Backspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Below Center To Bottom</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:windowtext 1pt solid;width:192.75pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="257">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Chop Against Topspin</span></p>
</td>
<td style="border-right:windowtext 1pt solid;border-top:medium none;border-left:medium none;width:172.65pt;border-bottom:windowtext 1pt solid;padding:0 5.4pt;" valign="top" width="230">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Arial','sans-serif';">Center Or Below Center</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><u><strong>tmk:</strong></u></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Counter againts tospin = sifat pukulan yang membalas topspin lawan. Kontak bola di bagian above center, artinya di atas (daerah sekita jam 1, jam 2) tengah (jam 3)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kill againts bakspin = pukulan mematikan membalas bola backspin. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Slow loop againts backspin = loop melawan backspin menghasilkan bola lambat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"></span>&#160;</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';"><strong>Definisi dari “Front” dan “Center” pada bola</strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/image1.png"><img height="103" alt="image" src="http://tenismejakita.files.wordpress.com/2008/05/image-thumb.png?w=412&#038;h=103" width="412"></a></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Hubungan antara “Front” bola dan Timing Stroke.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Area adalah bagian bola yang menghadap arah perjalanan didefinisikan sbg “Front” bola. Front tidak berubah bahkan pada saat bola sedang berputar. Ketika kamu mengayun pada titik bola, kamu harus perhitungkan juga stroke timing yang dipakai.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Berikut sebuah contoh, bagaimana titik kontak pada bola akan berubah dengan timing stroke yang kamu gunakan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Asumsikan lawanmu memberi bola chop ke forehand yang akan kamu loop.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Sesuai tabel <strong>Where</strong> Mengkontak Bola untuk stroke ini, seharusnya terjadi di bawah dari tengah front bola. Sekarang lihat <strong>When</strong> Kontak Bola, yaitu Top Of Bounce. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Sekarang bandingkan <strong>How/Bagaimana</strong> lokasi tersebut akan berubah jika kamu biarkan bola FALLING baru akan kamu pukul.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial','sans-serif';">Kamu lihat bagaimana <span style="text-decoration:underline;">sudut raket akan mengalami perubahan sebagaimana perubahan timing</span>.</span></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
