<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>2-mantapkan-wujud &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/2-mantapkan-wujud/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "2-mantapkan-wujud"</description>
	<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 17:27:48 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Supaya LEBIH PeDe katakan cinta]]></title>
<link>http://pacaransehat.wordpress.com/2008/10/27/konsultasi-supaya-lebih-pede-katakan-cinta/</link>
<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 07:29:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaransehat.wordpress.com/2008/10/27/konsultasi-supaya-lebih-pede-katakan-cinta/</guid>
<description><![CDATA[Ass…pak ustadz saya seorang cowok yang sekarang ini lagi kuliah selama ini saya punya temen cewek ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Ass…pak ustadz saya seorang cowok yang sekarang ini lagi kuliah selama ini saya punya temen cewek yang udah 5 tahun belum ketemu sampai sekarang, tapi, dia kuliah dikota yang sama dengan saya.setelah saling komunikasi kami saling deket lagi dan saya pengen ngungkapin rasa kalau saya suka sama sidia namun saya kurang pede. hari ini ulangtahunnya dan saya ingin ngungkapain rasa yang ada dihati. namun saya ragu dan kurang Pde. gimana solusinya pak ustadz terima kasih.</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Wa&#8217;alaykum salam.</p>
<p>Di postingan &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/">Supaya PeDe katakan cinta</a>&#8220;, telah kuterangkan pentingnya &#8220;suporter&#8221; supaya lebih percaya diri. Nah, &#8220;suporter&#8221; itu dapat pula kita manfaatkan sebagai &#8220;agen cinta&#8221; supaya si dia pun menaruh kepercayaan kepada kita. (Lihat postingan &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/11/manfaatkan-agen-cinta/">manfaatkan agen cinta</a>&#8220;.) Kemudian bila kita sudah tahu bahwa si dia menaruh kepercayaan kepada kita, bukankah kita akan LEBIH percaya diri untuk ungkapkan cinta kepadanya?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Ayat-Ayat Mesra (buku pertama panduan pacaran islami)]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami/</link>
<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 23:57:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/25/ayat-ayat-mesra-buku-pertama-panduan-pacaran-islami/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pern]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" class="alignright" width="155" height="240" />Alhamdulillah. Telah terbit buku pertama yang berisi panduan pacaran islami. Sebelum ini, belum pernah ada buku yang menguraikan dengan rinci <b>bagaimana</b> melakukan pacaran secara islami. Buku-buku terkait sebelumnya barulah sebatas mengungkapkan ada-tidaknya pacaran dalam Islam.</p>
<p><!--more-->Sebelum baca isinya keseluruhannya, kau ingin tahu lebih dahulu gambaran isinya? Silakan simak naskah &#8220;Kata Pengantar&#8221;-nya, yaitu &#8220;<a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/">Mesra Tanpa Zina</a>&#8220;. Adapun daftar isinya adalah sebagai berikut.</p>
<p>1. <strong>Perlukah Rahasiakan Cinta</strong><br />
1.1. Buat Apa Sembunyikan Cinta<br />
1.2. Cinta Bukanlah Aib<br />
1.3. Cinta Tersembunyi Yang Terpuji<br />
1.4. Kalau Berusaha Lenyapkan Cinta</p>
<p>2. <strong>Perlukah Pamerkan Cinta</strong><br />
2.1. Buat Apa Banggakan Cinta<br />
2.2. Cinta Yang Terhormat<br />
2.3. Pameran Cinta Yang Tercela<br />
2.4. Kalau Mengumbar Ekspresi Cinta</p>
<p>3. <strong>Langsung Mesra</strong><br />
3.1. Jangan Sia-Siakan Kesempatan<br />
3.2. Manfaatkan Isyarat Mata<br />
3.3. Manfaatkan Isyarat Lisan<br />
3.4. Perhatikan Tanggapan Si Dia</p>
<p>4. <strong>Mesra Terus</strong><br />
4.1. Mahadaya Surat Cinta<br />
4.2. Kiat Menulis Surat Cinta<br />
4.3. Agen Cinta Yang Bisa Diandalkan<br />
4.4. The Power of Agents of Love</p>
<p>5. <strong>Batas Kemesraan</strong><br />
5.1. Kendalikan Tabiat, Ikuti Akal<br />
5.2. Kendalikan Nafsu Birahi Pria-Wanita<br />
5.3. “Ciuman Mesra” = Islami?<br />
5.4. “Dekati Zina” = Tolol</p>
<p>6. <strong>Selamanya Cinta</strong><br />
6.1. Jangan Tenggelam di Puncak Asmara<br />
6.2. Sengaja Jauh di Mata<br />
6.3. Supaya Dekat di Hati<br />
6.4. Berlayarlah di Puncak Asmara</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Rayuan SMS Cinta]]></title>
<link>http://pacaransehat.wordpress.com/2008/10/16/rayuan-sms-cinta/</link>
<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 01:06:17 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaransehat.wordpress.com/2008/10/16/rayuan-sms-cinta/</guid>
<description><![CDATA[Kalimat cinta mungkin telah berevolusi, dari kata sakti &#8220;roses are red&#8221; yang biasa dimul]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img alt="" src="http://lovebirds.sg/wp-content/uploads/2008/05/lovesms-300x269.gif" class="alignright" width="300" height="269" />Kalimat cinta mungkin telah berevolusi, dari kata sakti &#8220;<em>roses are red</em>&#8221; yang biasa dimulai untuk sebuah rayuan cinta, menjadi kalimat singkat yang menggoda. Hasil survei AT&#38;T mengungkap, kian banyak pasangan yang mengirimkan SMS manis lewat ponselnya kala <em>mood</em> mulai datang.</p>
<p><!--more-->Demikian petikan menarik hasil surveinya:</p>
<p>- 68 persen pengguna SMS mengaku pernah mengirim kata cinta lewat pesan singkat.<br />
- 67 persen mengaku kirim SMS untuk melancarkan rayuan (flirting).<br />
- 52 persen bilang &#8220;<em>thinking of you</em>&#8221; adalah kalimat umum yang biasa mereka kirimkan kepada pasangan maupun teman kencannya.<br />
- 28 persen mengindikasikan setidaknya mengirim SMS tiga kali sehari kepada pasangan cintanya.</p>
<p>Mengirim SMS cinta bukannya tanpa tantangan. Satu hal yang hebat tentang seni berkirim pesan singkat dalam hubungan baru ialah waktu yang diperlukan untuk merangkai segala pemikiran dan keberanian sebelum memulai komunikasi. Di satu sisi, hal ini juga bisa membuat sang pasangan di seberang sana merana dalam ketidakpastian jika balasan SMS yang ditunggu tak kunjung datang.</p>
<p>- 84 persen yang disurvei percaya, pesan SMS sering kali salah diartikan pasangan.<br />
- 24 persen bilang, situasi yang paling bikin <em>down</em> pasangan ialah saat SMS lambat direspon.<br />
- namun, 82 persen mengaku akan menjawab atau merespon SMS tersebut secepat mungkin.<br />
- sepertiga pengguna SMS yang tengah kencan atau telah menjalin hubungan, akan kecewa jika pasangannya merespon telepon yang masuk saat mereka tengah berkencan.<br />
- meski demikian, tetap saja 44 persennya mengaku akan tetap nekat mengangkat teleponnya meski tengah dalam situasi berkencan.</p>
<p>&#8212;&#8212;-<br />
Tulisan di atas merupakan kutipan selektif dari Achmad Rouzni Noor II, &#8220;<a href="http://www.detikinet.com/read/2008/10/15/174713/1020577/398/cinta-pada-sms-pertama">Cinta Pada SMS Pertama</a>&#8220;, di detikinet.com</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SMS Mesra yang tak terlupakan]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/13/sms-mesra-yang-tak-terlupakan/</link>
<pubDate>Mon, 13 Oct 2008 03:23:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/10/13/sms-mesra-yang-tak-terlupakan/</guid>
<description><![CDATA[
Mau menulis SMS mesra yang gak bakal dia hapus saking romantisnya? Nih kiat-kiatnya:
1) Tulislah pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://www.flickr.com/photos/tgr/115001376/"><img class="alignnone" src="http://farm1.static.flickr.com/37/115001376_4f2d64887e_m_d.jpg" alt="" width="240" height="145" /></a></p>
<p>Mau menulis SMS mesra yang gak bakal dia hapus saking romantisnya? <!--more-->Nih kiat-kiatnya:</p>
<p>1) Tulislah pesan yang unik, lain dari yang lain. Jangan menyalin dari mana pun dan juga jangan mengirim ulang pesan yang pernah kau kirimkan ke orang lain! Kalau kehabisan ide, lihat contoh pesan mesra dari mana saja untuk jadi sumber ide, lalu ubahlah seperlunya sampai terasa berbeda!</p>
<p>2) Tulislah HANYA hal-hal yang positif yang berkaitan dengan dia. Orang pada umumnya lebih suka mengingat hal-hal yang sepenuhnya positif daripada yang ada negatifnya.</p>
<p>3) Sebutkan nama dirinya (nama panggilannya). Sebab, namanyalah kata yang biasanya paling dia sukai. Jangan cuma mengatakan &#8220;dirimu&#8221;, &#8220;kau&#8221;, dsb!</p>
<p>4) Tulislah pesan yang berkaitan dengan peristiwa yang &#8220;bersejarah&#8221; bagi dirinya. Oleh karena itu, manfaatkanlah momen saat dia berulang tahun, saat dia berhasil mencapai impiannya, dan peristiwa lain yang mengesankan baginya.</p>
<p>5) Supaya lebih mengesankan, tulislah secara lebih SPESIFIK. Misalnya, daripada &#8220;wajahmu cantik&#8221;, akan lebih mengesankan pernyataan &#8220;pandangan matamu teduh tenangkan hatiku&#8221;.</p>
<p>6) Tulislah pesan yang singkat, sebaiknya tidak lebih dari 160 karakter.</p>
<p>7) Kirimkan SMS-mu itu pada saat dia merasa longgar, bukan pada saat dia sibuk.</p>
<p>Selamat ber-SMS ria!</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SMS Mesra #3 (untuk Idul Fitri)]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/28/sms-mesra-3-untuk-idul-fitri/</link>
<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 00:49:06 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/28/sms-mesra-3-untuk-idul-fitri/</guid>
<description><![CDATA[pak Ustad sebentar lagi kan Lebaran, nah klo lebaran akan banyak sMs masuk yang ngucapin “selamat ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>pak Ustad sebentar lagi kan Lebaran, nah klo lebaran akan banyak sMs masuk yang ngucapin “selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir &#38; bathin”, umumnya kata2 ucapan tersebut sering dengan pantun, nasehat, dan seabrek kata2 kreatif yg lucu, menarik, dan indah jika kita baca… Nah saya memerlukan saran dari pak Ustad bagaimana cara ngunkapin ucapan selamat lebaran tapi di dalam ucapan tersebut tersirat perasaan suka, cinta, romantis, dan perhatian kita pada seseorang yang ingin kita jadikan pacar.. bagaimana klo pak Ustad memberikan sedikit contoh kata2 ucapan selamat tersebut. jadi bukan cuma sekedar ucapan selamat tetapi sekaligus tersirat kata2 cinta… tolongin ya pak ustad karena sekarang saya sedang suka dgn seseorang dan ingin saya jadikan pacar. ma kasih…sebelumnya</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Baiklah. Dengan mengacu pada prinsip2 dalam <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/03/29/kiat-menulis-surat-cinta-romantis/">Kiat Menulis Surat Cinta Romantis</a>, aku sajikan beberapa contoh SMS mesra dalam rangka Idul Fitri:</p>
<p><strong>Paparkan bagaimana hari Idul Fitri mengingatkan dirimu pada dirinya</strong>. Contoh: </p>
<blockquote><p>Idul Fitri mengingatkan daku pada seorang wanita nan fitri (bersih, suci). Siapa dia? Dialah yang aku rindukan setiap hari. Dialah dirimu yang aku kirimi SMS ini. Selamat Lebaran, wahai gadis nan fitri! Taqabbalallaahu minnaa wa minkum.</p></blockquote>
<p><strong>Sebutkan keistimewaan dia, yang menjadikan dia “lain dari yang lain” dalam hal lebaran</strong>. Contoh: </p>
<blockquote><p>Menyambut lebaran, orang2 sibuk beli baju baru, hape baru, dsb. Tapi kulihat kau lebih sibuk memperbarui qalbumu. Subhaanallaah. Kau makin cantik lahir-batin. Taqabbalallaahu minnaa wa minkum.</p></blockquote>
<p><strong>Sebutkan keistimewaan lebaran, terutama yang berkaitan dengan keberadaan dirinya</strong>. Contoh:</p>
<blockquote><p>Orang bilang, &#8220;Kalau lebaran tanpa makan ketupat, ibarat makan nasi tanpa sayur.&#8221; Aku bilang, &#8220;Kalau lebaran tanpa sampaikan isi hati kepada sang tercinta, ibarat masuk surga tanpa bidadari di dalamnya.&#8221; Jadi, perkenankanlah aku ucapkan kepadamu: selamat Idul Fitri, bidadari surgawi. Taqabbalallaahu minnaa wa minkum.</p></blockquote>
<p><strong>Terangkan bagaimana keadaanmu pada Idul Fitri kali ini lebih baik atau pun lebih bahagia berkat kehadirannya.</strong> Contoh:</p>
<blockquote><p>Alhamdulillah, ruang hatiku telah terisi seorang bidadari. Di hari raya ini, seolah-olah aku sudah berada di surga tertinggi. Terima kasih, wahai bidadariku! Taqabbalallaahu minnaa wa minkum.</p></blockquote>
<p>NB: &#8220;Taqabbalallaahu minnaa wa minkum&#8221; bermakna &#8220;semoga Allah menerima [amal-amal] dari kita dan darimu&#8221;</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Supaya PeDe Katakan Cinta]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/</link>
<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 12:33:52 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/19/konsultasi-supaya-pede-katakan-cinta/</guid>
<description><![CDATA[pak ustad saya menyukai cewek, tapi saya g berani buat ngungkapin perasaan suka saya kepadanya.. say]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>pak ustad saya menyukai cewek, tapi saya g berani buat ngungkapin perasaan suka saya kepadanya.. saya merasa g pede n malu banget klo ngungkapin nya.. pernah saya nembak cewe tapi setelah itu saya g berani lagi dekat sama dia, saya merasa kehilangan muka di depannya, sungguh saya benar-benar seperti seorang pecundang sejati… saya merasa g pede karena sy banyak kekurangan nya, dilihat dari fisik saya serba kekurangan.. badan saya pendek, dan wajah saya sangat-sangat apa adanya, barang kali ini yang membuat mental saya jatuh.. nah sekarang saya menyukai cewek lain, saya benar-benar mencintainya, saya g bisa kehilangan dia pak ustad.. saya merasa bahagia n senang klo berada dkat dgn nya dan klo lagi memikirin dia.. bahkan saya ingin sekali menikah dengan nya.. tapi masalahnya demi Allah pak ustad saya benar-benar g berani ngugkapin perasaan cinta saya.. bagaimana ne pak ustad saya merasa tertekan sekali.. bagaimana cara nya menimbulkan keberanian untuk mengungkapin perasaan saya??</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Pertama, sadarilah bahwa pertimbangan cewek pada umumnya, bukanlah penampilan fisik, melainkan kepribadian. Perhatikan apa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>.</p>
<p>Tentu, ada perbedaan &#8220;selera&#8221;. Jadi, kau perlu cari informasi mengenai tipe cowok yang bagaimanakah yang bisa diterima oleh si dia. Silakan lakukan penyelidikan. Biasanya teman-teman dekatnya mengetahuinya.</p>
<p>Untuk memperkuat rasa percaya diri, lebih banyak bergaullah dengan orang-orang yang menghargai dirimu. Kurangilah pergaulan dengan orang-orang yang kurang menghargai dirimu. Penilaian orang lain mungkin memengaruhi kadar rasa percaya dirimu.</p>
<p>Yang terpenting, hargailah dirimu sendiri. Orang lain cenderung menghargai dirimu bila dirimu sendiri kau hargai. Caranya mudah: ubahlah sudut pandang. Alihkan fokus pengamatan ke berbagai kelebihan atau keunggulanmu bila dibanding orang-orang pada umumnya.</p>
<p>Sementara itu, teruslah lakukan perubahan pada dirimu untuk meredam kelemahanmu dan meningkatkan kelebihanmu.</p>
<p>Demikian saranku.</p>
<p>&#8212;&#8212;-<br />
Artikel terkait:<br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/06/konsultasi-kurang-pd-untuk-menikah/">Konsultasi: Kurang PD untuk menikah</a><br />
<a href="http://209.85.175.104/search?q=cache:h5PvoXlUNUsJ:www.eramuslim.com/konsultasi/klg/6612215953-mengapa-minder-dengan-kondisi-keluarga.htm+konsultasi+pede&#38;hl=id&#38;ct=clnk&#38;cd=40&#38;gl=id">Mengapa minder dengan kondisi keluarga?</a><br />
<a href="http://web.bisnis.com/konsultasi/4id194.html">Masalah Percaya Diri yang Rapuh</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengapa hanya menyebut nama Muhammad dan Ibrahim dalam shalawat]]></title>
<link>http://salatsmart.wordpress.com/2008/09/18/mengapa-hanya-menyebut-nama-muhammad-dan-ibrahim-dalam-shalawat/</link>
<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 13:43:04 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://salatsmart.wordpress.com/2008/09/18/mengapa-hanya-menyebut-nama-muhammad-dan-ibrahim-dalam-shalawat/</guid>
<description><![CDATA[“Ya, Allah curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah cur]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>“Ya, Allah curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan shalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, curahkanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan barakah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)</p>
<p><!--more-->Teks Arabnya:</p>
<p>اللّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ ، اللهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ</p>
<p>Demikianlah satu diantara bacaan-bacaan shalawat yang telah dituntunkan oleh Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wassalam kepada umatnya. Dan masih ada banyak lagi bacaan shalawat yang dituntunkan oleh Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wassallam.<br />
 </p>
<blockquote><p>tolong kasih tahu tentang kenapa [shalawat yang dituntunkan] dalam bacaan shalat hanya menyebutkan nama nabi muhammad dan nabi ibrahim saja</p></blockquote>
<p>Sebab, sebagaimana disebutkan oleh al-Albani dalam kitab <em>Sifat Shalat Nabi</em>, yang dituntunkan kepada kita adalah &#8220;<strong>berdoa dengan kata-kata yang pendek, tetapi isinya sangat luas.</strong>&#8220;</p>
<p>Bayangkanlah betapa terlalu panjangnya doa shalawat kita seandainya mesti menyebut nama nabi (dan nama orang-orang saleh lainnya) dalam shalawat: “Ya, Allah curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan shalawat kepada Nabi Adam dan keluarganya, Nabi Idris dan keluarganya, Nabi Nuh dan keluarganya, &#8230; [sebut satu demi satu sampai], Nabi Isa dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, curahkanlah barakah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah curahkan barakah kepada Nabi Adam dan keluarganya, Nabi Idris dan keluarganya, Nabi Nuh dan keluarganya, &#8230; [sebut satu demi satu sampai], Nabi Isa dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”</p>
<blockquote><p>Mengapa kita melantunkan doa shalawat <em>terhadap Nabi Muhammad</em>?</p></blockquote>
<p>Sebab, Allah Ta&#8217;ala berfirman :</p>
<p>إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا</p>
<p>(artinya): “<strong>Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepada Nabi dan ucapkanlah salam kepadanya</strong>.” (Al Ahzab: 56)</p>
<p>Selain itu, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wassallam bersabda (artinya): “<strong>Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali saja, niscaya Allah akan membalasnya dengan shalawat sepuluh kali lipat</strong>.” (H.R. Al Hakim dan Ibnu Sunni, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam <em>Shahihul Jami’</em>)</p>
<blockquote><p>Lantas, mengapa nama nabi yang disebutkan bersama dengan Muhammad itu ialah Ibrahim, bukan Nuh, Musa, Isa, atau yang lainnya?</p></blockquote>
<p>Dalam hal ini, perlu kita perhatikan bahwa penyebutan nama Ibrahim dalam shalawat itu tidak sendirian, tetapi menyertakan keluarganya. Kita tahu, keluarga Ibrahim itu sudah menerima shalawat dan barakah yang luar biasa dari Allah Ta&#8217;ala. Bahkan, dapatlah kita katakan bahwa keluarga Ibrahim itu lebih utama daripada segala keluarga lainnya.</p>
<blockquote><p>Benarkah keluarga Ibrahim merupakan keluarga yang paling utama di segala zaman?</p></blockquote>
<p>Ya, keluarga nabi Ibrahim adalah keluarga yang istimewa yang kisahnya digelar oleh seluruh kitab suci dari masa ke masa. Keistimewaan keluarga Ibrahim &#8211;&#8217;Alaihis salam&#8211; membuatnya terpilih oleh Allah Ta&#8217;ala di antara sekian banyak keluarga manusia di segala zaman seperti tersebut di dalam surah Ali Imran [3]: 33, &#8220;<strong>Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga &#8216;Imran [melebihi segala ummat] di alam semesta.</strong>&#8220;</p>
<p>Jadi, keluarga yang paling utama ialah keluarga Ibrahim, kemudian keluarga Imran. Sementara itu, keluarga Imran itu sendiri merupakan keturunan dari keluarga Ibrahim. Dengan demikian, dalam penyebutan &#8220;keluarga Ibrahim&#8221; itu, &#8220;keluarga Imran&#8221; pun sudah tercakup. Oleh karena itu, tepatlah penyebutan &#8220;keluarga Ibrahim&#8221; dalam shalawat.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Bila berzina saat Ramadhan]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/07/bila-berzina-saat-ramadhan/</link>
<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 09:22:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/07/bila-berzina-saat-ramadhan/</guid>
<description><![CDATA[Bagaimana kalau sudah terlanjur melakukan zinah di bulan Ramadhan?? (pernah [pula] melakukan sebelum]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Bagaimana kalau sudah terlanjur melakukan zinah di bulan Ramadhan?? (pernah [pula] melakukan sebelum &#38; sesudah bulan itu..) Apakah masih bisa dapat pengampunan dari Allah SWT? apakah ada bedanya (dosa &#38; cara pengampunan) bila dilakukan pada siang hari atau malam hari? apakah ada bedanya (dosa &#38; cara pengampunan) yang dilakukan oleh laki2 atau perempuan? Bagaimana cara mendapatkan pengampunan dari Allah SWT?</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Besarnya dosa tidak dibedakan dari jenis kelamin. Yang membedakan adalah perannya. Semakin besar perannya dalam berbuat dosa itu, semakin besarlah dosanya.</p>
<p>Bila sudah terlanjur berzina, segeralah bertaubat. Di bulan Ramadhan atau pun di luar itu, dosanya sama besarnya. Adapun bila berzina pada saat menjalankan puasa, dosanya bertambah dengan dosa melanggar kewajiban berpuasa apabila tidak menebus &#8220;denda&#8221; berupa puasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir-miskin. (Untuk penjelasan lebih rinci, lihat <a href="http://www.eramuslim.com/ustadz/shm/6a09125450-hukum-bercampur-siang-ramadhan-zina-kaffarat.htm">Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat</a>.)</p>
<p>Namun, betapa pun besarnya dosa itu, ampunan Allah SWT lebih besar. Rasulullah saw. bersabda, “<strong>Siapa pun yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat [yaitu sebelum kiamat], niscaya Allah menerima taubatnya.</strong>” (HR Muslim dari Abu Hurairah)</p>
<p>Yang dimaksud dengan taubat yang sesungguhnya ialah menyesali perbuatan dosa itu, memohon ampun kepada Allah SWT (dan meminta maaf kepada orang lain yang terzalimi oleh perbuatan dosa itu), dan kemudian tidak mengulangi perbuatan dosa itu. (Untuk penjelasan selengkapnya, lihat Yusuf al-Qaradhawi, <a href="http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Taubat/Lengkap.html">Tuntunan Bertaubat kepada Allah SWT</a>.)</p>
<p>Di samping taubat, Islam menyediakan berbagai sarana lain yang dapat menghapus dosa. (Lihat Abdul Halim Abu Syuqqah, <em>Kebebasan Wanita</em>, Jilid 3 (Jakarta: Gema Insani Press, 1999), hlm. 218-220.) Diantaranya:</p>
<p>wudhu,<br />
shalat,<br />
puasa,<br />
sedekah,<br />
amar makruf nahi munkar,<br />
menyingkirkan duri dari jalan;<br />
<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/08/08/berkat-sedekah-sepotong-roti/">ikhlas bersedekah walau hanya dengan sepotong roti</a>.<br />
Dan sebagainya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/</link>
<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 13:03:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/09/03/kecanduan-masturbasi-cara-mengatasinya/</guid>
<description><![CDATA[ustadz tolong saia ustadz sebelum saia terus melakukannya… berdosakah saia bila saya melakukan hal]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>ustadz tolong saia ustadz sebelum saia terus melakukannya… berdosakah saia bila saya melakukan hal ini: bila saia kangen sama pacar saia berimaginasi bahwa bantal guling atau kasur seolah pacar saia. sehingga saia memeluk, mencium, ‘mestubui’, aneh memang tapi itulah yang saia lakukan. saia merasakan kepuasan tersendiri saat melakukannya, bahkan sampai ‘tumpah’ dan mesti mandi besar. saia melakukan hal tsb tentunya karena tidak berani melakukan dengan pacar saia. sekian…terimakasih ustadz. </p></blockquote>
<p>Mengenai hukum onani/masturbasi, sebagian besar ulama mengharamkannya. Sebagian ulama seperti Imam Hanbali dan Ibnu Hazm menghalalkannya. Sedangkan ulama-ulama Hanafiah membolehkannya dalam keadaan &#8220;takut berbuat zina&#8221; dan &#8220;tidak mampu kawin&#8221;. (Lihat <a href="http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/30110.html">Halal dan Haram dalam Islam</a>.)</p>
<p>Di sini aku tidak hendak memperdebatkan hukumnya. Aku lebih tertarik untuk mengemukakan solusinya. Cara-cara untuk mengatasi kecanduan masturbasi itu diantaranya sepuluh langkah berikut ini. <!--more--></p>
<p>1) Yang terpenting, yakinlah bahwa kau mampu mengatasi masalah ini. Kau sudah mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu, tentulah kau juga mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani. </p>
<p>Untuk memperkuat keyakinan diri itu, biasakanlah diri mengucap dzikir yang relevan, seperti: “Tetapi di sisi Allah-lah tempat kembali terbaik.” (QS Ali ‘Imran [3]: 14)</p>
<p>2) Cari tahulah apa saja keadaan-keadaan dirimu yang memicu dirimu membiasakan diri melakukan masturbasi. Misalnya, kau biasa bermasturbasi setiap kali merasa kesepian, bosan, atau tertekan (stres). Kalau memang begitu, waspadalah dirimu setiap kali berada dalam keadaan begitu. </p>
<p>Dalam keadaan begitu, tanamkanlah kembali keyakinanmu bahwa kau mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani. Atasilah berbagai keadaan yang tidak nyaman itu dengan solusi lain yang tidak bersifat seksual. Misalnya dengan cara berdzikir. </p>
<p>3) Temukanlah sebab-sebab mengapa kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu. Lalu berlakukanlah hal-hal yang relevan dengan kasus kebiasaan masturbasimu. Misalnya, kalau kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu karena kau menghargai dirinya setinggi-tingginya, maka hargailah juga dirimu sendiri setinggi-tingginya.</p>
<p>4) Hindari menyendiri! Selalulah bersama orang lain (yang tidak membangkitkan rangsangan seksual), kecuali bila terpaksa. </p>
<p>Bila terpaksa menyendiri, misalnya di kamar mandi, jangan berlama-lama! Lima menit sudah cukup.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.flickr.com/photos/fabbriciuse/249342578/"><br />
<img src="http://farm1.static.flickr.com/93/249342578_a744d616a7_d.jpg" alt="Fabbriciuse learns masturbation" /></a>
</p>
<p>Bila kau membutuhkan waktu yang relatif lama ketika menyendiri (misalnya di kamar mandi) lantaran berbagai aktivitas sekaligus, pisahkanlah aktivitas-aktivitas itu. Jadi, mandi, keramas, gosok gigi, dan lain-lain, hendaknya dilakukan dalam waktu yang tidak bersamaan.</p>
<p>5) Di tempat tidur, singkirkanlah jauh-jauh guling dan barang-barang lain yang dapat kau gosok-gosokkan ke alat kelaminmu. Selain itu, pakailah celana dan baju tertentu yang membuatmu sulit bermain-main dengan alat kelaminmu.</p>
<p>Setiap kali kau merasa nafsu birahimu memuncak di tempat tertentu (misalnya di kamar mandi atau tempat tidur), beranjaklah dari situ. Pergilah ke tampat lain. Temuilah orang-orang, ngobrollah tentang apa saja yang jauh dari rangsangan seksual.</p>
<p>6) Di mana pun, hindari pornografi atau pun yang semi porno. Jagalah pandangan mata dan pendengaran telingamu dari segala yang membangkitkan birahi.</p>
<p>7) Setiap kali bangun tidur, segeralah bangkit dengan penuh antusias. Jangan bermalas-malasan.</p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> Sibukkanlah dirimu dengan berbagai aktivitas yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual. Utamakanlah aktivitas yang dilakukan bersama orang lain. </p>
<p>Misalnya, kau suka membaca buku dan main catur. Ketika kau merasa nafsu seksualmu bangkit alias terangsang, lebih baik main catur bersama orang lain daripada membaca buku sendirian.</p>
<p>9) Sibukkanlah juga pikiranmu dengan berbagai hal yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual.</p>
<p>10) Bila perlu, mintalah bantuan profesional dari ahlinya, seperti psikolog dan psikiater.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Restu orangtua dan keluarga]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/22/konsultasi-restu-orangtua-dan-keluarga/</link>
<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 01:38:00 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/22/konsultasi-restu-orangtua-dan-keluarga/</guid>
<description><![CDATA[Beberapa hari belakangan ini, aku sering jumpai satu masalah yang serupa: masalah restu orang tua (d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Beberapa hari belakangan ini, aku sering jumpai satu masalah yang serupa: masalah restu orang tua (dan keluarga) untuk menerima calon menantu (atau anggota keluarga baru). Lagi <em>nge-trend</em> &#8216;kali, ya? Heran deh gue&#8230; Meski di blog Pacaran Sehat ini, aku sudah beberapa kali membicarakan persoalan <a href="http://www.google.com/custom?hl=id&#38;client=google-coop&#38;cof=AH%3Aleft%3BCX%3ACari%2520di%2520blog-blog%2520M%2520Shodiq%2520Mustika%3BL%3Ahttp%3A%2F%2Fduniapenulis.wordpress.com%2Ffiles%2F2008%2F08%2Fmuhshodiq-100.jpg%3BLP%3A1%3BVLC%3A%23551a8b%3BGFNT%3A%23666666%3BDIV%3A%23cccccc%3B&#38;adkw=AELymgV45ORp5ECFGSByy8MWBOz_DuQU6c7lmZjhqD1nKPDPYyfSfB4-a_PcMxyZV3tVrS5_HMC6YOBdbItIGGtJ0EPfEo28HLecQ9TQdkplQHwcSeOgsYm-ksfxq09BNHtIITZ9o-dAYH0V9LYNY9z_Ii2wSwy5zvMCXa4cqTZLdglsV3W-DFwdrCS3hRdsWrobwTMaBGVBX7xKp6J5j2L5G1SLo5sv4A&#38;q=restu+orangtua+pacar&#38;cx=001787603303230736003%3Af3mxtkz5rb0">restu orangtua pacar</a>, masih saja ada banyak yang bertanya-tanya.</p>
<p>Jangan-jangan, para pembaca sulit memahami kata-kata yang kutulis. Semoga tidak begitu. Mudah-mudahan mereka yang bertanya itu didorong oleh rasa penasaran dan hasrat untuk peroleh penjelasan yang lebih mendalam.</p>
<p>Paling tidak, <!--more-->ada tiga orang yang baru saja berkonsultasi denganku di blog ini. Mereka itu ialah Robin, Hana Lee, dan Nadya.</p>
<p>Robin <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/#comment-2875">mengatakan</a>:</p>
<blockquote><p>Pak, sebagian besar kriterianya [untuk <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">siap menikah</a>] sudah terpenuhi. Hanya saja, bagaimana dengan pihak laki - laki yang lebih muda dari perempuannya? Saya sedang menghadapi kendala dimana perbedaan umur menjadi masalah yang sering kali muncul dalam hubungan saya dengan calon pasangan yang mengakibatkan tuduhan yang macam - macam seperti zina atau buang - buang waktu saja. Dalam hal ini orang tua pasangan yang keberatan. Saya berumur 22 tahun, 5 tahun lebih muda dari calon pasangan. Saya bekerja sebagai guru les gambar.</p></blockquote>
<p>Ooo&#8230; begitu, ya? Menurutku sih, jika sebagian besar kriteria untuk siap menikah itu sudah terpenuhi, maka usia laki-laki yang lebih muda daripada perempuan bukanlah persoalan besar. Barangkali persoalan besarnya: <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/tag/restu-orangtua/">restu orangtua</a>!</p>
<p>Mengenai restu orang tua, Hanna Lee <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/#comment-2879">menceritakan</a>:</p>
<blockquote><p>Pak Ustadz, saya mw curhat sedikit. Boleh ya Pak!<br />
Begini, dulu saya pernah pacaran sama sodara tapi dari keluarga ibu. Dia adalah anak dari sepupu saya. Usia kami hanya bertaut 3 tahun. Saya 28 tahun dan pacar saya 25 tahun. Kami pacaran diam2 selama setahun. Kami pacaran jaraj jauh, saya di Jakarta dia di Balikpapan. Sampai akhirnya saya ketahuan pacaran sama dia. Akhirnya kita putus krn saya dilarang oleh ibu saya. Lalu 7 tahun kemudian kami bertemu lagi pada saat saya mudik Lebaran tahun lalu. Perasaan itu muncul lagi, akhirnya kami jadian lagi, kali ini dy berniat untuk menikahi saya. Alhamdulillah keluarga dia dan keluarga saya akhirnya menyetujui kecuali Ayah saya. Sampai saat ini ayah saya masih belum setuju. Awalnya alasan krna dilarang Agama, lalu beliau bertanya pada Ustadz dkt rumah ternyata Ustadz tersebut mengatakan boleh. Tapi beliau ttp tidak menyetujui dan kali ini krn alasan Sosial. Saya bingung menghadapi Ayah saya. Dan sekarang pacar saya spertinya jadi ragu. Apalagi dy prnh menerima SMS dari ayah saya yg isinya “Sampai mati tidak akan merestui” Saya sedih sekali Pak Ustadz mendengar beliau berkata seperti itu. Bahkan beliau pernah mengatakan “Jika ingin tetap menikah, Ayah tidak mau menjadi wali. Silakan pake wali hakim, lalu jangan tinggal di sini lagi” Ya Allah, saya sakit hati sekali mendengar ucapan beliau Pak.<br />
Saya bingung harus bagaimana spy beliau mau merestui kami? Saat ini saya cuma bisa Sholat Tahajud memohon semoga hati Ayah saya akhirnya luluh dan menerima dia.<br />
Mohon sarannya ya Pak Ustadz, Makasih!</p></blockquote>
<p>Ooo&#8230; yang dipermasalahkan adalah perbedaan kelas sosial. Menurutku sih, jika sebagian besar kriteria untuk siap menikah itu sudah terpenuhi, maka kelas sosial laki-laki yang lebih rendah daripada perempuan bukanlah persoalan besar. Seperti pada kasus Robin di atas, barangkali persoalan besarnya: <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/tag/restu-orangtua/">restu orangtua</a>!</p>
<p>Untuk mendapatkan restu orang tua, lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/14/konsultasi-supaya-calon-suami-diterima-keluarga/">Konsultasi: Supaya calon suami diterima keluarga</a>&#8220;. Silakan perhatikan pula artikel “<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">Konsultasi: Agar diterima oleh keluarga si dia</a>“, terutama jawabanku yang nomor 3: “<strong>Untuk meyakinkan mereka, ….</strong>”</p>
<p>Tentu saja, perjuangan untuk memperoleh restu orangtua itu tidak selalu ringan. Disamping menghadapi sikap orangtua yang &#8220;sampai mati&#8221; takkan merestui, bisa saja kita merasa kelelahan dalam memperjuangkannya.</p>
<p>Dalam hal ini, Nadya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/#comment-2877">mengungkapkan</a>:</p>
<blockquote><p>aq nadya udah pacaran hampir 2 tahun. tetapi dalam 2 tahun itu keluargaku sangat protek dengan kehidupan pribadiku.<br />
dan yang menjadi masalah tahap pacaranku dgn pacarku sudah tinkat keseriusan. dan ingin segera menikah. karena kami sudah saling cocok dan saling memahami. sedangkan keluarga ku tidak setuju dengan hubunagaku dengan pacarku.<br />
keluagaku bilang pacarku kurang bisa mendekati keluargaku. padahal selama ini pacarku sangat peduli sama kelurgaku.<br />
sampai sekarang aq dgn keluarga hubunganya kurang baik. apalagi papa aq sangat menentang hubungan ku.<br />
dan pacarku sudah cukup lelah terus mengikuti kemauan keluargaku.<br />
yang aq ingin tanya bagaiman cara yang efektif unuk mrndekatkan papa aq dgn pcrku?????<br />
tlng dijawab yah pak ustad trims</p></blockquote>
<p>Mau tahu cara yang lebih mengefektifkan ikhtiar kita bila usaha pribadi <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">agar diterima oleh keluarga si dia</a> belum berhasil? Baiklah.</p>
<p>Di <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/14/konsultasi-supaya-calon-suami-diterima-keluarga/">artikel terdahulu</a>, telah kutambahkan bahwa apabila cara yang kusarankan di <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">artikel sebelumnya</a> itu masih belum efektif, hendaklah engkau <strong>meminta bantuan seseorang yang disegani</strong> oleh orangtuamu (dan keluargamu). Mintalah bantuan dia untuk meyakinkan mereka.</p>
<p>Usahakanlah pula untuk <strong>sebanyak-banyaknya memenuhi kriteria/indikator kesuksesan pacaran</strong> sebagaimana dipaparkan di halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>.</p>
<p>Apabila dengan berbagai cara itu kamu dan/atau pacarmu kelelahan (atau yakin bahwa ikhtiar ini akan sia-sia belaka), maka pertimbangkanlah bahwa menikah tanpa restu orangtua dapat menimbulkan berbagai kesulitan. Apakah kalian sudah benar-benar siap menghadapi berbagai kesulitan itu?</p>
<p>Untuk contoh kesulitan hidup berumahtangga tanpa restu orangtua, simaklah kisah nyata &#8220;<a href="http://kisahcantik.blogspot.com/2008/08/ketika-derita-mengabadikan-cinta.html">Ketika Derita Mengabadikan Cinta</a>&#8220;.</p>
<p>Nah, selamat berjuang! Semoga Allah SWT meridhoi perjuangan kalian. (Amin.)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Cinta ataukah anggap sebagai adik saja]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/16/konsultasi-cinta-ataukah-anggap-sebagai-adik-saja/</link>
<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 00:35:38 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/16/konsultasi-cinta-ataukah-anggap-sebagai-adik-saja/</guid>
<description><![CDATA[asalamu’alaikum ustad. saya orang yang dulu pernah konsultasi sama bapak, masalah masih mencintai ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>asalamu’alaikum ustad. saya orang yang dulu pernah konsultasi sama bapak, masalah <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/22/konsultasi-masih-mencintai-mantan-pacar/">masih mencintai mantan [pacar]</a>&#8230;. dulu saya pesimis bakal ketemu orang yang seperti dya: rajin ibadah, sopan dll, yang jarang ditemukan pada kebnyakan orang biasanya. saya minta sama ALLAH untuk dipertemukan dgn jodoh saya orang yang mirip dgn mantan sya itu, dan 3 bulan kemudian saya ketemu dengan orang yang mirip dengan mantan saya. sya berfikir ALLAH mengabulkan permintaan saya, tapi sya tidak mengerti&#8230;</p>
<p> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> bukan secra fisik tapi sikap nya. saya dekat dengn dya, tapi hanya sebatas itu saja. saya suka dengannya, tapi saya tidak pernah tau bgaimana perasaan dya. dya tau perasaan saya padanya. kalo saya sms, dibales. tapi selalu saya yang mulai duluan. saya bingung, apa maksudnya?</p>
<p>berulang kali saya coba menata hati, untuk tidak terlalu berharap, tapi saya tidak bisa membohongi diri saya, saya sayang…..</p>
<p>kalau menurut saya, dya memberi respon tapi saya tidak tau apa maksudnya *dya suka sama saya*? *dya anggap sya sbagai adiknya*?</p>
<p>sya bingung. menurut ustad, apa yang harus saya lakukan?</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Wa &#8216;alaykum salaam. Terima kasih kau masih menaruh kepercayaan kepadaku sebagai tempat konsultasi. Ya, aku masih ingat <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/22/konsultasi-masih-mencintai-mantan-pacar/">kasusmu terdahulu</a>. Aku pun bersyukur bahwa masalah terdahulu itu telah terselesaikan.</p>
<p>Dalam pengamatanku, masalahmu kini tidaklah seberat yang dulu. Kalau yang dulu saja kamu mampu menghadapinya, tentulah yang sekarang kau lebih mampu mengatasinya. Berikut adalah saran-saranku:</p>
<p>1) Betapapun miripnya dia dengan mantanmu, <strong>perlakukanlah dia sebagai pribadi unik yang lain dari yang lain</strong>. (Bagaimanapun, pasti ada bedanya.) Jika dia menganggap bahwa dia hanyalah &#8220;photocopy&#8221; mantanmu di hatimu, maka dia akan enggan untuk meningkatkan kadar hubungan kalian.</p>
<p>2) Kasusmu dengan mantanmu barangkali berpengaruh besar pada dirimu hingga kini, sehingga pada kasus yang sekarang, kamu ingin segera ada kepastian dari dia, apakah dia mencintaimu ataukah menganggapmu sebagai adik &#8220;saja&#8221;. Namun, mungkin inilah salah satu perbedaan penting antara dia dan mantanmu. Tidak seperti mantanmu yang suka ambil keputusan &#8220;secepat kilat&#8221;, dia tampaknya cenderung banyak pertimbangan.</p>
<p>3) Sebelum ada kepastian, anggaplah bahwa dia memandangmu sebagai adik saja. Namun, berbesar hatilah. <strong>Cinta sejati membutuhkan proses</strong>, melewati tahap demi tahap. (Lihat halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>.) Cinta itu dapat berkembang dari waktu ke waktu. Kalau pun sekarang dia &#8220;hanya&#8221; menganggapmu sebagai adik, bersyukurlah karena hal itu merupakan modal besar untuk meningkatkan kadar hubungan kalian.</p>
<p>4) Kalau memang sebenarnya dia sudah tahu bahwa kau mencintainya, itu pun merupakan modal berharga untuk meningkatkan kadar hubungan kalian. Sebab, dengan demikian kau tak terbebani untuk &#8220;jaim&#8221; (jaga <em>image</em>). Kau dapat secara <em>lepas (terbuka)</em> menaruh perhatian kepadanya dan mengemukakan berbagai pikiran atau perasaanmu kepadanya secara <strong>bertahap</strong>. Keterbukaan <em>dan kebertahapanmu</em> itu akan membuat dia merasa nyaman. </p>
<p>Akhirnya, ketika dia sudah merasa nyaman dengan kehadiranmu di dekatnya, insya&#8217;Allah tumbuh mekarlah rasa cintanya kepadamu.</p>
<p>Wallaahu a&#8217;lam</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Supaya calon suami diterima keluarga]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/14/konsultasi-supaya-calon-suami-diterima-keluarga/</link>
<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 04:09:51 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/14/konsultasi-supaya-calon-suami-diterima-keluarga/</guid>
<description><![CDATA[pak ustad, saya mau tanya gimana menyakinkan keluarga saya agar calon suami saya diterima, cos pacar]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>pak ustad, saya mau tanya gimana menyakinkan keluarga saya agar calon suami saya diterima, cos pacar saya pgen segera menikahi saya, tapi keluarga gak setuju lantaran kita beda sosial,dia hanya lulusan SMA sedangkan saya Sarjana, pekerjaanya pun hanya penjaga toko, keluarga melarang karena,. dia belum mapan?? selain itu kami pacaran udah pada tingkat tinggi..maksudnya pacaran kami udah jauh.. untuk itu kita pengen mengakhirinya dengan menikah,..cos kita pengen halal dimata Tuhan, secara kita udah sering melakukan perbuatan hina.., n kita ingin bertobat dengan jalan nikah</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Persoalan semacam itu pernah saya ulas pada sebulan yang lalu. Silakan perhatikan artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">Konsultasi: Agar diterima oleh keluarga si dia</a>&#8220;, terutama jawaban saya yang nomor 3: &#8220;<strong>Untuk meyakinkan mereka</strong>, &#8230;.&#8221;</p>
<p>Di sini, saya tambahkan bahwa apabila cara yang saya sarankan di situ masih belum efektif, hendaklah engkau <strong>meminta bantuan seseorang yang disegani keluargamu</strong>. Mintalah bantuan dia untuk meyakinkan mereka.</p>
<p>Usahakanlah pula untuk <strong>sebanyak-banyaknya memenuhi kriteria/indikator kesuksesan pacaran</strong> sebagaimana dipaparkan di halaman <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>.</p>
<p>Sementara itu, tetaplah menempuh jalan taubat. Nikah itu bukanlah satu-satunya jalan taubat. Sebelum nikah pun kalian sudah dapat bertaubat dengan cara <strong>menyesali dan tidak mengulangi perbuatan dosa itu</strong>. Untuk itu, ambillah hikmah dari artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/05/konsultasi-agar-tak-kecanduan-ciuman-pacar/">Konsultasi: Agar tak kecanduan ciuman pacar</a>&#8220;.</p>
<p>Demikianlah saran saya. Mudah-mudahan Allah Yang Maha Penyayang membantu mengatasi masalah kalian dengan sebaik-baiknya.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Cara mudah mencari pacar]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/</link>
<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 01:51:30 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/12/konsultasi-cara-mudah-mencari-pacar/</guid>
<description><![CDATA[Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy s]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Assalamu’alaikum. Wr. Wb.<br />
Pak M Shodiq Mustika, nama saya Moh. Gagan, sy seorang ikhwan, usia sy skrang 21 th.<br />
Pak M Shodiq jujur saya mulai suka kepada lawan jenis sejak SD saya sudah mulai menyukai kepada lawan jenis (akhwat), namun yang menjadikan beban hidup saya ini adalah jujur sampai sekarang saya belum pernah merasakan sekalipun apa itu pacaran, namun saya sebagai ikhwan saya normal karena saya tiap melihat akhwat yang cantik jujur perasaan degdegan mulai bangkit, perasaan suka mulai bangkit, mungkin ini curhat tapi saya pernah merasakan satu kali rasanya jatuh cinta yang sangat luar biasa yang pernah saya alami, ini benar-benar sesuatu hal yang tidak saya harapkan tapi perasaan itu timbul dari mata turun ke hati saya yang paling dalam kejadian itu memang terjadi pada bulan april 2008 kepada anak mahasiswi yang seangkatan sama saya.<br />
saya sekarang Mahasiswa mau ke semester 5, ju2r saya sudah berani perhatian, ngerayu-ngerayu, sampai nembak ke ikhwan mulai semester 3 perguruan tinggi.</p></blockquote>
<p>Demikian Dik Gagan memulai curhat dan sekaligus konsultasi. Selanjutnya, <!--more-->ia menuturkan:</p>
<blockquote><p>SMP, SMA saya belum pernah berani ke akhwat mengungkapin perasaan saya apalagi nembak dan otomatis pacaran saya belum pernah.<br />
Pak M Shodiq sebenernya saya kepingin pacaran dari SMA kelas 1 tapi sampai sekarangpun saya belum pernah, waktu SMA saya sangat takut ke akhwat, saya belum berani kecuali ngobrol2 masalah lain selain cinta dan sejak awal masuk kuliah saya sudah berani ke akhwat, dan dari semester 3 ampe sekarang lg libur smster 4 mau ke smester 5, 7 akhwat yang saya dekati gagal terus tidak ada respon sama sekali kecuali satu orang itu akhwat yang ke 2 tp tetap gagal dia menolak saya, waktu itu saya pasrah apakah Allah memberkan suatu cobaan kepada saya, dan terus terang Pak Shodiq, melihat teman2 sudah mempunyai pacar saya sebenernya sedikit ngiri kepada teman-teman yang sudah py pacar apalagi saya belum pernah pacaran sama sekali dan sekarang saya sudah dapat akhwat yang ke 8 dan akhirnya dia mau di ajakin kenalan ama saya dia anak SMP tapi kami berdua masih pendekatan dan skrang hari ke 5, saya gk tau dia mau gknya di ajak maen am saya yang ke dua kalinya, dan saya sangat berharap dia mau dia ajak ama saya lag.<br />
Pak M Shodiq saya mau bertanya!<br />
1. Bagaimana supaya akhwat itu mau sama saya supaya gk nolak terus?? soalnya saya belum pernah pacaran sekalipun dan melihat usia sy yg sudah 21 th sepertinya sudah pantas untuk pacaran.<br />
2. Pak Shodiq, apakah ini berupa cobaan dari Allah SWT kepada saya?? karena sy itu suka berfikir dua kali koq sy susah dapet perempuan 7 akhwat semuanya gagal tp koq teman2 bahkan orang laen sepertinya gampang gituh terus juga teman saya juga yg hnya modal vespa yang sudah pudar warnanya saja orangnya biasa-biasa aza gampang dapet perempuannya padahal maaf pak bukannya saya nyombongin yah pak maaf padahal saya kalau dari fisik sy gk jelek bahkan orang bilang saya itu cakep, dari segi materi sy punya contohnya Mobil, sepeda motor tp koq kalau masalah cinta susah Pak kenapa?? apakah ini hanya cobaan saja dari Allah? soalnya ada yang bilang hidup itu penuh warna-warni kadang kita di atas kadang kita di bawah kalau masalah materi, tampang saya di atas tapi masalah cinta, perempuan saya sangat di bawah.<br />
3. tolong Pak M. Shodiq berikan tips-tips biar mudah cari pasangan atau pacar? tips melakukan pendekantan sebelum memulai pacaran yang benar sampai berhasil?? tips pacaran bertahan lama bahkan sampai jenjang pernikahan?<br />
segitu aza pak M Shodiq.<br />
maaf terlalu banyak, terima kasih<br />
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p>Wa&#8217;alaykumus salam war. wab.</p>
<p>1) Ya, usia 21 sudah pantas untuk pacaran. Sebab, di usia sekitar ini, biasanya kita sudah secara serius memikirkan masa depan, seperti persiapan kehidupan berumahtangga. Sungguhpun demikian, belum berpacaran itu bukanlah aib. Kau tak perlu berkecil hati karenanya. </p>
<p>Sementara itu, supaya tidak selalu ditolak, kamu perlu <strong>berubah</strong>. Kamu harus mengubah sikap dan perilakumu meskipun selama ini kamu menganggapnya baik-baik saja. Ubahlah sikap dan perilakumu dari sekedar &#8220;baik-baik saja&#8221; menjadi &#8220;mempesona&#8221;.</p>
<p>2) Segala yang kita jalani di dunia ini merupakan ujian dari Tuhan. Namun Dia sudah membekali kita dengan kitab-Nya dan rasul-Nya beserta akal sehat kita, sehingga kita dapat menjalani ujian ini dengan sebaik-baiknya. </p>
<p>Kalau hendak menjadi fotomodel, maka yang berwajah rupawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Bila hendak menjadi investor, maka yang hartawanlah yang lebih berpeluang untuk diterima. Namun untuk menjadi pacar atau pasangan hidup seseorang, materi dan penampilan bukanlah pertimbangan utama. Lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/26/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/">Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</a>&#8220;.</p>
<p>3) Supaya <em>mudah</em> mendapat pacar, caranya yang paling efektif: jadilah orang yang bersikap dan berperilaku <strong>romantis</strong>! Untuk itu, lihat artikel &#8220;<a href="http://muhshodiq.wordpress.com/2008/07/11/ciri-khas-sifat-romantis/">Ciri Khas Sifat Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Untuk tips pendekatan sebelum pacaran, lihat artikel &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/11/19/tiga-syarat-utama-tumbuhnya-cinta-romantis/">Tiga Syarat Utama Tumbuhnya Cinta Romantis</a>&#8220;.</p>
<p>Adapun supaya pacarannya sukses (bertahan lama sampai jenjang pernikahan), penuhilah sebanyak-banyaknya kriteria (indikator) kesuksesan yang tersaji di halaman &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/sukses-pacaran/">Siap Menikah</a>&#8220;.</p>
<p>Demikian penjelasan-penjelasan saya. Semoga itu semua sudah cukup jelas. Tapi kalau masih kurang, silakan ajukan pertanyaan lagi yang lebih mendalam.</p>
<p>Wassalam.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Curhat: Cinta sejak pendengaran pertama]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/09/curhat-cinta-sejak-pendengaran-pertama/</link>
<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 04:19:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/09/curhat-cinta-sejak-pendengaran-pertama/</guid>
<description><![CDATA[Perkenalkan nama aku Rani, kelas dua sebuah SMA di Siak [Riau]. Aku punya masalah seputar cinta. Gin]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Perkenalkan nama aku Rani, kelas dua sebuah SMA di Siak [Riau]. Aku punya masalah seputar cinta. Gini ceritanya, setahun yang lalu aku dicomblangin sama seorang cowok, namanya Reza.</p>
<p>Awal pertama kenalan itu lewat telepon. Hebatnya, saat pertama telepon-teleponan itu memakan waktu yang sangat lama, yaitu tiga jam! Bayangin deh, itu kan kali pertama ngobrol, kali pertama kenal. Nggak tahu kenapa aku sama dia bisa cocok banget. Mulai selera musik, makanan favorit, sampai pandangan tentang cinta.</p>
<p>Datangnya dia dalam hidupku bak angin segar yang mengalir menusuk ke dalam kalbu. Sumpah, rasanya aku melayang dibuatnya. dia pun sudah mulai menunjukkan sinyal-sinyal cinta kepadaku.</p></blockquote>
<p>Terus, <!--more-->bagaimana?</p>
<blockquote><p>Setelah beberapa minggu telepon-telepon, kami memutuskan ketemuan. Kebetulan, waktu itu dia lagi abis tanding basket. Setelah saling bertatap muka, aku jadi makin jatuh hati.</p>
<p>Salah satu kebodohanku adalah aku sering menjadikan temannya sebagai objek obrolan. Physically, temannya itu lebih keren daripada Reza. Kejadian ini bikin dia salah paham. Reza mengira aku suka sama temannya. Ditambah lagi, pas dia nanya apa aku sayang dia, jawabanku adalah aku sayang dia seperti aku sayang sama semua temanku.</p>
<p>Tanpa aku sadar, jawabanku itu bikin dia down. Sampai akhirnya, secara perlahan dia menjauh dariku. Reza berubah. Reza mengira hubungan kami ini hanyalah sekadar teman biasa.</p>
<p>Dua bulan setelah dia menghilang, aku mendengar kabar kalau dia sudah punya cewek. Jelas, aku shock banget! Padahal, selama dia menghilang, aku nggak pernah berhenti mikirin dia sedetik pun. Sampai-sampai, tiap malam Reza selalu datang dalam bunga tidurku.</p>
<p>Sekarang, meskipun aku udah berkali-kali jadian sama cowok lain, sebenarnya aku nggak pernah berhenti mencintai Reza. Sulit banget rasanya menghilangkan Reza dari benakku.</p>
<p>Yang jadi beban adalah, aku penasaran sama isi hatinya kepadaku. Aku juga pengin nyampein isi hatiku kepadanya. Tapi, sekarang dia udah punya cewek. Salah nggak sih kalau sekarang aku ngungkapin perasaaanku ke Reza? Jujur ya, sampai setahun kejadian ini berlalu, otakku nggak pernah berhenti mikirin Reza.</p></blockquote>
<p>Kemudian terhadap curhat itu, pengasuh rubrik &#8220;Xpresi&#8221; <em>Riau Pos</em> <a href="http://xpresi-riaupos.blogspot.com/2008/05/cinta-pada-pendengaran-pertama.html">menyarankan</a>:</p>
<p><strong>Rangkai (Lagi) Puzzle Hubungan </strong></p>
<p>Setelah kamu membuatnya down dan sekian lama nggak berhubungan, dia pasti merasa canggung buat ngobrol sama kamu, bahkan untuk sekadar menyapa pun seperti ada jarak. Kamu bisa bangun mulai dengan ngirim-ngirim SMS keakraban. Ingat, jalin pertemanan dulu. Jangan terlalu berharap banyak. </p>
<p><strong>Say It Smoothy</strong></p>
<p>Rani, wajar kalau misalnya nanti kamu ngungkapin perasaanmu ke Reza. Tapi ingat, tindakan itu bisa jadi salah ketika kamu maksain buat nyatain perasaanmu tanpa memperdulikan perasaan cewek Reza dan Reza sendiri. Coba bayangin kalau kamu ada di posisi sang cewek? Sama sakitnya kan kayak kamu sekarang.</p>
<p>Makanya, tahan diri agar nggak berlebihan dalam pengungkapan cinta. Jangan berusaha memisahkan Reza dan ceweknya secara sengaja. Salah-salah, bukan kebahagiaan yang nanti kamu dapat. Bisa jadi, Reza merasa privacy-nya terganggu dan kamu malah dibenci olehnya.</p>
<p><strong>Tunggu Reaksinya</strong></p>
<p>Setelah dia tahu perasaanmu selama ini, beri dia waktu untuk berpikir. Jangan pernah maksain kehendak. Dia udah punya kehidupan cinta yang baru. Lagian, dia juga pernah merasa tersakiti olehmu. Satu-satunya jalan untuk mencapai keinginanmu adalah dengan menunggu reaksinya.</p>
<p>Toh, kalau memang dia masih sayang sama kamu, dan jadian [dengan cewek lain] cuma buat pelarian, dia bakal balik lagi pedekate sama kamu serta melanjutkan keinginan kalian yang sama-sama tertunda. Tapi, kalau nggak, berarti dia udah yakin sama pilihannya sekarang dan kamu harus menghargai itu. Good girl, good luck yah! (<strong>Xpresi</strong>)</p>
<p>===&#62;&#62;&#62;<br />
<strong>Artikel terkait</strong>:<br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/04/saat-terbaik-untuk-pdkt/">Saat terbaik untuk PDKT</a><br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/01/08/katakan-cinta-sebelum-terlambat/">Katakan cinta sebelum terlambat!</a><br />
<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/01/konsultasi-bila-cowok-tersinggung-oleh-ulah-cewek/">Konsultasi: Bila cowok tersinggung oleh ulah cewek</a></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Shubuh Yang Terlupakan !]]></title>
<link>http://salatsmart.wordpress.com/2008/08/06/shubuh-yang-terlupakan/</link>
<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 11:49:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>agorsiloku</dc:creator>
<guid>http://salatsmart.wordpress.com/2008/08/06/shubuh-yang-terlupakan/</guid>
<description><![CDATA[Sudah lebih dari sebulan ini kelelahan begitu mencekam.  Kerja sampai larut dan perjalanan menyita ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Sudah lebih dari sebulan ini kelelahan begitu mencekam.  Kerja sampai larut dan perjalanan menyita beban, sehingga entahlah, sudah berapa kali sholat shubuh di kamar hotel, atau di rumah.  Mata yang mulai terpejam ketika sebagian orang-orang terbangun untuk melaksanakan sholat tak lagi dirasakan.<!--more--></p>
<p>Ya Allah, aku terlambat lagi !.  Waktu sudah jam 04.50 pagi, <a title="Adzan Shubuh" href="http://www.pitutur.net/sunnah-yang-telah-dilupakan-1-adzan-shubuh.jsp" target="_blank">suara adzan tentu sudah lewat</a>.  Mata terasa begitu pedih karena tidur satu dua jam saja tak cukup untuk menyehatkan kembali raga.</p>
<p>&#8220;Lalu, mengapa aku terbangun !&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidur lagi, masih ada waktu untuk beristirahat !&#8221;</p>
<p>&#8220;Yah&#8230; mata tak cukup kuat untuk bangun.  Aku tertidur lagi&#8221;.  Pagi lebih segar dari biasa, baru sejam kemudian terbangun.  Buru-buru mandi dan berkemas, lalu sholat dan segera berangkat.</p>
<p>&#8220;Hari ini engkau menang.  Menang untuk kesekian kalinya&#8221;.  Hatiku berbisik.  Benar-benar menjengkelkan.  &#8220;Kamu menang terus, kamu mengalahkan aku hah !&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kamu menangkan aku dengan tugas-tugas dunia, untuk uang, untuk kesejahteraan, untuk mengumpulkan harta agar aku bisa ibadah lebih tenang !.  Namun, nyatanya, kembali aku lelah dan melewatkan shubuh ini !&#8221;</p>
<p>&#8220;Perang kata dalam hati berakhir ketika tiba di kantor&#8221;.</p>
<p>Aku berjanji dan mohon Allah kuatkan untuk melewati perang ini.  &#8220;Alhamdulillah !, hari ini, shubuh kembali datang dan bergegas kembali, bertemu teman-teman lama yang telah sebulan ini ditinggal pergi !&#8221;.</p>
<p>&#8220;Kemana saja ?, sapa mereka&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku tersenyum. Tidak menjawab&#8221;</p>
<p>Namun, hatiku menjawab : &#8220;Hari ini aku menang perang, besok akan berperang lagi&#8221;.  Ya Allah, berikan kekuatan dan hidayahMu, Engkaulah pemberi hidayah dan hikmah, Engkaulah Yang Maha mendengar dan maha memberi pertolongan !&#8221;.</p>
<p>&#8220;Jangan biarkan hambamu yang penuh salah ini kalah dalam setiap peperangan&#8221;.</p>
<p>Suara angin pagi terdengar semilir, seperti kemarin pula, namun hari ini adalah hari kemenanganku.</p>
<p>Aku ingin bersyukur untuk kemenangan yang bagiku teramat besar.</p>
<p><strong>Alhamdulillah.</strong></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Buku pertama Panduan pacaran islami segera terbit]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/</link>
<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 00:16:08 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/08/01/buku-pertama-panduan-pacaran-islami-segera-terbit/</guid>
<description><![CDATA[Alhamdulillah, buku pertama Panduan pacaran islami segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh Madania]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Alhamdulillah, buku pertama <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/panduan-pacaran/">Panduan pacaran islami</a> segera diterbitkan dalam waktu dekat oleh Madania Prima (imprint Salamadani). Judulnya: <strong>Ayat-Ayat Mesra</strong>. (Semula, judulnya: &#8220;Mesra Tanpa Zina&#8221;.)</p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-337" src="http://farm4.static.flickr.com/3032/2970558830_6560a14434_m_d.jpg" alt="" width="155" height="240" /></p>
<p><!--more-->Isinya: ekspresi cinta asmara islami ala Ibnu Hazm al-Andalusi, seorang ulama besar di Abad Pertengahan. Inilah buku yang secara rinci menggambarkan <strong>indahnya pacaran (percintaan pranikah) secara islami</strong>.</p>
<p>Untuk mengetahui gambaran yang lebih gamblang mengenai isi buku ini, silakan baca Kata Pengantar-nya di artikel <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/">Mesra Tanpa Zina</a>.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kepada Yth. Sdr. Penentang Islamisasi Pacaran (republished)]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/30/kepada-yth-sdr-penentang-islamisasi-pacaran/</link>
<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 22:27:29 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/30/kepada-yth-sdr-penentang-islamisasi-pacaran/</guid>
<description><![CDATA[Assalaamu&#8217;alaykum wa rahmatullaah wa barakaatuh.
Wahai para penentang islamisasi pacaran!
Kami]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p>Assalaamu&#8217;alaykum wa rahmatullaah wa barakaatuh.</p>
<p>Wahai para penentang islamisasi pacaran!</p>
<p>Kami mengerti, kalian masih belum puas dengan perselisihan pendapat antara kita. Memang, kami sudah menyediakan halaman khusus, <a href="http://wppi.wordpress.com/kritik/">halaman Kritik</a>. Namun, ternyata itu belum memadai bagi kalian. Kalian justru lebih sering melancarkan kritik di bagian komentar postingan.</p>
<p>Sebenarnya, penyediaan halaman khusus untuk kritik tersebut adalah supaya kami bisa berkonsentrasi menawarkan <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/about/">konsep pacaran islami untuk para pembaca pada umumnya</a>. Namun berhubung kritikan kalian teramat banyak, yang sebagian besar tidak kalian letakkan di halaman tersebut, jadilah situs ini malah terlalu sering menangkis kritikan kalian. Akibatnya, porsi untuk menawarkan konsep pacaran islami menjadi sangat minim.</p>
<p>Oleh karena itu, sebagai jalan tengahnya, kami memutuskan:</p>
<p><!--more-->1) Untuk berdiskusi mengenai pro-kontra islamisasi pacaran, silakan melakukannya di situs baru yang disediakan khusus untuk itu, yaitu <a href="http://wppi.wordpress.com/">http://wppi.wordpress.com/</a></p>
<p>2) Mulai sekarang, komentar yang berisi penentangan terhadap islamisasi pacaran tidak diperkenankan di situs ini. Bila kalian nekat menyampaikannya di situs ini, maka komentar kalian itu akan kami hapus, dan nama kalian akan kami masukkan ke dalam <strong><em>black-list</em></strong>.</p>
<p>Demikian pengumuman kami. Harap maklum.</p>
<p>Wassalam.</p>
<p><em>27 November 2007</em></p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[PROTES KERAS mengenai fitnah terhadap diri kami]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/24/protes-keras-mengenai-fitnah-terhadap-diri-kami/</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 23:41:15 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/24/protes-keras-mengenai-fitnah-terhadap-diri-kami/</guid>
<description><![CDATA[Sebagaimana akhi Kaezzar, sebenarnya di tahun lalu, untuk kesekian kalinya, saya pun mengingatkan pe]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/17/jajak-pendapat-perlukah-sensor/#comment-2656">Sebagaimana akhi Kaezzar</a>, sebenarnya di tahun lalu, untuk kesekian kalinya, saya pun mengingatkan pengurus forum MyQuran (melalui personal message) untuk menertibkan diskusi yang berlangsung di sana. Namun kini rupanya keadaan justru memburuk. Bukan hanya <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/17/jajak-pendapat-perlukah-sensor/">caci-maki</a> yang dilontarkan, melainkan juga fitnah. Oleh karena itu, terpaksalah kali ini saya mengungkapkannya secara terbuka. Disamping <a href="http://myquran.org/forum/index.php/topic,41528.msg1223512.html#msg1223512">di forum MyQuran</a>, saya pun memutuskan untuk juga menampilkannya di sini. Harapan saya, para pembaca blog ini turut menjadi saksi atas sikap pengurus MyQuran dalam mengatasi persoalan fitnah ini.</p>
<p>Isi protes kami itu adalah sebagai berikut.</p>
<p><!--more-->Bismillaahir rahmaanir rahiim.</p>
<p>Dengan ini kami melaporkan adanya fitnah yang dihembuskan di forum MyQuran terhadap diri kami dan/atau tulisan kami. Sebenarnya, fitnahnya sudah berulang kali dilakukan, tetapi yang kami angkat di sini sebagai contoh cukuplah satu saja. Di <a href="http://myquran.org/forum/index.php/topic,41290.msg1215171.html#msg1215171" target="_blank">http://myquran.org/forum/index.php/topic,41290.msg1215171.html#msg1215171</a> saya dan salah satu blog kami difitnah dengan kata-kata bahwa di blog kami itu &#8220;ada misi untuk menghancurkan tuntunan Islam&#8221;. Yang lebih mengherankan kami, ternyata orang yang menyiarkan fitnah itu merupakan seorang moderator di forum MyQuran. Padahal, MyQuran ini bukan media fitnah, &#8216;kan?</p>
<p>Kami mengharap persoalan fitnah ini kita selesaikan secara kekeluargaan dengan penuh rasa ukhuwah. Oleh karena itu, kami menuntut pejabat MyQuran &#8220;secara terbuka&#8221; (di MyQuran dan di salah satu blog kami) menyatakan penyesalan atas ditayangkannya fitnah tersebut di forum MyQuran. Lalu secara terbuka pula pejabat MyQuran berjanji takkan mengulang penayangan fitnah terhadap kami dan/atau tulisan kami. Karena yang melakukan fitnah itu menjadi moderator di forum MyQuran, maka yang kami tuntut untuk menyatakan penyesalan dan janji itu adalah orang yang posisinya di forum MyQuran di atasnya.</p>
<p>Kami percaya bahwa para pengurus MyQuran akan bertindak dengan bijaksana. Namun kalau persoalan fitnah ini tidak diselesaikan, maka tidak tertutup kemungkinan bahwa kami akan mengambil tindakan yang lebih tegas dalam menuntut keadilan.</p>
<p>Demikianlah PROTES KERAS dari kami mengenai fitnah terhadap diri kami di forum MyQuran.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Konsultasi: Memutus Hubungan Cinta Tanpa Menyakiti]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/23/konsultasi-memutus-hubungan-cinta-tanpa-menyakiti/</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 09:07:55 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/23/konsultasi-memutus-hubungan-cinta-tanpa-menyakiti/</guid>
<description><![CDATA[Assalamu’alaikum wr wb. Apa kabarnya Ustad ….? Boleh saya tanya lagi… Bagaimana caranya untuk ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Assalamu’alaikum wr wb. Apa kabarnya Ustad ….? Boleh saya tanya lagi… Bagaimana caranya untuk memutuskan hubungan pacaran yang tidak sehat ini tanpa menyinggung perasaan nya, karena kami terlalu dekat, Karena saya sudah terlalu jauh dari peraturan yang normal ( menurut saya ) Exp…. pegangan tangan, Ciuman …. Terima kasih … Sebelumnya. Saya berharap jawaban secepatnya karena semakin saya jalani menunggu semakin sakit …. Saya Takut dosa pak’ Ustad saya ingin taubat … Tapi saya tidak mau taubat dengan menyakiti hati seseorang, saya juga ingin kami berdua taubat …. Makasih. Wassalamualaikum Wr Wb</p></blockquote>
<p>Jawaban M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->wa &#8216;alaykumus salam wa rahmatullah wa barakatuh</p>
<p>Kabar saya baik, biasa&#8230; sibuk menulis. Tapi kalau ada persoalan mendesak seperti yang kau tanyakan ini ya saya sempat-sempatkan menjawabnya.</p>
<p>Menurut saya, bila <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/02/23/konsultasi-cara-menolak-permintaan-si-dia/">cara lembut</a> tidak berhasil, maka <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/17/mengapa-sengaja-%e2%80%9cjauh-di-mata%e2%80%9d/">cara yang tegas</a> memang perlu ditempuh. Saya memakluminya. Saya dukung langkah taubatmu ini.</p>
<p>Saya dukung pula usaha taubatmu tanpa menyakiti hatinya. Mungkin karena hubungan kalian sudah terlalu dekat, bisa saja ada sedikit-banyak rasa sakit di hatinya bila percintaan kalian terhenti. Namun, rasa sakitnya dapat dikurangi sebanyak-banyaknya dengan langkah-langkah antisipatif. Untuk itu, berikut ini beberapa saran dari saya supaya hatinya tidak terlalu sakit bila putus hubungan cinta denganmu.</p>
<p>1) Libatkanlah <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/04/11/manfaatkan-agen-cinta/">seseorang</a> yang <strong>dekat</strong> dengannya dan dia <strong>segani</strong>. Misalnya: ibunya. Ungkapkanlah kepada beliau permasalahanmu ini. Yang penting, jangan menyalah-nyalahkan si dia. Tetaplah tunjukkan penghargaanmu kepadanya. Daripada menyalahkan, lebih baik kau nyatakan bahwa kau sendirilah yang merasa kewalahan untuk menjaga diri dari dosa dalam hubungan ini, lalu ingin bertaubat. (Kau tidak perlu mengungkapkan bahwa kau juga ingin dia bertaubat pula.) Kemudian mohonlah bantuan kepada beliau untuk mengungkapkan keputusanmu itu di depan kalian berdua.</p>
<p>2) Putus hubungan cinta bukan berarti putus hubungan silaturrahmi. Tetaplah menjalin hubungan sebagai teman biasa. <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/05/16/aku-memilih-diam-di-sini/">Utamakanlah komunikasi dengan media</a>. Bila terpaksa bertatap muka, lakukanlah hanya jika ada orang lain yang bersama kalian, sehingga kalian tak mungkin pegang-pegangan, cium-ciuman, dan sebagainya.</p>
<p>3) Hubungan sebagai teman biasa tentu saja tak seakrab hubungan pacaran. Namun ketika beralih dari hubungan pacaran ke persahabatan, renggangkanlah hubungan kalian secara <strong>bertahap</strong>, sedikit demi sedikit (tapi dengan pasti). Begitu putus hubungan dengannya, janganlah kemudian kau langsung tidak menaruh perhatian sama sekali padanya.</p>
<p>4) Apabila dia menarik diri, menyepi, sesaat setelah putus hubungan cinta denganmu, berilah dia kesempatan untuk menenangkan diri. Caranya adalah bersikap biasa-biasa saja, seolah-olah tiada masalah. (Cowok biasanya &#8220;<a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/01/konsultasi-bila-cowok-tersinggung-oleh-ulah-cewek/">bersembunyi dalam guanya</a>&#8221; bila menghadapi masalah.)</p>
<p>5) Sertailah ikhtiar itu dengan doa. Mohonlah kepada Allah SWT supaya Dia menjaga kalian dalam menempuh perubahan hubungan kalian ini. Doa yang relevan dengan persoalan ini diantaranya: <em>Rabbi adkhilnî mudkhala shidqiw waj‘al lî mil ladunka sulthânan nashîrâ</em>. (<strong>Tuhanku, masukkanlah aku ke jalan masuk dengan benar [dan terhormat], dan keluarkanlah aku dari jalan keluar dengan benar [dan terhormat], dan berilah aku dari pihak-Mu kekuasaan yang dapat menolong[ku].</strong>) (QS al-Israa’ [17]: 80)</p>
<p>Demikianlah saran-saran saya kali ini. Semoga dengan izin Allah, persoalan kalian ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Aamiin.</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kekerasan dalam pacaran, jangan biarkan!]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/23/kekerasan-dalam-pacaran-jangan-biarkan/</link>
<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 04:27:26 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/23/kekerasan-dalam-pacaran-jangan-biarkan/</guid>
<description><![CDATA[Banyak orang yang peduli tentang kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga (Domestic Violence), n]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Banyak orang yang peduli tentang kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga (Domestic Violence), namun masih sedikit yang peduli pada kekerasan yang terjadi pada remaja, terutama kekerasan yang terjadi saat mereka sedang berpacaran (Kekerasan Dalam Pacaran/KDP) atau Dating Violence).  Banyak yang beranggapan bahwa dalam berpacaran tidaklah mungkin terjadi kekerasan, karena pada umumnya masa berpacaran adalah masa yang penuh dengan hal-hal yang indah, di mana setiap hari diwarnai oleh manisnya tingkah laku dan kata-kata yang dilakukan dan diucapkan sang pacar. Hal tersebut dapat dipahami sebagai salah satu bentuk ketidaktahuan akibat kurangnya informasi dan data dari laporan korban mengenai kekerasan ini.</p></blockquote>
<p>Demikian pemberitahuan dari kesrepro dot info, &#8220;<a href="http://situs.kesrepro.info/gendervaw/des/2004/gendervaw02.htm">Kekerasan dalam Pacaran: Sebuah Fenomena yang Terjadi pada Remaja</a>&#8220;. Hmmm&#8230;. betul juga, ya? Tak selamanya pacaran itu indah. Ada kalanya terdapat &#8220;bumbu-bumbu&#8221; berupa <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/14/jadikan-cemburu-sebagai-pemercantik-batin/">saling cemburu</a>, bahkan juga kekerasan. (Untuk contoh gambaran nyata, silakan simak <a href="http://kisahcantik.blogspot.com/2008/08/tiga-kasus-kekerasan-dalam-pacaran.html">Tiga Kasus Kekerasan dalam Pacaran</a>.)</p>
<p>Terus, <!--more-->apa saja sih, bentuk-bentuk kekerasan dalam pacaran?</p>
<blockquote><p>Kekerasan &#8230; ini biasanya terdiri dari beberapa jenis, misalnya serangan terhadap fisik, mental/psikis, ekonomi dan seksual. Dari segi fisik, yang dilakukan seperti memukul, meninju, menendang, menjambak, mencubit dan lain sebagainya. Sedangkan kekerasan terhadap mental seseorang biasanya seperti cemburu yang berlebihan, pemaksaan, memaki-maki di depan umum dan lain sebagainya. Sedangkan kekerasan dalam hal ekonomi jika pasangan sering pinjam uang atau barang-barang lain tanpa pernah mengembalikannya, selalu minta ditraktir, dan lain-lain. Jika dipaksa dicium oleh pacar, jika ia mulai meraba-raba tubuh atau ia memaksa untuk melakukan hubungan seksual, maka ia telah melakukan kekerasan yang termasuk dalam kekerasan seksual. Umumnya pemerkosaan yang terjadi dalam masa pacaran (<em>Dating Rape</em>) diawali oleh tindakan kekerasan yang lain.</p></blockquote>
<p>Masalahnya, para korban kekerasan pada umumnya tidak menceritakan kepada pihak yang berwenang terhadap masalah ini, bahkan kepada orang tuanya. </p>
<blockquote><p>Korban dan pelaku biasanya selalu berusaha menutupi fakta yang ada dengan berbagai cara atau dalih, walaupun terkadang tanpa sengaja terungkap. Jika situasi dan keadaan sudah sangat parah (misalnya luka-luka fisik sudah tidak bisa ditutupi), biasanya korban terpaksa meminta bantuan pihak medis dan atau melaporkan kepada pihak berwajib. </p></blockquote>
<p>Mengapa para korban itu menutup-nutupi fakta ini?</p>
<blockquote><p>Kasus kekerasan yang tidak dilaporkan biasanya karena korban merasa takut akibat ancaman oleh pacar, atau karena iba karena pelaku memohon maaf sedemikian rupa, setelah melakukan kekerasan, sehingga korban percaya bahwa pelaku benar-benar menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi. (Lihat <a href="http://muhshodiq.livejournal.com/1377.html">Tiga Kasus Kekerasan dalam Pacaran</a>.) </p></blockquote>
<p>Padahal, sikap yang terlalu lunak dalam menghadapi kekerasan seperti itu ibarat memelihara serigala di kandang domba. Sebab, bisa saja kekerasan itu memang sudah menjadi kebiasaan si pelaku. Mungkin sikap keras si pelaku itu sudah mengakar dan akan terus berulang. (Wah, kalau kebiasaan ini baru ketahuan setelah menikah, gawat juga, ya?)</p>
<blockquote><p>Sikap menyesal dan pernyataan maaf yang dilakukan pelaku adalah suatu fase “reda” dari suatu siklus. Biasanya setelah fase ini, pelaku akan tampak tenang, seolah-olah telah berubah dan kembali bersikap baik. Jika pada suatu saat timbul konflik yang menyulut emosi pelaku, maka kekerasan akan terjadi lagi. </p></blockquote>
<p>Oleh karena itu, sebesar apa pun cinta yang kita rasakan pada mereka yang melakukan kekerasan, tetap saja kita tidak boleh membiarkan hal ini terjadi. Setuju?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[SMS Mesra #1]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/16/sms-mesra-1/</link>
<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 01:18:45 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/16/sms-mesra-1/</guid>
<description><![CDATA[Dahulu kala, orang mengirim pesan mesra lewat merpati. Di detik ini, burung dara entah terbang ke ma]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><p><img class="alignright size-medium wp-image-256" src="http://pacaranislami.wordpress.com/files/2008/07/message-of-love-by-anna-greece.jpg?w=240" alt="" width="240" height="235" />Dahulu kala, orang <a href="http://muslimromantis.wordpress.com/2008/05/08/mesra-tanpa-zina/">mengirim pesan mesra lewat merpati</a>. Di detik ini, burung dara entah terbang ke mana. Tempatnya tergantikan oleh segenggam <em>HP</em>. Maka <a href="http://papabonbon.wordpress.com/2008/07/14/e-banking-mandiri-beli-pulsa-mentari-dapat-bonus-50/">ketika pulsa kian murah</a>, SMS mesra kian mudah.</p>
<p>Mau tahu contoh SMS mesra? <!--more-->Nih, aku kutipkan karya Abdul Wachid BS di bukunya, <em>Beribu Rindu Kekasihku</em> (Yogyakarta: Amorbook, 2004), hlm. 10:</p>
<p><strong>SMS Pagi</strong></p>
<p>Selamat pagi<br />
Mimpi indah semalam<br />
Semacam persiapan pertemuan<br />
Aku bersimpuh antara air dan api</p>
<p>Kekasih<br />
Telah kau suguhi aku<br />
Tarian surga di hadapan<br />
Hingga aku hilang akal<br />
Jiwa ragaku menolak sekian pakaian<br />
Kecuali gila pertemuan</p>
<p>2003</p>
<p>&#8211;Update 18 Juli 2008:</p>
<p>Kalo kamu mau niru kata2 kayak gitu, ati2, ya! Gak semua orang bisa memahami bahasa puisi. Pertimbangkan dulu. Kalo emang si dia ngerti kata2 puitis, gak masalah. Tapi kalo dia menangkap kata2 &#8220;menolak sekian pakaian&#8221; secara harfiah (eksakta), wah&#8230; bahaya tuh! Cari aja kata lain yang lebih aman. Oke?</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!]]></title>
<link>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/</link>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 05:39:53 +0000</pubDate>
<dc:creator>M Shodiq Mustika</dc:creator>
<guid>http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/12/akrabilah-keluarga-si-dia-sedini-mungkin/</guid>
<description><![CDATA[Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjad]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><blockquote><p>Pak Shodiq Yang Baik, Satu hal yang sering menjadi kesalahan laki-laki dalam pacaran , selalu menjadikan orang tua Wanita nomor urut sekian untuk dapat mendapat restunya,,,,,,, yang penting anaknya duluan man&#8230;&#8230;, SO pola ini yang harus dirubah, bukankah kita menyukai anaknya karena Orang Tuanya telah mendidiknya&#8230;&#8230;Kita hanya terima jadi man&#8230;&#8230;&#8230;.,,,,,</p></blockquote>
<p>Tanggapan M Shodiq Mustika:</p>
<p><!--more-->Ya, faktor keluarga si dia sebenarnya sangat penting. Begitu pentingnya itu, sehingga saya menganjurkan bahwa hendaknya kita membiasakan diri untuk berakrab-ria dengan keluarga (terutama orangtua) para teman lawan-jenis kita <strong>sedini mungkin</strong>, sebelum naksir (atau apalagi pacaran) dengan si lawan-jenis itu.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-214" src="http://pacaranislami.wordpress.com/files/2008/07/surprised-halloween-babies-by-143words.jpg" alt="" width="240" height="160" />Bahkan, harusnya kita melakukannya secara tulus. Ketulusan itu akan lebih terjaga bila kita melakukannya sedini mungkin. Kita melakukannya untuk bersilaturrahim, BUKAN untuk &#8220;berpolitik&#8221; dalam rangka menggaet anaknya.</p>
<p>Bagaimanapun, Islam menekankan pentingnya silaturrahim. <a href="http://pacaranislami.wordpress.com/2008/07/11/konsultasi-agar-diterima-oleh-keluarga-si-dia/">Islam TIDAK mengajarkan kita bersilaturrahim kepada suatu keluarga hanya jika akan menikah dengan anaknya.</a> Walaupun kita &#8220;baru&#8221; berteman dengan lawan-jenis itu, tiada larangan untuk bersilaturrahmi dengan keluarganya. Malah, Islam menganjurkan kita untuk bersilaturrahim dengan sesama mukmin (dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia).</p>
<p>Abu Dzar r.a. mengungkapkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, &#8220;<strong>Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan, walau sekadar bertemu saudaramu [sesama mukmin] dengan wajah ceria!</strong>&#8221; (HR Muslim)</p>
</div>]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
